
Kenyataan pahit ini begitu terasa sangat menyakitkan bagi xiazura, ingin rasanya xiazura tidak mempercayai apa yang dia lihat dan dia dengar di hadapan nya.
xiahara sosok kakak lembut, anggun serta penuh kasih sayang, seorang panutan bagi xiazura dalam bidang seni, pengetahuan, bela diri serta tata krama, orang yang selalu xiazura banggakan di depan banyak orang, dan orang yang paling dekat serta paling xiazura sayang
siapa yang menyangka sosok itu ternyata orang di balik hancur nya keluarga kerajaan iblis, hati xiazura benar benar tidak bisa menerima kenyataan ini, xiazura merasakan sangat kecewa dengan apa yang telah kakak nya lakukan, sangat tidak dapat di percaya jika xiahara bisa melukai bahkan membantai seluruh keluarga nya sendiri hanya demi tahta, jika sedari tadi raja neraka tidak mencegah xiazura untuk tidak bertindak gegabah, mungkin sedari awal xiazura sudah menyerahkan xiahara habis habisan untuk melampiaskan segala amarahnya
xiazura sudah tidak ingin berlama lama lagi berada di kamar xiahara, Kenyataan pahit ini sangat mengguncang dirinya,
"ayo kita kembali" kata xiazura, raja neraka hanya mengangguk lalu membawa ratu klan iblis kembali kedalam kamar nya ( karena tubuh asli mereka berada di kamar raja neraka😉)
...kamar raja neraka...
saat telah kembali kedalam tubuh nya, ratu klan iblis langsung menjatuhkan diri ke lantai, mata nya terlihat merah dengan tatapan penuh amarah di sertai air mata yang perlahan mulai mengalir membasahi kedua pipi nya
"mengapa dia melakukan itu?! mengapa dia tega membunuh semua keluarga kita?! mengapa!!" teriak xiazura melupakan segala kekecewaan yang ada di dalam hati nya, yang sedari tadi dia tahan.
"mengapa dia membenci ku! hanya karena aku memiliki takdir seorang ratu! seharusnya dia tahu! aku juga tidak bisa memilih takdir saat di lahirkan! seharusnya dia tahu! bukan aku yang menginginkan takdir itu saat aku lahir!"
"jika sedari awal aku tahu dia membenci ku karena tahta! aku akan memberikan nya dengan senang hati! tapi mengapa! mengapa dia lebih memilih untuk membunuh semua orang yang aku sayang?! kenapa!"
"dia dan aku lahir dari rahim yang sama, tumbuh dari kasih sayang yang sama! dan besar dalam satu keluarga yang sama! mengapa dia seperti ini?! mengapa xiahara mengapa! apakah kau tahu apa kau percaya! aku tidak ingin memiliki takdir ini! jika aku tahu kau akan membenci ku! hiks xiahara!!!"
xiazura terlihat begitu menyedihkan saat ini, membuat raja neraka merasa tidak tega saat melihat kerapuhan yang ada dalam diri wanita di hadapan nya, tanpa berkata apa pun raja neraka langsung beranjak mendekati tubuh ratu klan iblis, lalu meminjamkan dada bidang nya sebagai tempat untuk penopang pilu.
ya, xiazura memang sedang sangat membutuhkan sebuah tempat untuk menaung segala rasa yang ada di dalam dada nya saat ini, jadi saat raja neraka menawarkan hal itu, xiazura langsung menyambut nya, dia menangis dalam pelukan raja neraka meluapkan segala yang ada di dalam hati nya, rasa kecewa, bersalah, marah, benci, sedih bahkan rindu yang sedari tadi berkecamuk dalam dirinya, tanpa memperdulikan bagaimana kacaunya penampilannya sekarang di depan raja neraka
__ADS_1
sedangkan raja neraka, dia tidak berkomentar apapun,dia membiarkan xiazura meluapkan segala emosinya dalam pelukannya, entah sudah berapa lama xiazura menangis dan terus menyalahkan diri nya sendiri atas kesalahan xiahara, sampai tanpa sadar dia tertidur pulas dalam pelukan raja neraka.
melihat ratu klan iblis yang sudah tidak bergerak lagi di sertai suara nafas yang mulai terdengar teratur, raja neraka langsung mengecek kondisi ratu klan iblis yang ternyata sudah tertidur, perlahan raja neraka mengangkat tubuh ratu klan iblis ke atas ranjang dan membaringkan tubuh nya
raja neraka menatap kondisi ratu klan iblis iba, wanita yang biasa nya selalu terlihat anggun, tegas, berwibawa dan mudah terbakar emosi di hadapan nya ini, kini terlihat sangat rapuh, dengan wajah berantakan di sertai pipi yang sembab, dan masih terdengar juga suara isak kan khas orang yang baru menangis di sela tidur nya.
dengan lembut raja neraka mengusap sisa air mata yang ada di pipi sembab ratu klan iblis, lalu menyelimuti tubuh nya
"istirahat lah" kata raja neraka, setelah itu dia ingin beranjak pergi dari kamar karena masih ada hal yang harus dia urus di luar sana, tetapi tangan ratu klan iblis mencegah nya, al hasil raja neraka mengurungkan niat nya dan tidak jadi pergi.
...esok hari...
tidur xiazura terasa sangat nyaman malam ini, dia merasa guling kamar nya sekarang jauh lebih nyaman dari sebelumnya, sehingga membuat xiazura enggan untuk bangun dari tidur nya atau pun sekedar membuka mata.
karena rasa nyaman itu, xiazura mempererat pelukan nya lalu melanjutkan tidur nya lagi, tetapi, di saat yang sama, ada sesuatu yang terasa aneh, xiazura merasa guling yang dia peluk itu bergerak, dengan malas xiazura membuka mata nya untuk memastikan apa yang terjadi dengan guling nya. dan ternyata
"aauuuu, kau ini kenapa? sakit tau" kesal raja neraka sambil memegangi pinggang nya yang terasa nyeri akibat jatuh
"dasar mesum! kenapa kau ada di kamar ku!" teriak xiazura
"hust!🤫 tidak usah berteriak berisik!" kata raja neraka sambil naik kembali ke atas ranjang
"jangan naik! turun!' hardik xiazura dengan tatapan membunuh
"kau ini ribut sekali! lihat ini masih pagi buta!" ketus raja neraka dengan nada kesal
" dan lagi lihat lah baik baik ini kamar siapa?" lanjut nya sambil memijat kening milik nya yang terasa sedikit pusing
__ADS_1
mendengar perkataan raja neraka, xiazura langsung mengamati sekitar nya
"seperti nya ini bukan kamar ku" kata xiazura dalam hati, karena saat ini dirinya memang sedang berada di kamar raja neraka dan bukan kamar nya sendiri
"sudah tahu kan ini kamar siapa" ucap raja neraka melihat perubahan ekspresi di wajah ratu klan iblis
xiazura hanya bisa meringis sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
"sekarang aku masih mengantuk, ingin melanjutkan tidur ku lagi, jadi tolong jangan berisik" kata raja neraka sambil merebahkan tubuh nya di samping ratu klan iblis
"mengapa aku bisa di sini?" tanya xiazura
"semalam kau terlihat begitu menyedihkan di hadapan ku, mana tega aku mengusir mu dari kamar ku" enteng raja neraka dengan mata tertutup
"kau, hem😤"
"sudah lah, sekarang masih pagi buta, aku tak ingin mendengar atau melihat wajah jelek mu saat marah , baringkan tubuh mu lagi atau pergi bersihkan diri, kau terlihat sangat berantakan" ketus raja neraka sambil menarik selimut untuk menutupi tubuhnya tanpa menjawab xiazura langsung beranjak pergi dari kamar raja neraka dengan ekpresi wajah yang sangat kesal.
"huh😤 bisa bisa nya aku tertidur di kamar pria mesum itu, bagaimana jika dia menyentuh ku saat aku tidur semalam" gumam xiazura dalam perjalanan, tapi entah kenapa tiba tiba di langsung menghentikan langkahnya
"eh tunggu dulu" ucap nya sambil berfikir
"bukan kan tadi di kamar nya tidak ada bantal guling, jadi semalam aku?" sambil memegangi kepala nya
"aaahhh bodoh nya aku, aku menganggap tubuh nya sebagai bantal guling dan lagi aku malah merasa nyaman tidur dengan memeluk nya, aaaaahhhh malu nya" ucap xiazura histeris, dia langsung berlari dengan kencang menjauh dari kamar raja neraka
...🍁...
__ADS_1