Sebatas Formalitas

Sebatas Formalitas
BAB 29


__ADS_3

"Apa? Apa maksud papa?" Tanya Kaivan


"Papa......" mama Hesty kaget dengan ucapan papa Chandra


"Kamu yang mengatakan sendiri Kaivan, kalau kamu dan Freya memikirkan anak ketika Freya sudah lulus. Bukankah sekarang saat nya??" Jawab papa Chandra


"Pah aku mohon. Jangan bahas soal perusahaan, aku, Kivandra maupun Freya. Pikirkan lah kesehatan papa, hanya itu yang aku mau dari papa" ucap Kaivan lalu keluar dari ruangan.


Freya yang ingin melihat papa Chandra tapi tidak memberanikan diri mendengar percakapan mereka. Dia pun langsung bersembunyi sebelum Kaivan melihat nya.


Ceklek.......Kaivan berada dalam mobil nya.


"Aaaaahhh. Kenapa jadi begini?? Tidak mungkin aku melakukan apa yang papa minta. Itu sangat keterlaluan dan tidak adil untuk Freya apalagi Kivandra." Ucap Kaivan


🖤🤍🖤🤍🖤🤍🖤🤍


Ceklek......Freya masuk ke kamar Kivandra.


"Kivandra.......Kivandra......" panggil Freya


Kivandra yang berada di balkon kaget mendengar suara Freya.



Freya langsung menangis di pelukan Kivandra.


"Hei.....ada apa?? Apa sebegitu nya kamu rindu pada ku sampai menangis seperti ini? Hmmm?" Tanya Kivandra


"Ak.....aku baru dari rumah sakit" jawab Freya


"Rumah sakit?? Jenguk papa?? Apa papa melakukan sesuatu pada mu?" Tanya Kivandra


"Saat di depan ruangan nya aku tidak berani masuk. Tapi.........aku mendengar apa yang papa katakan pada Kaivan" jawab Freya


"Okeeey. Apa yang dikatakan papa pada Kak Kaivan? Hmm?" Tanya Kivandra


"Papa.......papa.......hiks......hiks....." Freya tidak ingin mengatakan hal yang dikatakan papa Chandra


"Apa sayang?? Apa yang papa katakan? Hmm? Gak apa-apa kok. Katakan saja" tanya Kivandra


"Papa minta Kaivan menghamili ku. Sesuai dengan apa yang dikatakan Kaivan pada media dulu. Setelah aku lulus baru kami rencana punya anak." Jawab Freya


"Apa??? Shi*........" umpat Kivandra


"Aku harus bagaimana??"tanya Freya lalu Kivandra memeluk nya



"Papa benar-benar keterlaluan. Trus Kak Kaivan bilang apa?" Tanya Kivandra


"Kaivan menolak. Trus keluar dari ruangan papa" jawab Freya


"Kamu tenang ya....aku akan menemui Kak Kaivan dan membicarakan hal yang tidak masuk akal ini" ucap Kivandra

__ADS_1


"Hmmm" jawab Freya.


💔🖤💔🖤💔🖤💔🖤💔🖤


Kring.....kring.....kring....ponsel Kaivan berdering.


"Hallo Vandra....." Ucap Tristan yang menjawab telepon Kaivan


"Oh Kak Tri. Kak Kaivan di apartemen mu ya?" Tanya Kivandra


"Iya. Dia sekarang lagi mandi" jawab Tristan


"Ya udah katakan pada nya aku akan datang untuk menemui nya" ucap Kivandra


"Hmm okey" ucap Tristan lalu sambungan telepon terputus.


Ceklek......Kaivan keluar dari kamar mandi.


"Eh Vandra tadi telepon"ucap Tristan


"Vandra? Dia mau apa?" Tanya Kaivan


"Hmm iya Vandra. Katanya dia akan datang ke sini untuk bertemu dengan mu." jawab Tristan


"Apa dia mau tanya kabar papa?? Kenapa gak ditelepon aja?" Tanya Kaivan


"Mungkin penting. Gih pakai baju, nanti Kaivan keburu datang dan berpikir yang tidak-tidak" jawab Tristan


"Tidak-tidak apa maksud mu?? Aku gak ngerti" Goda Kaivan


"Hahhaha iyaaa sayang" ucap Kaivan.


.


.


.


Ting......pintu apartemen terbuka. Kivandra masuk ke dalam dan duduk.


"Ada apa? Wajah kamu serius bangat." Tanya Kaivan


"Freya dengar percakapan kamu dan papa tadi di rumah sakit" jawab Kivandra to the point


"Apa?? Apaaaa soal......." Kaivan menggantung ucapan nya.


"Hmmm. Freya menangis karena hal itu. Bukankah papa sudah keterlaluan? Aku gak habis pikir dengan papa" ucap Kivandra


"Iya aju juga. Maka nya aku pulang ke Apartemen." Ucap Kaivan


"Berarti hanya mama yang nemenin papa di rumah sakit?" Tanya Kivandra


"Tidak. Aku sudah menyuruh ART di rumah mama untuk menemani nya" jawab Kaivan

__ADS_1


"Oh syukurlah. Aaaahhh aku gak tahu lagi harus ngomong apa kak. Aku benar-benar shock sekarang" ucap Kivandra


"Aku juga. Entah lah apa yang papa pikirkan sekarang" ucap Kivandra


Di RUMAH SAKIT


"Pah......bukankah keterlaluan jika papa menyuruh Freya hamil? Kasihan Freya..." ucap Mama Hesty


"Tidak ada pilihan lain. Jika persyaratan Kivandra masih berhubungan dengan Freya maka Kaivan tidak bisa mundur dari jabatan nya dan........papa akan menyuruh Freya hamil. Kalau Kaivan menolak yaaaaa Kivandra dan Freya harus putus lalu Kivandra bisa menggantikan posisi Kaivan. Papa yakin Kaivan pasti ingin bebas dengan Tristan tapi keputusan ada sama Kivandra" ucap Papa Chandra


"Tapi pah, bagaimana jika mereka berdua menolak? Baik itu Kaivan dan Kivandra untuk memilih diantara pilihan yang papa buat?" Tanya mama Hesty


"Berarti mereka mau papa mati" jawab Papa Chandra


"Papaa....papa kenapa bicara seperti itu? Udah-udah papa istrahat sekarang" ucap Mama Hesty


🖤🤍🖤🤍🖤🤍


Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.


jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul




Hamil di Luar Nikah




Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)




Aku bukan Pelacur




Cinta Segi Tiga




Dijual Suamiku


__ADS_1



__ADS_2