
*kyo memutuskan untuk menunggu sambil
memakan sosisnya yang ada di laci samping,
tak berselang lama muncul Enma dari balik
kamar mandi iya langsung berjalan menemui Kyo yang tengah terdiam sambil memakan sosis nya.
Enma mendekatkan wajahnya ke wajah Kyo
membuat wajah Kyo menegang panas dingin
melihat Enma hanya memakai sehelai handuk yang menutupi bagian penting saja.
" Ada apa?" tanya Enma dingin.
" Anu ... anu ... anu ... ber..bersiaplah ... aku tunggu di bawah,"
Kyo keluar dengan gugup nya menutup pintu
dengan keras membuat Enma kebingungan melihat sikap aneh Kyo, Kyo berjalan ke arah sofa dengan detak jantungnya yang masih tak karuan.
DUG , DUG , DUG
Arya menatap Kyo yang memerah bagaikan tomat.
" Dasar shiscon,"
" Diam kau," bentak nya.
RUANG RAPAT ...
__ADS_1
Disana terlihat orang orang tengah melihat
monitor. tak sampai disana deretan gedung-gedung pun terlihat, wajah serius dari semua orang menambah kesan cangung.
" **Bagaimana menurutmu Gallen? gedung tempat lu Anran di sekap,"
" gedung itu dikelilingi oleh empat gedung 20 lantai, dalam jarak 5meter kegedung target
yang berada di ketingian 18 lantai, terlalu bahaya untuk mendarat...." Gallen berfikir keras melihat skala gedung itu.
Enma menatap monitor dan memberikan sebuah ide pada mereka, wajah mereka terlihat tegang tak puas akan ide gila nya itu**.
" Bagimana kalo kita ambil dari gedung yingshi selisih pada target 10 meter ...." ucap Enma enteng pada mereka.
" APA KAU GILA? KITA HARUS MELEWATI 3 GEDUNG, JARAK KETINGIAN 23 DAN 20 LANTAI..." BENTAK KYO.
" Aku pernah melakukan itu, kakak ku meberiku y sebuah motor khusus...!!"
" Tenanglah aku bisa mendapatkan kendaraan itu dalam waktu sehari!!! Nina adalah Gunjisaiban ( uji coba militer) Seperti ku,"
Enma memberikan sebuah titik koordinat dimana perusahaan khusus milik Rey yang berada di antara Jepang dan Korea Selatan,
sebuah kendaraan cangih yang di ciptakan Rey
untuk para agen-agen tampil.
Nina adaah seorang Gunjisaiban yang diperjakan oleh Rey sayangnya iya tak memihak siapa pun.
Keesokan paginya ....
Kyo berjalan santai menuju Alian iya membawa sebuah map berisikan ahli waris kekayaan keluarga Honma dan deretan perusahaan yang berada di London atas nama Kyo.
__ADS_1
seorang wanita paruh baya tengah di ikat mengunakan tambang,wajah nya terlihat ketakutan, nama wanita itu lu Anran iya adalah pembantu Amera Honma. sekaligus sumber informasi yang akurat,
Tap , tap , tap
suara langkah kaki mendekat ke arahnya Alian
memegang pisau untuk memotong tali itu
yah lu Anran di gatung di atas gedung itu.
" apa kau membawa nya,"
" yah, lepaskan dia," Kyo mendekat sambil mengasong kan sebuah map pada nya.
jeritan sesekali terdengar, Alian dengan sengaja
menggoyang kan tali itu membuat Anran ketakutan. alian berjalan ke arah Kyo dan memberikan sebuah pulpen ke arah nya
dan meminta menandatangani kontrak itu.
Di atas gedung itu.
Enma memakai helm nya iya menatap tiga gedung yang harus iya lewati dengan tampang ragu iya menyalahkan motor nya.
" Aku pernah gagal melakukan ini, kenapa aku takut sekarang," Enma meneguk Saliva nya.
" semua siap," ucap Arya pada semua tim
"**Alian telah memasang monitor di depan gedung yingsheng, begitu orang lain mendejat pasti akan terdeteksi ... kuharap bisa mengecoh dia," Enma menarik nafas dalam-dalam lalu meng gas motor nya.
* BRUUUM****
__ADS_1