Si Gadis Cuek

Si Gadis Cuek
Si gadis cuek


__ADS_3

***Masih** banyak misteri yang menyelimuti ketakutan para warga negara mendegar banyak nya pembunuhan akhir-akhir ini di kota X.


Tak hanya pemikiran tentang logika banyak yang mempercayai sebuah tahayul dan mempercayai bahwa pembunuhan yang terjadi akibat terbunuh nya seorang putri kerajaan dari Jepang bernama monami Honma yang telah tewas selama 16 tahun karna di bunuh warga kota akibat kepercayaan kuno mereka.


Hari menjelang sore seorang gadis berjalan berdampingan tawa dan sinisan terlihat dari wajah kedua nya.


" Enma, kenapa wajah mu memucat?" Kyo mengelus kepala nya lembut.


" Kyo ... aku mengikuti mu untuk ber akting untuk menyelidiki kematian Keysha Adijaya jangan lupakan itu" Sinis nya ke arah jendral muda itu.


" Jangan terlalu dingin. kau hampir mirip dengan nya" Iya tersenyum pahit ke arah Enma yang hanya diam membeku.


" Kenapa rasa nya dia seperti sangat kesepian! Apa aku menyakiti diri nya" Batin gadis itu bicara dan mencuri pandang ke arah nya.


" **Aku tau aku tampan tapi berhenti menatap ku seperti itu" Sindir kyo.


" HAH, KAU TERLALU SOK" Iya kesal dan wajah nya berubah merah Semerah kepiting rebus di restoran**.


Kyo tertawa mengejek ke arah Enma yang berlari menahan malu" Enma jangan malu-malu kucing kau sangat lucu," Mendegar triakan Kyo Enma makin memerah dan berlari cepat meningal kan nya" Sial kenapa dada ku bergetar seperti ini" iya memegang dada nya.


**DUG


DUG


DUG


Detakan** jantung nya seakan ingin keluar dari tempat nya,


Tak menyadari sekitar nya Enma tanpa sengaja menabrak seorang pria di hadapan nya

__ADS_1


kedua bola mata nya bergetar takut melihat orang itu yang menatap nya dingin.


Pria itu menjulurkan tangan nya" Ara?" kata itu yang iya ucap kan sedang kan iya hanya merangkak menjauh dari pria berjas hitam itu.


" TOLONG" triak nya sambil ketakutan melihat pria di hadapan nya, pria itu menyeringai ke arah nya" Uji coba ku yang hilang" iya memegang tangan nya dengan wajah horor.


Melihat kedua tangan nya bergetar pria itu tertawa terbahak-bahak melihat nya.


"HAHAHA"


Gadis itu mulai mengigat kenangan buruk bersama pria itu orang yang menjadikan nya sebuah mesin pembunuh di usia nya yang menginjak ke 6 tahun.


6 TAHUN LALU


Seorang pria menatap tabung reaksi yang berada di hadapan nya terlihat banyak uji coba dari hewan sampai manusia yang begitu menyedihkan.


Di antara kebanyakan uji coba itu hanya ada satu yang paling mencolok di antara mereka yaitu gadis kecil yang terlihat begitu tersiksa di dalam tabung reaksi itu.


Langkah kaki mendekat ke arah tabung reaksi itu merasa ada yang menghampiri nya perlahan anak itu mulai membuka mata nya.


bola mata sewarna darah terlihat bercaya tanpa emosi sedikit pun di sana.


" Tuan uji coba militer keluarga Adijaya telah sepenuh nya selesai" Seorang gadis seksi berambut pirang memegang kaca tabung itu wajah nya terlihat datar.


" Rena cepat kau ambil kan obat pencuci otak untuk nya, jangan lupa bawa racun yang telah aku siap kan" Pria itu menyeringai ke arah anak di dalam cairan kimia itu.


" Siap laksanakan" iya pergi dari sana, pria itu membuka tabung itu air perlahan menyurut anak itu terjatuh di lantai dengan banyak selang di tubuh mungil nya itu, anak itu tersenyum pedih ke arah nya" Kau adalah uji coba yang aku miliki sayang sekali harus di berikan pada keluarga sombong itu! Nak dengar lah setelah kamu dewasa aku akan datang menjemput mu" iya mengelus rambut nya.


Wanita bernama Rena itu kembali membawa obat-obatan di tangan nya dengan cepat pria itu mengendong anak itu ke arah sebuah meja dan membaringkan nya .

__ADS_1


" **ARGGHHH"


"ARGGHHH SAKIT ... HENTIKAN ... KUMOHON" TATAPAN NANAR DARI ANAK ITU.


" CUB"


Sebuah benda tajam mengenai pengekangan tangan nya anak itu merintih kesakitan lalu mulai menutup mata nya setelah banyak bekas memar akibat jarum suntik di lengan nya.


" Aku kesepian,


Aku lapar


Aku ingin pulang


Mama papa kalian dimana."


Rintih Anak itu perlahan kelopak mata nya mulai menutup darah keluar dari luka tusukan dari tangan nya**.


" Rena antarkan dia pada nya.'


" Tuan apa anda yakin" iya mengendong anak itu.


" Biarlah, sampai waktu itu tiba" Pria itu melangkah pergi dari sana meningalkan wanita itu yang mengelus rambut anak itu dengan sedu.


Setelah insiden itu anak itu di berikan pada keluarga Adijaya yaitu Dion sebagai ayah kandung nya, iya di berikan Nama dan juga Marga tak hanya itu perlakuan sebagai putri raja di curahkan oleh Dion pada nya.


Membuat pribadi Ara menjadi sosok yang cuek,arogan,dingin, sombong dan merasa diri nya paling tinggi dengan apa yang iya miliki,


sebagai putri Dion iya selalu mengandalkan uang untuk membeli semua hal yang iya ingin kan

__ADS_1


semua hal harus iya miliki dengan cara apapun tak heran iya adalah Mafia kecil yang bersembunyi di balik tirai kepalsuan*.


__ADS_2