
" ***Setelah iya di bakar, muncul seorang wanita yang membawa bayi nya yang sangat menyedihkan itu .
kau tau anak itu juga ingin di bakar HAHAHA,"
Tawa renyah menghiasi sekitar Mashion itu
raut wajah Enma menegang mendegar kata" Menyedihkan" yang di lontarkan Selena.
" Lalu iya membawa kotak itu inti nya Keysa dan Amera adalah teman jauh,"
Jelas selena.
" Begitukah?"
" Saat itu aku penasaran akan isi kotak itu
dan membunuh Keysa agar mendapat kan nya
sayang nya Dion datang ... huuh tapi untung nya aku mendapat kan jatung Keysa dan memberikan nya ke pada harimau kesayangan ku...."
Iya tersenyum horor dengan pandangan mata yang menyipit wajah cantik nya tak secantik hati nya ingat yah wanita lebih kejam dari singa loh^^
" Kesepakatan batal," iya berdiri.
Tatapan nya melihat sekeliling Mashion itu
lalu Kikiri sudah ada di tangan nya.
dengan wajah dingin iya menendang dan mengambil pistol orang suruhan selena.
Terpancar tatapan penuh jijik dan merendahkan dari mata nya. Selena terpaku diam melihat adegan pertumpahan darah itu Enma dengan gampang nya memainkan benda tajam itu Tanpa gemetar sedikit pun.
Ceceran darah dari orang-orang di Mashion
__ADS_1
itu memandikan Enma, dinding pun penuh akan bercak darah tak lupa bau anyir yang menyegat
membuat perut terkoyak ingin muntah.
Iya melangkah menuju ke arah Selena yang mundur beberapa langkah.
" Lah ... e ... e... Enma ... jangan ... kalo tidak bukan nya kau tak akan tau siapa... pembunuh gadis itu kan?" Tanya Selena gugup sambil menodongkan pistol nya.
DOR
DOR
DOR
Tiga peluru melayang mengenai bahu, kaki dan tangan Enma.
" Sayang sekali Kikiri ingin minum," iya berjalan lunglai dan menebas tubuh Selena.
SPRASS
membelah dada nya, iya mengambil jantung nya dan memberikan pada anjing liar yang iya temui
di pelantara hutan yang berada di sisi timur Mashion Nichi**.
Enma terus berjalan tak tentu arah
rasa sedih akan kematian Keysa.
rasa senang akan balas dendam
tak membuat bisa senang,
wajah sedu berlinang air mata
__ADS_1
menatap sedu langit" Aku berhasil bibi" Ucap nya lemas membiarkan rintikan hujan membasahi wajah nya.
**Dua jam berlalu iya terbangun di sebuah gubuk
tua yang berada di pelataran hutan berantara
iya melihat sekeliling gubuk itu.
" Sudah bangun kah?" Tanya wanita berambut merah mirif dengan nya.
Enma terdiam sesaat melihat ke sisi kanan
di sana terdapat ular-ular hitam yang membentuk sebuah barisan mengelilingi Enma
dan juga wanita itu.
" Jangan takut mereka baik kok," ucap nya ramah.
" Siapa kau? dimana Kikiri?"
" hmmm, pedang itu tumpul karna kau memakai nya dengan kasar aku sedang memperbaiki nya !
oh yah putriku sudah besar," ucap wanita itu senang mengacak-acak helaian rambut Enma.
" waktuku tidak banyak, dengarkan aku Enma
YLO sudah ada sejak dulu aku meminta Keysa menjadikan mu kelinci percobaan ...."
" Apa" Triak Enma.
" Kita berasal dari keturunan oni, ingat lah hancurkan YLO sampai akar nya ini misi mu,
jangan cari tahu alasan aku menjadikan mu uji coba," iya tersenyum ramah dan menghilang.
__ADS_1
" Aisteruu...."
Sihir itu hilang ular ular tadi menyingkirkan dan muncul Kikiri yang telah di modifikasi dengan cantik. Enma memegang kepala nya yang sakit***.