Si Gadis Cuek

Si Gadis Cuek
Si gadis cuek


__ADS_3

*Setelah meninggalkan tempat itu Agen yang di sewa Nana pun pergi ke sebuah tempat terpencil yang berada di kota H sebagai mata-mata ganda untuk kedua belah pihak iya harus melakukan berbagai cara tipuan dan juga transaksi gelap tanpa sepengetahuan orang.


Tak butuh waktu lama bagi nya iya telah sampai di sebuah hotel mewah nan megah.leon nama agen itu iya adalah salah satu dari 5 agen terkenal di seluruh dunia tak heran banyak orang yang menyewa nya dengan harga mengiurkan yang tak akan habis selama 7 turunan.


KREK


Leon membuka pintu itu dan masuk ke dalam sebuah ruangan tatapan mata nya melihat ke seorang pria yang tengah duduk manis bersama dengan para wanita seksi yang ada disana.


" Sudah datang kah...!!'


" Tuan, Sesuai tugas Nyoya Nana sudah mulai curiga pada identitas Ara Adijaya,'


" BAGUS ... BAGUS ..."


Pria itu menatap para gadis seolah mengatakan untuk pergi dengan rasa genit para gadis lacur itu meninggal kan tempat tersebut" Nona manis aku akan menunggu mu" iya mencium satu persatu para gadis itu lalu pergi dari sana.


Leon menundudukan diri nya pada sofa yang ada di hadapan pria itu" SEPERTI DULU ANDA MASIH SAJA TAK BISA MENAHAN DIRI DARI PARA GADIS. TAK HERAN ANDA MENDAPAT PUKULAN TELAK DARI KELUARGA ADIJAYA .'Mendegar sindiran Leon pria itu menjadi kesal dan melemparkan gelas ke arah nya.


" Plakk"


beling kaca berjatuhan Leon menghindar dari lemparan itu dan berkaca pingang di hadapan pria itu.


"AKU BERSEDIA BERKERJA SAMA DENGAM MU TAPI INIKAH BALASAN MU MENGUNAKAN PISAU ORANG LAIN UNTUK MELUKAI MUSUH MU MEMANG CERDAS TAPI INGAT SEMUA TAK AKAN BERTAHAN LAMA .... JANGAN LUPAKAN TENTANG PERJANJIAN KITA TUAN DIRGA" Ancam Leon ke arah Dirga yang menatap nya dengan penuh kekesalan.


Dirga menatap Leon yang pergi dari ruangan nya dengan kekesalan yang mendalam" Semua yang kulakukan hanya untuk memancing gadis neraka itu sekaligus membalas rasa malu akibat dirimu kakak Dion " tangan nya meremas gelas anggur di hadapan nya.


MINI MARKET X


Berada dalam cengkraman Kyo membuat Ara melarikan diri dari Mashion yang berada di pinggiran hutan berantara itu, sukurlah ada sebuah unit penyelamat binatang langka yang tak segaja berpapasan dengan nya.

__ADS_1


membuat nya menebeng untuk ke kota


Ara menatap mini market yang ada di depan nya wajah nya penuh tanda tanya dengan tulisan " DI SITA" Dua kata yang membuat tubuh nya bergetar.


" Asan, Irfan kalian ada dimana?" iya memegang tulisan itu.


Merasa ada yang memperhatikan Naluri waspada nya menjadi iya mengambil pisau di saku nya yang iya bawa dari Mashion Kyo.


" TAK"


Bahu nya di sentuh dengan sekali guncangan iya melesatkan pisau itu ke arah belakang, tak kalah cepat laki-laki itu mengelak dan menlilit tangan nya.


" AGHHH"


Rintih nya kesakitan laki-laki itu melepaskan cengkraman nya.


iya menoleh mata nya membulat senang tanpa hitungan menit iya langsung memeluk nya erat" Kakak kemana saja kamu, aku merindukan mu kakak hiks-hiks" tangis nya pecah di pelukan itu.


" Sudah sudah kakak mencarimu ke seluruh kota tapi tak menemukan keberadaan mu!!!


sekarang jelaskan pada ku apa yang adik kecil ku lakukan...?"


Ara mengepal kan tangan nya erat lalu meninju tembok di samping nya" Aku di culik dan di tahan di sana aku di perlakukan sebagai gadis bernama Enma...?"


" ENMA?" tanya Rey memastikan.


" Apa kakak mengenal nya?' tanya Ara penasaran.


" TIDAK" iya menggeleng.

__ADS_1


tanpa sepengetahuan adik nya Rey mengertakan rahang nya tatapan nya menjadi marah ntah apa yang iya pikirkan.


Setelah pertemuan itu Rey mengajak Ara untuk pulang ke Mashion adijaya.


Dengan langkah cepat Kyo mendobrak pintu Mashion nya dan para pelayan yang ada di sana terlihat ketakutan melihat tuan muda mereka yang datang dengan penuh amarah.


" DIMANA ENMA?" TRIAK NYA.


" tu.. tuan ... nona ... Enma... melarikan diri" gagap para pelayan itu.


"MELARIKAN DIRI? DIMANA PARA PENJAGA YANG BERTUGAS MELINDUNGI NYA LALU KENAPA KALIAN TAK MENGABARI KU SECEPAT NYA" Kyo mencekik salah satu pelayan Mashion nya.


" Tuan mohon belas kasihan anda, para penjaga mati terbunuh dengan tusukan pisau di leher mereka ... tuan mohon belas kasihan anda lepaskan istri saya..!!" Mohon penjaga taman itu sambil bersujud di kaki nya.


"BRUG"


wanita itu terjatuh dengan lemas iya terbatuk-batuk" uhukk-uhukk " Kyo menatap postel di hadapan nya dan menekan sebuah no yang ada disana.


" Halo Kyo ada apa?" tanya di sebrang sana dengan perasaan ragu.


" kerahkan sebuah pasukan unit 4 dan cari Enma secepat nya kalian paham?" seru Kyo marah.


" Tapi jendral atasan akan" ucapan nya terpotong karna sambungan terputus begitu saja.


TUT TUT TUT


" Bahkan aku tak bisa menolak dasar jendral iblis" ucap nya dengan wajah sedih lalu mengambil lencana tentara di atas meja.


Tak butuh waktu lama para tentara pilihan telah berada di lapangan sesuai Printah Kyo mereka di sebarkan untuk mencari keberadaan dari Enma*.

__ADS_1


__ADS_2