
*Musim berganti menjadi musim semi
bunga bermekaran di sepanjang jalan.
warna pink dan orange yang indah menghiasi sekitar ibu kota, setiap tahun sekali di sana akan
diadakan festival musim semi dimana orang-orang akan mengunakan separuh uang nya untuk bertaruh.
Bunga sakura dan matahari menghiasi sepanjang halaman keluarga Arya, Enma keluar dengan tampang curia iya berputar-putar dengan senang iya melihat bunga matahari.
Tatapan sedu menatap bunga itu
dengan perlahan iya mengusap kelopak bunga kuning itu, hanya bunga ini yang aku suka tak
seperti mawar yang bagaikan darah, yang
tak ada artinya hanya rasa sakit seperti duri
nya yang tajam.
Sebuah senyuman terlihat dari seorang pria yang berada di belakang nya.
iya memetik setangkai bunga mawar yang ada
di taman itu dan menyelipkan pada rambut merah Enma.
" Sangat cantik," iya mencium helaian rambutnya
dengan lembut.
__ADS_1
" Maaf! aku membencinya, bunga mawar "
Kesan pertama pada pemuda itu adalah dingin,
niat untuk menyenangkan Enma di awal musim semi berubah menjadi kesan buruk.
" Baiklah, mari kita bicarakan tentang pembunuh yang telah lama kita selidiki,!! dia akan menghadiri pesta emas sore ini," iya berbisik di telinga Enma dengan deru napas hangat membuat wajah Enma bersemu merah sedikit tersipu malu.
Arya meningalkan tempat itu dan pergi menuju kamarnya, iya membaringkan tubuhnya di kasur king size milik nya.
wajah nya terlihat begitu sedih iya menatap sebuah bingkai di dalam laci yang iya ambil" REVA' iya memeluk bingkai itu.
" AKU ADALAH JIGOKO NO SHOJO DOSA YA G TAK AKAN MUNGKIN BAGIKU UNTUK MENJADI SEORANG YANG BAIK,
AKU BERJANJI OADAMU ! AKAN MEMBUNUH ORANG YANG TELAH MEMBUNUH REVA DENGAN TANGAN KI SENDIRI TAK PEDULI SIAPA ORANG ITU...."
"Enma kah" iya mengigat ucapan itu.
GEDUNG EMAS** ...
Sebuah mobil berhenti di sebuah hotel ternama para tamu terkagum-kagum melihat sosok Arya dan Enma yang datang dengan penampilan elegan.
Yang satu memakai gaun berwarna merah
tanpa lengan, dengan rambut di kepang
sebelah tak lupa hiasan bunga lili di sisinya.
Arya berdiri gagah dan berwibawa dengan stelan jas merah dengan celana hitam, sepatu hitam yang mengkilap tak lupa bunga mawar di dadanya.
__ADS_1
TAP, TAP TAP
Mereka memasuki aula dan menjadi pusat perhatian para tamu lainnya,
Disana Arya meningalkan Enma untuk pergi menuju ke arah balkon hotel sesuai rencana
Melihat tamu lain nya yang sibuk dengan urusan masing-masing Enma menuju toilet dan membuka lesleting gaun nya terselip Kikiri di punggung nya.
Iya mengambil nya dan berganti pakaian dengan dress berwarna hitam berserta rok hitam tak lupa rambut yang di ikat.
DI BALKON HOTEL ....
Seorang pemuda tengah mengedarkan pandangan nya dan pandangan tertuju pada seorang gadis yang tengah duduk di balkon hotel.
iya mendekatinya nya wanita berdarah Inggris itu( Rmabut pirang dan mata biru) kesan pertama untuk nya bahwa mangsa yang enak.
" Hello,"
" Yak, hello juga ! ucap nya.
" lagi putus cinta? apa butuh teman curhat?" Tanya pemuda itu dengan bahasa Inggris.
" Maukah kamu menemaniku minum sebotol anggur?" pemuda itu melanjutkan ucapannya sambil mengasongkan segelas anggur padanya.
" Baiklah."
Mereka meminum sebotol anggur itu.
wanita berdarah Inggris itu tergeletak tak sadarkan diri,
__ADS_1
Pemuda itu membuka pakaian wanita itu dan menusukan pisau pada dada sang korban*.