
Abdi mengantarkan icha kerumah air matanya terus mengalir, dia sangat sedih pria yang dicintainya sejak pandangan pertama dan bertahun-tahun sama sekali tidak pernah meliriknya.
Ketika sampai dirumah icha menangis dna langsung memeluk ibunya, membuat wanita itu binggung
“Ada apa nak abdi??kenapa icha menangis” ucapnya membelai rambut anaknya dan membawa icha masuk untuk menenangkan diri didalam.
“Hanya salah paham saja tante, icha membut keonaran dicafe milik teman abdi karena cikha kebetulan cikha berada disana” ucap abdi
“Apa!!!cikha lagi!!cikha lagi!!!dasar wanita itu” geram nyonya aston sambil berteriak memanggil suaminya
“Pa!!!pa!!!kemari! Ucapnya dengan nada emosi
Papa aston yang sedang membaca koran diruang keluarga sampai terkejut dan bergegas menghampiri nyonya aston
“Ada apa??kenapa kau terlihat sangat marah!!”ucap tuan aston
“Bagaimana aku tidak marah?icha menagis lagi karena ulah cikha anakmu!!ucapnya ketus
“Apa yang cikha lakukan??Ucap tuan aston binggung”
“Bukan begitu om tante ini hanya salah paham, icha melihat saya bersama cikha dan menjadi marah”ucap abdi berusaha membela cikha
“Oh bersama dan berangkulan mesra, setelah berciuman didapur pekan lalu?ucap icha mengintimidasi
“Panggil cikha kesini!!dia harus meminta maaf!dasar wanita murahan!amuk nyonya aston
Sementara papa aston sibug memanggil nomor cikha tapi belum juga dianggkat,..
Sementara itu arkan ditempat terpisah menghentikan mobilnya disebuah taman,.
“Kenapa kau berhenti??”tanya cikha
“Menaggislah” ucap arkan
“Buat apa?tanya cikha kembali
“Apa kau berusaha menyembunyikan rasa sedihmu”ucap arkan
“Aku tidak bisa menangis”ucap cikha
“Oh kau begitu kuat,apa air matamu bisa menjadi mutiara jika kau menanggis” canda arkan
“Air mataku sudah habis saat ibuku meninggal diusia 15tahun, aku juga binggung bagaimana cara menangis didepan orang” ucap cikha tertawa dengan mata berkaca-kaca
Arkan membalikan punggungnya dan berkata
__ADS_1
“Aku cuma tembok menanggislah”
Cikha menggunakan tangannya menahan kepalanya dipunggung arkan dia mulai menangis terisak-isak tanggisnya terdengar sangat sedih, bahkan beberapa kali dia mendengar bunyi ingus yang berusaha ditahan cikha
“Apakah kau memerlukan sapu tangan agar tidak mengotori pakaianku??tanya arkan menggulurkan sapu tangan
“Terima kasih”ucap cikha
“Hmmmmm” ucap arkan
“Apakah kau juga menggapaku murahan?tanya cikha
“Mengapa?Arkn bertanya balik
“Kau juga mendapatiku dihotel,dan sempat menuduhku” jawab cikha
“Kau lezat bagiku, dan aku yang pertama menikmatimu” candaa arkan tertawa
“Hentikan pikiranmu!!!terima kasih” ucap cikha
“Untuk apa?tanya arkan
“Menemaniku, dan meminjamkan punggungmu” jawab cikha
“Oh itu tidak gratis” ucap arkan
“Esok atau lusa aku akan mengirimkan tagihan kepadamu,untuk pakaianku, waktu dan tenagaku” ucap arkan
“Kenapa kau menyusulku”tanya cikha
“Aku tidak bisa tidur, aku mulai terbiasa mendengar suara ngigaumu” ucap arkan
Cikha meraih ponselnya dan melihat beberapa panggilan tak terjawab sesaat ketika dia menangis dia menydari handphonenya berbunyi terus tetapi dia menggabaikannya karena mencurahkan semua air matany dipunggung arkan.
“Astaga papa menghubungiku sedari tadi, apa ada yang terjadi?” Cikha langsung membuka pesan whats up nya
Wa papa “cik,,kerumah sekarang kami menunggumu”
“Siapa” tanya arkan sambil kembali menyetir kendaraanya
“Papa, kita kerumah papa dulu, apa kau bisa mengantarku? Tanya cikha
“Oh tentu, bagaimana aku membiarkan istriku pergi sendiri” ucap arkan
“Hentikan menggodaku” ucap cikha
__ADS_1
Ketika sesampainya dirumah cikha melihat mobil abdi berada disana, dan pintu rumah dalam keadaan terbuka, cikha melangkahkan kakinya bersama arkan, melihat abdi icha dan tuan nyonya aston arkan mengengam erat tangan cikha, mata abdi terlihat begitu sinis terhadap tangan mereka berdua
“Cikha duduk!!” Tegas papa aston
Cikha duduk begitu juga dengan arkan duduk disebelah cikha,
“Maafkan kami jika kau terlibat dalam urusan ini ya nak arkan, tapi papa tidak ingin ini berlarut-larut”ucap tuan aston
“Mengapa kau pergi bersama calon adek mu icha?”Tanya tuan aston
“Paaa..aku tidak pergi bersamanya, kami hanya kebetulan bertemu!!”ucap cikha membela diri
“Ohhh begitu dan kalian berangkulan mesra”ketus icha dan tatapan sinis ibu tirinya
“Itu karena berdesakan dan aku berusaha melindunginya” ucap abdi
“Nak abdi diam saja, tidak usah membela cikha, kami sudah mengenal cikha, pasti dia yang menggodamu” cela nyonya aston
Mata arkan memerah menahan emosi bagaimanapun cikha istrinya dan dia sedikit banyak mengenal cikha dia bukan gadis sembaragan, bahkan kepada arkan dengan segala nilai + nya saja dia sangat jual mahal.
“Apa???aku bagaimana?bisakah mama tidak menvonisku tanpa dasar?tegas cikha menahan amrahnya
“Dasar ka??bagaimana dengan ciuman didapur itu???sela icha kepada cikha apa kah memiliki alasan?, cikha tidak menyadari icha melihat semuanya.
“Kau tanyakan pada calon suamimu!!dia yang memaksa menciumku”ucap cikha sinis kepada icha
Sementara abdi dan arkan sama-sama terkejut, abdi juga tidak menyadari keberadaan icha menangkap basahnya saat itu, dan arkan terkejut apa yang dikatakan cikha saat itu benar adanya dia berciuman bersama abdi
“Cukup kak,dulu kau juga berulah dengan menggoda kosumenmu dibar, dan membuat malu kami, sekarang kenapa kau tega menggoda calon iparmu, meski kalian mantan pacar apakah kau tidak tahu malu??” Ucap icha berusaha mengulik fitnah terhadap cikha dahulu dan memojokan cikha kembali
“Hentikan icha tidak usah menyudutkanku bukankah itu perbuatanmu dan ibu mu!!! Amarah cikha memuncak
“Kau dengar mas??Sampai sekarang anak kandungmu tidak pernah menerimaku???bahkan adiknya masih saja menuduh kami yang tidak-tidak!!”ucap nyonya aston
“Hentikan cikha!!!dia adalah penggati ibumu!!hormati dia! Ucap papa aston
“Oh papa memang tidak pernah percaya padaku!!!, aku lupa bahkan kau membunuh ibu perlahan dengan menghinatinya bersama wanita ini ketika ibu sakit” ucap cikha kembali membuka luka lama y karena melihat ayah kandungny lebih membela ibu tiri dan adek tirinya
“Kau!!!”Tuan baskoro melayangkan tamparannya kepada cikha tetapi dengan sigap arkan menahan tangan mertuanya itu
“Cukup sudah drama kalian!!ucap arkan melemparkan tangan tuan baskoro
“Maafkan adabku kepada papa mertua, tapi jangan memojokan istriku!!harusnya kalian berterima kasih kepadanya berkat dialah perusahaanmu kembali berdiri, dan kau icha!!Sebaikny kau ikat saja calon suamimu supaya tidak melirik istri orang!!!”Ucap arkan menegaskan kepada mereka semua
Mereka semua terdiam mendengar kemarahan arkan yang menarik tangan cikha segera keluar, Sebelum pergi arkan berbalik, dan mengancam mereka semua
__ADS_1
“Aku tidak ingin kalian memojokan dan menggangu ketenangan istriku hanya untuk hal memalukan seperti ini, kalian kenal siapa aku, aku diam dari tadi karena masih menghargai kalian semua bagian dari keluarga cikha, jika tidak malam ini kau bisa memesan wisma untuk keluargamu papa aston,” ucap arkan tersenyum pergi membawa cikha dibelakangnya