
*Rencana perlarian Ara telah di atur sedemikian rapih nya oleh Kyo sebagai putri bungsu dari keluarga Honma Enma di bawa pergi ke negara asal nya di Jepang.
Kyo berpikir untuk membawa lari adik nya dari kehidupan menyedihkan di kota X Kyo tak ingin adik nya bernasib buruk seperti ibu nya.
Tak butuh waktu lama mereka telah sampai di bandara di sana Kyo terlihat waspada.
tak menutup kemungkinan akan ada musuh atau paparazi yang mengintai mereka
Ara menarik koper nya dan menuju sebuah mobil sport berwarna hitam yang telah terpangkir di luar bandara.
" Jangan gugup ini tempat asal mu !'
Kyo menarik lengan Ara " Tokyo sangat lah indah ..' Ara menatap Kyo yang diam membeku dengan pandangan yang fokus ke depan menyetir.
waktu berlalu begitu cepat mereka tiba di sebuah Mashion yang besar dan megah melebihi Mashion adijaya, hanya saja suasana begitu mencekam tak ada seorang pun penjangaan di Mashion sebesar itu.
" Kyo " lirik Ara pada nya Kyo yang mengerti langsung memberikan pedang yang mereka sembunyikan di koper baju.
Hal yang di tunggu pun datang para orang-orang menyerang mereka aneh nya para penyerang hanya menargetkan Kyo sebagai sasaran.
"DOR DOR DOR"
__ADS_1
KYO menembak orang-orang itu.
Di saat Kyo tengah kewalahan muncul sebuah moster manusia yang mereka yakini adalah parasit tak hanya itu badan mereka melepuh mengeluarkan bau menyengat" pergantian kulit...'
Kyo mundur beberapa langkah " AWAS !! DI SAMPING MU" TRIAK ARA SAMBIL MENDORONG KYO.
" **SRETT"
" CUB**"
Tebasan mengenai parasit itudarah mereka menjadi hitam pekat dan di saat itu muncul suara langkah kaki.
DRAPP .... DRAPP ... DRAPP...
Kyo terbanting beberapa meter kebelakang oleh tendangan para tentara bayaran itu.
penembak jitu pun telah mengawasi dari balik gedung bersiap menunggu printah.
rasa khawatir mulai muncul sudah lama Ara tak bertarung seperti ini iya menebas parasit yang mengamuk Enma kelelahan menghadapi moster itu, sedangkan Kyo kelelahan melawan tentara bayaran itu.
* BRAKH *
__ADS_1
" Arghhh" Kyo dan Ara merintih kesakitan karna menubruk sebuah batu besar di belakang nya darah bercucuran dari kedua orang itu.
TAP TAP TAP
Suara langkah kaki ke arah mereka berdua,
Seorang wanita paruh baya tengah memperhatikan Kyo yang kesakitan wajah angun nya itu tersenyum sinis ke arah Ara yang menatap nya dingin
" Amera, bukan! tapi anak nya Amera !!!"
" Jangan sentuh dia" Kyo berusaha berdiri dan menghalangi wanita di hadapan nya.
tatapan sinis wanita itu bagaikan pisau yang menusuk Kyo begitu lembut tapi meyakitkan
Kyo terbatuk-batuk dan mengeluarkan darah.
wanita itu berjalan ke arah Ara bukan tapi Enma yang setengah sadar.
" Amera ini ibuk nak !! jika kamu mendengarkan ibu untuk tak menikahi pria sialan itu maka kamu tak akan berakhir seperti ini bagaikan kain lap yang kotor .... kau mati dengan mengenaskan
Amera hanya demi seorang bayi kamu memberikan nyawa mu di tangan suami mu sendiri, amera takdir mu memang menyedihkan dan melahirkan seorang putri yang cantik sayang nya anak itu seperti api membakar jiwa dan membunuh tanpa memandang bulu .... !!!"
__ADS_1
gadis yang di pangil Enma itu mulai mendapatkan kesadaran nya sedari tadi iya diam hanya untuk mengorek informasi tentang wanita bernama amera, iya melirik Kyo dari balik ekor mata nya*.