
kaisar melihat seorang selir yang baru saja dia angkat beberapa bulan yang lalu kini sedang memadu kasih dengan seorang pria yang tidak di kenal, semua orang yang menyaksikan hal itu sangat terkejut dengan kelancangan yang di lakukan oleh selir baru itu dan lagi pria yang sedang bersama dengan diri nya seperti seorang seniman yang baru saja bermain di dalam acara yang sedang berjalan
"lancang!" ucap kaisar di penuhi dengan amarah kepada dua orang yang berada di atas ranjang itu.
permaisuri dan juga putra mahkota merasa sangat kecewa dengan hasil yang mereka lihat
"mengapa bukan jiang li, bukan kah seharusnya jiang li yang bersama dengan selir baru itu, sial" umpat putra mahkota di dalam hati
permaisuri memang merasa sedikit kecewa dengan hasil yang tidak sesuai di hadapan nya saat ini, tapi lebih dari apa pun, permaisuri tetap di untungkan karena mau bagaimana pun selir baru itu tetap tersingkir kan dari dalam harem milik nya.
"ada apa ini ayahanda?" tanya jiang li yang baru saja datang, xiao mei merasa sangat bersyukur ternyata jiang li dalam keadaan baik baik saja.
*flash back*
permaisuri kaisar dan juga putra mahkota merencanakan akan menjebak jiang li pada saat acara penjamuan pertunangan pangeran ke tujuh dengan putri perdana mentri xiao beberapa hari lagi, agar dapat mencegah pernikahan di antara jiang li dengan xiao mei, memutuskan hubungan mereka sedini mungkin.
permaisuri menyuruh putra mahkota untuk menggunakan selir baru kaisar sebagai korban nya, karena dirinya ingin menyingkirkan selir baru itu yang saat ini lebih di sayangi di dalam harem oleh kaisar dari pada dirinya. bahkan sampai membuat kaisar tidak mengunjungi kediaman permaisuri cukup lama, hal itu membuat para selir di bawah nya menjadi mengolok ngolok permaisuri yang sudah tidak di sayangi lagi oleh kaisar.
pada saat permaisuri dan putra mahkota sedang asik membicarakan rencana mereka tanpa sengaja pangeran ke tiga mendengar pembicaraan mereka, saat biu hie dan istri ingin memberi salam kepada permaisuri, biu hie mendengar seluruh rencana mereka, setelah itu dirinya langsung bergegas pergi meninggalkan kediaman permaisuri tanpa bertemu dengan permaisuri sama sekali.
biu hie memberitahukan hal yang dia ketahui kepada jiang li, hubungan mereka memang sangat dekat, di antara semua saudara yang tidak dekat dengan pangeran pangeran yang lain hanya putra mahkota saja, jika bukan karena tahta mungkin hubungan mereka akan terjalin dengan baik sama seperti para pangeran yang lain nya
__ADS_1
"sungguh kejam ibunda permaisuri dan kakak putra mahkota" ujar jie lie (pangeran ke delapan) yang mendengar pembicaraan kedua kakak nya saat ini
"sudah lah, itu bukan lah masalah yang besar" kata jiang li santai
"tapi kau harus tetap berhati hati adik" kata biu hie cemas
"kau tenang saja kakak semua nya akan baik baik saja, terimakasih karena telah mengkhawatirkan diriku" ujar jiang li
"kau ini, kau adalah adik ku bagaimana mungkin bisa aku tidak mengkhawatirkan keselamatan mu hah" ucap biu hie
"yang di katakan kakak ke tiga benar kakak, kau harus lebih berhati hati" timpal jie lie
"iya iya, aku akan lebih berhati hati lagi, kalian memang saudara terbaik" ucap jiang li.
jiang li berpura pura tidak enak badan setelah beberapa saat meminum minuman itu, lalu segera jiang li berpamitan kepada xiao mei untuk beristirahat sejenak di dalam kediaman milik nya, xi memberitahukan tuan nya di tengah jalan sudah ada orang orang dari putra mahkota yang akan mengawasi pergerakan tuan nya, jiang li langsung berpura pura pingsan tepat di tempat itu.
orang suruhan dari putra mahkota langsung membawa jiang li masuk kedalam ruangan tidak jauh dari tempat penjamuan berada, saat orang orang itu telah pergi jiang li melihat keseluruhan ruangan sudah ada selir baru ayahanda nya di samping diri nya dengan dupa perangsang yang telah di nyalakan. segera jiang li meninggalkan tempat itu secepat kilat
*flash on*
jiang li tidak mengetahui bahwa akan ada pria lain yang akan masuk kedalam sana karena itu bukan rencana milik nya, jiang li merasa kasian dengan selir baru ayahanda nya sehingga berencana melepaskan nya begitu saja, apa lagi dengan kehadiran selir baru itu posisi permaisuri kaisar menjadi terancam namun sangat di sayangkan ternyata perempuan itu sangat tidak beruntung.
"apa kau sudah merasa lebih baik kak jiang" ucap xiao mei merasa khawatir karena sebelum nya jiang li terlihat sangat pucat
__ADS_1
"aku tidak apa apa, sekarang sudah jauh lebih baik" kata jiang li lembut
"syukurlah" ujar xiao mei merasa lega. jiang li sangat senang permaisuri kecil nya ternyata sangat perduli dengan dirinya.
kemarahan kaisar tidak dapat di bendung segera kaisar menyuruh para pengawal untuk membawa pria yang bersama dengan selir baru nya kedalam penjara, dan memasukan selir baru nya kedalam istana dingin lalu mencabut gelar milik selir itu dan akan berada di dalam sana selamanya.
mendengar titah kaisar selir baru itu sangat sakit hati, dirinya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi saat kaisar datang dirinya baru tersadar bahwa saat ini tubuhnya sedang di jama oleh orang asing yang tidak dia kenali sama sekali
"yang mulia mohon ampun, hamba tidak bersalah, hamba di jebak oleh seseorang yang mulia" ucap selir itu memohon kepada kaisar namun kaisar tidak bergeming sama sekali, dirinya menatap dingin wanita yang sedang berlutut di hadapan nya saat ini
"enyah lah, aku tidak ingin melihat wajah mu lagi" sinis kaisar langsung meninggalkan tempat itu
"tidak yang mulia! hamba mohon hamba hanya mencintai yang mulia saja" teriak selir itu ingin mengejar kaisar namun di cegah oleh dua pengawal yang akan membawanya pergi kedalam istana dingin kerajaan.
selir itu meronta ronta meminta di lepaskan namun para penjaga terus membawanya melewati banyaknya orang yang menyaksikan kejadian barusan, selir baru itu menangkap senyum kemenangan dari permaisuri kaisar saat ini, dirinya menyadari semua yang terjadi adalah perbuatan dari permaisuri
"kau yang telah menjebak diriku! aku akan membunuh mu" teriak selir itu histeris ke arah permaisuri
"membunuh ku apa kau pantas" sinis permaisuri berlalu pergi menyusul kaisar
"kau permaisuri jahat! suatu hari nanti aku pasti akan membalas perbuatan mu!" teriak selir itu meronta ronta minta di lepaskan namun kekuatan miliknya kalah jauh dari para pengawal yang sedang menahan dirinya saat ini.
semua tamu undangan di minta untuk kembali ke kediaman masing masing dan kaisar juga memberi titah agar kejadian yang baru saja terjadi tidak di sebar luaskan karena hal itu akan menjadi aib bagi kerajaan agung milik nya, siapapun yang berani membocorkan kejadian yang baru saja mereka saksikan maka akan di hukuman langsung oleh kaisar sendiri.
__ADS_1
🍁