
Kedatangan Boy dan sisa anggota Warrior yang berjumlah 10 orang mengagetkan pihak Green Bull.
Situasinya pun terlihat mulai berubah. Roy yang sebelumnya akan di kroyok oleh 20 anggota Green Bull. Anggota Green Bull mulai merasa sedikit cemas akan kedatangan Boy.
Kenzo pun mentap Boy yang baru saja tiba, "Sial, dia datang kesini juga, tapi tetep, situasanyi masih memihak gua." dalam pikian Kenzo.
Kedatangan Boy beserta sisa anggota Warrior di tambah Roy berjumlah 12 orang.
Sedangkan di pihak Green Bull, berjumlah 20 orang. Sudah termasuk Kenzo dan Bima.
Kedatangan Boy, membuat semangat anggota Green Bull tiba-tiba down. Namun Kenzo menyemangati anggotanya, untuk melanjutkan pertempuran mereka!
"Kalian semua jangan takut, kemenangan sudah ada di depan mata Kita," Kenzo berteriak optimis, menyemangati anggotanya!
Anggota Green Bull mulai bersemangat lagi! namun Roy menyauti ucapan Kenzo.
"Hahah..., jangan bercanda lu Kenzo, sebenernya lo juga takutkan kalo kita kedatangan bala bantuan?" sindir Roy sambil menatap Kenzo, yang keliatan sedikit gugup.
Terlihat Kenzo sedikit merasa cemas akan kedatangan Boy. Namun Kenzo adalah pemimpin Green Bull. Jadi dia harus tetep optimis dan berperilaku layaknya pemimpin, yang menyemangati anggotanya.
"Jangan bercanda lu Roy, kedatangan Boy tak berpengaruh apapun bagi gua," saut Kenzo sambil terlihat sedikit berkeringat.
"Warrior, kalian emang kuat dan cukup menarik! walaupun jumlah kalian lebih sedikit dari pada kita, tapi sepertinya kalian bisa mengimbangi kita bahkan kedatangan Boy bisa saja membuat keadaan ini menjadi berbalik."
"Jumlah pasukan gua sekarang adalah 20 orang. Sedangkan di pihak lo berjumlah 12 orang. Masih banyakan pasukan gua," gertak Kenzo dengan penuh percaya diri!
"Haha..., cuman beda 8 orang. Ini lebih sedikit jumlahnya ketimbang sebelumnya," Roy membantah gertakan Kenzo.
"Seberapa banyak jumlah pasukan kalian itu gak masalah bagi kita. Jadi tunggu sajah lo dan geng lo akan kalah di tangan kita. Geng Warrior dari Kampung Dukuh!" ancam Roy dengan percaya dirinya, sambil tersenyum meremehkan Green Bull.
Anggota Green Bull terlihat bimbang. Walau jumlah mereka sedikit lebih banyak, tapi semangat temper Warrior lebih dominan.
__ADS_1
Bima pun menyauti ucapan Roy, "Gua akuin kalian emang kuat, tapi lo kelihatannya sudah hampir di ambang batas yah," ucap Bima sambil menatap Roy.
"Lo jangan hawatirin musuh, sebaiknya lo hawatirin diri lo sendiri," sindir Roy kepada Bima.
Bima yang mendengar ucapan Roy, diapun hanya tersenyum sinis sambil menatap Roy yang hampir di ambang batas kelelahannya.
"Bener apa yang di katakan Bima, kita masih punya kesempatan untuk mengalahkan Warrior," ucap angota Green Bull yang mulai bersemangat lagi!
Boy yang melihat Roy ngos-ngosan hampir kehabisan tenaganya, Boy pun menanyakan Kondisi kakanya, "Bang, apa lo masih punya tenaga buat melawan mereka?"
"Hah...? seharusnya lo liat diri lo sendiri," sindir Roy yang melihat Boy mendapatkan luka yang lumayan parah di wajahnya. Terutama di bibir sebelah kirinya, bekas luka bertarung dengan Dika sebelumnya.
"Kalo begitu, lo masih kuat berantem kan?" tanya Boy sambil tersenyum memandang kakanya!
"Haha..., jangan bercada lu Boy, dasar ade yang gak bisa di andelin," sindir Roy sambil menatap Boy!
"Kenapa lu telat?" tanya Roy, "Tentu saja gua masih kuat berantem. Bahkan untuk melawan 50 orang sekalipun gua masih sanggup."
Dengan penuh semangat, Boy pun berteriak memberikan printah kepada sisa anggotanya! "Kalian semua..., ayo serang mereka!"
"Ya...," jawab seluruh anggota Warrior yang penuh semangat, melanjutkan pertempuran geng mereka!
Bima pun, mengambil alih komando kepada anggotanya, untuk memberikan semangat!
"Kalian semua jangan takut. Apapun yang terjadi kita pasti akan menang. Ayo kita habisi Warrior."
"Ya...," jawab sisa anggota Green Bull yang masih bisa berdiri.
Sambil menatap Kenzo, Roy pun menangtang untuk melanjutkan pertarungannya lagi! "Hey Kenzo, ayo kita selesaikan ini semua."
Kemudian Kenzo dan Roy pun melanjutkan duel di antara mereka!
__ADS_1
Di posisi lain, Boy beserta sisa anggota Warrior sedang melawan Bima beserta sisa anggota Green Bull yang masih bisa berdiri.
Walau pun dari segi jumlah Warrior kalah.
Namun dari segi semangat Warrior menang!
Situasi pertempuran pun sepertinya memihak kepada Warrior yang penuh semangat. Walaupun mereka masih kalah jumlah, tapi semangat mereka yang bisa mengendalikan arena pertempuran ini.
Terlihat Roy dan Kenzo sedang berduel tanpa adanya ganguan dari kedua belah pihak.
Namun di sisi lain, Boy sudah berhadapan dengan Bima dan akan segera melawannya!
"Jadi lo yang bernama Bima?" tanya Boy.
"Lo cukup kuat juga yah, bisa ngalahin Ivan," puji Boy sambil tersenyum menatap Bima!
"Lo juga sepertinya kuat Boy!" Bima memuji balik Boy, "Apa lo udah ngalahin Dika?" tanya Bima hawatir kepada kondisi Dika.
"Entahlah, biar dia sajah yang nanti jelasinnya sama lo," jawab Boy.
"Cukup menarik!" ucap Bima, "Ayo kita tentukan siapa yang lebih kuat diantara kita!" Bima pun menangtang Boy!
"Tentu, dengan senang hati!" jawab Boy dengan penuh semangat!
Boy dan Bima pun memulai duel antara mereka!
Boy dan Bima saling serang satu sama lain!
adu pukulan dan tendangan antara mereka sangatlah sengit, sehingga anggota dari kedua belah pihak kagum akan kekuatan Boy dan Bima.
"Itulah Boy, wakil dari geng Warrior," puji angota Warrior yang melihat Boy lebih dominan memberikan serangan kepada Bima.
__ADS_1
"Bima, walaupun Boy kuat, tapi kita yakin lo mampu ngalahin Boy dari Warrior," ucap percaya anggota Green Bull kepada Bima.