
putra mahkota mengatakan hasil rapat di dalam aula kerajaan kepada permaisuri, mendengar kabar baik dari putra nya permaisuri segera bertindak cepat agar rencana yang telah dia susun dapat berjalan dengan lancar.
di sisi lain kaisar kerajaan matahari di temui oleh sosok yang sangat misterius, mereka berbincang cukup serius hingga saat mereka mencapai kesepakatan yang ada sosok itu langsung pergi menghilangkan dari kerajaan matahari.
kaisar mengumumkan acara berburu akan segera di adakan di kerajaan milik nya, semua bangsawan boleh mengikuti acara yang akan berlangsung selama 7 hari 7 malam lama nya, seluruh undangan telah tersebar di berbagai kediaman bangsawan dalam kerajaan, dan juga beberapa undangan khusus untuk kerajaan lain agar datang menghadiri acara yang berlangsung
pangeran ke tiga di percayakan oleh kaisar untuk memberikan undangan kepada kerajaan matahari, demi memberikan kesan yang baik dari kerajaan kepada kerajaan matahari sebab pangeran ke tiga terkenal sebagai pangeran kesayangan kaisar setelah pangeran ke tujuh yang merupakan dewa perang.
jiang li mendatangi kediaman mentri xiao secara pribadi dengan tujuan memberikan undangan secara langsung dan juga untuk menemui xiao mei tentu nya.
"maaf membuat mu menunggu lama kakak jiang, aku baru saja membuat kue bulan coba lah" kata xiao mei menawarkan kue yang dia bawa, aroma wangi tercium
"buatan permaisuri memang sangat lezat" puji jiang li mencoba kue buatan xiao mei, pujian jiang li sangat membuat hati xiao mei merasa senang.
"jadi kau kemari untuk apa?" tanya xiao mei penasaran
"apa aku tidak boleh menemui calon permaisuri ku sendiri" ujar jiang li menatap xiao mei
"ah bukan seperti itu, hanya saja bukan kah beberapa hari lalu kalian baru saja mengadakan rapat kerajaan, aku pikir kau ingin mengatakan hal yang lain kemari" jelas xiao mei tidak ingin jiang li salah paham kepada dirinya
"hahaha kau memang sangat menggemaskan" tawa jiang li melihat wajah xiao mei yang berubah ketakutan dan bingung secara bersamaan.
"kau mempermainkan aku lagi" kesal xiao mei tersadar jika dirinya sedang di permainan oleh jiang li
"siapa suruh kau sangat menggemaskan" kata jiang li sambil mencubit pipi xiao mei
"au sakit" keluh xiao mei memegang pipi nya
__ADS_1
"apa kah sangat sakit, maaf kan aku" ujar jiang li mengelus pipi xiao mei
"sudah lah, kau hanya ingin mengambil keuntungan yang lain nya saja" ketus xiao mei menepis tangan jiang li
"haha, ternyata kau sudah menjadi semakin pintar permaisuri jiang" tutur jiang li yang sudah di Ketahui niat nya oleh xiao mei
"siapa yang tidak bisa membaca raut wajah sejelas itu" sindir xiao mei
"baik lah baik lah kali ini kau menang, aku kemari untuk mengantarkan ini" ujar jiang li sambil memberikan surat undangan dari kerajaan
"undangan acara berburu?" tanya xiao mei mengambil surat di hadapan nya, jiang li hanya mengangguk sambil memakan kue bulan di hadapan nya
"mengapa kau tidak mencegah nya saja" ujar xiao mei
"tidak perlu, lagi pula itu sesuai dengan rencana kita" kata jiang li santai
"baik lah terserah kau saja" ucap xiao mei.
***
"kakak bagaimana persiapan mu?" tanya jiang li menemui pangeran ke tiga di dalam kediamannya, ada pangeran ke empat dan juga pangeran kedelapan di sana
"semua nya telah di atur dengan sangat baik adik, kau tidak perlu khawatir" ujar biu hie kepada jiang li
"yang di katakan kakak ketiga benar kak, semuanya telah selesai" ujar jie li
"baik lah, acara penyambutan kerajaan lain akan di gelar esok hari, kita harus menyambut mereka dengan sangat baik" tutur jiang li
"kau tenang saja serahkan acara besok kepada ku" ujar lie han
__ADS_1
"itu memang tugas mu kakak ke empat" sindir jiang li, lalu mereka mengobrol sambil sesekali bercanda bersama
tidak jauh dari sana sebenarnya putra mahkota juga datang menemui adik adik nya, melihat kedekatan di antara mereka putra mahkota mengepalkan tangan nya erat, ada rasa iri dan juga cemburu di dalam hati nya melihat mereka bisa tertawa bersama, hanya saja putra mahkota harus belajar membenci semua saudara saudara nya sedari dulu demi tahta yang memang menjadi hak nya.
"kebahagiaan kalian tidak akan lama" lirih putra mahkota langsung pergi dari kediaman pangeran ke tiga.
***
putra mahkota kembali kedalam kediaman milik nya sendiri
"aku harus secepatnya menyusun sebuah rencana yang lain juga, jika terus menunggu rencana dari ibunda itu akan terasa sangat lama, yang ku takutkan mereka akan lolos dari rencana ibunda " keluh putra mahkota, putra mahkota tahu segala sesuatu pasti akan ada kemungkinan, hanya saja ambisi putra mahkota tidak dapat di tahan terlalu lama lagi, putra mahkota ingin segera mendapatkan tahta kerajaan.
"bagaimana jika aku memiliki sebuah rencana" ujar sie tang yang tiba tiba datang menghampiri putra mahkota
"wanita bodoh seperti dirimu ingin membuat rencana dengan ku" ejek putra mahkota menatap sinis wanita di hadapan nya,
sie tang selalu gagal dalam menjalan kan semua rencana yang dia susun sendiri sebelum nya, membuat putra mahkota merasa sangat muak jika melihat keberadaan sie tang di dalam kediaman milik nya,
"saya tahu sebelumnya saja gagal tapi kali ini saya bisa pastikan akan berhasil jika anda mau sedikit membantu saya" ucap sie tang santai menghadapi tatapan sinis putra mahkota kepada dirinya, semua perilaku dan perkataan kasar dari putra mahkota sudah menjadi hal yang biasa bagi sie tang yang selama ini sudah hidup bersama dengan putra mahkota
"katakan, jika rencana mu berguna maka aku akan membantu" sinis putra mahkota
ada sebua rahasia di balik keluarga mendiang ayah kandung sie tang yang notaben nya hanya keluarga pedagang kaya saja di hadapan semua masyarakat umum
namun sebenarnya keluarga dari ayah sie tang memiliki sebuah pasukan rahasia, walaupun jumlah mereka tidak lebih dari 200 orang namun kekuatan mereka bisa di bandingkan dengan 1000 prajurit, karena mereka merupakan pasukan yang secara khusus terus di latih oleh keluarga ayah sie tang, pasukan khusus itu tersembunyi dari semua orang hanya keluarga ayah sie tang saja yang bisa mengendalikan mereka
karena sie tang merupakan keturunan satu satu nya dari keluarga ayah nya maka secara otomatis seluruh pasukan itu kini menjadi milik nya.
"aku berencana akan mencelakai pangeran ke tujuh bersama dengan xiao mei, untuk membalaskan dendam atas kematian ibu ku kepada keluarga mentri xiao" sinis sie tang
__ADS_1
🍁