SANG PERMAISURI

SANG PERMAISURI
CHAPTER 84


__ADS_3


setelah menempuh perjalanan panjang akhirnya mereka berdua sampai di depan pintu gerbang masuk istana kerajaan kaisar, namun sampai mereka berdua telah sampai ketempat tujuanpun, xiazura masih setia diam seribu bahasa, tanpa mengeluarkan sepatah katapun dari bibir manis nya saat jiang li mengajak nya berbicara


"sebenarnya kau ini kenapa?" tanya jiang li yang sudah tidak tahan lagi dengan tingkah xiazura yang terus menerus mendiami dirinya di sepanjang perjalanan hari ini, tetapi xiazura tetap tidak menjawab nya, justru xiazura mengalihkan pandangannya ke arah pintu gerbang masuk kerajaan kaisar, melihat hal itu jiang li sudah tidak bisa menahan rasa kekesalan dalam dirinya lagi.


jiang li turun dari kuda nya lalu menghampiri kuda xiazura, tanpa aba aba langsung menurunkan xiazura dari atas kuda milik nya


"lihat aku dan jawab! mengapa sepanjang perjalanan sikap mu terus seperti itu kepada ku? apa aku berbuat kesalahan?" tanya jiang li sambil memegang pipi xiazura dengan kedua telapak tangannya, agar xiazura mau menatap dirinya dan melihat bahwa jiang li sudah kehabisan kesabaran karena sikap xiazura sepanjang hari ini yang terus mendiami jiang li.


"huh" xiazura menghela nafas sesaat sebelum berbicara


"bukan kah sebelumnya kau mengatakan jika diriku di dunia bawah ini telah memiliki seorang calon suami" kata xiazura membuka suara sambil menatap wajah jiang li


"iya, lalu" sahut jiang li masih dalam posisi yang sama


"sudah seharusnya bukan jika aku harus menjauhi lelaki lain untuk menghormati calon suami ku itu" kata xiazura dengan santai, walau dalam hati terasa sesak mengatakan hal itu, jujur saja xiazura tidak bisa menjauh dari raja neraka, mau bagaimana pun hati xiazura telah memilih raja neraka sebagai cinta nya.


"jadi karena hal itu, kau terus mendiami ku di sepanjang perjalanan hari ini?" tanya jiang li, xiazura mengangguk mengiyakan perkataan jiang li


"hahaha" mendengar jawaban xiazura membuat jiang li tak bisa menahan tawanya

__ADS_1


"mengapa kau bisa sepolos ini ratu ku, hahaha" kata jiang li di sela sela tawa nya, sedangkan xiazura justru merasa sakit hati saat jiang li menertawai dirinya, xiazura beranggapan jika raja neraka memang tidak perduli terhadap perasaan nya serta tidak mencintai dirinya


"ehem, apa yang kau lakukan ini memang benar, tapi itu berlaku untuk pria lain di luar sana bukan untuk diriku, apa kau mengerti" kata jiang li saat menyudahi tawa lepasnya


"tidak, itu berlaku untuk semua orang termasuk dirimu" ujar xiazura tegas, xiazura memutuskan akan menjauhi raja neraka karena mengira jika raja neraka tidak memiliki perasaan apa pun terhadap dirinya, jadi akan jauh lebih baik jika xiazura menjauh dari raja neraka, supaya xiazura tidak terus merasakan sakit hati, dan untuk calon suami yang belum xiazura ketahui siapa itu, xiazura akan membicarakan hubungan mereka nanti, setelah mereka bertemu, xiazura berencana akan memutuskan pertunangan mereka dengan alasan dirinya belum siap, fikir xiazura


"jika kau mendiami ku lagi, aku akan meninggalkan mu di sini seorang diri" kata jiang li mengancam xiazura,


xiazura terdiam saat mendengar perkataan jiang li, dirinya memang ingin menjauh dari raja neraka, tetapi jika raja neraka langsung pergi meninggalkan dirinya seorang diri di dunia bawah ini, xiazura masih tidak rela sebab, xiazura belum mengetahui harus bagaimana kehidupan nya nanti di dunia bawah tanpa arahan dari raja neraka, dunia baru yang terlihat indah ini masih terasa sangat asing bagi xiazura, dirinya masih membutuhkan arahan raja neraka untuk membantunya mengenal kehidupan dunia bawah ini untuk bertahan hidup.


tetapi lebih dari itu, tidak dapat di pungkiri jika perasaan xiazura lah yang jauh membuat dirinya lebih merasa tidak rela jika raja neraka meninggalkan dirinya, meski xiazura telah memutuskan untuk menjauh dari raja neraka, hati nya tetap tidak akan bisa di bohongi. fikiran xiazura terus berkecamuk hebat memikirkan semua hal itu.


"wanita bodoh lucu sekali" kata jiang li dalam hati yang menyadari jika xiazura telah menyalahartikan apa yang jiang li sampai kan kepada xiazura perihal calon suami yang jiang li maksud kan sebelumnya


suasana menjadi hening, jiang li menatap xiazura yang masih larut kedalam fikiran nya sendiri, sampai fokusnya teralih kearah bibir manis xiazura, sudah lama rasa nya mereka tidak melakukan hal itu, membuat jiang li rindu akan rasa yang selalu membuat nya candu,


jiang li meraih bibir xiazura dengan bibir nya, lalu memaksa nya untuk membuka mulut agar memudahkan jiang li menikmati setiap rongga yang ada di dalam bibir manis xiazura, candu ini sangat memabukkan bagi jiang li, sudah lama dirinya tidak merasakan hal ini dari xiazura membuat jiang li bertingkah lebih agresif dari sebelumnya.


"kau milik ku xiazura" kata jiang li dalam hati sambil terus menikmati bibir manis xiazura


awalnya xiazura tersentak kaget saat jiang li meraih bibir nya, namun tidak bisa di pungkiri xiazura menikmati apa yang jiang li tawarkan. rasa yang luar biasa ini juga sangat di rindukan oleh xiazura

__ADS_1


"aku telah memutuskan untuk menjauhi mu, tapi hati ku tidak dapat di bohongi, aku terlanjur mencintai mu" kata xiazura dalam hati sambil terus menikmati gairah yang jiang li berikan


sama hal nya dengan jiang li yang merasakan candu saat bersama dengan xiazura, xiazura juga merasakan hal yang sama saat bersama dengan jiang li, hanya saja xiazura mengira bahwa jiang li tidak mencintai nya dan hanya mempermainkan dirinya saja, sedangkan jiang li, dirinya tahu jika xiazura telah jatuh hati kepada nya begitu pula sebaliknya.


ciuman mereka berlangsung lama hingga kedua insan itu kehabisan nafas, baru lah kedua bibir mereka saling terpisah satu dengan yang lain nya.


selepas berciuman, xiazura langsung menjauhkan diri dari jiang li


"kedepannya kau tidak boleh sembarang mencium ku lagi" kata xiazura yang merasa kesal dengan dirinya sendiri, karena tidak bisa menolak raja neraka


"kau tidak bisa melarang ku mengenai hal itu" kata jiang li sambil berjalan mendekati xiazura


"tapi aku punya hak untuk melarang mu!" ujar xiazura tegas dan terus berusaha membuat jarak dengan raja neraka


"aku sudah mengatakan kepada mu, semua larangan mu untuk pria lain, tidak berlaku untuk ku, jadi kau harus mengingat hal itu" kata jiang li tak kalah tegas dari xiazura


"tapi kau...


"husttt... sudah lah, aku tak ingin berdebat lagi, kita akan masuk kedalam dan kau akan berkuda dengan ku" potong jiang li lalu meraih tubuh xiazura dan menaikkan nya keatas kuda milik nya


"tapi aku memiliki kuda ku sendiri" protes xiazura sambil berusaha turun dari atas kuda jiang li namun di cegah oleh jiang li

__ADS_1


"menurut lah, dan duduk dengan tenang" kata jiang li tegas tak ingin di bantah


...🍁...


__ADS_2