
Sangat menyenangkan ucap cika mengayun-ngayunkan kakinya disungai kecil yang menyuguhkan pemandagan sangat indah, tidak terasa sudah seminggu cika dikota malang, mematikan ponselnya dengan rutinitas kepasar masak, kekuburan, bermain bersama anak kecil, dan bermain kesungai.
“Sudah saatnya aku pulang”ucap cika dalam hati, sudah kuputuskan aku akan menolak pernikahan ini tubuhku masih kuat membiayai diri sendiri dan mengapa aku memikirkan perusahaan ayah, dia bahkan sedetikpun tidak pernah menghawatirkan ku.
Cika sangat puas melihat rumah masa kecilnya sudah bersih kembali tidak sia-sia dia membuang waktu berlibur seminggu ini dirumah ini. Saatnya kembali ucap cika meyandang tas ranselnya dan berangkat keterminal menuju jakarta.
Sesampainya dijakarta,
“sepertinya aku harus kecafe dulu kunci kosanku tertinggal diloker” ucap cika didalam hatinya
Ketika grab berhenti tepat didepan cafe,,baru berjalan beberapa langkah tangan cika ditarik 2 orang tak dikenal..
“Hey,,hey apa-apaan kalian!!siapa kalian!!” Cika marah dan mencoba memberontak
“Diam!!
Tiba-tiba salah seorang dari mereka menutup hidung cika dengan sapu tangan, gelap dan cika tidak sadarkan diri.
“Kepalaku terasa berat,ucap cika dia tersadar “dimana aku..dimana ini..ucapnya panik melihat kamar yang asing baginya ditambah cahaya lampu yang remang, tiba-tiba lampu kamar menyala terang dan cika melihat sosok pria yang tak asing baginya duduk disebuah sofa dan hanya melihati kebinggungan cika.
“Kau!! Ucap cika sangat terkejut
“Kau masih mengigatku”ucap arkan seraya berjalan kearah kasur tempat cika masih terduduk lemas.
“Berhenti disana jangan mendekatiku, aku harus mengingatmu!!biadap!
“Tentu kau harus mengingatku, karena gara-gara kau aku harus kehilangan mukaku!! Ucap arkan tak peduli perintah cika dan terus berjalan mendekati cika
Cika mencoba berdiri dan kabur dari sana tapi dengan sigap arkan menarik tangannya dan membanting tubuhnya kembali kekasur.
“Apa yang kau inginkan urusan kita sudah selesai!!kau harusnya bersyukur!!aku tidak menuntutmu untuk apa yang kau perbuat,!!
“Apa!!kau yang harus bertanggung jawab karena rencanamu dengan wanita murahan itu!! Erang arkan menekan rahang cika dengan tangannya
__ADS_1
“Apa maksudmu???aku tidak pernah merencanakan apapun, menjijikan dan kesialan bagiku pernah tidur dengan gay sepertimu aku tidak menyangka kau seorang tawa cika mencemooh arkan seketika..ucapan cika terpotong ketika arkan menatapnya tajam dan mendekati wajahnya.
“Tenang saja..tidak usah pucat begitu aku tidak menginginkanmu,oh kau tau aku gay, apa wanita ****** itu yang memberitahumu!!
“Sudah kubilang, aku tidak ada urusan denganmu ataupun keluargamu!!!lepaskan aku dan kita lupakan!
“Lalu bagaimana dengan ayahmu yang menuntutku!!!mempermalukanku didepan kolegaku..aku sangat muak!!keluarga yang mencari kesempatan!sangat rendahan!”
“Ayah?? Bagaimana mungkin ayah tau Guman cika terkejut
“Kau gaptek!!atau bodoh! Buka internetmu
“Lepaskan aku”
Arkan melepaskan tangannya dari rahang cika, memberi ruang cika untuk mengambil ponselnya dan mengaktifkan.
“Oh teryata kau melarikan diri ya..tak kusangka berani sekali kau mematikan ponselmu dan aku yang menghadapi kekacauan ini! Ejek arkan
Cika tidak peduli dengan ledekan arkan setelah ponselnya menyala dia melihat 100 pangilan dari ayahnya serta sms dan wa teman-temanya yang menumpuk mengirimkam gambar serta link-link berita yang menyangkut tentang dia.
“Kau percaya wanita itu!!ejek arkan
“Apa yang harus kita lakukan???ucap cika putus asa mengusap-usap wajahnya
“Kau yang harus memikirkan!!Ini ulahmu”
“Kenapa aku??jika kau tidak sembarang masuk kekamarku ini tidak terjadi aku sudah beberapa kali memohon padamu tapi kau tidak menghiraukanmu!! Marah cika
“Oh tidak ussah belagak polos nona cika..bukannya ini rencanamu bersama wanita itu!!
“Hentikan wanita!!wanita aku bahkan tidak mengenal ibumu” marah cika memukuli dada arkan
Arkan menahan tangan cika tetapi karena kemarahan cika sangat besar malah membuatnya jatuh kekasur dan tertimpa cika
__ADS_1
“Apa kau ingin mengulangnya nona cika,ucap arkan tersenyum masih memegang tangan cika
Seketika wajah cika memerah dan berdiri dari dada arkan
“Bermimpi!!dalam mimpi pun aku tak sudi” ucap cika
“Tidak usah munafik berapa kau dibayar untuk rencana ini, mungkin wanita itu ingin aku sembuh, mana tau kau memang bisa membantuku”, ucap arkan mendekati cika kembali
“Menjauh dariku!!kau menjijikan jadi apa rencanamu membawaku kesini!!tidak usah berbasa-basi aku mau muntah didekatmu”jawab cika sinis
Jidat arkan berkerut baru kali ini dia susah menebak wanita didepannya, sesaat dia ragu apakah benar dugaannya cika bersengkokol dengan rose atau memang dia korban kecelakaan, karena melihat sorot matanya sepertinya cika benar-benar membencinya, ah sudahlah malah jika dia hanya korban akan mudah bagiku membuangnya!! Guman arkan
“Aku mau memberimu penawaran, menikahlah denganku dan diam disisiku untuk beberapa waktu, ketika masalahku sudah selesai kau boleh pergi!”
“Untuk apa aku menyetujuinya??? Kau tidak menguntungkan bagiku,” ucap cika sombong
“Jangan sombong nona cika, kau tahu siapa aku arkan putra baskoro seorang anak miliyarder,aku tahu keluargamu dan latar belakangmu, kau pikir dunia akan menerimamu setelah yang terjadi, dan ayahmu akan memaafkanmu?” Ejek arkan
Cika terdiam sesaat dia berfikir arkan ada benernya dikampus saja dia sering digosipkan sebagai wanita gak benar karena sering pulang malam dan bekerja dicafe, bahkan keluarganya saja sering menghinanya, apalagi dengan rumor yang beredar.
“Berapa lama waktu yang kau butuhkan?” Tanya cika
“Kau bisa pergi jika tujuanku tercapai, berdiam disisiku dan berlagaklah mencintaiku ucap arkan”
“Meskipun itu menjijikan, aku harap tidak melebihi 2 tahun, karena aku menunggu seseorang setelah dua tahun ini,” jawab cika
“Kau yakin dia menunggumu, bagaimana kalo dia tahu upsssss” arkan menghentikan ucapannya ketika mata besar cika sudah menatap tajam seperti membelahnya
“Aku boleh meminta satu hal?ucap cika
“Apa??jika uang kau tidak perlu khwatir”
“Bukan, aku tidak mengiginkan sentuhan apapun didalam kerja sama kita, kau hanya boleh merangkul dan menggandengku” ucap cika tegas
__ADS_1
“Its good idea, aku juga tidak tertarik padamu, ucap arkan,
Mereka berdua sepakat, entah itu pilihan tepat atau tidak bagi cika tapi cika bertekad setelah masalah ini selesai dia akan pergi jauh bersama seseorang yang telah berjanji menjemputnya.