
setelah putra mahkota sampai di kerajaan, putra mahkota bersikap seperti biasa, seolah olah tidak pernah ada yang terjadi sebelum nya
***
jiang li keluar dari tempat persembunyiannya setelah putra mahkota pergi, jiang li beserta para pasukan elit kerajaan langsung menyerang pasukan putra mahkota yang berada di sana hingga habis tanpa sisa.
pangeran yang lain menyusul daerah bagian jiang li dengan membawa para pemimpin pasukan elit kerajaan masing masing daerah
semua orang berkumpul untuk membicarakan situasi yang terjadi sekarang ini.
"apa putra mahkota ingin melakukan pemberontakan?" tanya pemimpin pasukan elit kerajaan sambil menatap para pangeran yang berada di hadapan nya saat ini
"iya seperti yang anda lihat" ujar pangeran ke dua menanggapi
"tapi apa tujuan nya? bukan kah dia merupakan penerus kerajaan kaisar?" ujar pemimpin yang lain merasa tidak percaya
"apa lagi jika bukan demi tahta" ketus lie han
sedangkan jiang li sedari tadi masih belum membuka suara nya, dirinya sedang di sibuk dengan peta kerajaan kaisar yang dia bawa
"kita harus segera melaporkan ini kepada kaisar" ucap pemimpin pasukan elit kerajaan dengan semangat di sertai amarah yang membara
" tidak perlu, ayahanda sudah mengetahui nya sejak lama" kata jiang li membuka suara setelah urusan nya dengan peta yang telah jiang li letakkan di atas meja selesai
"kapan ayahanda mengetahui nya adik? bukan kah kita belum pernah memberitahukan tentang hal ini kepada ayahanda sebelumnya" ujar biu hie merasa heran, setahu para pangeran memang kaisar belum mengetahui rencana pemberontakan permaisuri dan putra mahkota,
__ADS_1
"sebelum kita mengetahui rencana mereka" enteng jiang li menanggapi kebingungan semua orang
"benar kah?" tanya lie han masih merasa tidak percaya, mengingat kaisar selalu bersikap biasa saja dan tidak pernah membahas masalah tentang pemberontakan yang akan di lakukan oleh permaisuri bersama dengan putra mahkota.
"itu benar" bukan jiang li yang menjawab melainkan kaisar sendiri yang menjawab nya, sontak semua orang merasa sangat terkejut dengan kehadiran kaisar di tengah tengah mereka semua, kecuali jiang li yang terlihat tetap santai
"salam yang mulia" ucap mereka serempak
"berdiri lah, kalian sudah mengetahui bukan tujuan dari putra pertama ku" kata kaisar yang di angguki oleh semua orang
"jadi apa pendapat kalian tentang dirinya?" tanya kaisar dengan menatap para pangeran
"dia hanya sebuah pion" celetuk jiang li menjawab kaisar
"apa maksud dari perkataan mu adik ke tujuh?" tanya semua pangeran serempak
"semua ini karena kesalahan ayahanda mu" kata kaisar dengan tatapan sendu
*flash back*
malam itu, malam di mana kaisar sedang menghabiskan malam nya dengan permaisuri, sesuai dengan jadwal yang ada di dalam istana harem milik kaisar.
saat tengah malam, kaisar tanpa sengaja terbangun dari tidurnya dan mendapati permaisuri tidak berada di samping nya, awalnya kaisar tidak menghiraukan nya sama sekali, kaisar mengira jika permaisuri nya mungkin saja sedang berada di kamar mandi atau sedang mengambil air di luar
tapi setelah sekian lama permaisuri tidak kunjung kembali kedalam kamar juga, karena kaisar merasa udara sedikit panas, kaisar memutuskan untuk berjalan jalan di luar sebentar sambil menunggu permaisuri kembali akan jauh lebih baik juga jika kaisar berpapasan dengan permaisuri di jalan nanti fikir kaisar.
di tengah perjalanan kaisar melihat ada seseorang yang sedang mengendap ngendap seperti ingin pergi ke suatu tempat, karena merasa curiga kaisar langsung mengikuti orang itu secara diam diam.
__ADS_1
orang itu berjalan ke arah belakang kerajaan di sana merupakan area istana dingin tempat pembuangan para selir atau bahkan permaisuri yang memiliki masalah dan tidak akan pernah di izinkan untuk hidup dengan baik jika telah masuk kedalam nya.
orang itu masuk kedalam istana dingin kerajaan dan memasuki kesebuah kamar, kaisar ingat betul, kamar itu merupakan kamar yang pernah di tinggali oleh mendiang selir agung milik nya dulu yang telah meninggal dunia, saat ini kamar itu sudah tidak ada yang menghuni nya lagi.
melihat hal itu kecurigaan kaisar menjadi semakin besar, kaisar memanjat atap kamar agar lebih leluasa mengawasi orang yang mencurigakan itu, kaisar sangat terkejut saat melihat permaisuri nya juga berada di dalam kamar itu, bukan hanya ada permaisuri saja di sana melainkan ada beberapa petinggi kerajaan yang sedang berkumpul bersama dengan nya serta orang yang mencurigakan tadi.
saat itu juga kaisar baru saja mengetahui fakta yang begitu mengejutkan, mendingan selir agung nya dulu merupakan adik kandung permaisuri kaisar sendiri, kaisar tidak pernah mengetahui hal itu karena kedua kakak beradik itu di besarkan di dalam keluarga yang berbeda.
kaisar telah lebih dulu menikahi selir agung nya sebelum menikah dengan permaisuri, saat permaisuri datang kedalam kerajaan selir agung telah di masukan kedalam istana dingin oleh kaisar karena telah melakukan sebuah kesalahan yang cukup fatal, tepat di hari pernikahan kaisar bersama dengan permaisuri, selir agung memutuskan untuk mengakhiri hidup nya sendiri, kaisar tidak mengetahui berita tentang kematian nya itu, di karenakan semua orang memberitahu berita kematian nya setelah 7 hari pernikahan kaisar bersama dengan permaisuri, itu merupakan waktu yang sudah sangat terlambat bagi kaisar jika ingin mengantar jasad selir agung dengan hormat, sehingga kaisar memutuskan untuk melakukan upacara penghormatan biasa saja.
kaisar tidak tahu tindakan yang dia ambil itu membuat permaisuri nya menaruh dendam kepada dirinya, bahkan jauh sebelum mereka melangsungkan pernikahan, kaisar sebenarnya sudah menebak menebak sedari awal jika permaisuri nya tidak mencintai kaisar, karena saat mereka menikah kaisar tahu dengan jelas ada raut wajah tida suka dalam senyum milik permaisuri saat malam pertama mereka hanya saja permaisuri tetap menjalankan semua kewajiban milik nya selama ini.
lalu saat permaisuri melahirkan putra mereka pun, permaisuri terlihat tidak memperdulikan nya sama sekali, dulu kaisar selalu mengira jika sikap permaisuri di karena kan perjodohan di antara kedua keluarga mereka, itu sangat wajar terjadi ada nya penolakan, kaisar sendiri pun tidak pernah memaksa permaisuri untuk menerima dirinya, hanya saja kaisar selalu meminta kepada semua istri istri nya agar tetap mematuhi aturan yang ada dan juga menghormati hubungan suami istri mereka, terlepas dari semua perasaan yang mereka miliki masing masing
sejujurnya kaisar telah mencintai permaisuri sejak lama, satu satunya wanita yang benar benar ada di dalam hati kaisar hanya lah permaisuri, itu lah alasan sedari awal kaisar tidak pernah keberatan dengan perjodohan di antara mereka , dengan istri istri kaisar yang lain, kaisar hanya bersikap layak nya seorang kaisar dan pemimpin kerajaan yang harus bersikap adil dan bijak sana tanpa harus melibatkan sebuah perasaan.
kaisar tidak pernah menyangka wanita yang dia cintai sendiri lah, yang sedang merencanakan akan meruntuhkan kerajaan milik nya, bahkan wanita itu sangat ingin membunuh kaisar dengan tangan nya sendiri karena kebencian yang begitu dalam di hati nya.
perih, pilu dan sakit tentu saja kaisar rasakan, sebagai seorang pemimpin kaisar harus terus melindungi kerajaan milik nya, namun sebagai seorang pria yang sangat mencintai wanita nya kaisar tidak ingin kehilangan permaisuri nya
jadi kaisar memutuskan akan menutupi rencana buruk permaisuri selama yang kaisar bisa, kaisar mengirim beberapa orang untuk terus mengawasi pergerakan permaisuri selama ini, hanya agar negara' nya tetap seimbang dengan perbuatan yang di lakukan oleh permaisuri di belakang, tapi kaisar tentu saja menyadari, kaisar tidak akan bisa terus menerus melindungi permaisuri nya jika waktu nya telah tiba, kaisar juga belum mengetahui langkah apa yang akan dia lakukan nanti.
*flash on*
"jadi permaisuri telah menyusun rencana pemberontakan sebelum kakak putra mahkota di angkat menjadi putra mahkota?" tanya para pangeran serempak kecuali jiang li
🍁
__ADS_1