
"Abah, bagaimana menurut abah ?"tanya Danu sopan
"Sebaiknya kamu berkomunikasi dulu dengan mereka, Dan .. cari tahu penyebabnya .
Abah juga sudah merasakan namun abah ingin melihat reaksi mu dulu . Menurut abah reaksi mu sudah bagus. Sangat peka " jawab abah
"Baik kalau begitu, bah .. Danu akan mulai malam ini "
"Nanti biar abi temani ya , Dan " ucap abi yang terlihat khawatir
"Boleh bi, nanti abi bisa bantu Danu dengan berdoa atau berzikir " ucap ku
"Abah juga akan temani kalian berdua"ucap abah santai
"Aku gimana kak ? Aku takut tidur sendirian " ucap Dania yang hampir menangis
Kami semua pun tertawa melihat ekspresi Dania.
"Dania dan umi bisa tidur dengan umi Kusuma " ucap umi Kusuma sambil tersenyum
Dan di sambut sumringah oleh Dania dan juga umi ku .
Setelah di rasa cukup, kami pun pulang ke rumah.
Sesampai nya di rumah aku merasakan hawa negatif semakin menguat . Suasana rumah yang terang benderang serasa mencekam . Ada aura emosi yang bercampur dengan kesedihan.
Aku melihat ke arah umi ku , ia terlihat pucat , tangan nya menggandeng umi Kusuma dengan erat. Ku hampiri umi ku ,
"Um, sholat sunnah dulu dan baca doa sebelum tidur.. Tolong bilangin Dania juga ya ,um " ucap ku
Umi ku hanya mengangguk saja , kemudian segera mengajak umi Kusuma dan Dania untuk masuk ke kamar . Mereka tidur di dalam kamar Dania .
Aku pun segera mengambil wudhu , dan sholat sunnah dua rakaat . Ku baca ayat - ayat suci dulu kemudian berzikir. Abi dan abah pun melakukan hal yang sama.
Peet..peet..peett.. Ketika aku sedang menunggu abah dan abi selesai sholat , tiba - tiba lampu halaman belakang rumah mati . Di ikuti dengan ruang dapur lalu ruang keluarga dan ruang santai . Secara berturut - turut . Tinggal ruang tamu, ruang sholat dan ruang tv yang masih menyala .
Suasana menjadi sangat dingin di ketiga ruangan tersebut padahal tidak ada pendingin ruangan. Setelah abah dan abi selesai sholat ,
"Bah , abi .. aku dari sini aja ya .. aku titip ya bah " ucap ku
Abi yang terlihat bingung dengan ucapan ku hanya diam menyimak sambil terus berzikir , sedangkan abah sangat paham dan segera mengangguk .
Segera ku buka mata batin ku ,
"Astagfirullah .." ucap ku terkejut
Begitu banyak setan yang menyerupai bayi - bayi. Mereka berwajah tua layaknya kakek - kakek atau nenek - nenek namun tubuh nya bayi yang berusia sekitar tiga bulan sampai di bawah satu tahun. Ada yang merangkak , ada yang berjalan tertatih layaknya bayi yang baru bisa berjalan, namun ada juga yang terbang.
Suara mereka bersahut - sahutan memanggil dengan kata "mama" .. ada beberapa bayi yang hanya menangis.
__ADS_1
Aura yang keluar dari bayi - bayi ini sangat menyeramkan . Mereka terlihat sangat marah menatap ke arah kami bertiga.
Aku harus menyingkirkan mahkluk yang menyerupai bayi ini , benak ku
Segera ku baca beberapa ayat , ku keluarkan cahaya putih dari kedua tangan ku. Ku lihat mereka mundur sambil menjerit - jerit kepanasan .
Lampu - lampu di seluruh rumah berkedip - kedip , entah dari mana tiba - tiba saja angin kencang berhembus di dalam rumah. Suasana rumah semakin mencekam .
Tiba - tiba aku seperti tersedot ke sebuah lorong serba putih, kemudian berhenti di suatu tempat .. tunggu , tempat ini bentuk nya sama persis dengan rumah baru ku.
Ku sapu kan pandangan ke sekeliling , benar .. ini rumah baru ku dengan furniture dan desain yang sedikit berbeda. Terlihat sebuah kalender menggantung di salah satu sudut ruangan , aku pun terkejut ketika melihat tahun yang tertulis di sana . 1992, gumamku sambil menoleh ke arah lain.
Lalu aku melihat ada beberapa wanita muda sedang duduk di ruang tamu dan ruang tengah . Beberapa wanita berusia sekitar empat puluh tahun ke atas berpakaian serba putih berjalan mondar mandir membawa baskom , handuk dan entah apa lagi. Mereka tidak menyadari kedatangan ku.
Terdengar suara perempuan menjerit - jerit, aku pun segera mengikuti langkah perempuan berbaju putih ke sebuah ruangan . Di dalam nya aku melihat seorang perempuan muda yang sedang melahirkan atau lebih tepat nya di paksa mengeluarkan bayi di bantu dengan seorang lelaki , yang memakai jas putih.
Lelaki tersebut menyuntik kan sesuatu yang membuat wanita itu kesakitan , tak lama kemudian keluarlah bayi yang sangat kecil . Bayi tersebut tidak menangis , kemudian wanita yang memakai pakaian serba putih itu membungkus bayi tersebut dan meletakkan nya di sebuah wadah. Darah mengalir menimbulkan bau amis di ruangan tersebut.
Setelah membantu wanita muda tadi bersih - bersih , wanita muda tersebut menyerah kan amplop yang cukup tebal .
"Terimakasih ya dok " ucap nya sambil tersenyum dan menyalami lelaki itu
"Sama - sama , lain kali kalo belum siap pakai 'pengaman ' saja " ucap dokter itu
Wanita muda tersebut mengangguk kemudian pergi meninggalkan rumah itu.
Wanita muda berikutnya masuk , saat masuk ku perhatikan perut nya membesar dengan ukuran yang berbeda antara wanita muda yang satu dengan yang lain . Ketika keluar perut wanita muda tersebut sudah kempes, wanita itu terlihat lemas , pucat dan meringis .. Ia berjalan sedikit tertatih.
Lalu ku ikuti kembali wanita yang memakai pakaian serba putih tersebut ke halaman belakang rumah.
"Astagfirullah " ucap ku spontan ketika wanita itu menggali tanah lalu menguburkan bayi yang tadi di bungkus nya . Ia menguburkan bayi itu dengan sangat tidak layak .
Aku melihat ke dalam di mana banyak wanita muda duduk , rupa nya mereka mengantri ingin menggugurkan kandungan nya, batin ku
Lalu aku pun seperti tersedot kembali dan terhempas kembali bersama mahkluk - mahkluk yang menyerupai bayi - bayi itu.
"Baik lah, aku mengerti " ucap ku kemudian ku baca kan doa agar mereka kembali ke alam nya dan tidak menganggu lagi . Mereka pun berubah menjadi kepulan asap dan menghilang.
Aku pun segera kembali ke tubuh ku .
"Alhamdulilah kamu sudah kembali .. istirahatlah dulu " ucap abah
Ku lihat abi menghampiri ku,
" Danu, mari makan nak ... energi mu sudah terkuras selama dua hari ini"
Aku pun beranjak dan mengikuti abi ke ruang makan . Selesai makan aku permisi sebentar ingin bersih - bersih .
Ketika aku sedang rebahan di kamar ku tiba - tiba aku sudah berada di alam lain . Di hadapan ku kini ada seorang bayi dengan kepala tiga . Dia merupakan sesosok jin jahat yang tidak suka dengan kehadiran kami .
__ADS_1
Aahh masih ada aja yang bandel, pikir ku. Aku tidak mau terjebak terlalu lama di dunia gaib, segera ku keluarkan ajian sapu jagad untuk memusnahkan jin tersebut .
Tanpa basa basi dan dialog , ku baca beberapa ayat dan doa sapu jagad . Ku tiupkan ke arah nya dengan tenaga dalam penuh . Angin yang keluar dari mulut ku akan terasa panas jika menyentuh mahkluk gaib. Tidak akan ku beri kesempatan meski secuil pun, benak ku. Ku selimuti tubuh jin tersebut , sedikit demi sedikit tubuh jin itu mengeluarkan asap . Mata nya merah menatapku nyalang . Meski ia berusaha menahan namun terlihat jelas kalau ia menahan rasa sakit yang amat sangat. Hingga akhir nya ku lanjutkan dengan memukul dari jarak jauh cahaya putih yang ku keluarkan dari kedua tangan ku.
Dhuuaarrr .. Seketika tubuh nya hancur berkeping - keping. Lalu berubah menjadi kepulan asap dan menghilang .
Aku pun segera membaca doa untuk kembali ke tubuh ku .
Ku buka mata perlahan, ku rasakan cahaya terang menyambut mata ku . Ku rasakan tubuh ku basah oleh keringat. Di sebelah ku sudah ada umi dan abi ku .
"Danu , kamu sudah sadar nak .. Alhamdulilah" ucap umi
""Eehhmm iyaa um , memang aku sudah berapa lama um ? "tanya ku
"Tadi sewaktu umi ke kamar mu , umi bangunin tapi ga bangun- bangun. Kata abah , kamu sedang di alam lain. Ya sudah kami ga mau ganggu , jadi kami di sini aja berdoa sambil nemenin kamu . Sekarang sudah jam tiga pagi , cukup lama juga kamu baru sadar , Dan " lanjut umi
Pagi hari nya setelah sholat subuh , aku mengajak keluarga ku berbincang kecuali Dania. Karena aku khawatir Dania akan semakin ketakutan jadi aku baru mulai bicara setelah Dania selesai sarapan dan kembali ke kamarnya .
Sambil sarapan santai di ruang terbuka yang mengarah ke halaman belakang , kami ngobrol - ngobrol . Kemudian aku pun membuka pembicaraan mengenai apa yang ku alami selama di alam gaib.
Abah, umi Kusuma ,umi ku dan abi menyimak cerita ku dengan serius . Hingga akhir nya ,
"Kalau begitu ini harus di laporkan ke pihak berwajib. Biar nanti abah hubungi polisi kenalan abah untuk membantu kita " ucap abah .
Sementara itu umi ku nampak shock setelah mengetahui bahwa di rumah baru ini terdapat kuburan bayi - bayi hasil aborsi .
Sore nya datanglah beberapa petugas kepolisian setempat , mereka pun mulai memeriksa halama belakang rumah ku. Setelah di beri garis kuning , rencana nya besok pagi baru akan di mulai penggalian.
Dania,umi ku dan umi Kusuma di minta untuk tinggal di rumah lama kami sampai proses penggalian selesai .
Awal nya umi ku menolak, tapi Dania merengek karena ia takut jika nanti melihat jasad atau tulang belulang dari bayi - bayi malang tersebut.
Jam delapan pagi para petugas forensik dan kepolisian sudah datang , mereka memulai penggalian . Setelah satu jam menggali terlihat sehelai kain yang sudah menghitam karena bercampur tanah , darah dan di makan usia .
Penggalian di lanjutkan dengan tangan yang memakai sarung tangan tebal agar tidak merusak isi yang di bungkus kain tersebut. Setelah tanah terbuka mulai lah kain tersebut di buka dan terlihat lah tulang belulang yang berukuran kecil .
Kain yang melapisi tulang- tulang tersebut di lapisi kembali dengan kain putih yang telah di siapkan oleh tim forensik kepolisian . Lalu di letakkan di dalam box plastik . Berdasarkan informasi ku, pihak kepolisian sudah menyiapkan beberapa box plastik sebagai alat untuk menyimpan tulang - belulang bayi tersebut.
Penggalian di lanjutkan ke seluruh halaman belakang , menjelang siang sudah terbongkar tiga puluh satu jasad bayi .
Sementara itu abi , abah , seorang polisi sedang berbincang dengan ketua RT dan RW yang juga di undang agar ikut menyaksikan. Ada beberapa tetangga yang juga hadir .
Menurut keterangan dari pengurus lingkungan dan warga setempat yang cukup lama tinggal di perumahan ini , rumah ini dulu nya sempat di tinggali oleh seorang dokter.
################################
Haaii para readers terzeyeeng .. ini novel pertamaku , mohon maap jika banyak typo dan alurnya masih berantakan πππ¬
PLiiss bantu aqoh memperbaiki dengan saran2 kalian yaπ€© .. LIKE π ,,, KOMEN π ,,, VOTE β Terimakasiih πππ€ luv u all π€
__ADS_1