
"jadi permaisuri telah menjalankan rencana pemberontakan nya, jauh sebelum kakak putra mahkota di angkat menjadi seorang putra mahkota?" tanya para pangeran serempak kecuali jiang li
"iya,ini semua karena kesalahan zhen" kata kaisar dengan tatapan sendu
"kematian dari mendiang ibu selir agung bukan lah kesalahan dari ayahanda, tetapi menyembunyikan kejahatan yang di lakukan oleh permaisuri dari semua orang, itu benar merupakan kesalahan terbesar anda yang mulia kaisar" ucap biu hie menatap ayah nya
"zhen tahu itu" jawab kaisar merasa bersalah
"ayahanda tidak sepenuh nya bersalah, tetapi perbuatan ayahanda ini juga tidak dapat di benarkan" timpal lie han
"apa ayahanda tahu, keputusan anda dalam melindungi perbuatan permaisuri, ini dapat berakibat buruk bagi kerajaan kita di masa depan?" lanjut lie han
"zhen sangat tahu itu, dulu zhen sangat berharap jika dendam permaisuri dapat luntur sedikit demi sedikit dengan ada nya kasih sayang yang telah zhen curahkan kepada nya, namun zhen salah, selama bertahun tahun lama nya kita bersama, permaisuri masih tidak bisa memaafkan zhen sama sekali, bahkan permaisuri tidak pernah bisa melihat cinta yang zhen berikan kepada dirinya" keluh kaisar, hati kaisar begitu teriris mengingat setiap hari permaisuri nya selalu merencanakan pembunuhan terhadap kaisar dengan berbagai cara, bukan kaisar tidak ingin menyerah kan nyawa nya kepada permaisuri tercinta nya itu, kaisar sangat rela jika harus menyerahkan nyawa milik nya kepada permaisuri, asal kan kaisar bisa mendapatkan permaafan dari permaisuri dan membuat permaisuri tidak membenci dirinya lagi, serta bisa membuat permaisuri melihat betapa kaisar sangat mencintai dirinya selama ini.
hanya saja kaisar belum bisa langsung menyerahkan nyawa nya begitu saja kepada permaisuri, sebelum kaisar bisa menemukan calon penerus terbaik, yang akan mampu meneruskan tahta kerajaan setelah dirinya tiada nanti, calon penerus yang dapat membawa kejayaan serta kedamaian bagi seluruh wilayah kerajaan nya.
sebagai seorang pemimpin kaisar tidak memiliki hak untuk memikirkan tentang perasaan nya sendiri, kaisar selalu di tuntut untuk lebih memikirkan tentang tanggung jawab milik nya terhadap kerajaan yang dia pimpin. kaisar tidak bisa jika dia lebih mementingkan urusan pribadi nya sendiri.
kaisar merupakan sebuah pilar besar bagi kerajaan jadi dia harus selalu bisa menjaga serta melindungi kerajaan nya sendiri, walaupun terkadang keputusan yang dia ambil, bertentangan dengan perasaannya.
"sudah lah, biarkan itu berlalu, akan jauh lebih baik bagi kita saat ini, untuk lebih memikirkan cara agar dapat menghentikan tindakan permaisuri serta putra mahkota yang akan segera melangsungkan serangan pemberontakan terhadap kerajaan kita, cepat atau lambat mereka pasti akan segera menyatakan perang pemberontakan terhadap kerajaan" ujar pangeran ke lima melerai perdebatan di antara ayah dan anak di hadapan nya.
"iya itu benar, tidak ada guna nya bagi kita membahas kejadian masa lalu, biar saja yang telah terjadi di masa lalu, sekarang kita harus memikirkan langkah apa yang akan kita ambil selanjutnya" ujar pangeran ke dua.
detik selanjutnya mereka semua melontarkan pendapat mereka masing masing, hingga terjadi sedikit perdebatan di antara mereka.
***
__ADS_1
diskusi terus berlanjut, tiba tiba jiang li merasakan ada sesuatu yang tidak asing sedang memasuki tubuh nya. perasaaan yang begitu akrab dan selalu jiang li rindu kan saat berada di dalam dunia bawah.
"ada apa ini? apakah terjadi sesuatu di alam atas?" heran jiang li, saat ini jiang li merasakan kekuatan milik nya yang sebelumnya tersegel oleh segel kaisar dewa matahari, kini terasa bergejolak deras sedang mengalir masuk kedalam tubuh nya tanpa henti
kekuatan jiang li terasa telah sepenuhnya nya bangkit dalam tubuh nya, yang membuat jiang li merasa heran, bukan karena kekuatan nya yang telah kembali secara tiba tiba. tetapi segel kaisar dewa matahari yang sebelumnya digunakan untuk menyegel kekuatan milik jiang li demi menjalankan sebuah tugas lah, alasan dari kebingungan yang sedang jiang li rasakan sekarang ini, pasal nya seiring kembalinya kekuatan milik nya, jiang li tidak merasakan adanya kekuatan dari segel itu sama sekali, seolah olah segel itu tidak pernah menyegel kekuatan miliknya, yah, hilang begitu saja.
"tidak mungkin segel yang di berikan oleh ayahanda, langsung di lepaskan begitu saja oleh nya, saat tugas yang dia berikan sendiri kepada ku untuk turun ke Dunia bawah belum terselesaikan sepenuh nya, pasti telah terjadi sesuatu di sana" tebak jiang li.
segel kaisar dewa matahari bukan lah segel biasa, meskipun kekuatan jiang li lebih kuat di bandingkan dengan para dewa maupun dewi yang lain, tapi tetap saja, jiang li membutuhkan waktu yang tidak sedikit jika ingin melepaskan segel kaisar dewa matahari tanpa bantuan (alias melepaskan nya sendiri).
dan kaisar dewa matahari juga tidak mungkin akan langsung melepaskan segel itu begitu saja, apa lagi saat tugas yang dia berikan belum terselesaikan dengan baik (alias sampai tuntas)
karena merasakan banyak nya kejanggalan, jiang li ingin langsung menyelesaikan tugas nya di dunia bawah secepat mungkin, dengan kekuatan milik nya jiang li dapat lebih mudah jika ingin menghukum orang orang yang dia kehendaki.
AUTHOR
kemungkinan besar peperangan antara kerajaan dengan pasukan permaisuri tidak akan terjadi ☺️
***
dengan mudah jiang li dapat membongkar langsung kejahatan yang di lakukan oleh permaisuri selama bertahun-tahun lama nya, bahkan semua bukti bukti yang tidak pernah orang lain ketahui sekalipun jiang li bisa mendapatkan nya dengan sangat mudah.
pada awal nya, saat kejahatan permaisuri telah di ketahui, permaisuri tetap ingin melakukan pemberontakan dengan menggunakan kekuatan dari suku bork yang telah dia kuasai sebelumnya, namun siapa yang pernah menyangka jika saat itu, saat jiang li dan para pangeran telah keluar meninggalkan desa suku bork, tepat setelah kepergian para pangeran, seluruh desa serta para penghuni yang ada di dalam wilayah suku bork telah hilang sepenuhnya dari muka bumi hingga tanpa sisa sedikit pun, siapa lagi yang bisa melakukan hal yang begitu keji seperti itu jika bukan jiang li sendiri.
jadi, pada akhirnya permaisuri terpaksa harus menyerah karena tidak memiliki pasukan lagi untuk melawan kerajaan.
bagaimana dengan putra mahkota? bukan kah dia telah mendapatkan dukungan dari kerajaan barat?
iya itu benar, putra mahkota sebelumnya telah berhasil membujuk kaisar barat agar mau membantu dirinya, dengan dalih hubungan antara menantu dengan besan kerajaan barat, jadi mau tidak mau, kaisar kerajaan barat harus membantu putra mahkota yang akan melakukan pemberontakan terhadap kerajaan milik nya sendiri.
__ADS_1
putra mahkota bahkan telah sangat siap melakukan penyerangan, dia telah menyusun segala rencana pemberontakan dengan sangat baik, namun pada akhirnya, semua rencana yang telah dia susun dengan matang itu tidak putra mahkota gunakan sama sekali, setelah dirinya menyadari bahwa selama ini permaisuri Ibunda nya sendiri, hanya menganggap dirinya sebagai pion peperangan saja, dan tidak pernah sedikit pun permaisuri menyayangi putra nya itu, bahkan setelah putra mahkota melakukan banyak hal demi mendapatkan kasih sayang yang tulus dari permaisuri selama ini, permaisuri tetap membenci anak nya.
putra mahkota menyadari satu hal, apapun yang telah dia lakukan untuk ibundanya, semua nya hanya akan berakhir sia sia saja, bahkan wanita yang telah melahirkan nya itu dengan terang terangan mengutarakan kebencian milik nya terhadap anak kandung nya sendiri di depan semua orang, dengan alasan karena putra mahkota adalah anak dari kaisar, tanpa permaisuri sadari bahwa jing ciu juga darah daging nya, hati jing ciu terasa begitu sakit mendengar semua kebencian yang di lontarkan oleh permaisuri kepada dirinya, jing ciu tidak pernah menginginkan apapun di dalam kehidupan yang dia jalani selama ini, yang sangat jing ciu inginkan, hanya lah kasih sayang yang tulus dari permaisuri untuk dirinya, kasih sayang seorang ibu terhadap putra nya, seperti kasih sayang yang selalu di berikan oleh para selir kaisar kepada para pangeran yang lain.
tapi faktanya, keinginan kecil milik jing ciu ini, terasa sangat memberatkan hati permaisuri, di saat itu lah jing ciu tersadar, jing ciu tidak membenci ibunda nya sama sekali, dia hanya lelah menjalankan semua rencana jahat yang tidak sesuai dengan hati nurani nya, jing ciu memutuskan untuk menghentikan semua nya saat itu juga.
***
kaisar menentukan hukuman mati kepada permaisuri yang telah berencana melakukan pemberontakan terhadap kerajaan serta merencanakan pembunuhan terhadap kaisar selama bertahun tahun lama nya.
sedangkan hukuman untuk putra mahkota, kaisar memutuskan untuk mencabut gelar putra mahkota dari jing ciu, tapi meski begitu jing ciu tetap merupakan pangeran pertama kerajaan hanya saja jing ciu tidak di kenakan berurusan lagi dengan politik kerajaan, jing ciu hanya akan menjadi pangeran jing, yang akan terus bertahan hidup di luar kerajaan dengan usaha nya sendiri tanpa membawa sedikit pun harta kerajaan, jing ciu harus hidup bersama dengan rakyat dengan selalu di awasi oleh para penjaga kerajaan dan tidak di perbolehkan keluar dari kerajaan kaisar tanpa izin dari kaisar.
mendengar keputusan kaisar, jing ciu tidak merasa keberatan, dia hanya meminta sedikit kemurahan hati kaisar, agar pada saat Ibunda nya menjalani hukuman nya nanti, jing ciu di perbolehkan berada di samping nya dan setelah hukuman selesai, jing ciu di perbolehkan untuk melangsungkan upacara pemakaman jazad permaisuri secara hormat.
***
sebelum permaisuri menjalankan hukuman, kaisar menemui permaisuri nya di penjara bawah tanah secara pribadi (sampai saat ini kaisar masih belum mencabut gelar permaisuri nya yah😉 jadi kita masih memanggilnya permaisuri) kaisar mengatakan semua kebenaran yang terjadi atas kematian selir agung nya dulu dan juga dia datang untuk menyerahkan nyawa nya sendiri kepada permaisuri, kaisar hanya berharap setelah permaisuri membunuh nya, permaisuri tidak lagi menyimpan kebencian terhadap kaisar
kaisar mengambil belati dan meletakkan nya di telapak tangan permaisuri, belati itu merupakan benda kesayangan permaisuri dulu, sewaktu permaisuri masih muda, permaisuri pernah memberikan belati itu kepada kaisar muda saat pertemuan pertama mereka.
sesaat permaisuri termenung mengingat tentang kejadian dulu itu bersama dengan kaisar yang masih merupakan putra mahkota, namun sedetik kemudian, bayangan dalam pemikiran permaisuri langsung berubah, dia berfikir jika kaisar sedang melakukan trik kotor untuk ngolok ngolok dirinya dengan menggunakan belati pemberian nya untuk kaisar dulu.
"dia mengira bahwa aku akan mudah tersentuh dengan memperlihatkan benda kecil itu😏 naif sekali, beda kecil ini sama sekali tidak akan pernah membuat diriku luluh😤"
"jangan pernah mengira jika kau dapat mengolok ngolok diriku hanya karena aku telah kalah dari mu!" sinis permaisuri menatap tajam kaisar.
tanpa ragu permaisuri menerima belati kesayangan nya itu dan langsung melayangkan nya tepat di jantung kaisar, permaisuri menebak pasti kaisar akan menghindari Serang nya. tidak mungkin kan jika kaisar benar benar akan menyerahkan nyawa nya begitu saja (dalam fikiran permaisuri)
namun ternyata dia salah, kaisar sama sekali tidak bergeming dari tempatnya berdiri, sehingga belati itu menusuk tepat di dadanya
__ADS_1
🍁