Secret Wife Tuan Lim

Secret Wife Tuan Lim
d u a p u l u h s a t u


__ADS_3

...hai haiiiii kack.... salam kenal yaa, yang belum kenal, kenalan dong. masa udh d chapter 21. blm pd kenal si....


...kalian asal mana?...


...****...


"Ini Pak Lim beneran tega sama gue? kok bisa ngga nyariin sekertaris nya ini siiiii,"


Anindhita menggerutu kesal. Ia terduduk di sebuah bangku yang tersedia di sekitar pom bensin tersebut. Keliatannya benar-benar sepi, suasananya pun lumayan mencekam. Cuaca malam yang dingin, membuat Anin sedikit mengusap-usap tangannya ke lengang dan bajunya. fyi; Anin memakai kemeja yang menampakkan ketiaknya. Tadi ia membawa blazer, tapi sepertinya blazer itu tertinggal di mobil Albert.


"Sial. Bener-bener sial," dengusnya.


Sampe ia tak menyadari. Kalau ada seseorang yang mengincarnya dari kejauhan, sedang berbicara di HT. Pada sesama timnya. "Halo, TKP 1. Keberadaan saya sudah dekat sekali dengan Sekertaris Tuan Lim, bagaimana selanjutnya?"


"Halo... HT 3 disini, HT 2 sedang mengalami gangguan. Mohon ulangi ucapannya, pemberangkatan kapal pribadi Albert sudah menjauh dari kepungan anak buah Tuan Griffin."


"Oke! Kerja bagus, saya akan segera menyusul! Terpantau Sekertaris Tuan Lim masih dalam pengawasan saya. Tepat pukul 22.00, saya dan John akan segera membawa Anin menyusul."


"Oke Gibbs, laksanakan dengan cekatan, karena kita tidak mempunyai waktu yang lama, pasukan Pak Griffin lebih banyak dan jauh berpengalaman dibanding tim kita," Seru anak buah Albert yang berada satu kapal dengan Agam dan Austin yang masih berbaring koma. Rencananya keduanya akan dibawah ke Belanda. Tapi entahlah itu akan sampe atau tidak, karena di perbatasan anak buah Griffin sudah standby.


Kalian pasti bertanya-tanya, kenapa tidak lewat jalur udara saja keseluruhan antek-anteknya Albert. Ya kalian taulah, kalo Griffin itu orang paling berpengaruh. Apalagi bisnisnya dan bisnis keluarganya banyak juga berfokus pada penerbangan. Jadi kalian bisa tebak, kalo Griffin sudah menyiapkan semua ini. Memblokir keseluruhan visa dan paspor dari Albert dan anak buahnya. Tidak peduli, kalo Albert membawa Agam dan Austin yang koma. dan membutuhkan penanganan khusus.


"Tay! Tay! Ini koneksi gua engga terhubung sama Anin," pekik Griffin. Sebenarnya sudah sedari 5 menit yang lalu koneksinya hilang, tapi Griffin masih berusaha berpositif thinking karena mungkin jaringan akses ditengah laut buruk. Yak ditengah laut! Griffin sudah berada ditengah laut untuk mengepung Vegas, atau yang sering lebih dikenal Tuan V. "Ini pasti rencana bedebah Albert, bisa-bisanya dia menurunkan istri saya sembarangan lalu dia—"

__ADS_1


"3 menit lagi kita akan kepung kapal utama yang bawa Agam dan Austin. Tim 3 sudah konfirmasi kalo tim 5 dari kubu 2 sudah siap dengan senjata, sedangkan beberapa tim lain sudah dicegat oleh pasukan Albert, dan M.A."


"Sapa M.A?"


Oh ayolah. Jangan bilang itu juga musuh Griffin, perasaan abis nikah bukannya senang-senang malah banyak musuhnya yang muncul kepermukaan. "Anaknya Albert."


"Yang terlibat dalam rencana ini, membawa Agam dan Austin pergi itu Vegas, Andrew, Bible dan Albert yang baru bergabung. Dan saya dengar si Albert ini adik dari bapaknya Austin, Agam... Pantas dia datang-datang ikut ingin menjatuhkan."


"Saya sudah menduganya."


"Mana mungkin nggak sedarah mau seeffort ini," jelas Tay dengan terus fokus pada MacBooknya. sedangkan Griffin masih sibuk memperhatikan jam tangannya. Tay terus saja mencoba mencari keberadaan titik dimana Anin, bersamaan ia memantau laporan perkembangan dari setiap tim, "HT 3 HT 3, gimana situasi di depan?"


"Seperti yang saya laporkan terakhir kali, situasi aman, terkendali dan handle kondisi berada di pihak kita, kapal tim milik Albert juga menurut laporan HT 5, sudah mulai mendekat."


"*Halo, HT 5 disini. Situasi disini aman terkendali, di perhitungkan ada kapal asing! yang di prediksi dari HT 3 yang mengetahui siapa kapal asing tersebut."


"Lapor! Lapor HT 3 disini, ingin memberikan info. kalo kapal asing yang coba masuk pada kawasan pengawasan kita itu komplotan dari Albert, yang menurut mata-mata didalamnya ada Sekertaris Lim, dan anaknya Albert*."


"Tuan M.A??"


"Iya Tuan! tapi seperti ada yang janggal dari semuanya, mohon cari tau profil tentang M.A."


"Sudah! Oke, saya tau ini cara main dari Albert, Andrew, Bible dan Vegas. Mereka pikir saya ini siapa? Mudah di bodohi?"

__ADS_1


Fyi;HT.


HT 3 atau tim 3, ya intinya sesuai nomor instruksi Tay untuk menyebar. Menunggu atau mencegat dititik yang memungkinkan dihampiri kapal utama. Kalian pikir Griffin dan yang lain mengejar Agam dan Austin tanpa alasan yang kuat??


Oh tentu tidak.


Griffin menyelidiki dan tau itu, dan dengan sangat yakin. Kalo orangtua Agak dan Austin adalah dalang dari penculikan Omanya Griffin. Apa dasar dari semuanya? Tentu ada dendam tertentu. yang masih menjadi tanda tanya saat ini.


"Kunci AS kita tuh Om Abin," cetus Tay tiba-tiba. "Beliau yang bekerja sama lumayan lama sama keluarga, Tuan kan?"


"Hm."


Duarr


Suara tembakan pertama sebagai peringatan. Agar kapal Griffin memberi jarak pada kapal yang di tumpangi jajaran Albert.


"Instruksi! Tembak bagian bawa kapal, incar mesinnya. Tenggelamkan kapalnya," suruh Tay yang tak membuat Griffin kaget sedikitpun. "Laksanakan!!"


...***gmn? msi mau lanjut ga? msi lah ya, jangan bosen-bosen sama kelanjutan cerita ini, meskipun jarang up. saya usahakan mulai sekarang bakal sering-sering up.***...


...papaiiii se u semuanya....


sehat sehat ya kalian!!!

__ADS_1


makasiii dukungannya.


__ADS_2