Selimut Cinta Dipersimpangan Jalan

Selimut Cinta Dipersimpangan Jalan
Episode 20 terharu dan mulai mencari tahu


__ADS_3

Arkan terbangun dari tidurnya, ia mendapati cikha duduk telelap disebelahnya, ia menyentuh sesuatu yang menganjal didahinya, sepotong handuk kecil melekat disana, arkan tertegun terakir usia 12 tahun dia mendapat perlakuan seperti itu ketika ibunya masih hidup. Ia menatap wajah gadis disebelahnya yang masih terlelap, melirik jam ternyata ini baru jam 3 pagi, sudah berapa lama dia tertidur, dengan perlahan arkan bangun dari tidurnya mengangkat cikha untuk memindahkannya ke atas kasur.


Arkan meraih ponselnya banyak pangilan tak terjawab dari abdi, dia membuka pesan masuk melalui whats upnya


Wa abdi pukul -08.30 wib


“Aku ingin berbicara empat mata padamu, soal kejadian kemarin”


Arkan membalas


“Tentukan waktu dan tempatnya, aku juga harus membuat perhitungan kau berani menyentuh istriku!!!


Setelah membalas pesan itu arkan tidak dapat lagi memejamkak matanya, ia masih teringat bagaimana abdi ******* bibir istrinya dan bagaimana mereka bercumbu mesra, ntah perasaan bagaimana antara kesal dan cemburu, memang sedari kecil arkan selalu tidak suka barang miliknya disentuh orang lain meski sahabatnya sendiri tanpa persetujuannya.


Dia berdiri dekat balkon mengepul sebatang rokok, menikmati dinginnya udara subuh dan pemandangan taman depan rumahnya. Beberapa kali dia meyakinkan diri tujuan awalnya membalas rosa dengan menikahi cikha dan membakar api cemburu dijiwa rosa, tapi semakin dia melangkah mengenal cikha semakin dia masuk kepusaran kehidupan gadis itu. Arkan menekan nomor seketaris pribadinya beberapa kali dering telepon tidak diangkat hingga suara hallo disebrang sana,


“Halo pak,,maaf saya tidak mendengar telepon bapak,,” ucap arum seketaris kepercayaan arkan


“Bukankah kau bilang kau satu sekolah dengan istriku???”tanya arkan


“Ya pak, apa ada masalah pak?jawab arum kembali bertanya


“Aku ingin kau menyelidiki kehidupannya, sahabatnya, dan siapa abdi baginya” minta arkan kepada arum


“Sepagi ini pak??”tanya arum


“Ya semakin cepat semakin baik”


“Baik pak,”jawab arum tanpa bisa bernegosiasi dengan bosnya itu


Pagi sekali arkan sudah sampai dikantor tanpa membangunkan cikha, melihat bosnya datang arum terburu-buru masuk kerungan arkan untuk melaporkan permintaan bosnya itu, dia sangat paham keinginan bosnya adalah perintah kilat baginya agar mood bosnya itu tidak terganggu.


“Kau sudah mencari tahu??”tanya arkan sambil meletakan tas kerjanya dan duduk dikursi empuk diruang kerjanya.

__ADS_1


“Ya pak namanya chika putri aqisa usia 23 tahun mahasiswa semester akir di univeristas tri sakti jurusan ekonomi akutansi, ayahnya seorang pengusaha propeti, alhmahrum ibunya seorang guru dan meninggal dunia kecelakaan saat dia berusia 15tahun, dan 3 bulan kemudian ayahnya menikah lagi dengan janda beranak satu, icha tunangan abdi adalah adik tiri cikha, semenjak ayahnya menikah lagi cikha hanya bertahan 1 tahun bersama keluarga barunya kemudian dia pergi dari sana. Cikha gadis yang sangat pintar dia pernah lulus kedokteran jalur prestasi tapi hanya 2 semester dia meninggalkan kuliah kedokterannya, lalu abdi adalah dosen ketika cikha kuliah dikedokteran, mereka sempat berpacaran sebelum abdi meninggalkan indonesia, ntah apa yang terjadi dengan hubungan mereka , tapi gosip yang beredar orang tua abdi tidak menyukai cikha karena suatu skandal, untuk detail ukuran tubuhnya tinggi 162, lingkar dada 88, ukuran dada,,,,(belum sempat arum meyebutkan dia terhenti dengan ketawa keras arkan yang sedari tadi serius mendengar laporannya)


“Kau menyelidiki sampai ukuran tubuhnya??tanya arkan


“Ya tapi bapak minta sedetail mungkin”jawab arum


“Untuk itu aku rasa aku lebih mengetahui”ucap arkan sambil mengedipkan matanya,


Arum tersenyum malu sepertinya dia melupakan arkan adalah suami cikha.


“Baiklah pak saya permisi, ini jadwal bapak hari ini”ucap arum sambil menyerahkan map kecil berisi kegiatan arkans satu hari ini


“Oh teryata hidupmu hampir sama denganku kita ditinggalkan ibu kita dan cinta kita” ucap arkan dalam hatinya


Cikha terkejut ketika terbangun dia sudah berada diatas kasur. Tubuhnya sangat lelah sampai dia tidak menyadari arkan telah berangkat, dengan sigap dia mandi dan bersiap-siap kekampus ketika melewati meja makan dia melihat 2potong roti bakar dan segelas susu,


“Hmmm apakah ini ucapan terima kasih??ucap cika tersenyum manis


Cikha meraih ponselnya dan mengirim pesan kearkan


Pesan arkan “ya thanks, aku akan menjemputmu ke cafe”


Pesan cika” tidak perlu aku bisa pulang sendiri, mungkin aku akan ada lembur,”


Pesan arkan” aku akan menjemputmu”


Pesan cika “jangan ngotot, aku tidak ingin bertengkar denganmu karena omelan mu menungguku”


Pesan arkan “aku akan menjemputmu tidak ada kata tidak”


Cikha tidak lagi membalas pesan arkan percuma saja baginya arkan memang selalu memaksakan keputusannya, “awas saja kau mengomeliku jika lama menunggu”omel cika dalam hatinya


Abdi berjanji bertemu dengan arkan pukul 19.00 wib di cafe mentari, ketika dia tiba dia sudah melihat abdi disana duduk dengan secangkir coffe didepannya.

__ADS_1


“Kau sudah tiba?”ucap abdi


“Ya..aku memerlukan permintaan maafmu” balas arkan


“Aku rasa aku tidak perlu minta maaf kepadamu, apa istrimu tidak menceritakan siapa aku??”tanya abdi


“Aku tidak peduli siapa kau sebelumnya tapi sekarang cikha milikku” jawab arkan


“Seperti rose??apakah sudah tabiatmu selalu merebut apa yang menjadi milikku” ejek abdi


“Jaga batasmu pak abdi!!jangan sampai aku melupakan kau adalah sahabatku! Ucap arkan


“Ya sahabatku, bolehkah kau mengembalikan milikku!!! Tawar abdi


“Apa tujuanmu menikah dengan icha jika kau mengiginkan cikha” tanya arkan mengepalkan tinjunya menahan amarah


“Karena aku ingin belajar merebut darimu!!dan ingin melihat rasa sakit dikhianati untuk cikha” jawab abdi


“Cikha tidak pernah menghianatimu..akulah yang bersalah,”ucap arkan


“Seperti rose tidak pernah menghianatiku tapi pergj meninggalkanku denganmu???” Ejek abdi kembali


“Tapi uppsss aku lupa bagaimana rasanya??ketika dia menjadi ibu tirimu?abdi kembali membuka luka lama yang membuat arkan kehilangan kontrol emosinya, bogem mentah mendarat dipipi abdi, sontak semua perhatian mengarah kepada mereka, yang sedang baku hantam


“Kau bukan sahabatku!!abdi membalas pukulan arkan dia juga meluapakan emosinya


“Kau tidak berhak untuk rose bahkan cikha!!!” Perbaiki tabiatmu”sahut arkan


Cukup lama mereka berkelahi tanpa ada yang berani melerai, hingga mereka berdua kelelahan dan terduduk sendiri


“Apa maumu!!” Tanya arkan kepada abdi


“Aku ingin menghancurkanmu saat ini seperti kau menghancurkanku 7tahun yang lalu, ketika aku melihat cikha bersama denganmu dihari pernikahan itu,luka lama yang sudah aku lupakan tercabik kembali kenapa harus cikha!!!” Ucap abdi berdiri dan berlalu pergi

__ADS_1


Arkan masih terdiam dalam posisi duduknya, dalam hatinya berfikir kenapa Tuhan sebercanda ini dengan hidupnya, kenapa dia mesti bertemu cikha pacar sahabatnya, jika ia tahu itu wanita yang sering abdi ceritakan mewarnai hidupnya dia akan berusaha semaksimal mungkin menghentikan pernikahan konyol ini, tapi dia benar-benar tidak tahu, hubungannya dengan sahabatnya yang baru membaik kembali hancur dan terulang lagi karena wanita.


__ADS_2