
Situasi di pertempuran antara Green Bull melawan Warrior sudah mulai mencapai puncaknya. Terlihat Boy sang wakil Warrior sedang melawan Bima salah satu petinggi Green Bull!
Sebelumnya Boy mendapatkan banyak luka setelah pertarungannya bersama Dika. Begitu pula dengan Bima, yang juga mendapatkan banyak luka setelah dia berhasil mengalahkan Ivan. Boy dan Bima pun berduel! duel antara mereka sangatlah seimbang!
Sedangkan di posisi anggota Warrior melawan Green Bull. Sepertinya pertempuran lebih memihak Warrior karna semangat bertarung mereka sangat besar!
Namun di posisi Roy melawan Kenzo. Terlihat Roy sudah kehabisan banyak tenaga, bahkan Roy sudah kesulitan untuk bernafas, karna sebelumnya sudah banyak mengalahkan banyak anggota Green Bull, sehingga dia menghabiskan banyak tenaga.
Kembali ke posisi Fitri dan Dika yang sedang Mengobrol di taman!
"Ka, jadi kamu yang nyerang Warrior dan teman-temen masa kecil kamu sendiri, hanya karna dendam cemburu kamu sama Boy?" tanya Fitri sambil menatap Dika.
Namun Dika tidak menjawab pertanyaan Fitri.
"Ka asal kamu tau ajah, semenjak kamu pergi dari Kampung Dukuh, aku mulai kesepian tau." lirih Fitri.
"Kenapa kamu merasa sendiri? bukannya kamu suka sama Boy," balas tanya Dika.
__ADS_1
"Sebelumnya aku merasa suka sama Boy. Karna dia suka ngirim Bunga dan makanan kesukaan aku, beserta kata-kata yang Romantis yang ternyata itu dari kamu kan?" tanya Fitri.
"Itu udah mulai gak penting lagi Fit, aku udah terlanjur kecewa sama kalian semuanya," bantah Dika.
"Dari sewaktu kita kecil, kita sering bersama, susah senang bersama dan melakuan berbagai hal bersama! tapi mengapa kalian menghianati persaudaran kita?" maki Dika sudah tak percaya kepada Fitri dan teman-teman masa kecilnya.
"Itu semua karna kesalahan kamu sendiri, Dika...," tegas Fitri.
"Kamu yang selalu perhatian selama ini sama aku, tapi kamu tak pernah berani langsung untuk mengatakannya ke aku. Bagai mana caranya aku bisa tau semua perhatian itu dari kamu? sedangkan kamu gak ngasih tau semuanya itu dari kamu," ungkap Fitri.
"Lalu kenapa kamu bisa suka sama Boy?" bantah Dika yang masih cemburu.
"Wajar, kalo aku bisa salah sangka dan salah jatuh Cinta. Karna orang yang selami ini aku kira yang selalu perhatian sama aku itu Boy, bukan kamu," ungkap Fitri.
"Karna yang aku tau selama ini hanyalah Boy. Yang selalu ngasih aku bunga dan kata-kata romantisnya."
"Tapi setelah aku tau bahwa semuanya itu dari kamu, aku mulai sadar, bahwa aku juga suka sama kamu. Bukan sama Boy," ungkap Firi sambil tersenyum menatap Dika!
__ADS_1
"Alah..., kamu pasti sedang berbohongkan? kamu berbohong agar aku berhenti Benci sama kalian kan?" bantah Dika.
"Serius ka, aku suka sama kamu. Setelah kepergian kamu dari kampung Duren ini, semenjak itulah aku mulai merasa kehilangan kamu," jelas Fitri.
"Aku mulai merasa kesepian Ka. Tak ada orang yang perhatian sama aku sebaik dan tulus selain kamu. Tak ada lagi kata-kata Romantis, tak ada lagi mister X yang memberi aku Hadiah di setiap aku ulang tahun. Selama 4 tahun lamanya kita gak pernah ketemu lagi Ka...," lirih Fitri sambil menatap Dika.
"Aku merasa kehilangan sesuatu yang paling berharga di kehidupan aku," kata Fitri sambil meneteskan air mata di pipinya.
Dika yang mendengar penjelasan dari Fitri dan melihat ia menangis, Dikapun menghampiri Fitri sambil mengusap air matanya, "Sudah Fit, sudah..., kamu gak perlu nangis kaya gitu, aku percaya kok sama kamu."
"Tapi Ka, aku minta maaf sama kamu, karna selama ini aku sudah salah sangka dan salah jatuh Cinta sama Boy. Padahal aku juga sebenernya suka sama kamu kok!" ungkap Fitri sambil menangis karna merasa bersalah.
"Iya, iya Fit..., iya aku percaya sama kamu. Sudah jangan nangis lagi yah...," ucap Dika sambil memeluk Fitri dan mengusap Rambunya dengan penuh kasih sayang!
"Maafin aku yah Dika..." ucap Fitri sambil memeluk Dika juga!
"Iya gapapa kok Fit, aku ngerti kok," balas Dika sambil memeluk erat Fitri!
__ADS_1
Dika pun pada akhirnya percaya akan penjelasan Fitri. Tentang hubungan Fitri dan Boy hanyalah salah faham.