
Allahuu akbar allahuu akbar allahuu akbar,,
laa,, ilaaaha illaullahuuu waullahuu akbar. allahhhu akbar allah akbar waa lillahh,,ilhaam,,
gema suara takbir berkumandang di setiap penjuru kota. ku pandangi langit malam ini begitu cerah. aku bersyukur setelah motorku hilang kami masih bisa menyicil motor baru lagi. walaupun tidak bisa kita pakai di malam lebaran ini. karna masih menunggu kabar dari leasing. belum jelas kapan motornya akan bisa dikeluarkan. tapi ada harapan bisa punya motor saja sudah cukup membuatku sangat senang. kemana-mana tidak perlu memesan ojek online lagi.
malam ini rencananya kita ( aku, abi dan zhea ) akan pergi ke mall membeli baju lebaran baru untukku. kebetulan dari kami bertiga tinggal aku yang belum membeli pakaian persiapan lebaran. kalau anakku zhea sudah kubelikan dari jauh hari saat hadiah thr nya diberikan kakak padaku. begitu pun abi, baju barunya sudah kubeli dan ku simpan rapi di dalam lemari.
tradisi membeli baju lebaran bagiku sangat wajib. selain karna sudah terbiasa sejak kecil. kami sekeluarga memang sangat jarang sekali membeli baju baru. kami membelinya jika memang perlu saja. abi juga tidak senang jika baju yang dibeli hanya untuk kepuasan semata lalu setelah itu hanya di museumkan di lemari tidak terpakai. jadi menurutku moment-moment seperti ini adalah moment pas buat belanja-belanja kebutuhan persiapan lebaran seperti pakaian dan rempah-rempah makanan.
pokoknya aku akan mencari baju yang lagi trend kekinian dan tidak lupa celana panjang. sebab setelah lahiran stok celana panjangku sudah tidak ada yang muat. jadi aku butuh celana yang baru untuk ku pakai pesiar saat lebaran besok.
........
mii,, ini bagus loh,,
abi menyodorkan padaku baju berwarna pink.
ini juga bagus mi,,
kali ini abi menyodorkan lagi baju berwarna biru muda.
bi,,, warnanya mencolok begitu. aku tidak suka,,, tuh,, sana aku suka baju yang itu,,
ku tunjuk baju warna putih di belakang abi.
oh,,, yang ini ? putih ? tumben ?
abi berpikir sambil membalik-balik hanger gantungan baju yang ku minati.
atau yang itu bi,,
ku tunjuk lagi baju warna hitam disebelah baju yang abi pegang.
ya sudah ambil dua-duanya saja,,
ha? jangan dongg,,, tadi aku ada liat baju hitam sih,, di etalase butik depan lorong kita. jadi,, yang warna putih ini saja. baju hitam yang disana lebih bagus dari baju hitam ini.
tanpa panjang lebar abi kemudian mengambil baju itu dan di bawanya ke kasir. setelah membayar si baju kami pergi meninggalkan toko itu.
tapi abi yang sepertinya masih bingung menatap selidik padaku lalu bertanya.
tumben mi,, biasanya umi kan suka warna pink. abi jarang loh liat umi pilih warna putih begitu. hitam dan putih.,,
ha?? iyalah karna belum punya warna baju begitu makanya umi mau.
ohh,, wiss,, ok lah
kita cari makan dulu baru lanjut beli celana panjang untuk umi,,
ok,, tapi jangan lupa susu zhea habis,
nanti kita ke swalayan di lantai dua yah, beli di situ saja.
ohh iya,, beli disitu saja. biar tidak dua kali kita pesan ojek online pas pulang.
__ADS_1
hm,,
beli susu dulu baru kita makan dan nongkrong di cafe XX saja. aku pengen makan nasi rawon sama minumnya jus alpukat buatan cafe itu.
ok,, abi juga pengen itu kayaknya,,
..........
mau makan apa yah hari ini ? apa aku ke pasar saja. bosan juga makan daging tiap hari.
abi,,, ini pasar kalau hari ke empat lebaran sudah buka apa belum yak ?
haa ?? sudah kayaknya mi,,
umi mau masak makanan? mau menu apa makannya hari ini ?
umi lagi pengen udang. bosan sama daging bi,,
sudah cukup juga kita gantung belanga sana sini hahahha,,, perut umi jadi begah nih kebanyakn minum soda di rumah mama.
hm,,,
ya sudah ambil uang di kantong abi,, jangan lupa abi titip rokok,,
ku ambil uang yang abi jelaskan padaku tadi. tidak lupa ku pakai cream siangku dan langsung cuss ke pasar. tapi baru saja melangkahkan kaki di pintu luar. aroma kacang telur serasa mengusik hidungku. aku pun terhenti dan mencoba menikmati. kenapa terasa ada bau familiar dari arah kacang itu.
kayaknya baunya tidak asing. tapi kan sudah biasa juga ku cium bau kacang telur milik tante saat di produksi. kenapa kali ini beda? semacam mengingatkan aku sama bau bawang putih di waktu aku mengidam zhea dulu. bau yang sangat memyengat di hidungku.
apa aku hamil ? masa ? ahh tidak mungkin. perasaan aku baru selesai haid bulan kemarin. tapi tanggal berapa yah ?
aku melihat diriku sendiri di kaca spion motor milik tetangga sebelah kamar. seperti orang gila aku berbicara pada diriku di depan cermin itu. aku tersadar setelah mendengar suara zhea menangis. segera aku berlari menjauh dari motor. ku percepat langkah kakiku agar bisa sampai ke pasar dalam kota yang jaraknya cuman beberapa meter dari tempat tinggalku.
.......
...........
pagi ini sebelum ke pasar aku singgah ke apotik untuk membeli testpeck. mungkin nanti malam baru ku gunakan. semoga hanya dugaan saja. demam yang naik turun membuat diriku makin penasaran dan menduga-duga. jadi ku putuskan mengecek saja apakah aku positiv hamil atau tidak.
sepulang dari pasar seperti biasa aku memasak untuk makan siang kami sekeluarga. hendak ingin masak nasi. ku perhatikan galon air minum ku ternyata sudah habis. aku pun menyuruh abi pergi mengisi galon tersebut di depot air minum dekat tempat tinggal kami. karna langganan kami yang biasa mengantar-jemput galon sejak lebaran belum bisa melayani pengantaran. katanya kurirnya masih pada pulang kampung semua.
abi yang lagi asyik main game di hpnya malah tidak memperdulikanku. karna kesal spontan ku tarik kasar hp di tangannya. eh,, bukannya dia langsung bergerak mengisi air galon malah sinis menatapku tajam. akhirnya kami berdebat hebat. jadilah hari itu hari saling diam sedunia bagi kami.
aku sangat kesal karna dia melontarkan kalimat kasar padaku tadi. aku tidak mau menatap atau menegur dirinya. dan abi ? dia tetap bermain game sesuka hatinya. puas main game dia mandi lalu berangkat kerja tanpa memakan apa yang ku masak.
dasar laki-laki tidak bersyukur. sudah di masakkan malah tidak di makan. air galon juga tidak dia isi lagi hhh,,,
ku lihat lagi galonku yang kosong. sepertinya aku butuh bantuan orang. maka aku pergi ke kamar tante yang suka membuat kacang telur itu. aku meminta bantuannya untuk menghubungi depot air minum lain yang bisa melayani pengantaran air sekarang ini. alhamdulillah tante punya nomer hp nya. ketika terhubung dan di ok sama babang ojek online. ku titip dua galon sekaligus di kamar tante. biar tidak perlu lagi repot ngomong ke abi atau sekalian saja tidak saling tegur selamanya.
.........
hmmm,, zhea kayaknya sudah tidur. by the way aku mandi sore dulu apa ngetes testpeck duluan yah ?
ku timbang-timbang barang itu. akhirnya dengan berat hati aku ingin mencobanya dulu. mumpung aku lagi ngerasa kebelet pipis. jujur aku tidak mau kecewa dengan hasilnya nanti. perasaanku takut kalau aku benar positif hamil.
..........
__ADS_1
aku tertegun melihat testpeck itu. hasilnya sama seperti apa yang aku takutkan.
astagaaaa,, garis dua ?
ahh mungkin hasilnya salah ini,, tapi zhea waktu itu garis dua samar-samar jadinya tetap positif hamil jug kok. astaga bagaimana ini ?
rasanya aku pengen nangis sejadi-jadinya di dalam kamar mandi. semua sudut ruangan ku sirami dengan air. bosan di kamar mandi aku pergi ke kamar untuk menengok zhea yang sedang tidur pulas di kamar. lalu aku duduk bersandar di pintu kamar. meratapi nasibku ke depannya. ah,, terasa lututku lemas sekali. aku tak yakin lagi bisa merawat anak kedua ku ini.
em,,biar ku kabari abi. kandungan ini mesti di gugurkan. aku belum siap merasakan begadang dan bangun bangun membuat susu. zhea umur 6 bln ini sudah enak sekali ku rasa. kenapa mesti ada lagi ?
ku ambil hp ku di atas meja kamar. lalu segera ku kabari abi. tetapi abi hanya membacanya dia tidak menjawab chatku itu.
namun, selang beberapa jam dari wa chat yang ku kirim pada abi. ku dengar suara motor abi datang dan masuk ke lorong teras kost. aku pun segera berlari membukakan abi pintu. aku menangis sejadi-jadinya dan memeluk abi.
mana hasilnya mi?,,, tanya abi sambil melepas pelukanku.
ku tinggalkan abi di ruang tamu untuk mengambil hasil testpeck yang sudah ku simpan di laci lemari. kemudian aku datang lagi dan meyodorkan barang itu pada abi.
setelah abi melihat hasilnya. abi hanya terdiam menatapku. mungkin dia juga sama sepertiku kaget melihat hasilnya.
bi,,, kita gugurkan saja. Umi belum siap abi,, hiks, hikss
abi belum gajian kalau mau beli obatnya sekarang mi,,
terus kapan? tunggu anak ini masuk usia 3 bulan ? bisa mati aku ini bi,,
kalau buah durian mau ? kalau itu bisa abi beli,,
memangnya abi bisa belikan ? abi kan mual menghirup bau durian.,
iya,, nanti abi usahakan tahan mencium baunya. gampang lah pokoknya. nanti besok pagi lepas piket abi pulang bawa durian,,
ya sudah ini rumah kayak kapal pecah. umi juga belum mandi, gih,,, mandi sana. abi mau kembali ke kantor lagi. tadi abi kesini hanya alasan minta izin sebentar.,,
hm,, iya,, tapi jangan lupa duriannya.
abi mencium keningku dan mengangguk. lalu kemudian berangkat lagi bekerja. sementara aku, jangankan mandi ! makan pun aku tak selera. yang kulakukan hanya menangis memeluk bantal. membayangkan nasibku memiliki dua bayi dan harus terkurung di rumah dalam waktu berbulan-bulan.
hikss,,hikss,, bagaimana ini ? kalau tidak bisa jatuh kandunganku ? apa yang akan ku katakan pada mamaku . baru juga berapa bulan sudah dung lagi. hikss,,hikss,,
.........
yah,,,,pagi ini aku sukses diare. diare hasil dari memakan sebiji durian montong . alih-alih kandungan gugur yang ada aku buang air besar tak henti-henti.
kulihat abi juga sedari tadi tiduran menutup matanya. memang anusia itu benci bau durian yang menyegat. keliatannya akibat menghirupnya abi sampai tepar begitu. beberapa kali juga dia ke toilet. mencoba mengeluarkan muntahan tapi tidak berhasil.
pokoknya ini hari repot sedunia. aku rasa durian bukan alternatif bagus. gajian sisa 4 hari lagi. kayaknya memang aku butuh obat penggugur kandungan. sebelum dia makin berkembang, sebelum aku menjadi sayang padanya. sebaiknya harus bergerak cepat mulai dari sekarang. karna bila ku hitung manual dari siklus haidku. anak ini usia nya masih sekitar dua bulanan. masih aman bila digugurkan.
maaf ya nak, bukan mama tidak suka kamu. tapi kehadiranmu terlalu cepat. mama masih ingin istirahat. maafkan mama,,
entah mengapa muncul perasaan sakit dan rasa bersalah padaku. tetapi bila dibandingkan rasa lelah ku merawat bayi kayaknya aku memang belum siap akan kehadiran dirinya ada diantara aku dan zhea.
bayangan obat penggugur kandungan juga terus menari-nari di kepalaku. antara berani dan tidak aku ingin meminum obat itu nanti. dulu aku pernah mendengar ada kasus orang yang meninggal karna kehabisan darah saat menggugurkan kandungannya. ada juga yang tidak sukses menggugurkan membuat anak yang terlahir menjadi cacat fisik.
hal ini pula yang menjadi kendala pemikiranku untuk melakukan tindakan gila itu. ada lagi yang lebih memalukan. jika tidak berhasil tapi aku di rawat di rumah sakit.
__ADS_1
apa kata keluargaku. pasti aku di ceritakan kanan kiri lagi sama mereka. merekakan paling tau membuat orang lain malu di depan banyak orang. sudah barang pasti aku bakalan di bully habis-habisan.
ahhhh bagaimana ini ?? ya allah beri aku petunjuk harus seperti apa. aku belum siap ya allah,,, hiks..hiks...............