Sebatas Formalitas

Sebatas Formalitas
BAB 38


__ADS_3

Tristan kembali ke dalam dan melihat Kaivan memegang ponsel nya.


"Papa telepon di ponsel kamu" ucap Kaivan


"Ap....apa? Siapa?" Tristan gugup mendengar ucapan Kaivan


"Jawab aku dengan jujur. Kesepakatan apa yang kamu buat dengan papa? Kamu yang buat Freya minta putus sama Kivandra?" Tanya Kaivan


"Kesepakatan?? Kesepakatan apa maksud kamu?? Emang pak Chandra ada perlu apa telepon aku?" Tristan pura-pura tidak mengerti pertanyaan Kaivan.


"Kamu gak usah pura-pura Tri. Aku dengar sendiri apa yang papa katakan di telepon. Oh oke aku akan mengulangi apa yang papa katakan. 'Larang Kaivan untuk ikut campur hubungan Freya dan Kivandra. Jika kamu mau sesuai dengan kesepakatan, larang Kaivan untuk ikut campur' bisa kamu jelaskan maksud dari ucapan papa? Dan berhenti pura-pura tidak tahu. Aku ingin kita bicara baik-baik soal ini" ucap Kaivan


Tristan tidak bisa mengelak lagi dan terpaksa harus jujur pada Kaivan.


"Okey okey okey. Aku akan jelasin. Saat aku ketahuan di rumah Freya, aku menemui pak Chandra dan menawarkan kesepakatan dengan nya. Aku bisa membuat Freya putus dengan Kivandra dengan syarat kamu cerai dengan Freya dan kita akan ke Amerika." Jelas Tristan


"Apa kamu ke rumah Freya hanya untuk memperovokasi dia agar putus dengan Kivandra?" Tebak Kaivan


"Hmm. Aku hanya ingin mempertahan kan hubungan kita Kaivan" ucap Tristan



"Kamu keterlaluan Tri" ucap Kaivan


"Hubungan mereka memang tidak bisa dipertahanin. Dengan jati diri kamu sebenar nya, Kivandra harus mengambil alih perusahaan dan Freya akan merusak semua nya jika dia punya hubungan khusus dengan Kivandra. Kamu harus nya lebih tahu dan paham dari pada aku Kaivan. Terlebih lagi papa kamu, pak Chandra masuk rumah sakit karena hubungan mereka. Perkataan ku pada Freya hanya salah satu alasan Freya memutuskan hubungan nya dengan Kivandra tapi aku yakin, Freya sudah memikirkan hal itu dengan baik-baik. Semua nya akan membaik jika mereka putus dan Freya mengambil keputusan yang tepat" ucap Tristan


"Aku hanya tidak suka kamu membuat kesepakatan dengan papa soal hubungan Freya dan Kivandra. Bagaimana perasaan Kivandra kalau tahu soal ini?? Bagaimana jika papa akan menyalahkan mu karena kamu yang terlebih dahulu menemui papa dan membuat kesepakatan itu?? Aku tidak bisa membelamu Tri." Ucap Kaivan


"Kivandra tidak akan tahu jika kamu tidak memberi tahu nya. Sekarang aku mau kamu tidak usah ikut campur dengan urusan mereka. Pikirkan lah bagaimana hubungan kita ke depan nya. Dan.........siapa Laura??? Kamu tidak menyewa wanita untuk tidur dengan mu kan di London?? Atau kamu pura-pura membantu Kivandra dan Freya kembali bersama hanya untuk menyembunyikan perasaan mu pada nya??? Kaivan.......kam.."


"Cukup dengan tuduhan mu yang tidak berbobot Tristan. Jangan cari alasan untuk kamu marah pada ku" potong Kaivan


"Cari alasan?? Siapa Laura?? Berapa yang kamu transfer untuk menikmati tubuh nya?? Hmm? Apa semenjak ada Freya selera kamu berubah Kaivan??" Tanya Tristan


"Tri aku bilang cukup menuduh ku yang tidak-tidak" ucap Kaivan


"Kalau begitu jelaskan pada ku siapa Laura itu brengsek." Ucap Tristan


"Hmm kamu punya alasan bagus untuk membalik keadaan Tri. Seharus nya aku yang marah tapi malah kebalik. Laura adalah asisten klien papa di London yang kami ajak untuk kerja sama. Dan Laura lah yang membantu kami untuk mendapatkan ponsel agar bisa menghubungi kamu dan Freya. Bukankah memang harus nya aku memberikan imbalan pada nya??? Aku bukan pria yang tidak tahu berterima kasih Tristan. Bahkan berapa pun uang yang dia minta akan aku berikan karena begitu aku sangat merindukan dan mengkhawatirkan mu brengsek." Ucap Kaivan lalu keluar dari Apartemen.


"Shi*.......Kaivan.....Kaivan......Kaivan...ak....


Kaivan..." panggil Tristan tapi Kaivan tidak mendengarkan panggilan Tristan


"Aaaaahhh shi*........." umpat Tristan


🖤❤🖤❤🖤❤


"Kaivan kamu mengkagetkan ku" ucap Freya melihat keberadaan Kaivan di ruang tamu saat dia baru pulang kerja.


"Apa kamu capek Freya?" Tanya Kaivan

__ADS_1


"Hmm?? Oh gak sih" jawab Freya


"Aku ingin bicara dengan mu" ucap Kaivan


"Soal Kivandra dan aku?? Ah sudah lah Kaivan. Urus saja diri kamu sendiri. Aku tahu kamu punya masalah dengan melihat hanyak alkohol di meja." Ucap Freya


"Hahahahah hmm kamu benar" ucap Kaivan


"Aku telepon Tri ya, kamu harus istarahat. Besok kamu kerja loh. Kalau terus minum seperti ini nanti malah gak bisa ke kantor" ucap Freya


"Jangan telepon Tri. Aku lagi gak mau bertemu dengan nya" ucap Kaivan


Ada apa dengan mereka?? Batin Freya


"Ya udah. Aku bantu ke kamar." Ucap Freya lalu memapah Kaivan ke kamar nya.


Freya menjatuhkan Kaivan di atas ranjang, lalu menyelimuti nya.


"Hmm kamar nya sangat rapi karena jarang digunakan. Dasar......" ucap Freya


Ceklek......Freya keluar dari kamar Kaivan.


"Apa dia baik-baik saja?? Ah dia pasti baik-baik saja. Besok baru aku tanyakan masalah nya dengan Tri. Itu pun kalau dia mau cerita. Atau aku telepon Tri sekarang ya?? Oh iya, ponsel ku mati. Hmmm besok aja deh" ucap Freya lalu dia ke kamar nya.


Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif....


Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif....


Tut....tut....tut.....


"Hallo" ucap Pak Chandra


"Maaf pak, saya ganggu" ucap Tristan


"Hmm ada apa?" Tanya pak Chandra


"Kaivan udah tahu kesepakatan kita" jawab Tristan


"Apa? Kok bisa?" Tanya Pak Chandra


"Tadi yang menjawab telepon anda bukan saya, tapi Kaivan" jawab Tristan


"Trus??" Tanya Papa Chandra


"Dia pasti marah. Apa Kaivan tidak ada di rumah?" Tanya Tristan


"Dia tidak ada di sini. Pasti dia ke rumah nya. Kamu harus mengurus kesalahan mu itu" ucap pak Chandra


"Iya pak. Anda tenang saja" ucap Tristan


"Kalau Kivandra tahu soal ini, dia pasti akan lebih marah dan tidak mau melakukan perintah saya" ucap pak Chandra

__ADS_1


"Anda tenang saja. saya akan mengurus Kaivan" ucap Tristan


"Ingat jika hal ini sampai di telinga Kivandra salah satu cara untuk memisahkan dia dengan Freya adalah Freya harus hamil anak Kaivan. Kamu ingat itu" ucap pak Chandra


"Apa?? Anda tidak bisa membuat Freya hamil anak nya Kaivan. Ini tidak sesuai dengan kesepakatan" ucap Tristan


"Apa kamu lupa?? Kita hanya membahas jika rencana kamu berhasil. Tapi tidak dengan konsekuensi jika gagal. Dan....saya mengatakan nya sekarang pada mu bahwa itu adalah konsekuensi yang harus kamu tanggung jika rencana kamu sendiri gagal" ucap Pak Chandra lalu memutuskan sambungan telepon


"Shi*........aku tidak akan biarkan Kaivan punya anak dari Freya" ucap Tristan


"Dasar bodoh. Dia bahkan tidak bisa menyembunyikan rahasia dari Kaivan" ucap pak Chandra


🖤🤍🖤🤍🖤🤍


Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.


jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul




Hamil di Luar Nikah




Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)




Aku bukan Pelacur




Cinta Segi Tiga




Dijual Suamiku



__ADS_1


__ADS_2