Sebatas Formalitas

Sebatas Formalitas
BAB 44


__ADS_3

Mobil memasuki halaman Vila. Kaivan langsung menghampiri Tristan.


"Kamu kenapa gak jawab telepon ku?" Tanya Kaivan


"Hmm? Kamu telepon? oh Maaf nadanya di silent" jawab Tristan


"Aku bawa barang nya ke dapur ya" ucap Daniel


"Hmm thanks" ucap Tristan


"Apa aja yang kalian lakukan?" Tanya Kaivan


"Ya beli bahan makanan lah. Udah deh Kaivan aku harus masak" jawab Tristan. Ia hendak pergi tapi ditarik Kaivan.


"Kaivan.....aku harus masak" ucap Tristan


Ceklek.....Kaivan menutup pintu kamar dengan keras.


"Suruh dia pergi sekarang at....."


"Kaivan pleaseeeeee. Kita sedang liburan. Kenapa kamu membuat liburan kita seperti ini?" Potong Tristan


"Kamu salahin aku? Jelas-jelas kamu yang ajak dia bergabung bersama kita. Oke, kalau kamu gak mau biar aku saja" ucap Kaivan dan pergi menemui Daniel


"Kaivan......Kaivan....." panggil Tristan


"Daniel mari kita bicara" ucap Kaivan sudah di dapur menemui Daniel


"Hmmm bicaralah." Ucap Daniel yang sedang memasukan bahan makanan ke dalam kulkas.


Kaivan memperlihatkan foto nya di Bar Ga* dan di hotel bersama pria yang berbeda.


"Aku mau kamu pergi" ucap Kaivan to the point.


Daniel tersenyum smirk.


"Apa Tri mau aku pergi?" Tanya Daniel


"Hmm" jawab Kaivan


"Oh ya?? Oke, aku akan pergi sekarang" ucap Daniel


"Dan jangan dekati Tri lagi" ucap Kaivan


"Apa kamu mengancam ku?" Tanya Daniel


"Tidak. Itu peringatan untuk mu" jawab Kaivan


Tristan menghampiri mereka berdua.

__ADS_1


"Daniel Sorry, tap....."


"Kenapa kamu minta maaf pada nya?? Apa kamu tahu dia Ga*????" Potong Kaivan


Tristan diam tidak menjawab pertanyaan Kaivan.


Daniel mendekati Kaivan dan berbisik.


"Hmm Tri tahu kok aku Ga*. Dan juga dia selalu bersama ku jika kalian punya masalah" bisik Daniel


"Tristan hubungi aku jika kamu membutuhkan ku. Ingat aku selalu ada disisi mu" ucap Daniel sambil memegang bahu Tristan dan tersenyum meledek pada Kaivan.


Kaivan mengepalkan tangan nya dan.......


Bruuuukkk.....Daniel jatuh karena dipukul Kaivan.


Kivandra dan Freya yang mendengar keributan tersebut melihat mereka dari lantai atas dan tidak berani untuk ikut campur.


"biarkan mereka menyelesaikan masalah mereka. kita tidak usah ikut campur" ucap Freya


"hmm. Wah.....apa benar Daniel Ga*??? astagaaaaa" ucap Kivandra


"aku juga kaget. Ternyata Kaivan benar mencari tahu soal Daniel" ucap Freya


"hmm. Kamu tahu, cemburu nya mereka tuh menakutkan. lihat aja Kaivan, walau pun kita bilang Daniel straight tapi karena cemburu nya dia mencari tahu soal Daniel" ucap Kivandra


"Kaivan apa-apaan kamu....." Tristan membantu Daniel


"Apa yang kamu lakukan Tri?? Kamu membela nya dari pada aku??" Tanya Kaivan


"Aku tidak membela siapa-siapa. Kamu keterlaluan karena memukul nya Kaivan" jawab Tristan


"It's okay Tri. Aku gak apa-apa." Ucap Daniel lalu dia pergi ke kamar nya untuk mengambil barang-barang nya.


"Apa selama ini kamu tahu dia Ga*??? Jawab aku Tri" tanya Kaivan


"Hmm aku tahu" jawab Tristan


"Dan kamu masih dekat-dekat dengan nya walau pun kamu tahu??? Apa selama kita punya masalah kamu sering.....No. apa kalian berhubungan se*???" Tanya Kaivan


"Kaivan......Oh My God. Noooooo. Aku tidak seperti itu." Jawab Tristan


"Apa kamu tidak punya perasaan pada nya??" Tanya Kaivan


"Tidak. Aku menganggap nya tidak lebih dari teman. Aku sangat mencintai mu Kaivan dan kamu tahu itu. Aku tidak akan membuat kesepakatan dengan pak Chandra jika aku tidak mencintai mu" jawab Tristan


"Kalau papa tidak mau membuat kesepakatan dengan mu apa yang akan kamu lakukan?? Apa kamu minta putus pada ku dan memilih pria brengsek itu??" Tanya Kaivan


"Pak Chandra tidak mungkin menolak nya. Kamu tahu bahwa apa yang aku tawarkan yang sangat diinginkan oleh Pak Chandra yaitu perpisahan antara Kivandra dan Freya. Aku berhasil melakukan nya Kaivan, itu semua aku lakuin karena hubungan kita. Sungguh aku tidak ada hubungan apa-apa dengan Daniel selain teman. Aku mohon percayalah pada ku" jawab Tristan

__ADS_1


"Apa perkataan mu pada ku karena kesepakatan mu dengan papa??? Tri.....kamu......." Ucap Freya lalu dia pergi ke kamar nya.


Kivandra berjalan mendekati Tristan dan.....plaaaaakkk.......Kivandra memukul Tristan.


"Vandra......." ucap Kaivan


"Apa kalian bekerja sama agar Freya minta padaku??? Ha??? Dan kamu Kak, seolah-olah membantu ku untuk baikan dengan Freya??? Shi*.....munafik" ucap Kivandra dan pergi ke kamar nya juga.


"Vandra.....Kivandra dengarin aku dulu....." ucap Kaivan


"Aku harus bagaimana?? Vandra dan Freya sudah tahu" ucap Tristan


"Aku akan bicara dengan mereka. Biarkan mereka tenang dulu. Sekarang dikompres dulu bibir kamu supaya tidak membengkak" ucap Kaivan


🖤🤍🖤🤍🖤🤍


Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.


jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul




Hamil di Luar Nikah




Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)




Aku bukan Pelacur




Cinta Segi Tiga




Dijual Suamiku

__ADS_1




__ADS_2