sebuah cinta

sebuah cinta
28 september 2018 kotaku luluh lantah.


__ADS_3

(malam sebelum bencana alam menimpa)


sudah hampir sejam aku memilih barang mana yang akan ku beli. barang yang ku pilih harus benar-benar ok dan tidak lupa harganya terjangkau. rencananya aku akan menjual kembali barang yang ku beli ini. setelah melihat-lihat aku agak tertarik pada jumper segitiga bayi. ku lirik harga per packnya dan menurutku harganya lumayan terjangkau jika ku jual per pcs. maka ku coba saja membeli dua pack jumper. satu jumper segitiga lengan pendek dan satu jumper segitiga lengan panjang. tidak lupa aku mengitari lorong ke tiga untuk mencari semacam kaos kaki balita atau sandeker pelindung kaki anak yang baru belajar jalan. setelah ketemu maka ku ambil masing-masingnya per dua pcs.


kemudian aku berubah haluan lagi ke arah susu formula kaleng. ku ambil susu yang sering zhea minum lanjut berjalan ke kasir untuk membayar barang-barang tersebut.


setelah keluar swalayan aku menuju salah satu rumah makan terdekat di area sini. rencananya makanannya tidak ku makan di tempat tapi dibungkus saja. mengingat abi dan zhea yang ku tinggal sedang tidur. serta makanan di rumah juga tidak ada. jadi ku bawa pulang saja bungkusan itu biar bisa kita makan bersama-sama.


tapi sesampai di rumah ternyata mereka masih saja tertidur pulas. jadi aku asyik makan sendiri di dapur. hal itu biasa saja bagiku. abi biasanya terbangun di tengah malam dan sudah tentu kelaparan. dia pasti akan memakan makanan ini. sedangkan zhea, sebelum aku berangkat tadi aku sudah memberinya makan. tadi aku sengaja membeli lebih karna takut zhea terbangun. biasanya zhea suka juga ikut makan tengah malam bersama kami.


setelah makan piringku langsung aku cuci bersih. hm,, akhir-akhir ini aku agak jijik menumpuk-numpuk piring kotor di ember cucian piring. belakangan banyak tikus, kecoa dan entah hewan kecil seperti cacing berkeliaran di bagian selokan pembuangan air mengalir yang ada di dekat teras dapurku. takutnya binatang ini pergi mencari makanan di piring makanan kami. itu makanya tiap ada piring kotor langsung segera aku cuci.


sebelum tidur ku cek lagi belanjaanku. sebenarnya aku ingin langsung memposting barang-barang jualanku. tapi ku batalkan niatku sebab aku belum menghitung kembali berapa harga yang harus ku beri pada tiap masing-masing barang. waktu juga menunjukkan pukul 12 malam. sebentar lagi zhea akan terbangun dan minta bermain. jadi di sisa waktu berapa jam itu lebih baik ku efisienkan untuk tidur. kan,, masih ada hari esok yang ku gunakan untuk menjual barang-barangku.


.........


( siang sebelum gempa dahsyat itu terjadi )


alhamdulillah akhirnya tidur juga anak ini. aku mau hitung harga barang sekalian ku posting di sosial mediaku. siapa tahu langsung ada peminatnya. hehehhe,,,


abi yang saat itu tengah asyik main game tiba-tiba ingin makan sesuatu yang dingin.


jadi siang itu dia pergi ke salah satu indomaret yang ada di area tempat tinggal kami. tidak pula juga ku titip membelikan aku satu roti tawar dengan satu selai coklat pada abi.


saat abi pergi, aku berbaring sambil membuka sosial mediaku. disana ku lihat ada info berita di sebuah grup. beritanya yaitu salah satu desa di kotaku mengalami gempa hebat. terjadi kira-kira sekitar tadi pagi. kemudian ku telusuri komentar para netizen. seperti biasa tak satu pun dari mereka yang berempati. kebanyakan membully dan menganggap itu hoax.


setelah itu kucoba scroll lagi beranda sosial mediaku.ahh,, ada berita di grup tadi. hari ini merupakan pembukaan acara ulang tahun kota kelahiranku kota palu, sulawesi tengah.


kota yang suasananya masih sangat indah di kelilingi gunung dan pantai. kota palu ku ini terkenal sangat kental dengan adat istiadat dan budaya. hari ini rencananya akan di adakan pesta rakyat menyambut hari ulang tahun kota palu. yang menarik agenda acara nya akan diisi dengan lomba lari yang dihadiri oleh warga negara asing, pertunjukan seni, wisata kuliner, dan masih banyak event lainnya. biasanya pesta rakyat disini diadakan kurang lebih sampai sekitar seminggu.


aku jadi pengen pergi kesana, mungkin aku akan bujuk abi supaya bisa sore atau malam ini kesana. kebetulan sekali kan popon juga panitia penyelenggara. dia bakalan menampilkan anak didik tarinya di acara pembukaan nanti. aku ingin sekali menonton parade tari mereka.


ku coba log out dari sosial mediaku. dan masuk ke wa chat untuk mengobrol dengan popon. alih-alih mengajak popon aku malah masuk ke obrolan grup . disana ada teman gank ku yang sekarang semuany sudah jadi ibu muda ( kecuali popon ). jadi,,, jauh sebelum bertiga dengan kanis aku dan popon sudah memiliki teman akrab yang sama. hanya saja kami mulai terpisah karna situasi dan kondisi. jadi agak saling kurang menghubungi satu sama lain. hanya aku dan popon saja yang masih jalan bareng sampai saat ini.


yuhuuu,, apa ada orang disini ? pesan pertamaku menyapa mereka


iya hadir nyai,,, jawab dedew kemudian


kita ketemuan yuk di pesta rakyat palu nomoni. balasku mulai mengajak mereka ketemuan


kapan ? kalau hari ini aku tidak bisa,, balas dedew


halohaaa,, mau kemana ? hellin masuk ke obrolan grup


palu nomoni nyai, mau ikut ? besok saja tapi balas dedew


pastikan tujuan kapan yah, ibu-ibu rempong bawa anak semua ini,, hahahah,, candaku


ohh iya,, besok bisa. tapi jangan ke sana. aku bawa wais ini,, kasian dia, ramai sekali pasti. balas hellin lagi.


trus dimana ? ehh,, bukannya popon panitia acara disana. ?,, tanyaku lagi


iya nyai,, popon panitia. ehh,, jangan lupa eke kan jualan di wisata kuliner juga. hahah balas dedew


hmm,,, ada yang bisa ku bantu ? balas popon masuk ke obrolan grup


nyai,, kita ketemuan di cafe xx aja,, jangan disitu ,, balas hellin.


terserah nyai,, mana-mana aja,, tapi aku masih jadi panitia dan hari ini full day,, gimana kalau besok saja. balas popon


iya besok sore bisa ? tanya dedew


iya besok bisalah kalo sore,, pas juga zul lepas piket. jawabku

__ADS_1


ok,, sampai ketemu besok sore nah,, jangan dibatal lagi heheh,, balas dedew menutup obrolan


aku dan popon juga hellin hanya memberi emoticon jempol tanda setuju ketemu besok sore di cafe xx. setelah seribu purnama ini akan menjado meetup pertama kami. wkwkwk,,


........


( detik-detik gempa dahsyat terjadi )


ini nak makan,,


ku suap zhea dengan sobekan roti yang sudah ku oles dengan selai coklat


mii,, tadi gempa umi rasa ? tanya abi


haa kapan? seharian perasaan kan gempa terus. eh,, tapi kayaknya bukan sejak dari beberapa hari yang lalu,, jawabku sambil mencoba mengingat-ingat.


itu,, yang abi ke indomaret. hahaha karyawan pada berlarian keluar. lebay sekali,,


hm,,, iya dari sejak yang umi mandi lama terus abi teriaki itu,, jawab abi mengingatkan.


ohh, iyaaa ingat,,,


eh,, tapi kan cuman gempa kecil . kenapa mesti lari segala,,ckckckck.


by the way sebentar kita ke palu nomoni yah bi,,


hmm iya terserah umi,,


tauu ah,, lebay baru gempa begitu heboh,,


jawab abi singkat sambil mengangkat bahunya kemudian mengambil sisa roti di tanganku dan dia masukkan kemulutnya.


jawaban abi yang singkat tadi dan obrolan kami yang timpang tindih, ditutup dengan satu tegukan minuman dingin menjadi akhir obrolan kami. abi mengambil stand untuk berbaring , zhea ku biarkan bermain di keretanya dan aku sibuk memfoto-foto jualanku. selang sejam kemudian ada gempa kecil lagi terjadi.


........


ohh,, masih jam 5 sore. dikit lagi lah, cuci piring, mandikan zhea, terus aku mandi , terus cuss deh ke palu nomoni hehhehh,,,


eh,, abi tidur,, aduhh susah dia dibangunkan kalau begini. hhh,, kenapa jam segini sih tidurnya. alamat bertengkar lagi ini sebelum pergi,,


tengah asyik membalas koment pembeli di postingan ku. aku merasa mules pengen buang air besar. maka, ku tutup pintu rumah dan meninggalkan zhea yang mengobrak-abrik jualanku. aku berjalan menuju ke toilet untuk membuang hajat.


15 menit setelah dari toilet aku duduk lagi melihat hpku, sebenarnya aku masih mau main sosial mediaku, cuman karna mesjid sudah mulai mengaji. segera ku ambil zhea untuk ku bersihkan badannya.


ketika bajunya ku buka masih juga ada gempa kecil yang kurasa. hanya saja ritmenya agak berbeda, terasa lebih membuat kepala pening. ki tunggui setelah gempa mereda baru ku bawa zhea pergi ke kamar mandi. di dalam sana masih juga aku bepikir lama. apa di mandikan atau di lap saja badannya zhea.


ahh,, lap saja. nanti kalau mandi, terus dia flu bisa marah abi padaku wkwkk,,


ku lap zhea sekenanya lalu ku bawa masuk kekamar untuk ganti baju. rencananya setelah zhea aku lagi yang mandi. berhubung bau badanku agak asin heheh,, dan celana yang ku pakai sobek bagian selangkangannya jadi aku mulai agak merasa risih dan kotor saat memegang kulit anakku yang wangi dan halus.


..........


( gempa maha dahsyat terjadi )


ku pilih baju untuk zhea. rencananya yang akan ku pakaikan zhea setelan baju oblong putih dan celana pendek warna pink.


setelah pampers dan celana berhasil dia pakai, ku coba masukkan baju dari kepalanya. baru saja bajunya berhasil terpasang tiba-tiba lantai dan dinding bergetar hebat. terdengar suara gemuruh tanah dari bawah sana. abi yang mungkin merasakan juga langsung bangun dari tidurnya. selang 5 menit kami saling berpandang. sadar akan ada susulan lagi. ku pindahkan zhea dengan cepat dan kasar ke tangan abi. begitu sampai di pangkuan abi. terdengar suara gemuruh lagi dari dalam tanah. disusul gempa yang maha dahsyat.


lampu seketika padam, seisi rumah gelap, hanya suara teriakkan warga yang ku dengar diiringi suara jatuhnya barang-barang. keadaanku yang tengah hamil 5 bulan membuatku agak sedikit terseret-seret memegang baju di bagian pinggang abi. sementata zhea masih berada di pelukannya tanpa ada suara sedikitpun. aku mencoba menutup mataku dan mengikuti kemanapun arah abi terlempar. rasanya kami bagai di tapis seperti beras. ke kanan kemudian kekiri, keatas ke bawah. ahh,, aku pasrah bila ada sesuatu yang menimpa kami. yang bisa ku ucap hanya kalimat ya Allah dan astagfirullah halazim,,


lari mi,,,


abi terus mencoba berdiri. aku pun langsung ikut berdiri sambil meraba baju abi. tapi baru juga sukses berdiri kami bertiga terbanting dan tersandar di dinding papan kamar. kami terus memperbaiki posisi kaki, kemudian abi melangkah keluar kamar bersama aku yang memeluk pinggangnya. baru saja sampai di pintu kamar. gubrakkkkk,,,, dua suara barang sepertinya lemari dan meja riasku jatuh. posisinya aku tak tahu lagi. semua gelap hanya pintu belakang yang samar ku perhatikan dan ku dengar suaranya terbuka, tertutup.

__ADS_1


atagfirullah abii,,, ya allahh,, abi,, ya allah,, ya allah,, teriakku.


kami bertiga terpontang panting di ruang tamu yang hendak ingin mencari pintu keluar rumah.


umi,,, pegangan ,, ya allah,, astagfirullah,,, ya allah,,, sini,,, disini mii,,,


ku pegangi tangan abj yang berusaha menariku. lalu kami bertiga tersandar di dinding yang dihalangi galon air minum cadangan. galon yang baru ku isi dua hari yang lalu. saat itu ada beberapa detik kita berdebat sembari mengambil nafas. karna sisa satu pintu ini yang akan kami lewati menuju keluar rumah. tetapi pintu itu posisinya aku kunci membuat kita terjebak di dalam rumah.


kenapa kau tutup pintu umi,,, astagfirullah ini tidak bisa di buka. mati disini kita ya allah,,,,


abi terus mencoba membuka gagang pintu memakai satu tangannya.


mana tau kalau mau begini abi,,, astagfirullah


aku mulai menangis.


kami terjebak hampir sekitar 10 menit. entah mengapa abi sadar kalau ada cahaya yang terlihat. berarti pintunya aku tutup bukan memakai kunci pintu tetapi gerendel besi. kemudian dia mencoba membuka gerendel dan memaksa gagang pintu ditarik keluar. gagang pintu ini memang sebelum gempa sudah agak keras. mungkin karna posisi panik membuat si gagang makin keras. dan harus dengan pemakasaan baru bisa terbuka.


begitu berhasil kami mencoba lari keluar rumah. tapi gempanya masih terasa seperti menapis kita. alhasil kita bertiga malah dua kali. satu kali ke arah sisi kiri pintu lalu terlempar lagi ke bawah tandon air yang ada di lorong teras kos. abi yang berhasil berdiri duluan langsung berlari ke luar pagar. disusul aku dibelakangnya yang berjuang sendiri.


agak sulit keluar dari lorong teras ini. sebab motor anak-anak kost pada berjatuhan di lantai menutupi akses jalan keluar. namun alhamdulillah kamk sampai di luar pagar dengan selamat.


ku lihat suasana di halaman luar kacau balau. langit palu memerah, gempa kecil terus terasa, teriakkan warga menambah suasana mencekam menjadi-jadi. zhea yang kini dipelukkanku hanya pasrah dan diam. entah apa yang anakku rasakan. setiap kali tanah bergemuruh yang kulakukan duduk ditanah sambil memegang zhea dan memegang pagar besi milik tetangga.


abi,, ambil motor kita. ayoo kita pergi dari sini.


hmm,,,


abi melihat keamanan situasi jika meninggalkan aku dan zhea disini.


mi,,umi amankah disini ? tanyanya setelah puas memperhatikan situasi.


iya,, cepatlah,, umi takut disini.


ya sudah tunggu,, jangan kemana-mana


iyaa, jangan lupa ambilkan susunya zhea, hp, uang, sendal sma bra nya umi.


ok,, tunggu,,


abi berlari kecil masuk kembali ke dalam rumah. mencari barang-barang yang aku suruh tadi.


bapak mertuaku yang sejak dari tadi datang menjemput. memaksa kami untuk ikut duluan bersamanya. tapi aku berkeras tidak mau. aku mau kita selamat bersama-sama jangan ada yang tinggal disini. lagi pula aku tidak memakai sendal dan bra. maklum kondisiku yang hamil membuatku gerah jika harus menggunakan bra di dalam rumah. beruntung itu cuman bra,, biasanya aku suka memakai daster pendek sobek andalanku .


lama abi di dalam kost. ingin rasanya ku susul tapi zhea tidak mungkin kutitip apalagi ku tenteng ke dalam. tapi tiba-tiba abi muncul membawa semua yang ku ucap kecuali hp dan kunci motor yang belum dia temukan.


ku ambil bra itu dan nekat ku pakai dibawah tangga lorong teras kost. ku pikir disitu gelap jadi tidak bakal ada yang lihat. setelah itu aku kembali mengambil zhea. dan abi meneruskan aksi pencarian kunci motornya.


lama menunggu ku lihat motorku yang jatuh akibat gempa dia berdiri kan, sambil menyalakan motor abi menutup pintu kost dan keluar dari lorong teras.


sepanjang perjalanan menuju rumah mama. abi dan aku menangis. yang kami lihat warga kota palu kalang kabut. suara klason motor dimana-dimana. semua orang sibuk menyelamatkan dirinya masing-masing.


ya allah mi,,, untung kita selamat ,,,


iyaa,, itu bangunan diatas kalau gempanya tadi durasinya panjang bisa-bisa roboh menimpa kamar kita, hikss,,hikss


tapi zhea amankan mii,,, ?


iyaa,, ini dia,, diam-diam saja,,


.......


malam itu kami akan menginap dirumah mertuaku. tidur beralaskan karpet, berhimpit-himpitan dengan warga yang turut mengungsi di warung sari laut mama, juga merasa perihnya digigiti nyamuk nakal. gempa kecil masih terus berlangsung. zhea akan selalu duduk jika ada gempa yang dia rasakan. tidurnya malam ink tidak pulas, sementara abi duduk berjaga di luar rumah. dan aku?,,, aku berharap besok bisa pulang ke rumah dan berharap gempa ini akan berakhir malam ini saja.......

__ADS_1


__ADS_2