SANG PERMAISURI

SANG PERMAISURI
CHAPTER 12


__ADS_3


semua peserta kembali kedalam kamar peristirahatan mereka, sie tang merasa sangat marah saat ini, karena xiao mei bisa ikut lulus bersama dengan dirinya.


"aku harus segera mencari cara lain agar dapat menyingkirkan xiao mei secepat mungkin, karena sebentar lagi akan di adakan pemilihan calon putri mahkota setelah pemilihan permaisuri para pangeran" ucap sie tang kesal, lalu dirinya teringat jika acara selanjutnya yang akan terjadi besok adalah menilai penampilan dari para calon permaisuri pangeran, ibu suri sendiri yang akan menilai mereka, sie tang tahu pada saat ibu suri menilai para nona bangsawan di tempat penilaian, di sisi lain ibu suri juga akan menyuruh para pelayan miliknya untuk memeriksa kamar peristirahatan milik para calon permaisuri pangeran, untuk mencari tahu apakah mereka membawa alat kecantikan di dalam kamar milik mereka untuk memenangkan hati ibu suri dalam penilaian nya, ibu suri sangat tidak menyukai seorang wanita yang hanya terlihat menawan karena bantuan dari sebuah alat kecantikan saja, sedari dulu ibu suri sangat mencintai kecantikan alami, itu yang membuat ibu suri selalu mempersulit para calon permaisuri pangeran


dengan kepribadian dalam diri ibu suri membuat sie tang menemukan sebuah ide, dirinya berencana akan memberikan sebuah pemerah bibir untuk xiao mei agar nantinya xiao mei akan di permalukan dalam ujian yang akan di laksanakan besok pagi dan di nilai langsung oleh ibu suri


"kakak, kau tahu bukan besok kita akan di nilai dari segi penampilan, jadi aku membawakan sebuah pemerah bibir yang baru saja ibu kirim kan kepada ku untuk diri mu, aku berharap kakak menyukai nya" ucap sie tang lembut, berharap xiao mei dapat masuk kedalam jebakan milik nya


"kau sangat baik adik, terimakasih aku sangat menyukai nya, ini sangat indah" kata xiao mei menerima pemberian dari sie tang


"baik lah kalau begitu aku kembali ke kamar dulu" ucap sie tang meninggalkan xiao mei, segera xiao mei menutup kamar miliknya setelah kepergian sie tang


hati sie tang merasa sangat senang, dirinya berpikir xiao mei masih sama bodoh nya seperti dulu yang mau saja mendengar ucapan dari dirinya


"hmmm, kau akan di permalukan besok xiao mei, dan aku akan segera masuk kedalam calon kandidat putri mahkota kerajaan "sinis sie tang dalam hati melihat kamar milik xiao mei

__ADS_1


para calon permaisuri di kumpulkan, dengan pakaian yang sangat sederhana, mereka hanya memakai hanfu dalam berwarna putih polos dangan wajah mereka yang tidak memakai satu hiasan pun.


ibu suri langsung menyuruh pelayan milik nya untuk menyiapkan air beserta handuk kecil untuk memeriksa wajah setiap calon permaisuri, satu persatu wajah mereka di amati oleh ibu suri, semua nona bangsawan lolos dari ujian termasuk xiao mei


"kalian semua memang sangat cantik, hanya saja ujian dari diriku tidak hanya sampai sini saja" ucap ibu suri menatap tajam semua calon permaisuri pangeran, semua nona muda merasa bingung dengan perkataan dari ibu suri, sedangkan sie tang dia diam diam tersenyum penuh kemenangan karena mengira setelah ini, xiao mei tidak akan lagi menjadi penghalang bagi dirinya untuk segera bersanding dengan putra mahkota


ibu suri langsung memanggil para pelayan suruh nya untuk datang kedalam tempat pengujian bagi para calon permaisuri pangeran,


para pelayan ibu suri datang sambil membawa beberapa barang yang sangat para nona bangsawan kenali, terlihat banyak alat kecantikan mereka, yang telah mereka bawa dari kediaman milik nya, saat ini sedang berada di tangan ibu suri


ibu suri menatap sinis semua barang itu lalu memanggil nama nona muda yang memilikinya, banyak nona bangsawan yang tidak lolos dari ujian yang di berikan ibu seri kepada mereka karena alat yang mereka bawa sendiri.


tapi sangat di sayang kan, di antara para nona bangsawan yang tidak lolos dari ibu suri, nama xiao mei tidak di panggil sama sekali, sie tang merasa sangat bingung, bukan kah kemarin xiao mei menerima pemerah bibir dari dirinya


sampai ibu suri selesai dan mengumumkan selamat untuk para nona bangsawan yang telah lolos pun nama xiao mei tetap tidak di panggil oleh ibu suri


"maaf yang mulia, apakah anda sudah yakin jika tidak ada nama yang akan anda panggil lagi" ucap sie tang penasaran

__ADS_1


"iya aku sangat yakin" kata ibu suri lalu meninggalkan ruangan itu


"bagaimana bisa xiao mei lulus dari ibu suri, apa dia sudah mengetahui rencana ku" ucap sie tang dalam hati.


malam itu xiao mei memang sedang menunggu kedatangan dari sie tang yang akan memberikan dirinya sebuah pemerah bibir, di kehidupan sebelumnya sebab rencana dari sie tang itu lah dulu xiao mei tidak lolos dalam ujian sebagai calon permaisuri, setelah nya xiao mei harus berusaha untuk mendapatkan hati putra mahkota dengan sangat keras, hingga xiao mei rela melakukan apapun untuk putra mahkota, agar dirinya dapat terlihat di mata putra mahkota.


setelah menunggu lama akhirnya sie tang datang membawa pemerah bibir itu, xiao mei langsung menerima nya, setelah sie tang pergi xiao mei membuang isi pemerah itu dan menggantikan nya dengan wewangian sehingga saat di periksa oleh para pelayan ibu suri, benda itu tidak akan di ambil oleh mereka.


ujian bagi para calon permaisuri pangeran telah selesai, para pangeran boleh memilih permaisuri yang mereka dambakan, tapi tidak dengan putra mahkota, karena untuk menjadi putri mahkota harus melalui tahap selanjut nya


para nona calon putri mahkota harus melalui 3 tahap ujian lagi kedepannya, beberapa pangeran memilih satu nona untuk di jadikan permaisuri mereka, hanya pangeran ke tujuh yang tidak memilih karena saat ini dirinya sedang berada di dalam medan perang, lagi pula kaisar pernah berjanji kepada pangeran ke tujuh, jika jiang li boleh menikahi nona manapun yang dia sukai, tanpa harus melalui pemilihan calon permaisuri.


tersisa beberapa orang untuk menjadi calon putri mahkota, xiao mei masuk kedalam daftar nama nya, sebenarnya dirinya hanya ingin membuat sie tang merasa sedikit kesulitan dengan kehadiran dirinya, tanpa ada niat sedikit pun untuk kembali menjadi permaisuri putra mahkota


sedangkan putra mahkota sedang merasa sangat senang mengetahui xiao mei ada dalam daftar calon putri mahkota nya, dirinya tidak sabar untuk membuat xiao mei cepat masuk kedalam hidup nya, dan akan segera menjadikan xiao mei sebagai tameng bagi dirinya untuk menduduki tahta kaisar


"kau akan segera menjadi milik ku, setelah kau cukup berguna aku akan menyingkirkan dirimu secepat mungkin" sinis putra mahkota melihat gambar xiao mei yang di kirimkan kepada dirinya

__ADS_1


🍁


__ADS_2