
Selepas sholat isya, Danu menemui abah di rumah nya dan menceritakan semua nya tentang Nindy .
"Kita harus bertindak sekarang ,Dan .. Kamu siapkan khodam mu " ucap abah
Danu mengangguk dan segera meminta bantuan karuhun nya "Ki Rambai .. Aku butuh pertolongan mu . Bawa kami menemui siluman ular itu sekarang "
Tak lama kemudian , Danu dan abah sudah melepas raga . Di alam gaib , mereka menempuh perjalanan ke arah gunung utara . Di dampingi ki Rambai dan juga karuhun abah , mereka melesat bagai anak panah .
Sebuah gua besar dengan lambang kepala ular di kanan kiri nya terlihat dari kejauhan . Danu dan abah segera memasuki gua tersebut. Di dalam gua yang kalau di dunia nyata itu akan berbau pengap dan gelap . Berbeda dengan gua siluman ular di alam gaib ini, begitu terang dan menyerupai terowongan panjang .
Begitu sampai di ujung gua , mereka di cegat oleh para penjaga . Tanpa basa basi , Danu segera mengeluarkan cemeti nya. Ia menyabet semua para penjaga , dan memberikan jalan ke abah agar abah bisa langsung menemui ratu siluman ular . Sementara Danu yang menghadapi anak buah nya , pertarungan berlangsung sengit . Danu tidak ingin membuang energi dan waktu terlalu lama dengan anak buah ratu siluman ular , ia mengeluarkan jurus ajian sapu jagad nya .
Anak - anak buah siluman ular itu terkapar seketika di tangan Danu . Kemudian Danu melanjutkan perjalanan nya menyusul abah .
Setelah Danu masuk lebih ke dalam, jauh dari mulut gua , ia melihat abah dan ratu siluman ular sedang berduel .
Tiba - tiba , seeettt wuushhhh .. ekor siluman ular itu mengarah ke Danu . Dengan sigap Danu melompat menghindari sabetan nya .
Danu mengirimkan pukulan cahaya putih nya ke arah ratu siluman ,
Dhuuaaaarrr dhuuaaarrr .. Terdengar suara ledakan bertubi - tubi . Tubuh ratu siluman itu di penuhi asap putih , lambat laun asap itu menghilang .., terlihat lah tubuh ratu ular yang bercabang menjadi tiga . Mulai dari pinggang ke atas berbentuk tubuh manusia , yang di penuhi sisik sampai ke wajah . Ia pun memperbesar ukuran nya menjadi tiga kali lipat dari ukuran ular terbesar di alam manusia .
"Hhaa .. Haaa .. Hhaaa .. Tidak semudah itu memusnahkan ku , dasar manusia sok ikut campur " ucap ratu siluman itu , ia tertawa terbahak - bahak merasa menang karena mampu menghindari serangan ku
" Itu hanya pemanasan aja , jangan ge er kau " ucap ku memprovokasi nya
"Dasar bocah ingusan , cari mati rupa nya kau hhaah" ratu siluman itu mulai terpancing emosi nya
" Jangan banyak ngomong, kalo takut bilang aja .. Asalkan kau taubat , maka akan kami lepaskan " balas ku mengejek nya, abah pun terkekeh mendengar ledekkan ku
" Hhehh bocah tengik , kurang ajar kau .. Rasakann niih ! Hiiaaattt .. " ucap nya marah dan menyerang Danu dan abah dengan membabi buta
Ketiga tangan ratu siluman itu melakukan serangan bersamaan , ia mengirimkan bola - bola api . Mengepung aku dan abah .Sedangkan ekor nya berusaha menyabet kami dari arah samping . Lidah - lidah nya menjulur panjang , mencoba menangkap tangan ku dan abah .
Aku bersiap dengan membaca doa - doa yang ku tiupkan di kedua tangan ku , ku aliri dengan tenaga dalam penuh . Ku sebarkan ke seluruh tubuh ku dan abah agar terlindungi dari serangan ratu siluman ular.
Ku lihat abah juga sudah menyiapkan diri dengan ilmu kanuragan nya . Aku bersiap dengan ajian kalimah sada yang ku kombinasikan dengan ajian sapu jagad .
Sambil menghindari serangan nya aku pun membaca beberapa ayat , kedua tangan ku mengeluarkan cahaya putih keemasan kemudian ku hentakan ke tanah dengan satu kali tarikan nafas ,
"Bismillahirrohmanirohiim .. ALLAHU AKBAR !"
BUUUUMMM .. BUUUMMM .. BUUUMMMM.. Serangan bertubi - tubi ku arahkan melalui bawah , jarak ku dengan ratu ular itu sekitar dua puluh meter an.
Kemudian abah pun melakukan gerakan melompat sambil mengirimkan pukulan jarak jauh nya ke pinggang ratu ular itu .
Praakkk .. Terdengar bunyi seperti sekumpulan batang pohon bambu yang patah .
Kali ini ku serang ekor nya dengan pukulan gaib tenaga dalam penuh hingga ular besar tersebut terlempar beberapa meter ke belakang .
"Hhhkkkk .. Aakkhh .. " ratu ular itu kembali ke wujud asal nya , yaitu dengan satu tubuh . Ia juga memuntahkan cairan hitam , bau nya sangat amis dan busuk .
Danu dan abah masih bersiap untuk melakukan serangan kembali, namun ratu ular itu mengangkat sebelah tangan nya ,
" Tunggu.. hh .. Apah .. yang kalian .. hh.. inginkan .. ?" tanya nya sambil menahan sakit dan nafas yang tersengal - sengal
" Batal kan perjanjian mu dan lepaskan Nindy .. Lalu bertaubat lah " ucap abah dengan tegas
" Aku bisa melepaskan Nindy , tapi aku tidak bisa membatalkan perjanjian ku dengan kedua orangtua nya . Kalo aku tidak mendapatkan tumbal , maka mereka lah yang akan menjadi tumbal pengganti nya " ucap ratu ular itu
" Kalau begitu, bersiaplah menyambut ajal mu " ucap Danu yang sudah bersiap kembali dengan tenaga dalam penuh
" Tidakk , urusan ku belum selesai " ucap ratu siluman itu sambil menghilang
" Dia kabur bah ..,Gimana ini ?" tanya ku masih dalam kondisi terkejut
" Kita selamat kan ruh para korban tumbal yang lain agar mereka bisa kembali ke pencipta Nya " ucap abah
__ADS_1
Setelah para ruh tersebut terlepas, ada satu ruh yang menghampiri abah dan Danu ,
" Terimakasih karena sudah menepati janji untuk menyelamatkan ku dan semua tawanan ratu ular " ucap nya
" Kamu Lani ?" tanya Danu
" Iya, kakek Rambai pasti sudah cerita pada mu .. Terimakasih juga sudah menolong adik sepanti ku , Nindy " ucap Lani sambil tersenyum . Kemudian ia pun berpamitan lalu menghilang bersama cahaya terang .
" Kita kembali dulu ,Dan " ucap abah
Kemudian kami pun kembali ke tubuh masing - masing menjelang subuh .
" Coba kamu cek ke rumah nya Nindy dan juga ke rumah sakit nya hari ini " perintah abah
" Baik bah " jawab ku singkat
Sesampai nya di sekolah ,
" Dan ,, lo kemana aja .. lama banget ga sekolah nya ? Gue sampe bolak balik ke pesantren lo tapi temen asrama lo bilang kalo lo lagi ada urusan mendadak . Emang lo ada urusan apa sih sampe tiga hari ga sekolah ? " tanya Ibnu beruntun
" Cerita nya panjang , gimana kalo siang ini kita ke rumah sakit jenguk Nindy ?" tanya ku
" Boleh " jawab yang lain serempak
" Eehh tapi siapa yang tau nih alamat rumahsakit nya ? " tanya Ervan
Semua pun langsung melihat ke arah Danu,
" Iyaa gue udah tau , nanti gue sama Ibnu di depan , kalian konvoi di belakang kita ,,oke ?" ucap Danu
"Oke lah kalo begitu .. Siippp " jawab yang lain
Siang itu sepulang sekolah mereka langsung ke rumah sakit menjenguk Nindy ,
Mereka di suruh menunggu di sebuah taman yang berada di halaman dalam rumahsakit , tak lama datanglah Nindy menggunakan kursi roda , yang di dorong oleh seorang petugas berseragam putih .
" Saya akan kembali menjemput pasien Nindy di sini dalam dua jam kedepan ya " ucap nya sambil melihat ke jam tangan yang melingkar di tangan nya
Nindy tersenyum senang melihat Lita dan Sherly ,,mereka berpelukan ..
" Senang sekali bisa ketemu kalian lagi .. Gue pikir ga akan ketemu lagi " ucap Nindy sambil terisak
"Iiya , kita juga seneng bisa ketemu lo Nin .. Gimana kabar lo semenjak di sini ?" tanya Lita
Nindy melihat ke arah Ervan, Ibnu , Danu dan Arief sambil tersenyum .
" Makasih ya udah dateng , gaes " ucap Nindy
" Sama - sama Nin " ucap Arief , yang lain hanya senyum sambil mengangguk
" Sudah beberapa hari ini , gue ga di ganggu lagi sama ular - ular itu .. Mungkin sudah hampir empat hari ya kalo gue ga salah ngitung " ucap Nindy
" Emang setelah di sini lo masih di ganggu juga Nin ?" tanya Ibnu
" Iyaa Nu .."
Nindy pun menceritakan bagaimana ia di teror ular mulai dari di rumah sampai ke rumahsakit ini. Seperti nya ular - ular itu mengikuti kemana pun ia berada .
Setelah Nindy selesai bercerita ,
" Insyaa allah mulai hari ini lo udah ga di teror lagi Nin " ucap Danu
Nindy dan yang lain pun menatap Danu , dan Danu pun akhirnya menceritakan pertempuran nya melawan ratu siluman ular .
Nindy pun menunduk , membuat yang lain bingung.
" Kenapa Nin .. Kok lo sedih , harusnya kan lo seneng udah ga di teror lagi ?" tanya Sherly
__ADS_1
" Iya gue seneng banget , tapi gue bingung dengan nasib orangtua angkat gue .. kan ratu ular itu melarikan diri " ucap Nindy
" Yang lo maksud orangtua angkat itu siapa Nin ? " tanya Arief dengan tatapan bingung
Danu sebenarnya sudah tahu,,hanya ia tidak ingin membuka hal itu di hadapan teman - teman nya . Biarlah itu menjadi hak Nindy untuk menceritakan nya atau tidak .
Nindy menghela nafas ,, dengan wajah sedih ia pun menceritakan sebuah peristiwa yang membuat diri nya terpukul .
Pov Nindy ,
Pintu kamar tiba - tiba terbuka, masuk lah kedua orangtua ku yang diantar oleh seorang perawat .
"Mama ..... Papa .... " ucap ku sambil memeluk mereka bergantian
" Apa mama dan papa ingin membawa ku pulang ? " tanya ku dengan penuh harap
Ku lihat mereka saling menatap , kemudian
" Tidak, kau belum sembuh .. Sebaiknya tetap di sini " ucap papa ku
" Tapi kenapa pa .. Aku sehat , aku mau pulang sama papa dan mama .. Ku mohon , pa " lanjut ku merengek
" Apa papa dan mama tidak kasihan sama Nindy ? Biarkan Nindy pulang yaa " lanjut ku
" Tidak Nindy , sekali papa bilang tidak ya tidak .
Kamu di sini sampai di jemput oleh nyi ratu " lanjut papa ku
"Siapa nyi ratu , pa .. Kenapa papa membiarkan anak kandung papa di ambil orang lain ?" tanyaku kembali
" Apa kau bilang ..,Anak kandung ? Tidak Nin,,kau bukan anak kandung kami. Kami mengambil mu dari panti asuhan . Jadi sebaiknya kamu menurut saja apa yang kami suruh , anggap itu sebagai balas budi kepada kami karena udah menampung mu selama ini " jelas papa ku
" Ma , apa betul yang di katakan papa ?" tanya ku
" Iya Nindy .. Kami memilih untuk tidak memiliki anak . Dan mengambil anak - anak panti untuk kami jadikan tumbal agar kami hidup mewah " ucap mama ku tanpa ragu
Seketika tubuh ku lunglai , aku terjatuh ke lantai .. Dada ku sangat sesak .
Sejak saat itu orangtua ku belum mengunjungiku lagi . Dan beberapa hari kemudian ular - ular itu pun berhenti meneror ku. Padahal aku sudah pasrah , jika ingin di ambil sebagai tumbal . Karena aku tidak memiliki siapa - siapa lagi .
Pov Nindy end.
" Gue ga tau lagi harus kemana ,,gue udah ga punya siapa - siapa " ucap Nindy sambil menangis
" Tenang Nin, lo masih ada kita " balas Lita
" Iya Nin, kalo lo mau nanti gue bisa ngomong ke abah dan ummi .. Nanti lo bisa tinggal di pesantren ummi . Dan gue yakin abah dan ummi juga pasti ga keberatan buat biayain sekolah lo sampe lulus. Sepulang dari sini gue akan langsung ngomong supaya lo bisa segera keluar dari sini " ucap Danu panjang lebar
" Makasih banyak ya gaes .. Maaf gue jadi ngerepotin dan udah nyusahin lo semua " jawab Nindy
Dua jam tak terasa telah berlalu, Nindy pun di bawa kembali ke ruangan nya . Mereka pun berpamitan lalu kembali pulang ke rumah masing - masing .
☆☆☆☆☆
Sementara itu terjadi kehebohan di kediaman Ardi dan Minna , orangtua angkat Nindy . Satu per satu usaha nya jatuh bangkrut . Mbak Yum sudah di pulangkan ke kampung nya karena mereka sudah tidak mampu membayarkan gaji nya . Rumah mewah mereka pun di sita oleh bank .
Permohonan adopsi yang mereka ajukan kembali pun di tolak karena pihak panti merasa ada kejanggalan . Anak adopsi yang pertama meninggal karena kecelakaan , menurut pengakuan mereka. Sedangkan yang kedua sakit jiwa . Akhir nya pihak panti pun melaporkan ke polisi kecurigaan nya terhadap Ardi dan Minna .
Polisi menemukan fakta ada nya pembunuhan terencana terhadap Lani , sehingga mereka pun mendapatkan hukuman dengan pasal berlapis . Dan polisi juga tidak menemukan tanda - tanda Nindy sakit jiwa , hasil tes nya menunjukkan Nindy sehat dan normal .
Pihak panti pun menawarkan Nindy untuk tinggal di sana kembali , dan akan tetap membiayai sekolah nya sampai lulus .
Ratu siluman ular rupa nya benar - benar menagih janji nya , ia meneror Ardi dan Minna . Lalu membunuh nya dan mengambil jiwa sesat mereka . Ardi dan Minna meninggal di dalam sel tahanan . Setelah itu ratu siluman ular tersebut pun menghilang .
Abah dan Danu kembali ke gua ratu siluman ular dan menghancurkan nya , hingga rata dengan tanah . Tidak ada yang tersisa lagi .
###############################
__ADS_1
Haaii para readers terzeyeeng .. ini novel pertamaku , mohon maap jika banyak typo dan alurnya masih berantakan 🙏🙏😬
PLiiss bantu aqoh memperbaiki dengan saran2 kalian ya🤩 .. LIKE 👍 ,,, KOMEN 💕 ,,, VOTE ⚘ Terimakasiih 🙏🙏🤗 luv u all 🤗