Si Gadis Cuek

Si Gadis Cuek
Si gadis cuek


__ADS_3

Nama ku Adalah Hana Aulia shinara sering di panggil Ara aku adalah putri bungsu dari pewaris Dion Adijaya salah satu perusahaan batu bara yang ada di kota X tidak hanya cantik dan pintar.


sayang nya karna sikap ku yang cuek,sombong dan Arogan banyak orang tak menyukai ku


semua itu berawal dari perselingkuhan ibuku dan seorang perwira polisi.


pagi pun tiba cahaya matahari menebus jendela, seorang gadis imut tengah bergelut dalam selimut nya perlahan kelopak mata itu terbuka menampakan wajah nya yang pucat.


" Sudah pagi yah? rasanya waktu sangat lah lambat?" iya menyilab selimut dan pergi menuju kamar mandi.


Tak berselang lama iya pun turun dan berjalan ke sebuah mini market yang ada di sekitaran kota Y.


kendaraan berjajar di arena pangkir membuat pemandangan pagi menjadi lebih membosan kan karna semua pasti seperti itu BERISIK batin nya berkata.


SPRASS


Cipratan Air mengenai seorang pria yang tengah diam di sisi pintu mini market.


" Ara kan?" tanya pria itu pada nya.

__ADS_1


" Om siapa kenapa kenal aku?" tanya nya penasaran.


" Nih anak mulut tuh jaga, Nama ku Asan bukan om-om masih mudah juga" tembak nya agak bernada tinggi.


" Serah lah ini mulut ku kenapa kamu yang protes om?" Sindir nya.


" kamu tuh manusia atau pedang tajam banget Dek?" balas pria itu lagi.


"SERAH LUH..."


Iya pergi memasuki mini market meninggalkan pria yang diam membeku dengan sikap cuek dan sombong gadis yang baru iya temui itu, tak berselang lama pemuda bernama Asan itu pun mengekor gadis di hadapan nya.


Ara menatap deretan cemilan enak yang ada di sana, pandangan nya tertuju pada camilan yang berada di rank paling atas sedang kan tinggi nya masih terbilang pendek untuk mengambil camilan itu.


" Maka nya Dek tumbuh tuh ke atas bukan kesamping'...!!


" Ara itu tinggi cuma om aja yang kaya tiang listrik..."


Tawa para pengunjung pun terdengar sedangkan Ara hanya bisa menahan malu karna ucapan nya itu, maklum saja Tinggi badan nya cuma 150cm sedang kan pemuda di samping nya 180 cm perbedaan yang jauh.

__ADS_1


Kota X 18.00


Jalanan terlihat sepi dan sunyi suara jangkrik menemani setiap langkah pasangan yang sedang di mabuk Asmara itu.


walau sudah tak bisa di bilang muda lagi Nana Adijaya adalah sosok yang angun dan cantik


sedangkan kan Reyhan adalah polisi yang berwibawa dan juga tampan.


" Rey" panggil nya.


" iya Sayang...?'


" Aku ingat Putri ku, apa dia sudah besar yah? rasa nya Putri ku itu sangat dekat dengan ku...?'


wanita itu memegang dada nya dengan berlinang air mata.


" Sudahlah Nana putri mu bersama ayah nya. dia juga anak yang seharusnya tak pernah lahir " Pandangan mata nya memancarkan hawa kebencian yang amat dalam.


mereka pun berbelok ke kiri dan menuju ke sebuah hotel untuk beristirahat karna kegiatan

__ADS_1


dari kedua nya. sedangkan kan Gadis yang sedari tadi diam di bawah pohon menatap pembicaraan kedua orang tua itu.


" Sangat di sayangkan kan Anak itu pasti seperti ku” Iya tertawa hambar lalu pergi dari sana menuju Mashion mewah.


__ADS_2