Si Gadis Cuek

Si Gadis Cuek
Si gadis cuek ( Amera & Enma )


__ADS_3

 


Ara menatap kaget ke arah pemuda yang sangat tampan bahkan diri nya sempat memerah sesaat wajah nya yang tampan bola mata nya yang tajam dan berwibawa membuat semua wanita yang melihat nya akan tergila\-gila.


 


" Nama ku adalah Leon," sapa nya iya mencium tangan Ara.


Pria itu membungkuk dan merogoh saku celana nya terlihat botol kaca berwarna merah di tangan nya iya memberikan botol itu pada Ara yang diam membeku.


" Ini apa? sebagai seorang tamu tak seharus nya ikut campur urusan tuan rumah,' Sinis Ara dengan nada yang jutek ke arah nya.


" Lidah mu lumayan tajam juga nona," Balas Leon dengan tampang menyelidik Rey yang berada di sana tak tahan melihat interaksi antara kedua nya" Maaf, tuan Leon sebagai agen rahasia tak seharus nya tampil mencolokkan?" Leon tertawa hambar mendegar sindiran dari Rey .


" Baiklah... obat ini akan menahan efek racun erosi dingin" iya melambaikan tangan dan pergi dari sana.


Ara menatap botol itu Rey melarang nya untuk memakan nya apalagi asal-usul nya tak jelas, tapi rasa penasaran Ara membuat nya memakan obat itu.


" HUMPH. . . rasa nya tak enak" iya melempar botol itu ke sembarang arah.


Rey menatap curiga pada orang itu dan pergi dari sana untuk menyelidiki identitas Leon yang di kenal sebagai agen terkenal itu.


Sepergi nya Rey Ara merasakan tubuh nya begitu sakit dan juga semua tulang nya membeku seketika kepala nya berdenyut sakit.


" Sial ... aku ...masuk ... jebakan nya" iya ambruk seketika .


Leon turun dari atas pohon dan membawa gadis itu pergi Ara tersadar dari pingsan nya iya menatap sekeliling nya kepala nya masih berdenyut sakit.


*Langit yang mendung kupu-kupu berterbangan,


pohon yang menjulang tinggi, daun berguguran jatuh ketanah iya menatap sekitar nya dan tercengar mendapati diri nya berada di sebuah Makam.


" Aiyoo, ini adalah makam'" iya kaget dan langsung berdiri bola mata nya membulat melihat nisan yang sempat iya duduki.


 


ARA ADIJAYA


PUTRI NANA DAIRI


&

__ADS_1


DION ADIJAYA


 


Tulisan itu adalah nama nya, Ara berjalan mundur iya bingung harus melakukan apa?


" Apa aku sudah mati? kenapa aku ada di sini?" iya menatap sekeliling nya.


POKH.... POKH .... POKH ...


suara tepuk tangan dari arah pohon yang besar sosok jangkung berdiri dengan gagah," Sangat di sayangkan? ara yang asli telah meningal ! yang ada di hadapan ku adalah anak pungut dari keluarga Honma ...'


" Jangan mendekat .... apa maumu jawab atau aku akan membunuh mu dan menjadikan mu sebagai makanan ikan di laut" Ara merogoh rok nya dan mengambil jarum beracun dari saku nya.


laki-laki itu tertawa terbahak-bahak " HAHAHA PFFFT"


" Berhenti tertawa" ucap nya waspada.


" Baiklah putri kecilku. Ara yang sebenar nya telah MATI saat iya bayi dan kau adalah Enma Honma putri keluarga Honma dan pewaris dari kekayaan London dan kau adalah kucing kecil ku'" Leon muncul dari balik pohon sebelah nya.


Ara mundur beberapa langkah" Kau orang itu" iya menunjuk ke arah Leon.


Kyo menengahi acara debat mereka dan memberikan sebuah tes DNA antara dirinya dan Dion yang menyatakan NEGATIF.


"**Nama mu adalah Enma Honma adikku.Enma ! apa kau pikir memang benar dirimu diracuni oleh erosi dingin? kau bodoh. racun itu telah hilang bersama mati nya Amera " Kyo mengejek nya sedangkan Ara menahan amarah yang sedari tadi meluap.


" Kyo biar aku yang menjelaskan** !!!


Enma yang aku berikan adalah sebuah obat pelumpuh yang mengandung sedikit zat pelumpuh otot ,jika racun itu ada pada dirimu kenapa dari dulu kau bisa bergerak bebas? " Tanya Leon memojokan Ara yang diam mencerna semua ucapan dari Leon.


" kau benar! rasa sakit yang ku alami hanya efek cairan kimia tubuh ku dan cairan kimia telah menyatu. efek samping nya membuat ku menderita silosis dan aku akan mat...' ucapan nya terpotong oleh Kyo.


" Aku akan mencari pengganti untuk mu!!!" bentak Kyo pada Ara yang diam menahan tangis.


Sedangkan leon malah asik memainkan rambut merah nya itu sejak tadi Ara menahan amarah karna mendegar ejekan dari Leon.


" TOMAT ... TOMAT .... TO ... MAT" Leon mencium helaian rambut Ara dengan mesra.


* PLAKH*


Ara menepis ukuran tangan Leon lalu iya memandang ke arah Kyo yang tengah menaburkan bunga dimakan Ara.

__ADS_1


Ara bingung lalu memberanikan diri untuk bertanya" Kyo aku ingin mengetahui semua asal-usul ku jika kau berani berbohong lihat saja konsekuensi nya...!!!'


Kyo tersenyum ramah mendegar ancaman nya lalu memberikan sebuah kotak ke tangan nya.


" kita akan ke Jepang lusa bersiaplah...;'


" Aku ikut" Leon mengancungkan tangan.


" Tidak bisa! beres kan semua pekerjaan mu disini adu domba antara nichi dan Higashi setelah itu lakukan apa pun sesuka mu !!!' Acan Kyo pada Leon.


Leon memandang horor ke arah makam Ara dan merusak bunga yang tertanam di sana" Semua berawal dari mu" iya meningalkan tempat itu.


Kyo dan Ara sepakat untuk memulai rencana baru mereka untuk itu Ara memutuskan untuk pulang ke Mashion nya. Mashion adijaya terlihat begitu ramai para penjaga di perketat apalagi setelah insiden itu banyak informasi bocor.


Membuat para geng terkenal menginginkan mesin pembunuh di era modern yang langka apalagi setelah YLO di hancurkan oleh pemerintah banyak uni coba yang hilang.


Ara berjalan menuju pintu Mashion banyak orang memberi nya hormat" selamat datang nona" mereka membungkuk.


Ara membalas mereka dengan cangung"Hm, kalian kembali bekerja.' iya meningalkan para penjaga yang tersenyum ramah pada nya.


" Cih, munafik apa aku bodoh kalian SUNGUH munafik' batin nya berkata.


* BANG *


Suara pintu di buka kasar iya mendorong lemari yang ada di samping nya lalu terbukalah sebuah jalan rahasia.


" KREK"


pintu terbuka menampakan sebuah ruangan yang di penuhi oleh senjata militer.


Senapan, sniper,katana, pedang, sabit, jarum beracun dan botol-botol beracun buatan nya semua berjajar di sana.


terlihat sebuah pedang panjang berada di sebuah kolase terpisah di ujung nya ada gantelan boneka.


" INI AWAL BARU KAN? MARI KITA BUAT KESENANGAN SEPERTI DULU !!


MEMBUNUH ADALAH HAL YANG AKU GEMARI SUDAH LAMA KAMU BERDIAM DI SINI!!'"


Iya mengeyam erat pedang itu dan mengores permukaan lengan nya untuk membangkitkan naluri membunuh pada pedang itu,


pedang itu seakan hidup seperti meminum darah Ara dengan rakus.

__ADS_1


" Seorang pembunuh dari era modern yang di juluki sebagai JIGOKU NO SHOJO telah bangkit lagi setelah lama tertidur ...!!!" iya tersenyum horor dan pergi meninggalkan tempat itu*.


__ADS_2