Sebatas Formalitas

Sebatas Formalitas
BAB 34


__ADS_3

Sebelum menyusul Bagas di Bandara, Arm terlebih dahulu mengecek CCTV.


"Shi*....tebakan ku benar. Saat aku membantu penghuni di kamar sebelah dia menggunakan kesempatan itu untuk kabur. Dia bahkan membawa koper, mau kemana dia? Apa ke luar negeri seperti perkiraan pak Chandra. Aaahh bisa mati aku kalau begini" ucap Arm


.


.


.


"Bagaaaasss" panggil Arm setelah dia sampai di Bandara


"Hei Arm" jawab Bagas


"Apa dia keluar negeri?" Tanya Arm


"Tidak. Dia seperti nya bersembunyi di sebuah tempat. Kamu telepon Pak Chandra sekarang" jawab Bagas


"Oh baguslah dia masih ada di sini. Lebih baik jangan dulu. Kalau kita menelpon sebelum tahu Tristan di mana pasti pak Chandra akan marah" ucap Arm


"Setidak nya Pak Chandra tahu Tristan tidak keluar negeri. Ayo cepat" ucap Bagas


"Iya-iya" ucap Arm


Tut....tut...tut...


"Hallo" ucap Papa Chandra


"Tristan tidak keluar negeri pak" ucap Arm


"Okey, cari dia di seluruh tempat sampai ketemu." Ucap Papa Chandra


"Baik pak" ucap Arm dan panggilan berakhir


"Kita cari dulu di semua hotel dan tempat penginapan lain nya." Ucap Bagas


"Hmm dan juga rumah teman-teman nya." Ucap Arm


"Hmm. Ayo" ucap Bagas.


.


.


.


"Ada apa pa?" Tanya mama Hesty


"Tristan berhasil kabur" jawab papa Chandra


Astagaaa papa sudah tahu kalau Tristan kabur. Batin Mama Hesty


"Trus?" Tanya mama Hesty


"Papa suruh mereka untuk mencari nya" jawab papa Chandra


"Pah, emang nya ada apa dengan nya?? Toh dia tidak pernah menimbulkan masalah" tanya Mama Hesty


"Papa hanya mau menegaskan pada nya bahwa dia tidak bisa apa-apa dengan papa. Bukan kah karena dia Kaivan jadi Ga*??? Dia pasti yang membuat Kaivan seperti itu" jawab Papa Chandra


"Pah.....biarkan......"


"Mama gak usah ikut campur. Mama juga gak bakal ngerti kalau dijelaskan" potong Papa Chandra lalu dia pergi meninggalkan mama Hesty


Ting........pesan masuk di ponsel Tristan.


"Pak Chandra sudah tahu kamu kabur dan sekarang mereka sedang mencari mu" isi pesan dari mama Hesty


"Shi*......" umpat Tristan


"Ada apa?" Tanya Freya


"Pak Chandra udah tahu aku kabur dan sekarang mereka sedang mencari ku." Jawab Tristan


"Apa mereka akan menemukan mu di sini?" Tanya Freya khawatir


"Semoga saja tidak. Semoga mereka tidak memikirkan aku ke kampung halaman mu" jawab Tristan


"Hmmm semoga aja" ucap Freya


"Aku kasih tahu Kaivan dulu soal ini" ucap Tristan lalu mengirim pesan pada Kaivan


"Pak Chandra tahu aku tidak ada di Apartemen dan sekarang mereka sedang mencari ku." Isi pesan Tristan


30 menit kemudian Kaivan menelpon Tristan.

__ADS_1


"Hallo" ucap Tristan


"Kamu masih di rumah Freya kan?" Tanya Kaivan


"Hmm" Jawab Tristan


"Apa mama yang beritahu kamu kalau papa tahu kamu kabur?" Tanya Kaivan


"Iya. Pasti mereka juga sudah mengecek aku di apartemen." Jawab Tristan


"Ya udah. Lebih baik kamu sementara di rumah Freya aja ya. Kan sekarang masih siang di sana. Jadi, gak bakal ada orang yang curiga dan bergosip soal kamu" ucap Kaivan


"Hmm." Ucap Tristan


"Ya udah. Kalau ada apa-apa kabari aku ya" ucap Kaivan


"Iya" ucap Tristan


"Okey, aku tutup telepon nya" ucap Kaivan lalu memutuskan sambungan telepon.


💙❤💙❤💙❤


"Freya.......Freya......"panggil Papa Prabu


"Iya pah...." jawab Freya menghampiri Papa Prabu


Astaga......batin Freya


"Ada yang mencari teman mu" bisik Papa Prabu


Bagas dan Arm maksud dari papa Prabu yang mencari Tristan.


"Mmm iya pah. Papa lanjut kerja aja ya" ucap Freya


"Apa ada masalah?" Tanya Papa Prabu


"Gak kok pah. Aku kenal sama mereka. Aku panggil Tri dulu" jawab Freya


"Ya udah" ucap Papa Prabu


Freya masuk ke dalam rumah menemui Tristan.


"Mereka menemukan mu Tri. Sekarang mereka ada di depan" ucap Freya


"Okey, aku gak mau mereka akan berbuat sesuatu pada mu dan orang tua mu" ucap Tristan


"Oh ya, kamu harus menyembunyikan ponsel mu ya. Hubungi jika ada apa-apa" ucap Freya


"Hmm. Aku pergi dulu, sampaikan ucapan terimakasih ku pada Tante dan Om" ucap Tristan


"Iya" ucap Freya


Tristan pun masuk ke dalam mobil Bagas dan pergi menuju penginapan untuk mengambil barang-barang nya.


Tut....tut....tut......


"Hallo" ucap Pak Chandra


"Kami sudah menemukan nya dan sekarang dia bersama kami" ucap Arm


"Bagus" ucap Pak Chandra


Tristan langsung mengambil ponsel di tangan Arm.


"Hallo pak Chandra" ucap Tristan


"Kamu memang hebat bersembunyi di rumah istri pacar kamu" ucap Pak Chandra


"Saya ingin bertemu dengan anda" ucap Tristan


"Untuk apa?" Tanya Pak Chandra


"Mari kita bernegoisasi" jawab Tristan


"Bernegoisasi? Soal hubungan mu dan Kaivan?" Tanya Pak Chandra


"Tidak. Ini soal Kivandra dan Freya. Untuk lebih jelas nya saya akan menjelaskan setelah bertemu dengan anda" jawab Tristan lalu memutuskan sambungan telepon.


"Bawa aku ke rumah Pak Chandra" ucap Tristan


Setelah melakukan perjalan lumayan jauh, Tristan sudah sampai di rumah Pak Chandra.


Pak Chandra sudah menunggu nya di ruang tamu.


"Apa kita bisa bicara di ruangan tertutup?" Tanya Tristan

__ADS_1


"Okay" jawab Pak Chandra


Mereka pun bicara di ruang kerja pak Chandra.


"Sekarang katakan maksud dari negoisasi yang kamu katakan di telepon tadi" ucap Pak Chandra


"Saya bisa membuat Kivandra dan Freya putus" ucap Tristan


"Oh ya?" Tanya Pak Chandra


"Saya pastikan setelah Kivandra kembali dari London hubungan nya dan Freya berakhir. Semua nya akan berjalan seperti biasa nya" jawab Tristan


"Kamu yakin?" Tanya Pak Chandra


"Ya saya yakin. Kita lihat saja nanti." Jawab Tristan


"Trus apa mau kamu?" Tanya Pak Chandra


"Perceraian Freya dan kaivan dan juga sesuai janji anda untuk membebaskan Kaivan ke Amerika" jawab Tristan


"Kalau soal itu pasti jika Kivandra bersedia menggantikan posisi Kaivan tanpa syarat menggunakan Freya" ucap Pak Chandra


"Apa anda sudah mempersiapkan alasan Freya dan Kaivan bercerai? Sedangkan mereka dikenal dengan pasangan yang romantis di mata orang-orang?" Tanya Tristan


"Mereka masing-masing sibuk dan tidak bisa mempertahan kan rumah tangga mereka. Apalagi dengan profesi Freya sekarang sebagai seorang penyanyi" jawab Pak Chandra


"Itu alasan yang terlalu dibuat-buat pak. Bagaimana dengan alasan yang membuat semua orang menyalahkan Freya atas perceraian mereka berdua?" Tanya Tristan


"Apa itu?" Tanya Pak Chandra


"Penyebab mereka cerai karena ada orang ketiga" jawab Tristan


"Maksud kamu Freya selingkuh dengan Kivandra?? apa kamu gila?" Tanya Pak Chandra


"Saya belum selesai bicara pak. Freya memang berselingkuh tapi bukan dengan Kivandra. Banyak pria yang bisa direkayasa untuk jadi selingkuhan nya pak. Termasuk saya" jawab Tristan


"Termasuk kamu?? Apa kamu mau jadi selingkuhan nya Freya?" Tanya Pak Chandra


"Kita lihat aja nanti. Serahkan semua nya kepada saya" jawab Tristan


"Okay, perceraian adalah urusan kedua setelah Kivandra resmi jadi President Foods Public Company Limited" ucap Pak Chandra


"Oke, deal??" Tristan mengulurkan tangan nya


Mereka pun berjabat tangan tanda deal dengan apa yang disepakati.


🖤🤍🖤🤍🖤🤍


Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.


jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul




Hamil di Luar Nikah




Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)




Aku bukan Pelacur




Cinta Segi Tiga




Dijual Suamiku



__ADS_1


__ADS_2