
Pagi hari yang cerah dikampus bina bangsa,, cika turun dari mobil bmw beberapa mata menyorot kedatangannya..dan kemudian berbisik-bisik, bagi cika itu yang biasa karena pasti gosip sudah beredar sampai kekampusnya.
“Nona keluar kampus jam berapa non?tanya pak agus sopan
“Bapak tinggal saja ntr pas saya akan pulang saya telepon bapak aja ya!” Jawab cika
“Tapi non perintah tuan saya harus menunggu nona..” ucap pak agus
“Percaya sama saya, saya pasti pulang sama bapak” tegas cika seraya melototkan matanya sejujurnya dia sangat malu jika harus diikuti supir seperti ini
“Baik non,”akirnya pak agus menyerah dan mengikuti perintah nyonya barunya itu
Cika merogoh saku kantongnya mencari ponsel untuk menghubungi sahabatnya nia, setelah beberapa dering barulah telepon nia diangkat.
“Heii ia, lo dimana sihhh, gue udah dikampus ini??lo ngmpus kan?” Tanya cika
“Iaaa cik, belum juga gue jawab halo cerocos lu udah panjang amat, udah buru sini gue dikantin soto bude Mely,belakang fakultas teknik” jawab nia
“Jauh amat lu makan,” ucap cika protes
“Udah deh mari dah jalan lu sesekali sehat lu” tawa nia
“Hmmmm tunggu sekejab” ucap cika
Setelah beberapa menit cika sampai bertemu nia, keringat bercucuran dirambut panjangnya yang terurai indah.
“Woi” sapa cika memukul bahu sahabatnya yang duduk membelakangi cika
“Sampe juga lu, makan dulu de, kelas pak broto kan jam 9.40, biar kita waras hahahahah” canda nia
“Gue udah makan iaaa, jus jeruk aja deh satu ausss gue”
“Gimana,,gimana malam pertama lo??” Tanya nia tersenyum menggoda sahabatnya
“Lu pura-pura bego atau gimana sih??mana ada!!lu kan tau kenapa gue nikah!ucap cika seraya menyungingkan sudut bibirnya
“Ya mana tau, lo khilaf dilihat-lihat arkan itu ganteng banget lo, badannya bagussssss, kaya lagi” ujar nia
“Hahahahha lu ga tau aja yang sebenernya,,”ucap cika tiba-tiba diam menahan kata-katanya
“Sebenernya apa..apa ih penasaran gue!”desak cika
Astaga aku hampir keceplosan pikir nia dalam hatinya, dia tidak boleh menggatakan bahwa arkan seorang gay, itu adalah rahasia keluarganya sekarang.
“Eh malah melamun ni bocah seriusan, gue penasaran sebenernya apa???”desak cika kembali
“Ga papa, sebenernya dia ga tertarik ama gue,”jawab cika sambil terkekeh
“Hahahahah bodoh kali dia, cika mah cantik, badannya bagus…wkwkwkwkkw” canda nia menirukan gaya bahasa ayah rojak bapak ayu ting-ting yang lagi viral membuat mereka berdua terkekeh.
Pukul 14.00 wib cika dan nia telah menyelesaikan perkuliahannya hari ini. Mereka berdua akan menuju cafe seperti biasa untuk bekerja, jika part time hari ini dimulai jam 14.00 wib tentu cika akan pulang malam, normal sekitar jam 21.00wib, tapi jika cafe lebih rame dari biasanya cika bisa pulang hingga pukul 23.00.
“Ia lu bareng gue aja ya??, itu si arkan ngebuntutin gue sama supir,” ajak cika kepada nia
__ADS_1
“Beneran nih, terus motor gue gimana??tanya nia
“Udh disini aja tiitp satpam kasih aja 20ribuan” ucap cika memberi saran
“Yah rugi sih gue uang bensin, ga sebanding sama uang titip”ujar nia
“Pleasseee gue deh yang bayar uang titipnya”ajak cika sekali lagi
“Elo mah enak sekarang kaya,” jawab nia
Cika terdiam baru 2 hari menikah, dia tidak menjaga perasaan sahabatnya mungkin baginya uang 20ribu sekarang kecil tapi tidak bagi nia, cika kembali mengigat bagaimana mereka patungan beli bensin untuk bekerja menuju cafe setiap hari, tersentak dia berubah pikiran, dia tidak ingin mengubah pola hidupnya, ingat pernikahan ini hanya sementara dan suatu saat dia akan kembali menjadi cika simiskin yang tidak dianggap keluarganya.
“Ya udah gue naik motor aja sm lu, lagian kangen gue meluk lu dari belakang,” ucap cika sambil merangkul lengan sahabatnya
“Trus supir lo” tanya nia
“Aman aja ntr gue suru jemput dicafe” jawab cika
Mereka berdua tertawa bahagia mengendarai motor scopy milik nia, bercerita sepanjang jalan, hingga sampai dicafe disibukkan pengunjung yang hari ini sangat ramai, sampai tidak ada waktu bagi mereka berdua bercanda.
Cika beberapa kali meluruskan kakinya dan mengerak-gerakan tangannya setelah membuang sampah dan membereskan cafe yang sudah tutup.
“Jam berapa ini?”Cika melirik jam tangannya dan betapa terkejutnya dia mendapati sudah pukul 24.00 pekerjaan memang menjadi betambah berat karena nia tiba-tiba minta izin pulang lebih dulu karena omanya bertingkah dikosnya.
“Apa yang harus kulakukan, apa yang akan arkan pikirkan,” omel nia memarahi dirinya sendiri seraya berlari kecil menuju loker dan membersihkan diri bersiap pulang, gadis itu meraih ponselnya mendapati beberapa kali pangilan masuk dari pak agus dan juga arkan, banyak pesan masuk tapi nia tidak berani membuka dia yakin itu pasti amukan dan cacian arkan, secepatnya nia menelepon pak agus
“Halo pak,,jemput saya sekarang!! Ucap nia dengan panik.
“Hmmm tuan sudah pulang” ucap nia lemas
“Tuan bilang dia yang akan menjemput nona, dan itu sudah 2 jam yang lalu nona” jawab pak agus
“Apa!!!” Cika sangat terkejut dan memeriksa pesan wa nya
Wa dari arkan
Pesan 1 “Cik aku ada acara sama temen\-temen mereka mau kenalan sama kamu, kamu datang ke club flaaayo ya!! Dandan yang cantik aku udah kirim pakaian sama pak agus! Jangan terlambat jam 20.00”
Pesan 2 “ hei!!! Masih lama!! Jangan buat aku menunggu!
Pesan 3 “ cika \*\*\*\*\*\*!!! Kemari SEGERA!!!
Pangilan tak terjawab 26\*
Pesan 4 “Hei wanita keluar kau!!!bedebah aku sudah menunggumu!!!
__ADS_1
Pesan 5 “kau mau mempermainkanku”
Mscall 34\*
Pesan 6 “akan ku habisi kau!!!”
Pesan 7 “ kau akan menyesal!
Pesan 8 “cika!!!
Pesan 9 “cika!!!!
Cika bergetar melihat isi pesan whats up dan beberapa panggilan dari arkan, dengan gontai dia keluar dari cafe dan melihat mobil sport mewah terparkir didepan cafenya,
“astaga sudah berapa lama dia menunggu” ucap cika panik berjalan menuju mobil, tapi mobil itu begitu sepi cika mengetok-ngetok kaca mobil dan tidak mendapati tanggapan dari pemilik kendaraan, dengan takut cika mengintip kedalam mobil dia menemukan arkan sedang tertidur. Cika berpindah posisi mengetuk kaca jendela pengemudi, dan arkan terbangun
“Ar,,arkan” ucap cika
Melihat cika arkan membuka jendela dan memerintahkan di untuk masuk, sepanjang perjalanan arkan cuma diam tidak berbicara satu katapun hanya matanya saja yang merah seakan menahan amarah.
“Maafkan aku,” ucap cika mengawali pembicaraan tapi tidak ada jawaban dari arkan
“Maafkan aku cafe sangat ramai, aku tidak tahu kau memiliki acara bersama sahabatmu, dan aku..” cika belum sempat menyelesaikan pembicaraannya tiba-tiba mobil arkan berhenti tepat dijalan sepi yang mereka lintasi.
“Apa aku menyuruhmu menjelaskan” ucap arkan arkan memandang cika dengan sorot mata tajam
“Aku merasa tidak..”tiba-tiba tubuh cika sudah dikuasai arkan, dengan sigap lelaki itu mengulum bibir gadis didepannya itu, cika meronta mukul-mukul dada arkan dia menutup mulutnya merasakan bau alkohol yang menyegat dari bibir arkan, tapi arkan tidak menyerah dia mengigit bibir bawah cika sehingga gadis itu membuka mulutnya lidah arkan mulai menjelajah isi mulut cika, cika berusaha berontak dan ketika arkan mulai melanjutkan permainannya keleher cika, membuat tanda-tanda merah disekitar leher gadis itu cika histeris berteriak-teriak.
“Arkan apa yang kau lakukan!!lepaskan aku!!kau membodohiku!!kau bukan gay! Ucap cika sambil menanggis cegugukan
Amarah dan tangis cika mengehentikn arkan,
“Kenapa kau jijik aku sentuh?” Tanya arkan menatap cika yang masih menangis menutup mukanya dengan kedua tangannya
“Kenapa kau melakukannya?tanya cika sambil menangis
“Itu hukuman untukmu, karena kau melanggar perintahku!!aku menyuruhmu berhenti dan datang malam ini, tapi kau menggabaikanku!! Bermainlah profesional! Tegas arkan mencengkram dagu cika
“Aku tidak bisa berhenti, ini hanya sebuah permainan ketika selesai aku tetap akan menjadi cik gadis miskin, apa kau tidak bisa mengerti itu, jangan berusaha mengubah duniaku, karena aku akan kembali kesana,” jawab cika memelas cika tau jika dia keras arkan yang sedang dipengaruhi alkohol dan rasa marah pasti akan kembali menerkamnya.
Arkan hanya terdiam dan kembali menyalakan mesin mobil, tanpa berbicara sepatah katapun.
__ADS_1