SANG PERMAISURI

SANG PERMAISURI
SEUTAS KATA


__ADS_3

berawalkan sebuah ketidak sengajaan kita berjumpa


pertemuan pertama menyisakan sebuah memori dalam jiwa


meninggalkan bekas bayangan dari dirimu dalam ingatan


membuat hati selalu melayangkan sebuah harapan di ujung pelangi rindu dalam kalbu


setiap saat selalu tergambar akan sebuah kehadiran


penantian merubah pemikiran menjadi sebuah rindu


kerinduan akan sosok bayangan yang selalu berputar dalam lingkaran hati


namun takdir bagaikan sebuah permainan yang nyata


pertemuan yang di harapkan tidak lah tampak indah


sebuah relung rindu berubah menjadi raungan kesedihan dalam kalbu


sosok bayangan yang selalu di nanti telah hadir di depan pelupuk mata dengan nyata


namun kehadiran nya bagaikan sebuah kehancuran


bayangan indah nan sempurna berubah menjadi duri yang sangat amat beracun


membunuh sebuah harapan, melumpuhkan segala keindahan


jika tersirat sebuah kata


hati memiliki teringin melayangkan sebuah harapan yang terdengar melalui suara rintihan sendu


mengharapkan jiwa agar tidak pernah berjumpa lagi dengan sosok bayangan dari dirimu lagi.

__ADS_1


agar keindahan yang ada dapat kembali


takdir tuhan teramat sangat nyata namun terasa begitu sangat menyakitkan


bayangan indah yang selalu ingin ku genggam secara nyata


ini telah berubah menjadi sesuatu yang amat sangat membunuh jiwa


sepasang mata menyala yang begitu indah tepat berada di depan sana


sebuah senyuman di jawab tampan milik nya pun masih sama


hanya saja🥺


sosoknya kini terlihat begitu sangat jauh, begitu jauh hingga jiwa tak sanggup untuk menerima.


getir, perih nan amarah begitu menyiksa dalam dada


kini tidak akan ada lagi sebuah keindahan yang terharapkan


tergantikan dengan kabut awan hitam pekat yang begitu melekat


yang membuat kalbu tidak tahu arah jalan yang akan tertuju entah kemana?


wahai engkau pemilik ruang relung dalam rindu


percaya kah jika jiwa masih selalu tertuju pada dirimu


walau kegelapan telah menyelimuti diri tanpa sebuah cahaya


akan kah kau percayakah jika hati hanya terdapat satu nama?


bila memang jalan telah tertutup

__ADS_1


bila memang hitam telah melekat


apa yang akan kau lakukan?


bisakah diri sedikit berharap pada dirimu?


raungan pilu melekar lepas bebas tanpa batas


menyelusuri lorong entah kemana arah akhir


sebuah ilusi yang tak kan pernah nampak di pelupuk mata


kebutaan akan cahaya yang begitu teramat menyiksa


rindu?


bisakah jiwa ku menemukan diri kembali?


bisa kah semua terubah kembali?


tolong!!!


tunjukan aku sebuah jalan untuk agar dapat keluar dari lorong gelap yang amat sangat menyiksa jiwa ini😭


teriakan, isak kan, permohonan terlayangkan atas namamu


walau berjuta rasa perih nan pedih yang amat sangat begitu menyiksa😖


ada sebuah relung dalam sudut kalbu yang berkata


AKU PERCAYA PADA MU MY LOVE


rintihan kalbu terhadap sebuah nama dalam ruang gelap rindu

__ADS_1


🍁


__ADS_2