Si Gadis Cuek

Si Gadis Cuek
Si gadis cuek


__ADS_3

***Sisi lembut


masakan seorang enma^^


 


Pagi hari Mashion Viktor.


Tak , tak , tak


Suara pisau beradu dengan talenan potongan sayuran terpotong rapih, tak berselang lama beberapa hindangan siap di sajikan di meja makan. bau harum menghiasi dapur beberapa makanan tersaji rapih di meja makan ukuran persegi itu. Spageti, takoyaki, ikan goreng, SOP buntut , ebi furai dan hindangan penutup.


Orang\- orang berjalan memasuki dapur mereka menuju meja makan dengan tampang yang


masih mengantuk.


" Pagi Enma" Sapa Arya linglung.


" Enma kenapa kau yang masak?" tanya Kyo pada nya.


" pagi tuan Kyo, tuan Arya dan putri Enma..."


" pagi " balas mereka.


Enma melangkah menuju kulkas untuk mengambil susu, setelah memanas kan nya


iya membawa nya ke meja makan.


" Oliver susu mu" iya memberikan gelas nya.


tanpa banyak bicara mereka memakan makanan itu dengan lahap, beberapa menit kemudian semua makanan telah habis di lahap.


" Aku pergi" Oliver menuju kamar nya.


Di susul Kyo dan Arya disana hanya ada Aurora dan Enma yang masih fokus pada makanan mereka.


Enma mengambil piring kotor dan mencucinya

__ADS_1


sedangkan Aurora pergi menyusul Oliver ke kamar nya.


" Setidak nya bantu aku' guman Enma pelan.


" Mau ku bantu?"


" Leon"


" kapan kau datang?" tanya nya.


" kemarin malam saat kau tertidur, karna kelelahan tadi pagi aku tak sempat sarapan....!!!"


Enma pergi membuat kan sarapan untuk Leon.


TENGAH RUMAH....


Enma berjalan menuruni anak tangga wajah nya


terlihat cantik dengan sedikit polesan bedak dan


Enma berjalan menuruni anak tangga iya menatap ke empat pria yang tengah bermain game dengan cangung iya berdehem membuat mereka mengalihkan perhatian nya.


" Aku ingin keluar sebentar,"


" Aku temani." ucap mereka serentak.


" Tak perlu, kalian lanjut main saja" Enma berlalu begitu saja.


Leon berjalan menyusul nya membuat perapatan segitiga di ketiga laki\-laki itu.


mereka melanjutkan main game lagi .


Leon mengemudi mobil dengan santai iya memaksa untuk ikut mereka menuju sebuah pusat perbelanjaan yang berada di kota.


Leon dan Enma masuk kedalam dan mengambil troli dan mulai berkeliling untuk mencari kebutuhan makanan yang telah habis .


Leon memandang fokus Enma yang tengah memilih makanan tak jarang iya tersenyum karna tinggi badan nya yang tak mencapai salah satu rak.

__ADS_1


" Leon kau lebih suka mana? infor atau lokal?" tanya Enma sambil memberikan dua contoh daging.


" Terserah padamu,"


" Woah ada sosis....!!!


" woah ada udang, kepiting juga boleh, lihat ada Rolade kesukaan Arya,"


Enma menaruh semua yang iya ambil pada troli sedangkan Leon mengikuti nya dari belakang.


" Sabun, sampo, pasta gigi, apalagi yah?" pikir Enma dengan pose memegang dagu nya.


" Alkohol" jawab Leon.


" Untuk apa alkohol? oh yah gesbie milik Kyo telah abis dan lagi sabun muka," iya tersenyum ala anak\- anak sambil menaruh nya.


" untuk apa sabun muka,"


" Untuk mu lihatlah wajah mu kusam" Enma melihat merk pada deretan sabun muka.


setelah selesai mereka menuju kasir dan membayar nya, Leon memberikan kartunya.setelah selesai mereka pergi dari sana


suasana cangung menghiasi sepanjang jalanan.


" sebenarnya nama ku Gallen " ucap nya mengawali pembicaraan.


" Gallen" ulang Enma.


" Leon adalah nama kode yang artinya singa nama asli ku Gallen kuharap kau memanggilku dengan nama itu...."


" Gallen kah,"


Suasana sunyi menghiasi sepanjang perjalanan


tak ada suara sedikit kecuali deru nafas teratur dari enma yang tertidur karma kelelahan***.


 

__ADS_1


__ADS_2