Sebatas Formalitas

Sebatas Formalitas
BAB 39


__ADS_3

Perlahan Kaivan membuka mata nya.


Ceklek......Freya membuka pintu kamar Kaivan.


"Gih, mandi. Aku sudah buatkan sup untuk hilangin mabuk mu yang mungkin masih tersisa. Aku tunggu" ucap Freya lalu menutup pintu nya kembali.


Tap.....tap....tap....


Kaivan bergabung dengan Freya di meja makan.


"Kamu sarapan juga?" Tanya Kaivan


"Hmmm." Jawab Freya


"Tumben kamu sarapan di rumah" ucap Kaivan


"Bukan tumben. Kamu aja yang gak tahu. Kalau ada waktu aku sarapan di rumah kok. Lagain satu jam lagi baru mau keluar." Ucap Freya


"Hehehe" Kaivan tersenyum


"Cepat dihabisin" ucap Freya


"Hmm. Oh ya kamu yang bawa aku ke kamar ya? Seingat ku, aku minum di ruang tamu semalam" tanya Kaivan


"Hmm. Dan kamu sangat berat tahu" jawab Freya


"Maaf deh dan makasih." Ucap Kaivan


"Hmm. Oh ya, kamu ada masalah apa dengan Tri?? Kamu boleh cerita ke aku tapi kalau gak mau gak apa-apa kok" ucap Freya


"Ohh hanya kesalah pahaman saja" ucap Kaivan


"Ooh kalau begitu segera diselesaikan supaya kamu gak minum alkohol lagi. Bahaya bagi kesehatan tahu" ucap Freya


"Hmmm iya" ucap Kaivan


Kamu tidak tahu aja masalah yang sesungguh nya adalah soal kamu Freya. Batin Kaivan


Setelah selesai sarapan Kaivan pergi ke kantor. Saat di kantor Kaivan baru menyalakan ponsel nya.


Ting.....ting....ting....ting....ting....ting...


Pesan masuk dari Tristan.


"Kaivan maafkan aku, aku salah. Mari kita bicara"


"Aku tidak seharus nya langsung menuduh mu seperti itu. Maafkan aku."


"Aku salah karena membuat kesepakatan dengan pak Chandra. Maafkan aku"


"Kaivan......mari kita bicara"


"Kaivan pleaseee kita bicara ya? Aku tunggu di Apartemen."


Isi pesan dari Tristan.


Kaivan tidak membalas pesan dari Tristan dan mulai bekerja.


"Hanya di read??? Kaivan pleaseeee jangan marah pada ku. Aaah apa aku telepon saja?? Oh tidak-tidak dia pasti lagi sibuk. Okey.....Tristan positif thinking aja. Kaivan pasti sibuk maka nya hanya membaca pesan ku" ucap Tristan


Kring....kring.....kring....ponsel Freya berdering.


"Kivandra??" Ucap Freya membaca nama Kivandra di layar ponsel nya.


"Hmmm" ucap Freya


"Ayo kita ketemuan" ucap Kivandra


"Ketemuan? Untuk apa?" Tanya Freya

__ADS_1


"Aku mau bicara dengan mu" jawab Kivandra


"Tapi aku tidak ingin bicara dengan mu kalau hanya soal hubungan kita. Aku lagi sibuk. Maaf" Ucap Freya lalu memutuskan sambungan telepon.


Tap.....tap.....tap....tap......Freya melihat ke arah suara langkah kaki yang dia dengar.


"Kivandra..........kamu ngapain di sini?" Freya kaget dengan kedatangan Kivandra di rumah nya.


"Kita harus bicara Freya. Kalau kamu mau bertemu dengan ku, aku pasti tidak akan masuk" ucap Kivandra


"Astgaaaa. Kivandra keluar, tidak ada lagi yang perlu kita bicarakan. Keputusan ku udah bulat" ucap Freya


"Kasih aku alasan yang tepat Freya kamu mau putus dengan ku selain karena papa. Aku tahu kamu masih mencintai ku" ucap Kivandra.


"Aku tidak mau terluka lagi untuk kedua kali Kivandra. Aku harap kamu ngerti dengan posisi ku. Hiduplah seperti kita tidak saling mengenal" ucap Freya


"Bagaimana aku tidak bisa mengenal mu Freya? Kam......"


"Cepat atau lambat aku akan bercerai dengan Kaivan. Dan kita tidak akan bertemu lagi. Jadi, aku mohon. Biasakan diri kamu mulai sekarang tidak mengenal ku dan lakukan apa yang papa Chandra minta demi kebaikan papa dan kamu" potong Freya


"Freya kamu benar-benar jahat." Ucap Kivandra


"Hmmm aku jahat. Sekarang pergilah" ucap Freya lalu dia pergi ke kamar nya.


Kivandra pun perlahan melangkah kaki nya keluar dari rumah Freya.


"Apa ini sudah takdir nya Freya? Bahwa kita tidak bisa bersama?? Okey, aku akan lakukan apa yang kamu minta" ucap Kivandra


🖤❤🖤❤🖤❤


Ting.......pintu apartemen terbuka, Tristan yang mendengar nya langsung berlari.


Tristan memeluk Kaivan.


"Aku senang kamu datang Kaivan. Maafkan aku, aku salah" ucap Tristan


"Aku mau mandi" ucap Kaivan


Ceklek.......Kaivan sudah selesai mandi.


"Apa kamu memafkan ku?? Aku benar-benar salah. Maafkan aku" ucap Tristan memegang tangan Kaivan


"Aku lapar" ucap Kaivan


"Kaivaaaannn jangan seperti ini. Sikap mu yang dingin membuat ku frustasi. Apa yang harus aku lakukan agar kamu memaafkan ku?" Air mata membasahi pipi Tristan


"Maka nya jangan buat aku marah" ucap Kaivan


"Tapi aku udah minta maaf dan mengakui kesalahan ku. aku mau kita bebas Kaivan......" ucap Tristan


Kaivan mendekati Tristan lalu mengusap air mata nya.


"Hmm aku maafin. Sekarang jangan bahas itu lagi dan berhenti minta maaf" ucap Kaivan


"Sungguh? Kamu udah maafin aku?" Tanya Tristan


"Hmm" Kaivan mengangguk


Cup......Tristan mengecup bibir Kaivan.


"Sekarang siapkan makanan nya. Aku udah lapar" ucap Kaivan


"Hmm. Aku akan segera siapkan" ucap Tristan. Dia pun segera pergi ke dapur untuk menyiapkan makan malam Kaivan.


Aku tahu dia salah. Tapi aku tidak bisa marah pada nya. Dia melakukan nya karena ingin mempertahan kan hubungan kita. Dia juga pasti udah capek dengan hubungan kita seperti ini maka nya dia ingin segera bebas. Batin Kaivan


❤💙❤💙❤💙❤


"Pah, aku udah siap untuk menggantikan kak Kaivan" ucap Kivandra

__ADS_1


"A...apa papa tidak salah dengar?" Tanya papa Chandra


"Hmm" Kivandra mengangguk


Papa Chandra memeluk Kivandra.


"Papa senang sekali nak" ucap papa Chandra


"Tapi......"papa Chandra menguraikan pelukan nya.


"Tidak ada persyaratan nya kan?" Tanya papa Chandra


"Hmmm" Kivandra mengangguk


"Oke oke. Papa akan atur rapat dengan para pemegang saham minggu depan" ucap Papa Chandra


"Apa besok tidak bisa??" Tanya Kivandra


"Hmm?? Besok??" Tanya balik papa Chandra


"Hmm aku tidak ingin berlama-lama" jawab Kivandra


"Oh lebih bagus dong. Oke, papa akan atur rapat nya besok. Kamu beri tahu Kaivan ya soal ini?" Ucap papa Chandra


"Hmm aku akan menelpon Kak Kaivan sekarang" ucap Kivandra


"Oke-oke. Papa juga akan menelpon para pemegang saham sekarang" ucap Papa Chandra


Kivandra pergi ke kamar nya untuk menelpon Kaivan.


"Pah, ada apa sebenar nya dengan Kivandra? Apa dia baik-baik saja?" Tanya mama Hesty


"Dia pasti baik-baik saja mah. Mama tidak perlu khawatir. Sekarang papa juga mau menelpon" ucap papa Chandra


🖤🤍🖤🤍🖤🤍


Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.


jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul




Hamil di Luar Nikah




Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)




Aku bukan Pelacur




Cinta Segi Tiga




Dijual Suamiku

__ADS_1




__ADS_2