
Dengan tidak sabar arkan mengedor rumah abdi berulang kali, sampai pintu itu dibuka oleh abdi
“Oh loe selamat??”Tanya abdi
“Dimana cikha,”ucap saga menerobos masuk kedalam rumah abdi
“Dia sedang tidur dikamarku, jangan mengganggunya dia sangat lelah” jawab abdi
“Bagaimana keadaannya”tanya arkan
“Dia baik saja, hanya beberapa luka lebam, dan demam ditubuhnya”jawab abdi
“Gw akan disini sampai dia sadar”ucap arkan
“Apa gw memberi mu izin?tanya abdi
“Bukanlah kita sudah sepakat, sampai kontrak pernikahan ini berakir, cikha tetap milikku” jawab arkan
“Lo mulai tertarik padanya???”ucap abdi mengejek
“Sepertinya begitu,”jawab arkan santai
“Gw pegang janji lo sebagai pria!!tantang abdi
“Yah, sebaiknya sekarang lu urusi dan pikirkan tunangan lo! Tegas arkan
Berjalan menaiki tangga kekamar abdi yang dulu sering menjadi markasnya menginap, arkan membuka pintu perlahan disana cikha tertidur pulas mengenakan piyama merah jambu, terlihat luka disudut bibirnya dan bekas tangan dirahanngnya, mata cikha pun terlihat sembab seperti lama menangis, arkan mengengam kedua tangan cikha dia mendapati pergelangan tangan cikha berbekas ikatan tali sepertinya saga benar-benar sudah gila memperlakukan gadis tidak bersalah ini.
Arkan mencium kening cikha,
“Maafkan aku membawamu dalam permasalahan ini” ucapnya lembut
Ketika bibirnya mengenai kening cikha dia menyadari suhu gadis ini masih panas, Bergegas arkan kedapur mengambil air dingin dan meminta pembantu disana menyiapakn handuk kecil, arkan memang sudah sangat mengenal rumah abdi bahkan sampai irt disana menegal dan akrab dengan arkan, melihat kesibukan abdi yang duduk sambil merokok hanya tesenyum mengejek..
“Tak kusangka loe masih perhatian sama perempuan” tawa kecil abdi dalam ucapanya
“Ya, apa selama pacaran loe pernah menyentuhnya, dia membuatku candu” ejek arkan
“Hentikan MULUT loe arkan!!!”marah abdi meremas rokoknya yang masih menyala perkataan arkan menyulut emosinya
“Sudah kukatakan jangan mengejek atau memancingku dengan ucapanmu, atau loe yang bakal sakit sendiri, mengetahui sejauh apa kami sebagai suami istri” ucap arkan santai membawa alat kompresnya
Abdi terdiam selama mengenal dan menjalin kasih bersama cikha dia bahkan belum pernah kontak fisik intim dengan cikha, dia sangat mencintai cikha, bahkan rela keluar dari bayang-bayang orang tuanya untuk berjuang sendiri dan kembali menjemput cikha, tapi semua sirna gara-gara kesalahpahaman diantara mereka, semua menjadi rumit karena hasutan ibu dan calon mertuanya, abdi menyesal harus terjebak antara pertunangannya dengan icha.
Arkan begitu telaten mengompres cikha, dia bahkan tidak tidur semalaman untuk menjaga cikha, mengamati wajah gadis itu,
__ADS_1
“Teryata kau sangat cantik, kenapa aku baru menyadari itu,”ucap arkan sambil tersenyum mengelus pipi cikha dengan tangannya.
Arkan melihat handphone cikha terletak diatas meja dengn sigap dia mengambil dan menghubungi anak buahnya,menyelesaikan masalahnya,
“saga harus membayar semua yang dia perbuat, siapapun yang berurusan dengan arkan baskoro tidak akan mendapat ampun”ucapnya dalam hati
Tut,,tut,,
“Halo,..”ucap pak salah satu anak buah kepercayaan arkan sekaligus supir yang dipercaya arkan menjaga cikha
“Halo” ucap arkan
Tanpa menyebutkan namanya pak agus segera mengetahui suara bosnya,
“Oh pak bos, pak bos dan non cikha tidak pulang??tanya pak agus polos mendapati sudah hampir pagi bosnya tidak pulang
“Dengarkan perintahku,..bawa mobil ke regency aeron bekasi, kau harus menjemput non cikha dan aku,” ucap arkan
“Baik pak bos”jawab pak agus
“Kemana loe akan membawa cikha??”tanya abdi yang teryata sedari tadi berdiri didepan pintu
“Gw akan mengamankannya, sementara mengurus saga” jawab arkan
“Loe ingin dia disini??bagaimana dengan nyokap loe??tunangan loe?pikir!!!”jawab arkan sambil menepis tangan abdi dikerah bajunya.
“Biarkan hingga di sadar!!gw mau bicara sama cikha”ucap abdi
“Tidak sekarang gue tahu senekat apa saga!!demi keselamatan cikha!Balas arkan
Abdi terdiam beberapa saat baru menyetujui permintaan arkan,
“Gw penasaran bagaimana loe bisa bertemu menemukan cikha”selidik arkan kepada abdi
“Malam tadi setelah kita berantem, gw mencari cikha, gw lihat dia berbicara dengan saga, dan masuk kedalam mobil saga, gw ikutin, tapi saat keluar saga membopong cikha, dan dijaga beberapa bodyguard, karena jumlah mereka banyak gw ga bs nekat nolongin cikha,” jawab abdi
“Kenapa loe engak hub gw” arkan melotot kearah abdi
“Gw kesal sama loe!!gara-gara loe cikha celaka, gw mengintai dan hendak menyelamatkan cikha saat saga lengah tapi ketika mengikuti saga keapartemennya, gw malah ketangkep icha kebetulan disana”jawab arkan
“Ya ketik gw kembali lagi gw liat mobil saga memasukan cikha kedalam mobil, gw ikutin dan mereka membuang cikha dijalan tanpa busana, hanya dengan pakainan dalam”cerita abdi dengan berusaha menyembunyikan emosinya.”
“Keparat saga harus membayar semua ini!!!ucap arkan
Arkan menghubungi beberapa rekannya dikepolisian melaporkan saga, dalam kasus penculikan dan penganiyayaan, dia meminta agar saga dihukum seberat-beratnya bahkan dideportase dari indonesia karena dia telah berkewarganegaraan J*rman, tidak butuh waktu lama saga dan komplotannya berhasil dibekuk aparat kepolisian.
__ADS_1
Perlahan-lahan cikha membuka matanya karena mendegar samar-samar perbincangan dua orang didekatnya.
“Hey kau sudah bangun,”ucap abdi lembut sambil membelai kepala cikha, melihat hal itu reaksi arkan sangat tidak suka
“Abang yang menyelamatkan cikha?”tanya cikha menatap abdi
“Ya,,bagaimana apa masih sakit” tanya abdi memeriksa cikha kembali dimana abdi notben nya seorang dokter
“I’m okay bang terima kasih” ucap cikha
“Oh kalau kau sudah baik ayo kita pulang” ucap arkan ketus akibat sedari tadi keberadaannya tak dianggap.
“Bisakah kah kau keluar dulu, akh hendak berbicara sm abg abdi?ucap cikha sambil menatap arkan
“Ya” ucap arkan sambil pergi meinggalkan mereka, padahal didalam hatinya tidak terima cikha dan abdi bersama didalam satu ruangan.
Abdi dan cikha..
“Abg maafkan cikha,”ucap cikha lirih
“Aku yang minta maaf cik, mengabaikanmy bahkan tidak mau sedikit pun memberimu waktu untuk menjelaskan, “ucap abdi sambil memeluk cikha
“Lupakan cikha bg, cikha sudah tidak suci lagi” ucap cikha sambil menangis terisak-isak
“Abg sudah tau semuanya, nia menceritakannya, ini bukan sepenuhnya kesalahanmu cik, ini musibah abg terima itu” jawab abdi
“Pergilah bg orang tuamu bahkan tidak merestui kita, dan kau adalah calon iparku sekarang” pinta cikha
“Maafkan aku cik gara-gara ego dan emosiku, aku benar-benar membencimu saat itu,aku menerima perjodohan itu,maafkan aku” mata abdi berkaca-kaca menyesali perbuatannya
“Aku mencintaimu cik, aku akan menunggumu”tegas abdi
“Lalu bagaimana dengan icha! Adekku bg!!”ucap cikha
“Tunggu aku cik..aku akan membereskan semuanya”ucap abdi
“Kau ingin ibu dna adik tiriku bertambah membenciku” isak cikha
Abdi tidak bisa menjawab cikha dia hanya memeluk cikha memangis sambil saling meminta maaf, tiba-tiba arkan masuk dan emosinya terbakar melihat mereka berdua se intim itu.
“Hmmmm apakah kalian menikmatinya,”tanya arkan
Sontak saja kedua insan yang sedang haru biru itu melepaskan pelukannya,
“Sudah cukup waktunya, ayo kita pulang, pak agus sudah dibawah” ucap arkan lagi
__ADS_1