
Emosi yang menyelimuti Kaivan membuat nya tidak fokus menyetir dan menyebabkan dia kecelakaan. Berita kecelakaan nya pun menutupi isu perceraian nya dengan Freya.
"Daniel, aku akan lakukan apa saja yang kamu mau tapi pleaseeee jangan berhubungan dengan Kaivan. Kamu tahu bagaimana hubungan ku dengan nya karena aku sering cerita pada mu, aku sangat mencintai nya. Tidak mungkin aku meninggalkan nya Daniel" ucap Tristan
"Cinta??? Shi*....aku tidak mau tahu Tri. Aku hanya mau kamu meninggalkan nya, kalau tidak.....lihat, aku klik di sini foto intim kalian akan tersebar. Aku tidak main-main Tristan" ancam Daniel
Kring....kring....kring.....ponsel Tristan berdering.
"Ha haloo Freya" ucap Tristan
"Tri apa kamu di rumah sakit sekarang?" Tanya Freya
"Hmm? Rumah sakit? Kenapa aku harus di rumah sakit? Aku di apartemen sekarang" jawab Tristan
"Ap apaa??? Apa kamu tidak tahu kalau Kaivan kecelakaan dalam perjalanan pulang??" Tanya Freya
"Apaaa??? Kaivan kecelakaan??" Tanya Tristan memastikan
"Iya. Aku lihat diberita dan aku sudah memastikan berita itu pada Kivandra" jawab Freya
"Shi*.....aku nanti menghubungi mu Freya" ucap Tristan lalu memutuskan sambungan telepon
Daniel menyalakan tv dan benar saja Kaivan kecelakaan pulang dari rumah Freya mantan istri nya.
"Wahhhhhh mungkin ini pertanda jika kamu dan Kaivan tidak akan bisa bersama Tristan" ucap Daniel
Tristan mendorong Daniel lalu berlari keluar dari Apartemen.
"Hahahahaha apa kalau Kaivan mati baru Tristan akan merelakan nya???" Ucap Daniel
Sementara Kivandra mondar mandir di depan ruangan UGD bersama papa Chandra.
"Tuhan, selamatkan Kak Kaivan dan mama. Aku mohon..hiks....hiks...." ucap Kivandra
Kring....kring...kring....ponsel Kivandra berdering.
"Hallo Tri" ucap Kivandra
"Vandra, bagaimana keadaan Kaivan sekarang??" Tanya Tristan
"Dokter masih memeriksa nya" jawab Kivandra
"Kamu tenang ya. Aku yakin Kaivan dan Tante Hesty akan baik-baik saja. Aku dalam perjalanan menuju rumah sakit sekarang" ucap Tristan
"Hmm tapi Tri, banyak wartawan di rumah sakit. Lebih baik kamu jangan datang, aku tidak mau menimbulkan masalah jika papa melihat mu apalagi wartawan" ucap Kivandra
"Oh hmm. Ak aku tidak akan datang" ucap Tristan
"Maaf. Aku hanya tidak ingi...."
"Vandra....it's okay. Aku bisa menelpon mu untuk menanyakan kabar Kaivan" potong Tristan
"Hnm aku pasti akan mengabari mu" ucap Kivandra lalu memutuskan sambungan telepon
🏥🏥🏥🏥🏥🏥
Freya sampai di rumah sakit langsung dihalangi oleh para wartawan.
"Apa anda datang menjenguk Pak Kaivan??"
"Bagaimana keadaan Pak Kaivan sekarang?"
"Apa anda tahu penyebab kecelakaan Pak Kaivan??"
"Yah, saya datang menjenguk nya dan untuk penyebab kecelakaan Pak Kaivan sudah diserahkan pada pihak yang berwajib. Maaf saya harus pergi" jawab Freya
Para security yang mengenal Freya langsung membantu nya agar bisa pergi dari para wartawan.
__ADS_1
"Makasih pak" ucap Freya
"Sama-sama bu. Mari saya antar di ruangan pak Kaivan"
.
.
.
"Kivandra....."panggil Freya
Kivandra yang melihat kedatangan Freya langsung memeluk nya.
"Dokter belum keluar juga Freya.....hiks......" ucap Kivandra
"Kaivan dan mama pasti baik-baik saja Kivandra." Ucap Freya
Freya menguraikan pelukan nya lalu mendekati papa Chandra.
"Aku yakin mama dan Kaivan baik-baik saja pah. Papa lebih baik istrahat biar aku dan Kivandra yang stay di sini. Papa harus jaga kesehatan juga" ucap Freya
"Hmm iya pah. Benar kata Freya, papa juga harus juga kesehatan. Lebih baik papa istarahat. Aku akan mengabari keadaan mereka pada papa" ucap Kivandra
Papa Chandra pun di antar oleh perawat ke ruangan VVIP.
"Freya, apa Kak Kaivan tidak mengatakan sesuatu pada mu? Aku gak percaya dia kecelakaan Freya. Kalau hanya Kak Kaivan doang mungkin bisa terjadi tapi ada mama pasti dia hati-hati nyetir nya" ucap Kivandra
"Iya juga sih. Tapi Kaivan tidak mengatakan apa-apa yang mencurigakan. Dia......ohya dia menanyakan soal kelemahan Daniel pada ku" ucap Freya
"Ap apa?? Kelemahan Daniel? Untuk??" Tanya Kivandra
"Dia khawatir karena Daniel dan Tristan masih ketemuan" jawab Freya
"Apa kecelakaan nya berhubungan dengan Kak Tri??" Tebak Kivandra
"Kita tidak bisa menyimpulkan begitu saja Kivandra. Mmm ponsel Kaivan mana?? Kita bisa memerika panggilan terakhirnya" tanya Freya
Tak lama Kivandra memberika ponsel Kaivan pada Freya.
"Pak Aldi? Apa kamu tahu Pak Aldi?? Dia orang terakhir yang menelpon Kaivan tak lama setelah kecelakaan terjadi" tanya Freya
"Pak Aldi?? Kita langsung telepon saja" jawab Kivandra lalu langsung menelpon Pak Aldi.
Tut......tut.....tut......
"Hallo" ucap Pak Aldi
"Dengan pak Aldi?? Ini saya Kivandra adik nya pak Kaivan" ucap Kivandra
"Oh iya pak Kivandra, saya Aldi. Bagaimana keadaan pak Kaivan??" Tanya Pak Aldi
"Anda orang terakhir yang menghubungi Pak Kaivan sebelum dia kecelakaan. Apa yang kalian bicarakan??" Tanya balik Kivandra tanpa menjawab pertanyaan Pak Aldi.
"Oh saya menelpon nya untuk memberikan laporan pak." Jawab Pak Aldi
"Laporan apa?" Tanya Kivandra
"Saya disuruh untuk mengawasi Daniel. Dan terakhir laporan yang saya laporkan kalau Daniel pergi ke apartemen yang sering pak Kaivan datangi." Jawab Pak Aldi
"Apa Daniel menemui Kak Tri??" Tebak Kivandra
"Pria yang ditemui Daniel tinggal di kamar nomor 3000 lantai 25 Pak." Ucap Pak Aldi
"Apa hanya itu yang anda laporkan?" Tanya Kivandra
"Iya pak, Pak Kaivan suruh untuk tetap mengawasi Daniel" jawab Pak Aldi
__ADS_1
"Trus apa Daniel masih di sana?" Tanya Kivandra
"Tidak pak, tak lama ketika pria yang tinggal di kamar itu keluar, Daniel juga keluar. Sekarang dia berada di Hotel" jawab Pak Aldi
"Okey, kamu tetap awasi dia sesuai dengan perintah Pak Kaivan" ucap Kivandra
"Baik pak" Ucap Pak lalu panggilan berakhir.
"Pasti karena info dari Pak Aldi yang membuat nya tidak fokus menyetir dan menyebabkan kecelakaan" ucap Freya
"Kak Kaivan pasti marah mengetahui Daniel datang ke apartemen Kak Tri saat Kak Kaivan tidak ada. Shi*......aku harus menemui Kak Tri" ucap Kivandra
"Kivandra....kamu tenang dulu. Ka...."
Ceklek....Dokter keluar dari ruangan UGD.
"Bagaimana keadaan Kaivan dan mama Hesty dok?" Tanya Freya
"Ibu Hesty tidak apa-apa. Dia hanya shock, sebentar lagi Ibu Hesty akan sadar dan untuk Pak Kaivan, dia mengalami kritis. Kalian berdoa saja semoga Pak Kaivan bisa melalui masa kritisnya" jawab Dokter
"Apa kami bisa menjenguk nya dok?" Tanya Kivandra
"Mereka akan dipindahkan ke ruangan VVIP terlebih dahulu. Setelah itu kalian bisa menjenguk nya" jawab Dokter
"Oh iya dok terimakasih" ucap Freya
"Ya, saya permisi dulu" ucap Dokter
"Kivandra kamu telepon papa dan beritahu keadaan Kaivan dan mama. Pasti papa sedang menunggu telepon mu" ucap Freya
"Hmm" Kivandra menganguk
🖤🏥🖤🏥🖤🏥🖤🏥
Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.
jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul
Hamil di Luar Nikah
Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)
Aku bukan Pelacur
Cinta Segi Tiga
Dijual Suamiku
__ADS_1