Si Gadis Cuek

Si Gadis Cuek
Si gadis cuek


__ADS_3

" ***Setelah iya di bakar, muncul seorang wanita yang membawa bayi nya yang sangat menyedihkan itu .


kau tau anak itu juga ingin di bakar HAHAHA,"


Tawa renyah menghiasi sekitar Mashion itu


raut wajah Enma menegang mendegar kata" Menyedihkan" yang di lontarkan Selena.


" Lalu iya membawa kotak itu inti nya Keysa dan Amera adalah teman jauh,"


Jelas selena.


" Begitukah?"


" Saat itu aku penasaran akan isi kotak itu


dan membunuh Keysa agar mendapat kan nya


sayang nya Dion datang ... huuh tapi untung nya aku mendapat kan jatung Keysa dan memberikan nya ke pada harimau kesayangan ku...."


Iya tersenyum horor dengan pandangan mata yang menyipit wajah cantik nya tak secantik hati nya ingat yah wanita lebih kejam dari singa loh^^


" Kesepakatan batal," iya berdiri.


Tatapan nya melihat sekeliling Mashion itu


lalu Kikiri sudah ada di tangan nya.


dengan wajah dingin iya menendang dan mengambil pistol orang suruhan selena.


Terpancar tatapan penuh jijik dan merendahkan dari mata nya. Selena terpaku diam melihat adegan pertumpahan darah itu Enma dengan gampang nya memainkan benda tajam itu Tanpa gemetar sedikit pun.


Ceceran darah dari orang-orang di Mashion

__ADS_1


itu memandikan Enma, dinding pun penuh akan bercak darah tak lupa bau anyir yang menyegat


membuat perut terkoyak ingin muntah.


Iya melangkah menuju ke arah Selena yang mundur beberapa langkah.


" Lah ... e ... e... Enma ... jangan ... kalo tidak bukan nya kau tak akan tau siapa... pembunuh gadis itu kan?" Tanya Selena gugup sambil menodongkan pistol nya.


DOR


DOR


DOR


Tiga peluru melayang mengenai bahu, kaki dan tangan Enma.


" Sayang sekali Kikiri ingin minum," iya berjalan lunglai dan menebas tubuh Selena.


SPRASS


membelah dada nya, iya mengambil jantung nya dan memberikan pada anjing liar yang iya temui


di pelantara hutan yang berada di sisi timur Mashion Nichi**.


Enma terus berjalan tak tentu arah


rasa sedih akan kematian Keysa.


rasa senang akan balas dendam


tak membuat bisa senang,


wajah sedu berlinang air mata

__ADS_1


menatap sedu langit" Aku berhasil bibi" Ucap nya lemas membiarkan rintikan hujan membasahi wajah nya.


**Dua jam berlalu iya terbangun di sebuah gubuk


tua yang berada di pelataran hutan berantara


iya melihat sekeliling gubuk itu.


" Sudah bangun kah?" Tanya wanita berambut merah mirif dengan nya.


Enma terdiam sesaat melihat ke sisi kanan


di sana terdapat ular-ular hitam yang membentuk sebuah barisan mengelilingi Enma


dan juga wanita itu.


" Jangan takut mereka baik kok," ucap nya ramah.


" Siapa kau? dimana Kikiri?"


" hmmm, pedang itu tumpul karna kau memakai nya dengan kasar aku sedang memperbaiki nya !


oh yah putriku sudah besar," ucap wanita itu senang mengacak-acak helaian rambut Enma.


" waktuku tidak banyak, dengarkan aku Enma


YLO sudah ada sejak dulu aku meminta Keysa menjadikan mu kelinci percobaan ...."


" Apa" Triak Enma.


" Kita berasal dari keturunan oni, ingat lah hancurkan YLO sampai akar nya ini misi mu,


jangan cari tahu alasan aku menjadikan mu uji coba," iya tersenyum ramah dan menghilang.

__ADS_1


" Aisteruu...."


Sihir itu hilang ular ular tadi menyingkirkan dan muncul Kikiri yang telah di modifikasi dengan cantik. Enma memegang kepala nya yang sakit***.


__ADS_2