
Kamar sudah bersih, ruang tamu juga sudah ku rapikan, emm,, tinggal masuk-masukkin pakaian-pakaian yang sudah kulipat ini ke dalam lemari,,
Ketika hendak mengangkat pakaian dan membawanya ke arah lemari. barulah aku tersadar kalau lemariku kini telah hancur dan terlihat memprihatinkan
Hm,,, ahhh lemariku,,, hancur ini,,,
Ahh,, kan jadi kelihatan bajunya kalau di taruh disini. Debu juga bisa masuk lagi ke baju,,,,
Ku perhatikan dengan sedih bagian sisi kanan pintu yang sudah patah.
Lalu aku berbalik ke arah meja riasku
Ah,,,Untung saja masih ada cerminnya meja rias itu,, begini aku tidak bisa bercermin lagi kalau sedang mengganti pakaian sehabis mandi.
Kemudian aku kembali mendekati lemariku untuk menata pakaian di tanganku ini. sembari menatap nanar melihat kondisi lemariku yang kini kaca cermin nya telah pecah. si lemariku jadi bolong alias pintu sisi kirinya tinggal setengah. Kini sudah tidak ada lagi kaca cermin yang juga berfungsi sebagai pintu lemari bagian sisi kanannya
Sibuk mengatur-atur pakaian. Tiba-tiba aku teringat air mengalir dari kran kamar mandi yang sengaja aku tinggalkan tadi. sengaja ku tinggal dalam kondisi krannya terbuka agar airnya yang keruh mengalir keluar semua dari dalam bak penampungan air. Biasanya cara itu ku lalukan agar air keruh tadi berubah menjadi bersih.
Ku percepat gerakan tanganku mengatur sisa pakaian yang masih berada di atas lantai.
Setelah beres semuanya. barulah aku berjalan melewati dapur untuk menuju ke arah kamar mandi. mengecek si air tadi yang sudah mulai tumpah-tumpah dari bak air mandi.
Ku perhatikan air keruh yang tertampung di bak ini.
Astagaaa,,, kotor sekali airnyaaa,,
Ih,,,masih banyak pasir dan tanah yang ikut masuk bersama aliran air ini.
Emm,,, kalau begini caranya mana bisa ku cuci semua piring itu. Apalagi mau mandi,, ih,,,, jorok,,,
Eh,,,apa mungkin besok bisa kali yak,,,
ku panggil saja jasa pembersih tandon air. Pasti di dalam tandon di luar sana itu ada banyak pasir dan tanah yang sudah ikut tertampung. Bisa saja kan,, airnya tadi sudah mulai bersih tapi karena derasnya air yang ditarik mesin masuk ke tandon membuat pasir dan tanah ini ikut mengalir juga ke keran-keran air di kost sini,,,
Emm,, perasaankan,,, sudah sejam lewat air ku nyalakan tadi. Tapi masih belum jernih juga air yang keluar ini,,
Aku pun segera masuk ke dalam rumah. mencari-cari sepotong kain bersih dari tumpukan baju lamaku. Setelah dapat lalu ku gunting kainnya berbentuk persegi. kemudian aku kembali lagi ke kamar mandi dan melilitkan si kain guna menutup kran air. Supaya kalau si air mengalir keluar tdk terlalu kotor. Pasir dan tanahnya tersaring ke kain yang ku lilitkan tadi.
Lama juga ku pandang-pandangi hasil karyaku tadi. Dan akhirnya aku menyerah dengan air dan juga tumpukan piring kotorku.
Hmm,, okeeee,,, sore aja di cuci piring ini. Tunggu airnya benar-benar bersih. Iyuuhhh,,, Padahal aku sudah jijik sekali melihat tumpukan piringku. yang tidak pernah ku cuci semenjak satu bulan yang lalu saat gempa dahsyat itu terjadi.
.........
Sebenarnya waktu itu aku sempat menengok kostanku ini,, cuman karena mungkin terjadi pergesekan atau gerakan di dalam tanah membuat mesin air tidak bisa menarik air tanah naik ke atas. Jadinya mau cuci piring atau nge pel pun tidak bisa ku lakukan karna air tidak mengalir ke kran.
Sempat aku memanggil tukang galian air untuk mencari sumber mata air yang baru. Tapi pas si air mulai mengalir ke tandon. Eh,,, mesin airnya yang di kostan ini malah hilang di jarah orang. Salah kami juga sih, waktu itu tidak langsung pindahan saja kesini. Mungkin si pencuri tahu kalau kost ini penghuninya belum pada berdatangan. Jadi pipa plastiknya mereka gergaji dan mesinnya yang diambil.
Ck,,,ck,,, Pasca gempa ini semua barang yang posisinya ada di halaman rumah orang bahkan mungkin sapu sebatang kara milik orang lain, Selama berada di luar rumah dan situasi sepi. Maka semuanya pasti di ambil. Yang penting barang itu kondisinya masih bagus berarti di anggap sangat berharga dan bisa menghasilkan uang.
Setelah mencuri mereka akan menjajakan barang tersebut dengan menjual langsung ke warga atau memposting di grup-grup jual beli yang ada di sosial media. Tanpa sedikit pun ada rasa malu.
Jadinya yang menjualnya adalah si pencuri dan yang membelinya adalah si korban yang membutuhkan barang yang sama. Mungkin si korban pasrah saja membeli hasil curian karena butuh akibat barangnya juga kecurian.
Betapa mirisnya tangan-tangan nakal ini. Menjadikan moment gempa sebagai ajang aji mumpung. Seolah keadaanlah yang membuat mereka seperti itu. Nyatanya tangan merekalah yang jahil.
Padahal kota palu ini termasuk kota yang kuat. Terhitung dua minggu pasca bencana dan mulai masuknya pasokan-pasokan bantuan kebutuhan pokok. Saat itu juga mulai terlihat ada aktivitas-aktivitas jual beli barang di grup-grup info kota palu.
Hmm,,apalagi ketika swalayan terbesar di kota ini mulai memberanikan diri membuka pelayanan ( itu pun di bagian kasir harus di kawal oleh beberapa orang dari pihak kepolisian ). Saat itu juga aktivitas perekonomian mulai membaik. Yaah,,, walaupun harga-harga barang masih melonjak naik dan bahan bakar seperti bensin sangat di batasi. Tapi setidaknya sudah ada kemajuan yang signifikan. Sisa kaki kita yang di kuatkan untuk mencari uang. Dan ingat mencari uang juga tidak harus dengan mencuri barang milik orang lain kan,,,
__ADS_1
Menurutku sih, tindakan pencurian karna faktor bencana alam hanya sebagai modus dari oknum yang memang tidak bertanggung jawab. Apalagi pencurian bensin. Wah,,wah,,, ini lagi trend sekali saat ini. Banyak orang ( mau tua atau pun muda ) yang berbondong-bondong datang ke bagian-bagian tkp. Alih-alih berselfie atau sok berduka. tapi malah melakukan aksi menjarah sisa bensin pada kendaraan-kendaraan yang sudah terbengkalai di tempat tkp. Mereka tidak perduli entahkah kendaraaannya bisa terbengkalai karna pemiliknya lari saat kejadian atau pun karna pemiliknya kini sudah menjadi korban bencana alam.
Sungguh malang nasib negeri ini jika mental semua generasi penerus bangsanya seperti ini. Bayangkan saja bukan cuman anak-anak tapi orang tua yang seharusnya mencontohkan hal baik pada anak-anak justru ikut-ikutan menjarah. Mirisnya jika ada pemilik toko yang mempertahankan barang jualannya. Maka toko atau kios-kios itu di lempari bersama-sama sampai akhirnya si pemiliknya tadi menyerah dan membiarkan mereka masuk. Mereka mengambil semua barang sesuka hati. Kalau perlu biar kantong kresek di ambil juga. Tidak sedikit pun ada rasa kasihan pada si pemilik toko. Ck,,ck,,ck
............
Mi,,, ayo kita ambil zhea,, rumah sudah bersih semua kan,,,
Hmm,, ayok bi,, skalian nanti kita singgah cari makan diluar. Umi sudah lapar,,,
Ok,,, ayook,,
bangun,,
emm,,pake jaketmu,, matahari palu panas loh,,,
Abi menarik tanganku yang asik berbaring setelah lelah bersih-bersih tadi.
Kami pun segera mengambil zhea yang masih kami titipi di rumah mama. Kami tidak membawanya kesini waktu mengangkat barang dari sana tadi. Karna kami masih perlu bersih-bersih dulu sebelum pindahan. Takutnya kalau zhea ikut kesini. Dia bisa terkena debu atau barangkali keinjak pecahan beling dari lemariku. yang tadinya masih banyak berserakan di lantai kamar.
Ketika abi menutup pintu rumah. Aku segera mengingatkannya untuk tidak lupa mengunci pintu rumah kami.
Ehh,,, abi jangan lupa tutup pintu dan itu di kunci dua kali,,
Pastikan bi,,, sudah terkunci baik loh,, pintunya,,
Emm,,
Ku lirik rang besi anti maling yang kami pesan dua hari lalu agar mengantisipasi pencuri mengangkat si mesin air baru kami.
Samaa itu bi,, rang-rang besi anti maling pada mesin air jangan lupa abi gembok,,
Iyaa,, mi,, abi ingat kok,,
Nihhh,, aman kan,,
Abi mencoba memastikan keamanan pintu dengan cara mendorong gagang pintu berkali-kali
Lalu dia berpindah tempat ke mesin air
hh,, bukan berarti hilang lagi di curi orang mesin ini. Abi belum ada uang lagi untuk beli. Jangan sampai deh,,,
mesin itu kecurian dua kali,,
Gumam abi sambil mengunci gembok si rang besi pelindung mesin air yang ada di depannya
Eh,,, iya yah,,, gaji abi belum juga masuk ke rekening,,
Tiba-tiba aku teringat gaji abi yang belum juga di transfer perusahaan tempat dia bekerja
Haaa? Bukan belum masuk,, umii,,. Tapi gerai atm bank yang bisa di pakai menarik uang yang sesuai bank kartu atm abi. Baru ada satu di palu sini,,
Ituu yang di depan swalayan XX lohh,,,
Itupun sudah dua hari ini uang di dalam mesinnya kosong. Abi malas ngantri di bank hanya untuk mau ngambil uang,,,
Lanjut abi menjelaskan duduk masalah gaji kepadaku
Ohh,,
__ADS_1
iyaa,, nanti saja,, deh,,
kan masih ada sisa uang di tangan kita. Kalau pun belanja keperluan sebentar malam. di swalayan kan masih bisa dengan gesek kartu atm nya abi tooh,,
Hm,,, ya sudah,,, ayok,, naik ke motor,, jangan lupa tarik pagarnya mi,,,
Emm,, ini gemboknya. Jangan lupa di gembok pagar itu,,,
Abi mengingatkan lagi padaku
...........
Setelah lelah dari antrian panjang saat membayar di kasir swalayan ternama di kota ku. Kami bertiga langsung segera pulang. Malam ini kami akhirnya bisa merasakan lagi tidur di rumah kecil kami. Sekalipun kecil tapi memiliki kenikmatan tersendiri.
Jauh dari orang tua membuatku bebas mengatur urusan rumah tangga dan juga bebas berpendapat tanpa harus mempertimbangkan ini dan itu. Walau makan hanya seadanya setidaknya tidak lagi merasakan perasaan tidak enak hati. Seperti tidak enak kalau setelah aku makan lalu tidak dengan segera mencuci piring makanku. Hahhaha,,,
Aku sangat senang bisa mendapati suami yang mengerti hal-hal kecil seperti ini. Dia mampu memuaskan kemauanku tanpa harus menyakiti perasaan orang tuanya atau pun orang tuaku. Tinggal di kontrakkan kecil ini bagi kami adalah cara menyelamatkan keluarga kecil ini dari mala petaka atas debat saling adu argument. Bukan hal baru lagi
Bila serumah dengan orang tua sesuatu hal yang kecil pun bisa tiba-tiba membesar. Abi menyadari itu semua. Itu sebabnya kami sepakat berada disini.
......
Alhamdulillah sudah bisa pulang lagi kesini. Anak istri juga terlihat senang bisa kembali kesini,,,,
Ku pandangi zhea yang mulai tertidur kala pantatnya di tepuk-tepuk halus oleh istriku. Istriku pun seharian ini suaranya sudah mulai ceria lagi. Aku tahu dia sangat senang menyendiri di kontrakkan kecil ini. Sebagai suami dan juga seorang anak. aku hanya ingin mencari jalan tengahnya saja. Supaya menghindari bentrokan antara orang-orang yang aku sayangi.
Ku coba mengajak umi berbicara sebelum dia benar-benar tertidur pulas
Ahh,, umi,,,
Umi,,,besok masak yah,, sudah lama abi tidak makan masakan umi,,,
Ku goncang-goncangkan sedikit badan istriku agar dia masih terus terjaga
Hm,,,
iyaaa,,,
gampanglah,,,
Jawab umi dengan suara melemah karena sudah mulai masuk ke dalam alam bawah sadarnya.
Ku tatap wajahnya lama.
Dia cantik juga kalau tidur begini hehehhe,,,
Lalu ku coba ciumi pipinya. Tapi dia tidak juga bergerak. Matanya masih saja di tutup nya rapat. Ku coba mendekatinya namun agak menjaga jarak dengan perut buncitnya agar tidak tertindih oleh badanku. dan aku terus memeluknya agar dia terbangun.
Berkali- kali ku peluk erat dirinya sambil menciumi pipi dan lehernya juga. Hingga akhirnya terlihat dengan berat dia mencoba membuka matanya sambil tersenyum manja.
Sepertinya umi tahu apa yang ku mau. terlihat dari dia yang mulai manja dan mulai memasrahkan dirinya padaku. Cara-cara dirinya seperti Inilah yang selalu sukses membuat gairahku meninggi. Seolah seluruh tubuhnya ingin kulahap habis-habisan.
Ahhhhh,,,, betapa indahnya malam ini. Semoga zhea tidak terbangun hingga pagi hi,,hi,,hi,, ...... Abi
Hmm,, abi ini tau saja menggunakan kesempatan dalam kesempitan heheh,,,Umi
..........
Kami pun saling bergelut sambil menikmati indahnya malam panjang ini. Dan zhea tetap menikmati keindahan alam bawah sadarnya.............
__ADS_1