
...beberapa menit kemudian...
xiahara membuka kedua mata nya, betapa terkejutnya dia saat menyadari jika dirinya telah berada di atas altar yang dia buat untuk raja neraka dan juga xiazura sebelumnya, dengan kondisi tubuh yang terikat oleh rantai mantra yang xiahara buat sendiri juga tentunya.
"bagaimana aku bisa berada di sini?" gumam xiahara bingung, melihat sekeliling nya namun tidak ada satu orang pun yang berada di sana
"lord!" teriak xiahara memanggil nama lord namun tidak ada jawaban dari nya.
"lord di mana kau! siapa yang melakukan ini?! jawab!" kata xiahara sambil mencoba memberontak tapi usahanya sia sia, pasalnya rantai mantra yang dia buat merupakan matra gelap yang sangat kuat dan hanya bisa di lepas oleh orang lain, sekalipun xiahara mengetahui mantra pelepasannya pun tidak ada guna nya jika dirinya yang berada di dalam mantra itu.
"lord! keluar kau!"
xiahara terus berteriak memanggil nama lord karena hanya dia lah satu satu nya orang yang berada di ruang ritual secara sadar, dan lord juga yang bisa mengendalikan xiazura, bukan tidak mungkin jika Lord melakukan hal licik kepada xiahara, terlebih lord sangat membenci xiahara karena xiahara telah sering menyiksa thor selama ini
fikiran xiahara terus tertuju pada lord, dengan perkiraan bahwa lord yang sedang menggunakan trik untuk balas dendam kepada xiahara atas perbuatannya selama ini yang telah menyiksa thor saudara kembarnya.
tetapi saat seseorang memasuki ruangan, segala dugaan xiahara langsung berubah seketika, karena orang yang ada di hadapan nya dengan tatapan mata membunuh bukan lah lord melainkan xiazura, orang yang selalu di anggap bodoh oleh xiahara dan selalu di permainan oleh xiahara menggunakan berbagai macam mantra gelap
"apa kabar kakak ku sayang" kata xiazura dengan senyum devil yang mengembang di wajah cantik nya
"kau... bagaimana bisa?" ujar xiahara terkejut sekaligus tidak percaya melihat kedatangan xiazura, terlihat xiazura seperti tidak sedang dalam pengaruh mantra sama sekali
"tentu saja bisa, bagaimana? apakah kejutan yang ku beri untuk mu memuaskan? kakak ku tersayang" kata xiazura sambil tersenyum
"jadi kau yang melakukan ini?!" tanya xiahara dengan tatapan membunuh
__ADS_1
"seperti nya begitu" kata xiazura dengan santai
"hahaha bagus bagus ternyata kau telah mengetahui semua nya, heh tapi sayang nya walau pun kau telah mengetahui semua yang aku lakukan, dengan kebodohan mu itu, kau takkan pernah mengira jika diriku juga telah mengetahui segala rencana mu, whahahaha" ejek xiahara sambil tertawa girang, yah xiahara memang telah mengetahui jika xiazura telah terbebas dari segala mantra yang dia buat sebelumnya, karena setelah xiazura kembali ke kerajaan iblis, xiahara tidak merasakan hawa mantra yang dia taruh di dalam tubuh xiazura selama ini dan juga, jika xiahara ingin memasukan Sebuah mantra ke dalam tubuh xiazura pun, terasa seperti ada sebuah penghalang walau pun pada akhirnya mantra itu tetap masuk kedalam tubuh xiazura, sebab itu lah, xiahara mulai saat itu telah mengetahui jika xiazura telah terbebas dari segala mantra yang xiahara berikan, dan setelah nya, tentu saja xiahara mengawasi setiap gerak gerik xiazura termasuk masalah mengenai hubungan xiazura dengan raja neraka
"benar kah?" sinis xiazura
"tentu saja, kau tahu bukan aku yang telah mengusul kan agar kau membuat ritual untuk raja neraka, ritual itu bukan hanya bertujuan untuk mengendalikan jiwa nya, tetapi juga untuk memisahkan kalian berdua! karena aku tahu, kau telah memiliki perasaan kepada nya hahahha" tawa xiahara
"kau!" xiazura terpancing emosi
"apa! xiazura xiazura sekali pun kau telah terbebas dari segala mantra yang ku ciptakan untuk mu, kau tetap tidak bisa melawan ku" sinis xiahara
"lord buka Rantai ini?" lanjut xiahara, tetapi lord tak kunjung datang ke tempat ritual
"lord!" teriak xiahara mulai tersudut emosi
"jangan terlalu banyak omong kosong, jika kau memang pantas menjadi seorang ratu, mari kita bertanding secara langsung bukan menggunakan trik murahan seperti ini" ujar xiahara
"bukan kah kau yang mengajarkan ku untuk menggunakan trik murahan ini dari pada bertarung" kata xiazura Santai
"cih, bilang saja jika kau tidak mampu menandingi ku" sinis xiahara
"baik lah, sesuai keinginan mu" ujar xiazura lalu melepaskan rantai di seluruh tubuh xiahara
"dasar bodoh" xiahara Langsung menyerang xiazura setelah Rantai terlepas tanpa memberi xiazura waktu sedikit pun, al hasil, xiazura langsung terkena serangan xiahara dan langsung jatuh tersungkur ke lantai
"huh lumayan" kata xiazura sambil berdiri dari tempat nya terjatuh, sesekali mengibas ngibas kan tangan kebagian badan nya yang di rasa agak kotor
__ADS_1
"bagus juga ketahanan tubuh mu, adik ku ups! atau ku ganti menjadi musuh ku" kata xiahara sambil tersenyum sinis
"serangan kecil seperti itu, tidak ada artinya bagi tubuh ku, jadi kau tenang saja kakak ku sayang, aku pasti akan melayani mu dengan baik " ujar xiazura Santai
"cih, terlalu banyak omong kosong, mari kita selesaikan semua nya, hari ini" kata xiahara bersiap menyerang
"dengan senang hati" timpal xiazura
mereka berdua saling bertarung satu sama lain, terlihat kekuatan xiahara lebih unggul dari xiazura yang menyebabkan xiazura kewalahan menghadapi setiap serangan xiahara, melihat xiazura kewalahan merupakan hal yang sangat memuaskan bagi xiahara
"hahaha, mati lah kau xiazura!" kata xiahara sambil melayangkan serangan terakhir miliknya, tetapi siapa yang akan menyangka bukan xiazura yang kalah akibat serangan xiahara, tetapi xiahara lah yang tumbang akibat tertusuk oleh tongkat iblis yang datang melindungi xiazura selaku tuan nya.
"aaaagggghhhh! uhuk!" rasa panas dalam tubuh mulai menyelimuti xiahara, di iringi banyak nya darah yang keluar dari luka tusukan tongkat iblis serta darah yang mengalir keluar dari mulut xiahara secara bersamaan
"kakak!" histeris xiazura, bohong jika xiazura merasa senang melihat xiahara yang akan mati di hadapan nya, bagaimana pun mereka berdua terikat darah dan telah hidup bersama sedari terlahir di dunia, begitu kejam takdir membuat mereka kakak beradik menjadi musuh
"kakak!" xiazura mendekati tubuh xiahara dan meletakan kepala xiahara di pangkuan xiazura, wajah xiahara mulai memucat tetapi tatapan nya seperti sedang mengatakan sesuatu kepada xiazura, entah apa yang ingin xiahara katakan, karena tak satu pun kalimat terdengar keluar dari mulut nya
"kakak maaf kan aku hiks" Isak xiazura, tak berselang lama xiahara akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di pangkuan xiazura.
xiazura tahu ini semua takdir, xiazura juga tahu ini semua yang terbaik, dengan segala kejahatan yang telah xiahara lakukan kepada klan iblis, kematian nya merupakan hal terbaik untuk saat ini, tapi meski begitu xiazura tetap merasa sedih, hati nya sangat teriris melihat kakak kandungnya harus mati dengan cara seperti ini, mati dengan kehormatan yang telah hancur karena perbuatan buruk nya sendiri.
yang tidak xiazura ketahui, saat xiazura sedang menangisi kematian xiahara, seseorang di balik layar sedang tersenyum puas melihat kakak beradik saling berusaha membunuh satu sama lain dan yang paling membuat nya puas adalah kematian xiahara dan juga kemenangan xiazura
"akhirnya keabadian ku akan datang! hahahaha"
siapakah orang itu? kita akan tahu di episode selanjutnya hehe😉 maaf yah kalo up nya lama, badan lagi ngga sinkron soal nya😢
__ADS_1