SANG PERMAISURI

SANG PERMAISURI
CHAPTER 41


__ADS_3


para pangeran serta kaisar kerajaan matahari sedang berada di tengah tengah penjamuan yang sedang di gelar dalam aula kerajaan matahari saat ini,


semua orang terlihat penuh dengan canda tawa di dalam sana, di iringi dengan berbagai macam tarian serta alunan musik yang di mainkan oleh para pemain yang telah kaisar kerjaan matahari panggil.


jiang li hanya menatap datar pertunjukan yang ada di hadapan nya saat ini, hingga kaisar kerajaan matahari membuka suara


"pangeran jiang, bagaimana tentang perkembangan pencarian anda tentang calon permaisuri jiang? tanya kaisar kepada jiang li yang terlihat sedari tadi hanya diam tanpa ekspresi


"masih tetap sama" ujar jiang li datar, jiang li tidak tahu harus mengatakan hal apa lagi tentang calon permaisuri yang selalu di bicarakan oleh semua orang karena dirinya sama sekali tidak mengingat apa pun tentang nya selama ini


kaisar yang melihat wajah datar jiang li memaklumi jawaban singkat nya, kaisar juga seorang pria tentu saja akan merasa sangat patah hati ketika harus kehilangan wanita yang di cintai nya


"maaf kan zhen, jika telah menyinggung perasaan anda pangeran, zhen berjanji akan memberikan bantuan kepada anda, dengan mengirim beberapa orang ke segala penjuru dataran untuk ikut mencari keberadaan calon permaisuri anda" kata kaisar tulus


"terimakasih atas kebaikan anda yang mulia, ampuni atas sikap lancang hamba barusan" ucap jiang li menyadari sikap nya


"tidak mengapa, semua orang mengetahui bahwa anda sangat mencintai permaisuri jiang, jadi zhen sangat memaklumi kondisi pangeran saat ini" jelas kaisar


"terimakasih yang mulia" kata jiang li.


"jadi kapan rencana para pangeran akan kembali ke kerajaan kaisar?" tanya kaisar untuk mengalihkan pembicaraan tentang masalah pribadi pangeran ke tujuh


"satu minggu lagi kami akan segera kembali yang mulia, sesuai dengan di selesaikan nya urusan yang hendak kami urus di dalam wilayah kerajaan anda ini" ujar biu hie menjawab


"pas sekali kalian masih memiliki waktu yang cukup di sini, aku ingin mengajak kalian ke suatu tempat" timpal putra mahkota penuh semangat


"memang anda hendak membawa kami ke mana yang mulia?" tanya lie han penasaran kepada putra mahkota kerajaan matahari


"kalian akan segera mengetahui nya besok" ujar putra mahkota bersemangat

__ADS_1


"jadi ayahanda, boleh kah hamba membawa para pangeran pergi bersama?" lanjut putra mahkota


"haha, memang anak muda, baik lah kalian boleh melakukan apapun di wilayah kekuasaan milik Zhen ini asalkan tidak melakukan hal yang di luar batas" ujar kaisar merasa senang mengetahui interaksi putra mahkota dengan para pangeran kerajaan kaisar sangat baik


"terimakasih yang mulia" jawab para pangeran serempak.


esok pagi nya, putra mahkota kerajaan matahari mengajak para pangeran ke suatu wilayah, wilayah itu sudah termasuk keluar dari wilayah kekuasaan kerajaan matahari, bahkan bisa di bilang sudah jauh dari kerajaan matahari


"yang mulia, sebenarnya anda hendak membawa kami kemana?" tanya lie han yang sudah mulai merasa lelah, mereka telah menempuh perjalanan hampir tiga setengah jam lama nya namun belum sampai ke tempat tujuan juga


"kalian akan segera mengetahui nya, ikuti aku aja, sebentar lagi kita akan segera sampai" ujar putra mahkota kerajaan matahari


"kau ini baru tiga jam perjalanan saja sudah mengeluh, sebenarnya kau ini pria atau wanita?" ejek biu hie menatap sinis lie han


"pria juga bisa merasakan lelah kakak, lagi pula ini bukan lagi tiga jam, melainkan sudah lebih dari tiga jam tahu" kesal lie han yang di beri ejekan oleh biu hie


"sudah sudah jangan bertengkar sebenar lagi kita akan segera sampai tenang saja" ujar putra mahkota melerai kakak beradik yang sedang adu mulut di belakang nya itu


"kau yang lemah, hmmm" ujar lie han menatap tajam biu hie tanda dia tidak menerima perkataan biu hie barusan, sedangkan jiang li hanya diam tanpa ingin mengeluarkan suara sama sekali.


putra mahkota kerajaan matahari menghentikan laju kuda miliknya di sebuah gerai pakaian, semua para pangeran kerajaan kaisar di minta untuk merubah penampilan mereka sama seperti warga lokal wilayah itu oleh putra mahkota, setelah di rasa sudah cukup banyak persiapan putra mahkota membawa para pangeran keluar untuk menemui tujuan dari dirinya yang sebenarnya


wilayah bork di bagian utara kerajaan angin dan terletak di bagian barat jika di hitung dari jarak tempuh kerajaan matahari, wilayah itu merupakan wilayah yang cukup terpencil, tidak banyak orang yang mengetahui tentang wilayah itu bahkan para petinggi kerajaan angin sendiri, putra mahkota kerajaan matahari mengajak para pangeran memasuki wilayah terpencil itu tentu bukan tanpa tujuan.


"mengapa kita ke sini?" tanya lie han yang masih penasaran karena putra mahkota mengajak mereka untuk masuk kedalam sebuah restoran di sana


"apa kalian tidak ingin mengisi perut terlebih dahulu?" ujar putra mahkota menatap semua pangeran yang sedang menyamar


"ah kau sangat benar, aku sudah sangat lapar sedari tadi" kata lie han lega akhirnya setelah sekian lama perjalanan mereka bisa beristirahat dan mengisi kembali tenaga mereka.


saat ke empat orang itu tengah menyantap hidangan di hadapan mereka tanpa sengaja mereka mendengar sebuah informasi

__ADS_1


"apa kalian mengetahui tentang suku bork yang terkenal sangat kuat itu?" tanya salah seorang tak jauh dari tempat para pangeran berada


"aku pernah mendengar jumlah mereka sangat sedikit bahkan tidak lebih dari 300 orang namun kekuatan mereka tidak dapat di remehkan sama sekali" balas salah seorang yang berada di kerumunan orang orang itu


"iya aku juga pernah mendengar, bahkan mereka dapat menggulingkan sebuah kerajaan jika mereka menginginkan nya" ujar yang lain nya.


"informasi terbaru yang aku dengar, suku bork telah jatuh ke tangan orang lain saat ini" lanjut yang lain nya


"siapa kira kira yang dapat mengendalikan suku yang begitu hebat itu yah?" timpal yang lain nya memandang wajah orang orang di depan nya.


"entah lah, tapi yang pasti, jika sampai suku itu menyerang kerajaan kita, entah lah kerajaan kita dapat bertahan atau tidak" kata yang lain nya


"iya itu benar"


mendengar cerita dari orang orang yang berada di seberang sana, para pangeran baru menyadari apa tujuan putra mahkota kerajaan matahari mengajak mereka berkunjung ke wilayah terpencil itu sebenarnya.


"jadi kau ingin mengetahui tentang suku bork yang mereka katakan itu?" tanya biu hie sedikit berbisik sambil menatap putra mahkota


"tidak, aku sudah mengetahui tentang keberadaan mereka" ujar putra mahkota santai


"benar kah" tanya lie han memastikan


"iya hanya saja ada sesuatu yang perlu kalian ketahui nanti, jadi aku harus memberitahu kalian secara langsung" jelas putra mahkota


"kau takut kami tidak mempercayai perkataan mu bukan?" kata jiang li membuka suara


"hehe, anda memang sangat pintar tidak heran **** " ujar putra mahkota yang ketahuan oleh jiang li, sedangkan jiang li hanya menatap jengah kearah putra mahkota tanpa ingin menjawab perkataan nya.


"segera selesaikan makan kalian, kita akan segera melanjutkan perjalanan dan akan menemukan sebuah kejutan di sana nanti" lanjut nya


🍁

__ADS_1


__ADS_2