
Berlanjut ke pertarungan antara Warrior melawan Green Bull.
Diperlihatkan Ivan sedang melawan 5 orang sekaligus. Yang di dalamnya ada Bima salah satu petinggi Green Bull.
Bima melihat Ivan melawan 4 anggotanya, iapun merasa tertarik ingin berduel dengan Ivan! "Lo cukup kuat juga yah," ucap Bima.
"Haha..., untuk menghajar gerombolan sampah seperti kalian, itu cukup mudah bagi gua," jawab Ivan dengan tersenyum sinis mentap Bima.
"Oh...,yah!" saut Bima yang semakin tertarik kepada Ivan.
"Sini lo maju kalo berani sama gua! kita satu lawan satu gimana?" Ivan menangtang Bima!
"Baiklah...!" jawab Bima sambil menghampiri Ivan yang melawan angotanya.
Kemudian Bima dan Ivan pun melanjutkan pertarungan mereka! namun saat Ivan berduel dengan Bima, Ivan dapat gangguan dari ke empat anggota Green Bull.
Di posisi Roy, Roy di perlihatkan sedang berduel dengan Kenzo! Roy sudah berhasil mengalahkan ke empat anggota Green Bull yang menghalanginya untuk berduel dengan Kenzo.
Sambil menatap Kenzo yang agak kewalahan melawan Roy, Roy pun tersenyum sinis sambil berkata, "Akhirnya gua sama lo sekarang bisa satu lawan satu."
Dengan nafas ngos-ngosan, Kenzo menjawab! "Haha..., iya ini akan semakin menarik, karna lo orang nya cukup kuat. Jadi ini akan jadi pertarungan yang sangat menyenangkan!"
Situasi pertempuran antara Warrior melawan Green Bull diperlihatkan sepertinya akan sampai di puncak pertempuran mereka. Yang sebentar lagi akan di perlihatkan siapa yang akan menjadi pemenang dan siapa yang bakalan kalah.
Kembali keposisi Ivan melawan Bima.
Ivan sudah berhasil mengalahkan ke empat penghalang pertarungan mereka. Ivan saat ini sedang berduel dengan Bima. Namun Ivan di perlihatkan sudah sangat kelelahan, terlihat dia sudah mendapatkan banyak luka dan dia kesulitan bernafas, karna terlalu capek bertarung melawan banyaknya anggota Green Bull.
Bima melihat semangat bertarung Ivan, di dalam hatinya ia menaruh kagum kepada ivan, "Lo cukup kuat juga yah, apa Warrior sekuat ini."
"Apa lo masih kuat bertarung?" tanya Bima.
__ADS_1
Terlihat Ivan sudah hampir di ambang batasnya, sambil memegang perutnya dengan wajah penuh luka, Ivan masih ingin beratung dengan Bima!
"Lo gak usah hawatirin gua, lo urus sajah diri lo sendiri," jawab Ivan dengan tatapan tajam, sambil berbicara dalam hatinya, "Apapun yang terjadi gua harus menang. Ini semua untuk Warrior dan bang Roy."
Ivan pun maju menendang dan memukul wajah dan perut Bima. Bima pun di perlihatkan membalas serangan dari Ivan, saling serangan antara mereka pun berlangsung dengan sengit!
Namun Ivan terlihat lebih banyak terkena serang dari Bima dan mendapat luka yang lebih banyak dari pada Bima. Karna faktor Ivan sudah berjuang keras melawan batassannya, melawan begitu banyak anggota Green Bull yang dua kali lebih banyak dari pada jumlah Warrior.
Ivan pun menyadari, bahwa dirinya sekarang sudah benar-benar di ambang batasnya, bahkan ia juga sudah agak kesulitan untuk berdiri, namun Ivan masih tetap memaksakan dirinya, untuk bertarung melawan Bima.
"Ini gawat, gua bisa saja kalah sama orang ini, karna gua udah banyak kehabisan tenaga buat ngelawan mereka semua, sebelumnya," dalam hati Ivan sambil menatap Bima!
"Ada apa bro..., apa lo mau nyerah sajah?
sepertinya lo udah kehabisan tenaga yah?" ucap Bima yang melihat Ivan sudah kesulitan untuk berdiri.
"Berisik lo, ayo kita lanjutkan pertarungan kita," jawab Ivan dengan percaya dirinya, sambil memaksan dirinya untuk bangkit! "Gua gak akan kalah semudah ini," dalam hati Ivan.
Bima dan Ivan pun melanjutkan pertarungan mereka! saling serang antara Bima dan Ivan pun berlangsung, namun Bima lebih Dominan mendaratkan serangannya kepada Ivan, Ivan terlihat sudah tak sangup lagi untuk bertarung.
Kemudian Bima terlihat akan mengakhiri pertarungan mereka, "Sudah cukup sampai di sini Warrior. Gua akan mengakhiri semuanya," ucap Bima kepada Ivan yang sedang sempoyongan.
Ivan yang sudah kelelahan dia pun mencoba akan memukul Bima, namun karna Ivan sudah kehabisan banyak tenaga. Serangan Ivan pun dapat di baca dengan mudahnya oleh Bima.
Ivan mencoba memukul wajah Bima. Namun Bima pun menghindar dan memukul perut Ivan dengan kerasnya, sehingga Ivan terlihat akan jatuh sambil memegangi perutnya. Kemudian Bima memberikan serangan terakhirnya. Yaitu sebuah uppercut keras ke arah rahang Ivan.
Ivan pun di perlihatkan banyak memuntahkan darah ke udara, karana uppercut keras dari serangan Bima.
Ivan yang mulai kehilangan kesadarannya, iapun hanya membayangkan Roy,
"Sorry bang, gua kalah dari orang ini. Karna gua sudah di ambang batas gua," dalam bayang Ivan, merasa bersalah kepada Roy.
__ADS_1
Ivan pun terjatuh dan terkapar di tanah, setelah menerima uppercut dari Bima.
Pertarungan antara Ivan melawan Bima harus di menangkan oleh Bima dari pihak Green Bull.
Roy yang kaget akan kalahnya Ivan, iapun merasa kalau situasinya sudah semakin memburuk dan dia berpikir "Sepertinya mustahil bagi Warrior untuk memenangkan pertempuran ini," gumam Roy.
Kenzo sambil menatap Roy yang sedang melihat ke arah Ivan sedang terkapar, Kenzo pun mencoba memastikan kelanjutan perang antara mereka! "Ada apa Roy? apa lo udah mau nyerah?" ucap Kenzo dengan tersenyum percaya dirinya!
Roy pun menatap Kenzo, "Mungkinkah Warrior akan kalah?" gumam Roy dalam hatinya.
Situasi pertempuran di Basecamp Green Bull sudah hampir mencapai akhir pertempuran mereka.
Terlihat pasukan Green Bull masih tersisa 20 orang. Sudah termasuk Kenzo&Bima. Sedangkan di pihak Warror hanya tersisa Roy sendirian. Yang terlihat Roy juga sudah dalam kondisi yang amat kelelahan.
Kemudian Kenzo dan Bima beserta sisa anggota Green Bull yang masih bisa berdiri, merekapun segera mengepung Roy, "Nyerah ajah lu Roy. 1 melawan 20 itu mustahil bagi Warrior bisa menang dari kita," sindir Kenzo yang merendahkan Roy.
Roy yang di kelilingi Green Bull, iapun hanya menatap area sekitarnya, sambil memasang posisi bertahan, dan siap melawan jika Green Bull mulai menyerangnya lagi.
"Ya, nyerah ajah lu dasar pecundang..., Warrior akan segera kalah," maki seluruh anggota Green Bull kepada Roy. Yang hanya sendirian sedang Green Bull kepung.
Lalu tiba-tiba seseorang berteriak dari belakang, tepat di gerbang lahan tempat mereka bertarung!
"Apa lo perlu bantuan gua Bang?" teriak Boy sambil tersenyum menatap kakanya!
ternyata orang itu adalah Boy. Yang sudah sampai di Bescamp Green Bull bersama sisa anggota Warrior lainnya, yang Boy bawa berjumlah 10 orang.
"Itu kan Boy?" kaget Kenzo melihat kedatangan Boy!
"Dia kesini, apakah Dika kalah?" gumam Bima menatap Boy.
Seluruh pasukan Green Bull kaget melihat kedatang Boy beserta 10 anggota Warrior yang masih tersisa.
__ADS_1
"Akhirnya lu datang juga, dasar ade yang tak bisa diandelin," maki Roy sambil tersenyum kearah Boy, dan mulai bersemangat lagi untuk melanjutkan pertarungannya dengan Green Bull.