Sebatas Formalitas

Sebatas Formalitas
BAB 42


__ADS_3

Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif


Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif


"Kenapa nomor Tristan tidak aktif? Apa dia sengaja mematikan ponsel nya?? Hm aku kirim pesan saja, dia akan membaca nya jika menyalakan ponsel nya" ucap Papa Chandra


"Hubungi saya jika kamu sudah membaca pesan ini" isi pesan papa Chandra.


Daniel teman nya Tristan yang bergabung dengan mereka menghampiri Kaivan dan Freya.



Daniel merupakan model di Universitas Silpakorn. Dia juga beberapa kali menjadi pasangan Freya dalam pemotretan dan brand ternama.





Daniel memang sudah tahu hubungan antara Kaivan dan Tristan serta Freya dan Kivandra karena dia dekat dengan Tristan dan juga tinggal di apartemen yang sama bahkan berseblahan.


"Eh kebetulan bangat ya kita liburan di tempat yang sama" ucap Daniel


"Hmm. Kamu gak bawa pasangan kamu?" Tanya Kaivan


"Pengen sih. Hanya saja pasangan ku gak ada" jawab Daniel


"Kemana?" Tanya Freya


"Ya aku belum ada pasangan Freya. Kamu seperti tidak tahu saja" jawab Daniel


"Kamu tuh yang terlalu pemilih. Masa gak ada yang mau sama kamu" ucap Freya


"Gak juga. Kalau kamu wanita nya aku tidak akan menolak" ucap Daniel


Ekspresi Kaivan berubah mendengar ucapan Daniel.


"Santai Pak Kaivan. Aku bercanda" ucap Daniel


"Hmm" ucap Kaivan


"Dasar......" ucap Freya


"Udah berapa kali aku bilang untuk memanggil ku Kaivan saja" ucap Kaivan


"Hehehe iya juga yah. Sering lupa soal nya" ucap Daniel


"Oh ya kalian lanjutin ngobrol nya aku mau melihat Tristan apa Kivandra sudah memukul nya" ucap Daniel


"Hmm" Ucap Freya


"Eh Freya, apa dia sering menggoda mu?" Tanya Kaivan


"Daniel??" Tanya Freya


"Iya dia. Siapa lagi" jawab Kaivan


"Mm gak sering sih. Tapi dia memang orang nya asyik kok. Suka bercanda" ucap Freya


"Kamu jangan terlalu dekat dengan nya, kasihan Vandra kalau lihat kalian berdua" ucap Kaivan

__ADS_1


"Hmm?? Kaivaaaaan kan aku dan Kivandra udah gak ada hubungan apa-apa lagi" ucap Freya


"Iya aku tahu. Tapi kan setidak nya untuk sekarang jangan dekat-dekat dengan nya" ucap Kaivan


"Iya-iya. Bukankah dia dekat juga dengan Tristan?? Apa kamu tidak cemburu?" Tanya Freya


"Mm cemburu sih pasti iya. Tapi gak terlalu sih, karena dia straight bukan seperti aku dan Tri" jawab Kaivan


"Iya juga yah. Hehehe" ucap Freya.


💙❤💙❤💙❤


Malam hari nya sebelum istrahat, Tristan menyalakan ponsel nya yang semenjak pagi dimatikan.


Ting....pesan masuk dari papa Chandra. Setelah dibacanya, Tristan ke kamar mandi untuk menelpon papa Chandra.


Tut.....tut....tut....tut....


"Hallo Tristan" ucap Pak Chandra


"Hallo pak Chandra. Maaf dari tadi ponsel saya matikan" ucap Tristan


"Hmm tidak apa-apa. Yang penting kamu sudah menelpon sekarang" ucap Pak Chandra


"Mm ada apa Pak Chandra menelpon saya?" Tanya Tristan


"Kamu tahu kan, setelah pulang dari liburan Kaivan akan mengurus perceraian nya dengan Freya. Entah apa alasan perceraian yang Kaivan pikirkan. Saya tidak mau akan mempengaruhi Kivandra menggantikan Kaivan dan tentu nya pada perusahaan" ucap Pak Chandra


"Soal itu saya belum menanyakan alasan pasti yang akan Kaivan sampaikan di media. Tapi, saya rasa Kaivan pasti bisa mengurus nya pak tanpa berpengaruh pada siapa pun" ucap Tristan


"Bukan kah kamu bilang mau menyalahkan Freya atas perceraian mereka? Kamu sudah lupa?" Tanya Pak Chandra


"Soal itu.....apa saya bisa mempercayakan pada Kaivan?? Karena sa....."


"Sa..saya hanya tidak ingin Freya menerima semua nya pak. Saya akan bicara pada Kaivan soal perceraian mereka. Dan saya pastikan tidak akan ada dampak dari perceraian mereka" ucap Tristan


"Saya tidak mau. Tidak ada jaminan semua nya baik-baik saja Tristan. Saya mau kamu persiapkan apa yang kamu janjikan dulu. Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan kamu harus menepati janji kamu" ucap Pak Chandra lalu memutuskan sambungan telepon


Dasar pria tidak konsisten. Batin Pak Chandra


"Shi*.......kenapa juga aku janji seperti itu pada nya?? Kasihan Freya, aku ingin dia selalu tersenyum saat ini bahkan setelah dia bercerai dengan Kaivan. Tapi karena keegoisan ku jadi seperti ini" ucap Tristan merasa bersalah


💙🖤💙🖤💙🖤


Hari berikut nya mereka pergi ke Vila. Daniel pun ikut bersama mereka.


"Kamu kenapa gak semangat Kaivan? Apa ada masalah?" Tanya Freya


"Kamu kok gak happy?? Bukan kah kamu yang ajak kami liburan?" Timpal Kivandra


"Tuh, Daniel. Aku gak suka dia ikut bersama kita. Rencana nya kan hanya kita berempat kenapa jadi berlima?? Kalau bukan Tri yang izinin aku gak bakal mau Daniel ikut bersama kita" ucap Kaivan


"Sabaaarrr. Toh dia kebetulan ada di sini dan tahu juga soal masalah kita" ucap Freya


"Hmm bilang aja kamu cemburu pada nya. Kamu cemburu pada Pria Straight ya?? Dasar.....harus nya aku yang cemburu" ucap Kivandra


Plaaaaakkk Freya memukul Kivandra.


"Orang lagi bete malah dibecandain" ucap Freya


"Heheheh" Kivandra senang melihat kakak nya bete.

__ADS_1


Ting...pesan masuk dari pak Chandra di ponsel Tristan.


"Ingat persiapkan apa yang kamu janjikan pada saya. Kalau kamu tidak mau liburan yang sedang kalian lakukan menjadi perpisahan untuk mu dan Kaivan" pesan voice dari papa Chandra



Tristan yang sedang mendengar pesan voice dari pak Chandra tiba-tiba Kaivan datang dan mendorong Daniel ke kolam.




Begitu juga dengan Tristan didorong Kaivan ke kolam.




Rasain. Batin Kaivan


"Waaahhhh bukan hanya Daniel yang didorong Kak Kaivan tapi Kak Tri juga. Hahahah bagus" ucap Kivandra


"Hmmm" Freya hanya geleng-geleng kepala melihat Kaivan melampiaskan rasa cemburu pada Tristan dan Daniel.


🖤🤍🖤🤍🖤🤍


Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.


jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul




Hamil di Luar Nikah




Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)




Aku bukan Pelacur




Cinta Segi Tiga




Dijual Suamiku


__ADS_1



__ADS_2