Sebuah Ikatan

Sebuah Ikatan
Bagian Masalalu


__ADS_3

Kini amira berada di kursi kebesaran yang biasa di gunakan oleh ayahnya. Namun saat ini dia yang menjadi penggantinya mungkin saat ini untuk sesaat.


"Selamat siang semuanya" kata pak adrian membuka rapat pada hari ini


"Siang pak "jawab mereka serempak


"Pada kesempatan kali ini bu amira yang menggantikan bapak adira selaku pimpinan cafe ini. Mohon bapak ibu intuk kerja samanya" sambung pak adrian


"Silahkan bu amira" kata pak adrian


"Selamat siang semuanya. Maaf untuk rapat dadakan hari ini. Karena situasi yang tidak memungkinkan saat ini, saya minta kerjasamanya untuk kedepan supaya bisa menjadi lebih baik dari yang sebelumnya" kata amira


"Maaf bu, saya boleh tanya?" kata salah satu karyawan yang bernam tag anggi


"Iya bu silahkan" jawab amira


"Begini, kemana pak adira sekarang kenapa bukan bapak yang mimpin rapat ini?" tanya anggi


"Maaf ya ibu, bapak adira sekarang sedang berada di rumah sakit biarkan beliau tenang. Dan untuk saat ini saya yang akan menggantikan supaya tidak ada yang terbengkalai " kata amira lalu mengambil beberapa berkas yang ada di depannya.


"Berapa peningkatan yang masuk sekarang di uang bulanan? " tanya amira


"Sebentar bu bisa di lihat di bagian keuangan" jawab pk adrian


"Siapa bagian keuangan?" tanya amira


"Maaf bu bagian keuangan hari ini tidak hadir" jawab kepala bagian


"Apa ada keperluan atau alasan yang jelas?" tanya amira


"Sepertinya tidak bu, karena beliau saring tidak hadir" jawab karyawan

__ADS_1


"Ya sudah di mana ruangannya manajer nanti antarkan saya kesana" kata amira


"Baik bu" jawab karyawan yang lain


"Untuk selanjutnya mari kita membuat sebuah perencanaan untuk mengeluarkan ide baru dimana hal itu akan menarik para pelanggan dan bagi siapa yang bisa membuat ini akan mendapatkan bonus" kata amira


"Berapa waktu yang kita perlukan bu?" tanya bu sella


"Kurang lebih 2 minggu. Bukankah itu waktu yang cukup" tanya amira


"Baik bu" jawab semuanya


"Sekian untuk rapat hari ini, kalian di perbolehkan kembali ke tempat masing- masing" kata amira


Sekedar info yang author lupa yaa teman. Cafe yang di miliki oleh pak adira ini sudah memili cabang dimana-mana dan posisi yang amira datangi saat ini yaitu di cafe yang paling besar di kotanya.


Kini amira sudah berada di luar cafe, dia merasa banyak hal yang membebani pikiranya. Bagaimana tidak ini untuk pertama kalinya dia berfikir dewasa karna di paksa memikirkan nasip para pekerja yang sudah lama mengabdikan diri pada ayahnya. Dan cafe ini sebagai tempat pencahrian mereka.


"Non mira" panggil pak adrian


"Non" ulang pak adrian


"I.. iya" jawab amira karena terkejut tiba- tiba ada di sampingnya


"Maaf, ada orang di luar yang mencari anda" kata pak adrian


"Siapa pak" tanya amira


"Mungkin teman non amira" jawab pak adrian


"Baiklah saya akan kesana" jawab amira lalu meninggalkan pak adrian

__ADS_1


"Kasihan non amira mungkin sekarang dia tertekan dengan masalah ini" batin pak adrian


Saat memasuki ruang yang di sadiakan untuk tamu amira diam. (Siapa yang datang ya thor)


"Hai" sapa orang yang di dalam karena mendengar suara pintu di buka.


Amira tak menjawab dan langsung masuk ke dalam.


"Bagaimana kabarmu" tanyanya lagi


"Untuk apa kamu kesini?" taya amira


"Apa kau tak merindukanku?" tanya laki laki tadi


" Hhha.. Untuk apa aku sudah lupa dengmu jadi untuk apa kata rindu" jawab amira dingin


"Hmb.. Dengan mudahnya ra" kata laki laki tadi


"Bagaimana denganmu yang tiba tiba menghilang tanpa kabar?" tanya amira


"Maaf ra aku taksempat memberimu kabar" kata laki laki itu dengan menundukkan kepala


" Setelah lama kamu menghilang dan sekarang menanyakan kabar dan meminta maaf mudah sekali al" kata amira


"Ra aku akan menjelaskan semuaya" kata aldi


Ya laki laki itu adalah aldi. Dia teman amira bisa di katakan seperti itu. Dia pergi saat amira membutuhkan tempat untuk berbagi dia menghilang tanpa kabar sekalipun bagaimana amira tidak marah dan membenci aldi.


"Semua sudah terlambat al, kini tidak ada yang perlu di jelaskan" kata amia


"Ra plisss, dengerin aku dulu" kata aldi

__ADS_1


"Maaf al, semuanya sudah belalu jadi biarkan dia tenang dan kita sambut yang ada di depan kita. Jadi untuk apa kamu masih memohon seperti ini" kata amira


" Sebenarnya aku masih sakit al, kenapa kamu datang lagi ketika aku hampir lupa dengan mu" batin amira


__ADS_2