
sedangkan di tempat lain, jiang li sedang berusaha melawan semua musuh nya di dalam medang peperangan, dirinya ingin segera menyelesaikan ini semua dan kembali ke kerajaan untuk menjadikan xiao mei sebagai permaisuri jiang secepatnya
"yang mulia hamba datang membawa kabar" ucap li yang mendatangi tempat jiang li
"apa yang ingin kau sampaikan li?" tanya jiang li
"nona xiao saat ini masuk kedalam kandidat putri mahkota yang mulia, sebab dirinya tidak terpilih sebagai calon permaisuri para pangeran" kata li menjelaskan semua yang terjadi di dalam kerajaan dengan wajah tidak senang
"kau tenang lah, permaisuri ku akan tetap menjadi milik ku" ucap jiang li yang melihat wajah bawahan nya merasa tidak senang dengan apa yang dia katakan sendiri barusan
"tapi bagaimana jika nona xiao benar benar ingin menjadi permaisuri putra mahkota yang mulia" ucap li takut tuan nya akan terluka karena xiao mei
"itu tidak akan pernah terjadi, oh iya bagaimana kabarnya saat berada di dalam pemilihan selama ini" kata jiang li penasaran dengan keadaan xiao mei
"nona selalu di ganggu oleh putri luar keluarga mentri xiao yang tidak lain adalah adik sepupunya sendiri yang mulia" kata li
"berani sekali dia mempersulit permaisuri ku, li kau berikan dia sebuah peringatan aku tidak ingin jika sampai permaisuri ku tersakiti" ujar jiang li marah mendengar perkataan li
"baik lah, hamba mohon undur diri yang mulia" ucap li langsung bergegas pergi meninggalkan junjungan nya
"semoga pilihan hati anda tidak salah yang mulia, karena aku tidak akan pernah membiarkan satu orang pun untuk menyakiti anda" ucap li dalam hati saat meninggalkan tempat jiang li
__ADS_1
"tunggu aku permaisuri ku, aku akan segera datang menjemput dirimu" kata jiang li dalam hati
para calon putri mahkota di haruskan untuk mengikuti ujian tata krama seorang putri, semua nona di haruskan lebih bekerja keras lagi agar dapat lolos dalam ujian.
semua itu tidak mempersulit xiao mei sama sekali karena dirinya sudah pernah melewati semua ujian itu, saat menjadi istri putra mahkota di kehidupan lalu, dirinya sangat di tuntut untuk bekerja keras agar dapat mendampingi putra mahkota walau pada akhirnya semua yang di lakukan xiao mei hanya sia sia saja.
sie tang tidak henti henti nya berbuat hal licik kepada semua lawan nya dalam pemilihan putri mahkota, agar dapat menggulingkan semua kandidat calon putri mahkota, hingga akhirnya tinggal tersisa xiao mei dan juga sie tang saja.
sie tang merasa sangat kesal karena rencana yang dia susun untuk xiao mei tidak pernah berhasil, dirinya merasa sangat frustasi tidak mengerti mengapa xiao mei bisa selalu lulus dari rencana yang dia buat, walau pun begitu sie tang tetap tidak ingin kalah dari xiao mei.
kali ini sie tang memanggil ibu nya untuk menyampaikan rencana terakhir yang dia miliki agar dapat menyingkirkan xiao mei dalam pengujian terakhir calon putri mahkota yang akan di selenggarakan besok pagi.
hari yang cerah ini, membuat hati putra mahkota merasa sangat senang karena calon putri mahkota alat yang akan dia gunakan, secepatnya segera putra mahkota dapatkan, dirinya sudah membayangkan bagai mana nanti membuat xiao mei tunduk di bawah kekuasaan miliknya sebagai orang yang akan selalu menjadi tameng bagi putra mahkota apa lagi saat putra mahkota mengingat sikap xiao mei beberapa waktu ini yang selalu membuat hati putra mahkota kesal setiap kali bertemu hal itu membuat putra mahkota semakin ingin mempermainkan xiao mei, dan akhirnya semua bayangan putra mahkota sudah berada di depan mata, xiao mei akan segera menjadi boneka mainan putra mahkota seumur hidup nya.
saat acara baru saja di mulai, ada seseorang yang menghampiri xiao mei dengan ekspresi yang sangat tidak menyenangkan sama sekali, tanpa berfikir panjang xiao mei langsung bergegas pergi meninggalkan tempat pengujian terakhir.
semua orang merasa sangat bingung dengan kepergian dari putri mentri xiao yang secara tiba tiba meninggalkan tempat pengujian, padahal ujian kali ini adalah babak penentu siapa yang benar benar pantas menjadi putri mahkota, semua orang sangat menyayangkan sikap dari xiao mei saat ini.
kasim yang hanya melihat sie tang saja, yang masih berada di dalam tempat pengujian calon putri mahkota, hanya bisa mengumumkan jika sie tang lah pemenang nya, lalu memberikan hasilnya kepada kaisar.
putra mahkota sangat marah saat mengetahui bukan xiao mei lah yang menjadi permaisuri nya, segera dirinya menemui kaisar untuk merubah keputusan yang akan kaisar ambil dengan mengangkat sie tang sebagai seorang selir pertama putra mahkota saja bukan sebagai permaisuri
putra mahkota merasa jika sie tang tidak pantas berada di posisi permaisuri di dalam kediaman milik nya, dirinya hanya menginginkan orang yang benar benar bisa putra mahkota manfaatkan untuk bisa membantu dirinya naik tahta, baru pantas putra mahkota angkat menjadi seorang permaisuri di dalam kediaman milik nya
__ADS_1
kaisar mengabulkan keinginan putra mahkota, pernikahan putra mahkota dan juga sie tang akan di gelar dua Minggu lagi,
sie tang merasa sangat tidak puas dengan keputusan dari putra mahkota, yang hanya akan mengangkat dirinya sebagai seorang selir saja bukan seorang putri mahkota sama seperti harapan sie tang selama ini
"yang mulia apa maksud anda? mengapa anda hanya mengangkat saya sebagai seorang selir saja, bukan kah seharusnya saya menjadi permaisuri anda" protes sie tang tidak menerima keputusan dari putra mahkota
"kau pikir kau pantas hah!" sinis putra mahkota
"tapi yang mulia apa kekurangan hamba? bukan kah hamba sudah menjalani segala proses nya hingga akhir" kata sie tang tidak ingin kalah
"kau ingin tahu apa kesalahan mu bukan" ucap putra mahkota mendekat ke arah sie tang dengan wajah yang tidak dapat di artikan membuat sie tang sedikit merasa takut
"karena kau sama sekali tidak berguna" bentak putra mahkota di hadapan sie tang
"hamba bisa membantu anda yang mulia, hamba bisa selalu mendukung anda agar dapat mendapatkan tahta kerajaan" ucap sie tang
"apa yang bisa wanita murahan seperti dirimu lakukan hah! bahkan kekuasaan saja tidak ada" sinis putra mahkota, sie tang tidak tahu harus menjawab perkataan putra mahkota seperti apa, karena memang ibu nya saat ini belum berhasil menjadi nyonya di dalam kediaman mentri xiao sehingga dirinya tidak memiliki kekuasaan sama sekali.
"lebih baik kau urus saja dirimu sendiri dengan baik, untuk menjadi selir di dalam kediaman milik ku" ujar putra mahkota menatap dingin sie tang langsung berlalu pergi meninggalkan wanita yang masih mematung di tempatnya berada saat ini
"sial! mengapa jadi seperti ini" kesal sie tang tidak menyangka dirinya tidak bisa mengendalikan keadaan, sie tang berfikir setelah acara pengujian selesai dirinya akan segera menjadi putri mahkota dengan mudah, namun ternyata semua tidak sesuai dengan apa yang sie tang harapkan selama ini.
🍁
__ADS_1