SANTRI PILIHAN

SANTRI PILIHAN
BAB . 35 . BALAS DENDAM RATU SILUMAN ULAR


__ADS_3

Nindy memilih tinggal bersama ummi Kusuma dan abah di pesantren . Ia ingin memperbaiki ibadah dan memperdalam agama nya . Ia membantu ummi mengurus pesantren dan juga rumah , sebagai tanda balas budi nya atas kebaikan ummi dan abah . Namun sesekali ia juga mengunjungi panti . Abah dan ummi sangat senang dengan kehadiran Nindy , Nindy pun di biayai sekolah nya sampai lulus oleh abah dan ummi .


Di sekolah Nindy semakin akrab dengan geng Danu. Saat ini mereka semua sedang mempersiapkan untuk ujian kenaikan kelas . Tak terasa satu tahun sudah di lewati oleh mereka .


Satu minggu sebelum libur sekolah, pihak sekolah mengadakan acara camping di sebuah hutan yang terletak agak ke pelosok . Rencana nya mereka akan ber camping selama empat hari tiga malam .


Satu kelas terdiri dari empat tenda besar , dua tenda untuk laki - laki , dua lagi untuk perempuan . Setiap tenda di beri nama dan memiliki seorang penanggungjawab nya . Danu dan teman satu tenda nya memilih ' BAHAGIA' sebagai nama tenda nya . Nama itu di tulis di sebuah kertas lalu di tempelkan di depan tenda . Dan mereka sepakat untuk memilih Danu sebagai ketua tenda nya yang bertanggung jawab terhadap kelengkapan mau pun keperluan semua anggota nya . Satu tenda berisikan sepuluh anggota .


Sedang kan Lita dan Sherly berbeda tenda , tenda Sherly bernama 'NYAMAN ' yang di ketuai oleh Amelia . Sedangkan tenda Lita bernama 'Indah ' yang di ketuai oleh Tika .


Nindy berada di tenda yang bernama ' KEBERSAMAAN ' dan di ketuai oleh Rahayu .


Untuk Arief dan Ervan , mereka satu tenda berada di tenda yang bernama 'RUMAH' dan di ketuai oleh Budi .


Sedangkan Ibnu berada di tenda yang bernama 'SAHABAT SEJATI' dan di ketuai oleh Deden .


pihak sekolah sengaja menggunakan tenda besar dan menempatkan siswa dalam jumlah banyak dalam setiap tenda nya agar bisa menghindari hal - hal yang tidak di inginkan .


Tenda yang terpasang ada enam tenda pelajar , dari tiga kelas. Dua tenda untuk panitia , satu tenda untuk perlengkapan dan kesehatan , satu tenda untuk dapur umum .


Total keseluruhan ada sepuluh tenda besar . Transportasi yang di gunakan yaitu empat bus dan sebuah mobil bak terbuka yang berisi aneka peralatan .


☆☆☆☆☆


Tiba di lokasi camping, masing - masing ketua mulai membagi tugas . Ada yang memasang tenda , menyiapkan perlengkapan dapur , dan lainnya . Setelah semua selesai , para siswa di kumpulkan di tanah lapang tak jauh dari tenda . Mereka mendapat wejangan dan pantangan selama berada di area hutan dari pembina kegiatan dan juga seorang warga sekitar yang di anggap memahami situasi .


☆☆☆☆☆


Menjelang magrib , semua siswa sudah harus berkumpul . Termasuk tim pencari kayu bakar untuk acara api unggun nanti malam .


Namun sampai selesai sholat magrib , masih belum terlihat juga tumpukan kayu nya . Pembina pun memanggil semua ketua tenda, termasuk Danu . Mereka berkumpul di tenda peralatan .


" Anak - anak , sebagian tim pencari kayu bakar belum kembali . Dari dua tim yang di kirim , satu tim masih belum kembali . Coba di data siapa saja yang belum kembali ke tenda , lima menit kumpul lagi di sini ya " ucap pembina , pak Handoyo .


" Baik pak " jawab murid - murid serempak . Lalu segera berlari ke tenda masing - masing . Lima menit kemudian mereka kembali ke tenda peralatan .


"Sebutkan nama tenda dan nama anggota yang belum kembali " lanjut pak Handoyo


"Dari tenda NYAMAN , Bella belum kembali ,pak . Yang lain lengkap , pak" ucap Amelia


"Dari tenda INDAH , Risna belum kembali, pak . Yang lain lengkap " lanjut Tika


"Dari tenda KEBERSAMAAN , Marni belum kembali, pak . Yang lain lengkap , pak " sambung Rahayu


Dari tenda RUMAH , Ervan yang belum kembali , pak . Lain nya lengkap " ucap Budi


Dari tenda BAHAGIA , Wisnu belum kembali , pak . Lainnya komplit, pak " ucap Danu


Dari tenda SAHABAT SEJATI , Ibnu belum kembali , pak . Yang lain nya lengkap "ucap Deden


" Baik , berarti ada enam orang yang belum kembali ya .. Bella , Risna , Marni , Ervan, Wisnu , Ibnu " ucap pak Handoyo sambil mencatat di kertas kecil nya .


Danu melihat ekspresi panik dan bingung di wajah pak Handoyo dan juga teman - teman nya yang lain . Ia pun sebenar nya panik karena kedua teman dekat nya ikut menghilang, namun ia berusaha tenang .


" Nanti acara akan di lanjutkan sesuai dengan jadwal . Kalian para ketua tenda di harapkan bisa memberikan jawaban yang menenangkan teman yang lain supaya ga gaduh dan panik . Selain itu harap tidak berpisah dari kelompok ya , bapak dan panitia akan melakukan pencarian " ucap pak Handoyo panjang lebar


" Baik pak " jawab mereka serempak kemudian kembali ke tenda


Sesampai nya di tenda , semua bersiap untuk acara selanjut nya . Acara terus berjalan , pak Handoyo dan beberapa panitia tidak terlihat .


Sampai sekitar jam sepuluh malam , ketika sedang mengitari api unggun yang menggunakan kayu hasil pencarian dari tim satu . Tiba - tiba ada seorang siswa yang mengelepar di tanah . Para siswa pun menjerit ketakutan sambil berlari mundur .


" Yang lain kembali ke tenda , tidak boleh berpencar . Kalo mau kemana - mana harus berdua ato lebih . Jangan ngelamun , ingat " ucap panitia yang lain dengan setengah berteriak , yaitu bu Ani .


Para siswa segera meninggalkan lapangan dan kembali ketenda .


Setelah Danu memastikan teman nya sudah masuk semua ke tenda , ia pun segera kembali ke lapangan . Ia melihat teman nya itu bernama Didi yang kesurupan .


"Danu , bisa bantu menyadarkan Didi ga ? Ini kita masih nunggu ustad sekitar sedang di jemput tapi belum dateng - dateng" ucap bu Ani panik .


" Insyaa Allah bu , saya coba ya "jawab Danu


Ia pun menghampiri Didi yang meliuk - liuk di tanah sambil mendesis . Mata nya merah , melotot . Mata nya semakin lebar ketika melihat Danu datang, ia pun bergerak menjauhi Danu .


Danu terus berjalan pelan sambil membaca doa - doa .


"Assalamualaikum " sapa Danu yang telah lebih dulu membuka mata batin nya

__ADS_1


Didi terus meliuk - liukkan tubuh nya menghindar dari tangan Danu yang hendak menyentuh ubun - ubun nya. Dengan sigap Danu sedikit mempercepat gerakan nya , dan memegang kepala Didi . Danu sedikit menekan ubun - ubun Didi . Kemudian ia memejamkan mata untuk konsentrasi berkomunikasi melalui batin .


" Rupa nya kau , anak buah siluman ular ya .. Belum kapok juga kau ya " ucap Danu


" Kau ,,tidak akan lepas dari dendam ratu ku " ucap ular anak buah siluman ular


" Kemana kau bawa teman - teman ku yang lain , hah" lanjut Danu


"Kau dan yang lain nya tidak akan bisa menemukan nya .. Haaa haa haaa " jawab ular itu lalu keluar dari tubuh Didi . Tubuh Didi tergeletak di atas tanah . Ia pun segera sadar , walau pun masih lemas .


" Lhoo kok pada ngerumunin gue .. Emang gue kenapa ya, Bud ?" tanya Didi dengan tatapan bingung menatap Danu , Budi , bu Ani dan beberapa panitia lain yang sedang melingkar di sekitar nya


"Minum dulu nih Di , abis itu balik ke tenda " ucap Budi


Didi pun menurut , ia minum dengan lahap . Setelah di beri minum , Danu dan Budi mengantar kan Didi ke tenda .


Sesampai nya di tenda ,


" Di , sebelum acara makan malam bersama tadi lu ada ngerasa sesuatu yang ga enak ato apa gitu ?" tanya Budi


Didi pun terlihat berpikir sebelum menjawab pertanyaan Budi .


" Eehhmm gimana ya ..Awal nya gue kayak denger suara uler gitu. Gue kan celingukan nyariin takutnya nanti ada yang di gigit . pas gue nengok ke belakang , ada uler nya . Terus gue liat mata nya , tiba - tiba gue inget apa - apa lagi padahal gue mo teriak tadi nya " ucap Didi


"Oohh ,,tadi lu kesurupan Di .. Abis ini lu jangan ngelamun ato mikir yang aneh - aneh ya " lanjut Budi


"Hehe lu tau aja gue lagi ngelamun , Bud " jawab Didi cengengesan


" Biasa nya ya gitu, kalo orang kesurupan itu ya lagi bengong .. Kata nya sih " lanjut Budi sambil cengir


" Okee deh gue ga mo bengong lagi .. Badan gue pada sakit semua nih " ucap Didi lagi


Aku hanya diam mendengar kan percakapan Budi dan Didi.


Sampai di tenda Budi " Lu istirahat ya Di , gue balik ke tenda gue dulu , bro " ucap ku kepada Didi dan Budi


"Oke , thanks Dan " ucap Budi dan Didi . Danu hanya mengangguk , lalu meninggalkan mereka berdua.


Tapi Danu tidak kembali ke tenda nya , ia memanggil gengnya Yaitu Arief , Sherly dan Lita .


" Oke siap ,, lu mau di mana lokasi nya ?" tanya Arief


" Di tenda peralatan aja biar ga ganggu yang lain " ucap ku


Yang lain mengangguk . Aku segera menuju tenda peralatan , ku gelar sajadah setelah sebelum nya mengambil wudhu . Ku lihat Sherly dan Lita menjaga di pintu tenda .


" Abah , minta restu .." ucap ku melalui batin ke guru ku


"Pergilah , Hati - hati Dan " terdengar suara abah , tentu nya hanya Danu yang mendengar nya


Wuusshhh .. Ruh Danu segera melayang , di dampingi ki Rambai , Danu melesat masuk ke alam gaib .


Kalau untuk urusan mencari ruh di alam gaib , ki Rambai ahli nya .


Danu melihat segerombolan orang di tengah gelap nya hutan sedang berkeliling membawa senter dan peralatan lainnya. Ternyata mereka adalah pembina , beberapa orang panitia dan warga sekitar . Mereka bersahutan memanggil ke enam orang siswa yang hilang .


Danu terus melesat, meninggalkan segerombolan panitia dan yang lain nya .


"Harus nya mereka mencari kayu bakar tidak jauh dari lokasi camping .. Kenapa mereka belum terlihat ya " gumam Danu


Di kejauhan terlihat sebuah gubuk reyot, yang sangat jelek. Dinding nya terbuat dari bilik kayu yang sudah bolong - bolong , jika di lihat oleh mata biasa .


Lain hal nya yang di lihat oleh Danu dan ki Rambai , sebuah gerbang besar . Danu pun terus melesat masuk ke dalam gerbang . Di sana banyak sekali anak - anak remaja usia SD sampai SMA .


Danu tahu itu bukan ruh manusia, tapi Danu tidak boleh ceroboh dan gegabah karena bisa saja ke enam teman nya ada di antara mereka .


Danu menghentikan langkahnya ketika melihat sebuah pendopo yang megah , di sana terdapat kursi singgasana yang sedang diduduki oleh seorang ratu . Tiba - tiba saja ratu itu melesat dan menghampiri kerumunan remaja .


" KAU .. " ucap nya sambil menunjuk Danu


Para pengawal ratu sudah bersiap dengan senjata nya dan mengelilingi Danu .


" Iya aku ..,Kenapa ? kau takut ? " ledek Danu


" Di mana kau sembunyikan teman ku ?" lanjut Danu


" Kau tidak akan menemukan mereka , mereka sudah ku latih untuk menjadi pasukan ku .. Hhahaha " jawab nya sumringah

__ADS_1


"Baiklah ,, kali ini tidak akan ada kesempatan untuk kabur " ucap ku menahan amarah


" Bismillahirrohmanirrohiimm .. " ku baca beberapa ayat , ku keluarkan senjata ku dan mulai menyerang nya . Sedangkan ki Rambai melawan para pengawal dan pasukan ratu . Dia adalah ratu siluman ular yang kabur ketika melawan Danu dan abah . Ia membuat istana baru dan mulai menghimpun pasukan . Namun sayang manusia yang ia culik untuk di jadikan pengikut nya ternyata teman Danu .


Kini ia harus berhadapan kembali dengan Danu .


Sementara itu di tempat camping , kegiatan camping di hentikan . Bahkan bu Ani sudah melapor kehilangan siswa kepada kepala desa setempat dan juga pihak polisi . Siswa yang lain di kumpulkan di aula desa agar lebih mudah di awasi oleh bu Ani dan lain nya . Semua tenda sudah di bongkar , kecuali tenda peralatan . Arief di izinkan untuk menjaga tubuh Danu di sana .


Di alam gaib Danu masih bertarung , ratu itu sudah merubah ke wujud asli nya . Wujud ular setengah manusia . Ia menyemburkan cahaya merah dari mulut nya .. Cahaya merah itu memiliki hawa panas dan bau busuk .


Danu menangkis cahaya merah tersebut dengan perisai cahaya putih kebiruan . Danu pun melakukan serangan balik ke siluman ular itu . Ia menyerang dengan cahaya putih terang bertubi - tubi , membuat suasana di sana menjadi terang menyilaukan . Jika siluman itu tidak menutup mata nya maka mata nya akan buta terkena serangan cahaya dari Danu .


Danu membuat panah dari cahaya kuning keemasan , lalu mengirimkan ke siluman tersebut . Meski pun di tangkis , namun ada beberapa panah yang mengenai tubuh nya .


Aaaaaaa .. Sseeeettt wwuuusshhh.. , siluman itu kembali menyemburkan cahaya merah ke Danu .


Hhiiaaaa .. jraasshh jraaasshh jraasshh , Danu menangkis nya . Cahaya itu seketika padam terkena perisai Danu .


Hhhmmmpp Hhaaaa ..,, Danu menghela nafas lalu menghembuskan dengan sekali hentakan ke arah ratu siluman itu , seketika angin panas bertiup dengan kencang menghanguskan semua yang ada di sekitar ratu ular itu . Para pengawal yang tersisa hangus terbakar , begitu pun para anak siluman . Mereka menjerit sambil berlarian . Ratu ular itu terlihat panik , ia mulai menyerang Danu dengan ekor nya .


Danu melompat kesana kemari menghindari sabetan ekor nya, sambil terus membaca doa .


Kemudian ia meniupkan ke kedua telapak tangan nya hingga keluar warna keperakkan , kemudian ..


Hoopp , ia menangkap ekor nya ..


"Whaaa .. Aaaaa .. " ular itu menjerit kencang . Ia merasakan panas dan nyeri di ekor nya yang kemudian menjalar ke tubuh nya .


Danu terus memegang dan menahan ekor ratu ular itu dengan sekuat tenaga agar tidak terlepas . Ekor ular itu semakin kencang gerakan nya , membuat Danu ikut terombang - ambing .


Hhiiaaaa .. Hhhmmmppff , Hhaaa .. , Danu mengeluarkan hentakan kembali dan di salurkan ke telapak tangan nya .


" Aaaakkhhh ,, brengseeekkk kaauu , bocaahh .." jerit ratu ular itu . Ia melihat ekor nya mulai menghitam , hangus terbakar . Rasa sakit semakin menghinggapi tubuh nya . Tenaga nya terus berkurang sampai akhir nya ia lunglai . Menggelepar - gelepar , kemudian seluruh tubuh nya hangus terbakar , menyisakan kepulan asap hitam tebal . Yang lambat laun menipis dan menghilang .


Setelah ratu ular itu lenyap, Danu menemukan ke enam teman nya sedang duduk di tanah dengan tatapan kosong .


Danu pun menepuk satu per satu pundak teman nya , mereka pun langsung tergeletak pingsan .


" Ki Rambai , kita harus membuat mereka kembali terlihat " ucap ku


" Baik Dan " jawab ki Rambai


Aku pun memejamkan mata dan duduk di hadapan teman ku yang masih pingsan, kemudian membaca doa untuk membuka tabir yang menutupi mereka. Tabir cakra itu sengaja di buat oleh ratu ular agar tidak ada yang bisa melihat , bahkan oleh para dukun sekali pun.


Setelah selesai , ku buka mata . Mereka sudah berada di dalam gubuk reyot ,dengan posisi duduk di lantai menyender ke dinding .


" Aku akan kembali ke tubuh ku dan membawa bantuan , tolong jaga mereka dulu ya ki " ucap ku . Setelah ku lihat ki Rambai mengangguk, aku segera melesat dan masuk kembali ke tubuh ku .


Ku buka mata , ku sapukan pandangan ke sekeliling ku .. Aku masih di tenda peralatan, suasana nya terasa sepi sekali .


Aku pun segera beranjak keluar tenda, Arief dan pak Handoyo segera menghampiri ku


"Kamu baik - baik saja , Dan ?" tanya pak Handoyo cemas


".Alhamdulilah baik , pak .. Yang lain pada kemana pak ?" tanya ku setelah ku lihat tidak ada lagi tenda yang lain, dan juga teman - teman ku.


" Mereka sudah di pulangkan seminggu yang lalu , Dan ... Tadi nya bapak sempat bingung dengan kamu ,tapi Arief sudah menjelaskan semua nya tentang kelebihan mu. Jadi bapak hentikan pencarian , memulangkan semua siswa dan panitia. Bapak putuskan menunggu kamu saja , ternyata Arief juga minta ikut . Alhamdulilah bapak jadi ada temennya di sini " ucap pak Handoyo panjang lebar


"Ooh gitu .. Pak, mari kita jemput ke enam orang teman . Mungkin perlu di dampingi yang lain juga " jawab ku


" Baik, kalau begitu biar bapak hubungi kepala desa dulu ya " ucap pak Handoyo


"Baik pak " ucap ku


Sambil menunggu yang lain datang, aku pun makan nasi bungkus yang di belikan oleh Arief .


Satu jam kemudian , datanglah kepala desa dan beberapa warga . Juga pihak polisi dan perawat dari puskesmas setempat . Kami semua berjalan ke arah pondok reyot selama satu setengah jam .


Sesampai nya di sana, aku segera membuka air mineral botol . Setelah ku bacakan doa , lalu ku usap satu persatu ke wajah ke enam teman ku .


Mereka pun tersadar seketika, namun nampak kebingungan dan linglung. Mereka segera di bawa ke puskesmas sebelum di pulangkan ke rumah masing - masing .


###############################


Haaii para readers terzeyeeng .. ini novel pertamaku , mohon maap jika banyak typo dan alurnya masih berantakan 🙏🙏😬


PLiiss bantu aqoh memperbaiki dengan saran2 kalian ya🤩 .. LIKE 👍 ,,, KOMEN 💕 ,,, VOTE ⚘ Terimakasiih 🙏🙏🤗 luv u all 🤗

__ADS_1


__ADS_2