Sebatas Formalitas

Sebatas Formalitas
BAB 52


__ADS_3

Kring....kring....kring....ponsel Papa Chandra berdering.


Papa Chandra langsung menjawab telepon dari Kivandra.


"Hallo Vandra, gimana keadaan mama dan Kaivan?" Tanya Papa Chandra


"Mama baik-baik saja, hanya belum sadar karena shock. Dan untuk kak Kaivan.....dia kritis pah" jawab Kivandra


"Kritis???" Tanya papa Chandra


"Iya pah. Lebih baik papa istrahat saja dan jangan memikirkan hal yang membuat kesehatan papa juga tidak baik. Ada aku dan Freya yang akan nememin mama dan Kak Kaivan. Ohya, papa pulang ke rumah aja, aku pasti akan menghubungi papa" jawab Kivandra


"Hmm. Papa tunggu kabar dari mu" ucap papa Chandra


"Iya pah" ucap Kivandra lalu memutuskan sambungan telepon.


Kini Kivandra dan Freya berada di ruangan VVIP sambil menatap mama Hesty dan Kaivan yang sedang terbaring tidak sadarkan diri.


"Kamu yang sabar ya. Kamu harus kuat agar papa juga kuat" ucap Freya


"Hmm" Kivandra mengangguk


"Mmm kalau kamu mau ke kantor, pergi aja. Aku yang akan temenin Mama dan Kaivan" ucap Freya


"Gak Freya. Walaupun aku kerja, aku gak akan fokus" ucap Kivandra


"Hmm ya udah kalau gitu" ucap Freya


"Oh iya, aku harus menemui kak Tri" ucap Kivandra


"Ap...."


"Aku harus tanyakan padanya ada apa sebenarnya dia dengan Daniel?? Bukankah gara-gara dia Kak Kaivan kecelakaan??" Potong Kivandra


"Aku tahu, tapi gak usah pakai emosi. Kamu harus tanyakan baik-baik padanya. Dia juga gak mau kalau Kaivan kecelakaan" ucap Freya


"Kamu di sini ya, aku akan segera kembali" ucap Kivandra lalu pergi mau menemui Tristan


"Kivandra.....Kivandra......" Freya ingin menghalangi nya tapi tidak bisa.


"Ah kenapa juga Tri masih ketemuan sama Daniel?? Udah tahu Kaivan tidak suka. Tapi, Tri juga tidak mau kalau Kaivan kecelakaan. Ah Kivandra pasti akan bertengkar dengan Tri" ucap Freya


Kring.....kring.....kring.....ponsel Tristan berdering.


"Hallo" ucap Kivandra


"Kamu di mana?" Tanya Kivandra


"Di apartemen. Bagaimana keadaan Kaivan?" Jawab Tristan


"Aku ke apartemen mu sekarang" ucap Kivandra lalu memutusakan sambungan telepon.


"Ad....ada apa sebenar nya? Kenapa Kivandra harus datang ke sini? Apa terjadi sesuatu dengan Kaivan?? Aaaahhh aku tidak sanggup mendengar kabar buruk. Tapi....diberita belum ada yang tahu kondisi Kaivan dan Tante Hesty. Aaahh semoga mereka baik-baik saja" ucap Tristan

__ADS_1


Tak lama kemudian, Kivandra sudah berada di depan apartemen Tristan. Setelah membuka pintu apartemen nya, Kivandra langsung memukul Tristan.


Plaaaakkkk.......


"Vandra, what are you doing??" Tanya Tristan kaget dengan pukulan Kivandra yang tiba-tiba.


"Kenapa Daniel datang ke sini???" Tanya balik Kivandra


"Da...Daniel??? Ka....."


"Jawab brengsek. Aku tahu Daniel kesini. Ngapain dia datang saat kak Kaivan tidak ada?? Ha? Jawab" potong Kivandra


Tristan mengambil nafas lalu menjawab pertanyaan Kivandra.


"Di....dia....."


"Gak usah terbata-bata. Gara-gara kamu dan pria itu kak Kaivan kecelakaan. Apa kamu tahu itu??? Ha???" Potong Kivandra


"Ap apa?? Apa maksud kamu?? Ke...."


"Kak Kaivan tahu Daniel datang ke sini. Dia jadi gak fokus menyetir karena memikirkan pacar nya bersama orang lain yang suka sama pacar nya sendiri. Sekarang katakan, kenapa dia datang ke sini?" Potong Kivandra


"Ap...apa Kaivan menyuruh orang untuk mengawasi ku?" Tanya Tristan


"Tidak. Dia menyuruh orang untuk mengawasi Daniel. Ada apa dengan mu? Ha? Kamu tahu Kak Kaivan tidak suka sama Daniel tapi kamu.......gara-gara kamu Kak Kaivan kritis" jawab Kivandra


Tristan terdiam mendengar ucapan Kivandra.


"Ap apa karena aku Kaivan kecelakaan? Maafkan aku. Maafkan aku Kaivan" ucap Tristan


Kring.....kring.....kring....ponsel Tristan berdering dari Daniel.


"Dari Daniel??? Kamu benar-benar ya" ucap Kivandra


"Ak....aku sebenarnya......" ting....pesan masuk dari Daniel.


"Jangan katakan pada Kivandra kalau aku mengancam mu. Foto kalian akan tersebar jika kamu menceritakan nya pada siapa pun. INGAT ITU!" isi pesan dari Daniel


"Ini bukan dari Daniel dan hmm aku tidak akan bertanya soal kondisi Kaivan padamu maupun Freya. Aku tahu aku salah, aku akan menjelaskan sendiri padanya jika dia sudah sadar" ucap Tristan


"Kamu jangan berani macam-macam dengan Daniel hanya karena Kak Kaivan kecelakaan. Ingat, aku mengawasi mu" ucap Kivandra lalu pergi dari apartemen Tristan.


"Kaivan.....apa yang harus aku lakukan?? Apa kamu akan memaafkan ku?? Aku harus bagaimana dengan Daniel?? Dia terus mengancam ku dengan foto kita berdua. Kita dan papa kamu sudah berusaha untuk menutupi hubungan kita, tapi......Daniel....shi*....aku harus mencari cara untuk melawan nya" ucap Tristan


❤💙❤💙❤💙


Kivandra kembali ke rumah sakit.


"Apa yang Tri katakan?" Tanya Freya


"Aku hanya mau dia tidak bertanya soal kondisi Kak Kaivan pada ku mau pun pada mu dan....."


"Kamu tidak bertengkar dengan Tri kan?" Potong Freya

__ADS_1


"Aku hanya memberikan satu pukulan pada nya" ucap Kivandra


"Kivandra....kam...."


"Apa kamu membelanya?? Kalau dia tidak bermain api dengan Daniel, Kak Kaivan tidak akan kecelakaan" potong Daniel


"Okey okey....aku tidak membela siapa pun. Hmm kamu istrahat gih, kamu pasti capek" ucap Freya


"Maaf, aku tidak bermaksud membentak mu" ucap Kivandra


"Gak apa-apa. Aku ngerti kok. Kamu istarahat ya. Nanti aku bangunin kalau mama sudah sadar" ucap Freya


"Hmm makasih ya" ucap Kivandra


"Tidak perlu berterima kasih" ucap Freya


🖤🏥🖤🏥🖤🏥🖤🏥


Jangan lupa dukung aku dengan like, comment, beri hadiah dan Vote ya.


jangan lupa mampir di novelku yang lain berjudul




Hamil di Luar Nikah




Rahasia Cinta (Lanjutan Hamil di Luar Nikah)




Aku bukan Pelacur




Cinta Segi Tiga




Dijual Suamiku


__ADS_1



__ADS_2