
Pada saat ini di pagi hari yang cerah, Aku melihat jam di layar Smartphone-ku sudah menunjukkan waktu pukul 8 Pagi. Kapal Bajak Laut Kuja saat ini sedang berlabuh di Pulau Rusukaina, Han sedang mencoba untuk bersembunyi di bagian tengah Pulau dan Tau bahwa disini banyak sekali Hewan Buas yang ukuran-nya sangat Besar.
'Hmm, Aku bersyukur bahwa cuaca di pulau ini lagi Musim Panas'.Pikirku yang berada di atas Pohon dengan Tenang dan Memutuskan untuk mengisi/memulihkan chakra-ku terlebih dahulu
Han saat ini merasa sangat sial, Karena diri-nya harus menghadapi Satu Admiral Angkatan Laut serta Satu Anggota Shichibukai juga di Sabaody 2 Hari yang lalu. Sekarang malah terjebak di salah satu Pulau yang berisi Binatang Buas yang saat ini ukuran-nya setara dengan Monster Laut.
"Aku harus tenang, Chakra-ku mulai terisi secara perlahan-lahan!".Tanggapku yang dengan Serius dan Mulai mengontrol energi chakra yang saat ini semuanya sedang berpusat di seluruh Tubuh-ku
Aku berkonsentrasi secara luar biasa dan Saat ini fokus dengan Energi yang sudah ada Setengah di dalam Tubuh-ku, Meski ada saja beberapa Suara Raungan Hewan Buas yang mengganggu-ku. Han saat ini seperti seseorang yang sedang Meditasi dan Tak menyadari bahwa banyak sekali Hewan Buas yang sedang bertarung di sekitar-nya. Ada Seekor Singa, Gorila, dan Buaya yang sedang asik bertarung memperebutkan Daging dari Hewan Kecil yang sedang mereka kejar saat ini. Han tak terlalu peduli dengan Hewan Besar tersebut dan Saat ini memfokuskan dirinya untuk memulihkan kondisi Energi yang ada di dalam Tubuh-nya.
/Beberapa Jam Kemudian/
Energi Chakra-ku kembali pulih tetapi Luka yang ada bekas kemarin-kemarin masih terlihat belum Sembuh dan Terasa masih lumayan Sakit.
'Sial, Aku pasti akan mengingat-nya ketika perang besar di Marineford sudah Terjadi '.Pikirku yang dengan menahan Emosi-ku dan Saat ini melihat bahwa ada berbagai macam Hewan Buas saling memangsa satu sama lain secara sengit
Han lalu melihat ada Seekor Burung Raksasa saat ini sedang terbang menuju ke arah-nya dengan sangat Cepat. Aku pun melompat tinggi melihat paruh tajam dari Burung tersebut mencoba untuk menusuk Tubuh-ku dan Melihat-nya sekarang ini masih saja Mengincar-ku yang sedang berada di atas Langit dengan Terbang bergerak cepat ke arah-ku. Burung itu seperti Elang tetapi ukuran dari Tubuh-nya sangat besar sekitaran 8 Meter.
"Cih, Dasar Burung Bodoh".Ucapku yang dengan Kesal dan Fokus mengontrol Chakra-ku saat ini di Seluruh Tubuh-ku agar bisa Menyerang-nya
*Switch*Swuungg*
Aku langsung saja ber-teleportasi di atas bagian Tubuh Besar Burung Elang tersebut dan Saat ini di tangan kanan-ku ada Bola Spiral Biru ukuran sebesar Bola Kasti yang lumayan Kuat.
"Rasengan...!!".Pekikku yang dengan sangat Kuat dan Mengincar langsung bagian punggung tubuh dari Burung Elang Raksasa tersebut
"ROAR!!".Pekik Burung Elang itu dengan meraung Kesakitan dan Jatuh ke bawah Tanah
*Swoosh*BOOMSHH!*
Serangan dari Bola Rasengan milik-ku cukup saat ini untuk membuat Burung Elang Raksasa yang sekarang Mati dengan Luka di bagian badan-nya terbuka lebar serta bersimbah Darah. Aku juga melihat bahwa tercipta kawah besar di Tanah.
"Hmm, Dasar elang bodoh! Kau itu salah memilih lawan".Ujarku yang dengan Kesal dan Sekarang banyak sekali Hewan Buas yang ada di sekeliling tempat-ku berada dengan tatapan Tajam yang langsung melihat-ku dengan Air Liur
Han sekarang memutuskan untuk melarikan diri dengan cepat sedangkan ada sebagian Hewan Buas yang mengejar-ku dengan terburu-buru.
"Sial, Jangan kejar aku. Dasar Harimau dan Buaya bodoh!!".Pekikku yang dengan Panik dan Di kejar oleh Segerombolan Hewan Buas di Pulau ini
Ada banyak sekali Hewan Buas yang selalu saja muncul di hadapan-ku dengan Puluhan Hewan yang sedang mencoba untuk Membunuh-ku. Han terpaksa melakukan Segel Tangan untuk Jutsu Pemanggilan dalam keadaan sedang Panik.
"Kuchiyose no Jutsu".Ucapku dengan Serius
*Bofft* Suara Asap Besar Yang Mengepul.
Tiba-tiba saja, Aku berada di atas kepala hewan Ular Raksasa Hijau yaitu Yoda. Segerombolan hewan yang mengejar-ku seperti Harimau, Buaya, Serigala, Ular, Gajah, dan Banteng sekarang ini langsung panik serta wajah-nya menjadi Pucat.
"Yoda, Serang mereka semua!".Pekikku yang ada di atas Kepala Hewan Pemanggilan-ku dengan berkeringat banyak sekali di Tubuh-ku
"Ssshh...!".Desis Yoda dengan tatapan mata yang Tajam dan Aura yang sangat Menakutkan
Sekarang keadaan sudah berbalik segerombolan Hewan Buas yang mengejar-ku sekarang pergi untuk melarikan diri dari Ular Raksasa Hijau-ku.
"Cih, Kenapa kau memanggil-ku sekarang Bocah! Aku sedang tidak mood bertarung!".Pekik Yoda yang dengan kesal sambil menoleh ke arah-ku
"Kau yakin, Tak mau mencari makanan di pulau ini. Ada banyak Hewan Buas loh...".Ujarku dengan mencoba untuk membodohi Yoda saat ini juga
"Hmm, Kau benar juga! Aku merasa ada ratusan hewan buas yang besar di Pulau ini".Ucap Yoda yang sambil menyeringai lebar melihat sekeliling dan Memutuskan untuk menjelajahi lebih dalam Pulau Rusukaina ini sendirian saja
Han saat ini merasa tak percaya dengan Partner Hewan Pemanggilan-nya itu yang meninggalkan Tuan-nya seorang diri. Aku pun terpaksa untuk menghilangkan Hawa Keberadaan-ku ini seperti seorang Ninja pada umum-nya. Di bagian sisi dari Pulau Rusukaina ini, Han melihat ada Air Sungai yang mengalir dengan sangat Jernih sekali.
"Aku mau cuci muka dulu...".Ujarku
Aku sekarang berada di bagian tengah Aliran Air Sungai yang masih setinggi Paha-ku dan Tanpa sadar kedua mata-ku mengaktifkan Sharingan karena seperti ada Binatang Buas yang sedang memantau-ku secara diam-diam. Ketika ku tatap ternyata hanya Seekor Kelinci berukuran 4 Meter dengan kedua mata-nya berwarna Merah yang sekarang melarikan diri dengan sangat Cepat.
Han pun merasa kesal dengan keberadaan kelinci putih yang sedang mencoba mengawasi-ku, Aku sekarang memutuskan untuk pergi menjauh.
"Yosh, Aku bisa mandi di sekitar sini!".Tanggapku yang mengikuti arus Air Sungai untuk menuju ke tempat yang lebih dalam lagi di daerah hutan sisi dari Pulau Rusukaina yang sedang ku ikuti
Aku yang tadi-nya sedang ingin mencari Aliran Air di Sungai agar lebih dalam, Saat ini malah ketemu Sumber Pemandian Air Panas yang cukup Luas di bagian sisi ujung Pulau Rusukaina yang posisi dari tempat itu ada di balik beberapa Pohon.
"Hm, Air ini memiliki panas yang pas untuk mandi di tempat ini...".Gumam-ku pelan yang sekarang Tersenyum Tipis saat menyentuh Air tersebut
Han secara langsung mulai membuka seluruh pakaian-nya untuk Mandi di Sumber Air Panas yang dia Temukan. Aku membiarkan Pakaian, Senjata Pedang Kecil-ku, Serta Ikat Kepala saat ini ku letakkan di sisi Bebatuan dengan Tenang.
"Huhh, Lega sekali. Ini benar-benar tempat yang bagus untuk bersantai".Ujarku dengan Tenang dan Sumber Pemandian Air Panas ini berbentuk Lingkaran yang lumayan Luas tempat-nya
Kabut asap putih tebal mulai muncul di sekitaran pemandian air panas ini dengan menyebar, Aku tak terlalu peduli karena tempat ini menenangkan sekali untuk beristirahat serta bersantai. Tanpa di duga oleh Han, Ada Seorang Wanita Seksi yang juga sedang berdiri di dalam Kolam Pemandian Air Panas ini membersihkan seluruh Tubuh-nya.
'Sial, Tempat ini benar-benar luar biasa...'.Pikirku yang mencoba untuk berdiri secara Perlahan
Han tak menyadari bahwa dia sedang berada di dalam kolam yang sama dengan Seorang Wanita Seksi tanpa sehelai benangpun atau Telanjang Bulat dengan ciri-ciri Tubuh yang Proporsional. Dia adalah Wanita yang sangat langsing dengan Rambut Hitam Panjang melewati Pinggang, Dada yang sangat Besar, dan Warna mata biru gelap.
"Hmm, Aku lupa membawa alat untuk mandi di tempat ini...".Gumam-ku dengan suara yang pelan
Kedua-nya masih tak sadar karena tertutup oleh Kabut asap putih yang sangat Tebal. Orang yang berada di Kolam Pemandian Air Panas bersama Han saat ini yaitu Ratu Bajak Laut, Boa Hancock.
"Hahh, Menyejukkan sekali~...!!".Tanggapku yang merasakan Angin Sepoi-sepoi
Lalu tanpa di duga, Han bisa melihat Tubuh dari Seorang Wanita Cantik yang sedang Mandi di area Kolam Pemandian Air Panas ini juga dalam kondisi Tubuh yang tak tertutup sehelai benang.
"Seorang Pria, Mengapa Kau Ada Disini?!".Pekik Wanita itu sambil berposisi Jongkok di dalam Air untuk menyembunyikan Tato di balik badan-nya
'Ehh, Bukankah dia Ratu Bajak Laut Boa Hancock ya? Mengapa bisa ada disini? '.Pikirku yang Panik dan Terdiam ketika melihat-nya ada di depan-ku
Han menyangka bahwa Bajak Laut Kuja sudah pergi dari Pulau Rusukaina, Karena ini sudah Dua Jam berlalu ketika aku melakukan Meditasi.
'Sial, Aku tak mengaktifkan Kenbushoku No Haki milik-ku karena tidak pernah ada orang di pulau ini. Apalagi, Kolam Pemandian Air Panas ini juga Tertutup'.Pikir Hancock dengan wajah yang panik dan Ketakutan jika Han tau rahasia terbesar-nya
"Maaf, Bisakah kita menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan meskipun Aku yatim piatu di Dunia ini...".Ujarku yang dengan Sopan dan Saat ini tiba-tiba Hancock berdiri dengan tatapan mata yang Tajam menatap langsung ke arah-ku
"Apakah kau melihat-nya?".Tanya Hancock yang dengan wajah serius menatap-ku
"Hmm, Melihat apa?".Tanyaku dengan bingung
__ADS_1
Kami berdua sekarang ini saling menatap Tubuh masing-masing dan Tiba-tiba saja, Hancock saat ini mulai membentuk tanda Love di Tangan-nya.
"Mero Mero Mellow".Ucap Hancock yang saat ini mengeluarkan sinar pink Love dari Tangan-nya
Han pun saat ini hanya diam saja dari Posisi-nya dan Sinar Pink Love itu hanya melewati-ku tanpa mengubah-ku menjadi sebuah Batu.
"Jurus aneh apa itu?!".Tanggapku yang dengan Polos dan Tidak berpikiran Kotor saat ini
Boa Hancock merasa terkejut melihat Serangan milik-nya tidak bisa mengubah-ku menjadi Batu.
"Bagaimana Mungkin?".Tanya Hancock dengan Wajah yang Terkejut melihat Tubuh-ku sekarang ini masih baik-baik saja dan Han mencoba untuk mengambil Pakaian-nya Terlebih Dahulu
"Tunggu sebentar, Kalau mau bertarung biarkan aku memakai Pakaian-ku dulu".Ujarku dengan mencoba untuk berjalan ke Tepi Kolam
"Tak Akan Ku Biarkan Kau Melarikan Diri...!".Pekik Hancock yang melompat menuju ke arah-ku dan Bersiap menendang Tubuh-ku saat ini juga
"Cih, Kage Bunshin no Jutsu".Ujarku yang saat ini memunculkan 1 Klon Bayangan-ku
*Pofft*
Tiba-tiba saja, 1 Klon Bayangan-ku mencoba saat ini untuk menahan tendangan kuat dari Hancock. Bayangan-ku hanya bisa menahan selama 1 detik saja karena Tendangan Hancock terlalu Kuat dan Mengubah-nya menjadi Batu ketika itu juga yang langsung Menghilang begitu saja.
"Oe, Tunggu sebentar biarkan aku memakai Baju dan Celana-ku terlebih dahulu!".Tanggapku yang saat ini dengan Panik dan Mencoba untuk ambil Seluruh Pakaian-ku sambil menghindari 2 Kaki Boa Hancock yang sedang Menendang-ku
"Kau sekarang harus menjadi Batu atau Mati saja di tempat ini!".Pekik Hancock yang dengan penuh Kebencian dan Mencoba untuk menendang ke arah bagian vital di Tubuh-ku tetapi selalu saja berhasil ku hindari meskipun saat ini kami berdua dalam kondisi yang sama-sama Telanjang Bulat
"Aku bilang tunggu, Dasar Kau Wanita Brengsek!!! Futon : Daitoppa".Ucapku yang sambil melakukan Segel Tangan dan Menyemburkan sebuah Angin Badai besar dari Mulut-ku yang membuat Tubuh Boa Hancock terbang menjauh dari Posisi-ku
*Swusshh*Byurr!*
Hancock saat ini sudah Tercebur ke Pemandian Air Panas yang agak menjauh dari Posisi-ku saat ini karena sebuah Angin Kuat muncul dari Jutsu Futon milik-ku, Tanpa di duga malah 'Burung-ku' ini Berdiri Tegak karena melihat Goyangan Tubuh Hancock yang terlihat sangat Seksi.
'Sialan, Sempat-sempatnya Senjata Nuklir Bodoh ini mulai aktif disini...'.Pikirku yang mencoba saat ini untuk memakai Pakaian-ku kembali
"Cih, Bajingan pria itu... Aku akan membunuh-nya di Pulau Rusukaina ini...".Ujar Hancock yang saat ini mencoba untuk berdiri tetapi Terkejut melihat Bagian Bawah-ku yang berdiri Tegak sekali
"Oe, Tunggu Sebentar Saja Ya...! Aku Berpakaian Terlebih Dahulu!".Pekikku yang dengan Panik dan Agak susah ketika mencoba memakai Celana-ku karena Bagian 'itu' sangat Merepotkan
Hancock yang sempat melamun melihat bagian sensitif Pria, Tiba-tiba saja mulai mengeluarkan satu jurus-nya untuk menyerang ke arah-ku.
"Pistol Kiss".Ucap Hancock dengan meniup satu ciuman dan Menciptakan peluru berbentuk hati
*Dorr*Jrashh*
Tanpa di duga, Serangan pistol love kecil itu bisa mengenai bagian bahu kanan-ku dan Membuat Han saat ini jatuh terduduk dengan Pakaian-nya yang sudah Lengkap kembali. Serangan kecil itu sangat Menyakitkan, Karena membuat bahu di bagian kanan-ku seperti mati Rasa atau Sangat sulit untuk bisa digerakkan sekarang.
"Ughh, Sial... Aku lengah".Gumam-ku Pelan dan Saat ini memegang bagian Bahu Kanan-ku
Boa Hancock mencoba berlari cepat ke arah-ku dan Saat ini mengarahkan satu kaki kiri-nya untuk menendang Wajah-ku. Akan tetapi, Han langsung saja ber-teleportasi dan Muncul di bagian atas Tubuh-nya dengan mencoba Membanting-nya ke Tanah yang membuat Hancock cukup Terkejut.
*Bruaghh*
"Argh, Sialan!".Pekik Hancock yang dengan kesal dan Posisi Tubuh-nya saat ini Tengkurap dengan Han berada di atasnya menahan punggung-nya
"Sial, Lepaskan Aku Bajingan!!".Pekik Hancock yang dengan penuh Emosi dan Mencoba untuk menggunakan Busoshoku Haki ketika diri-nya saat ini sedang di Tindih oleh-ku
"Hmm, Tato Jelek apa ini?".Tanyaku yang sambil lihat dan Mengelus bagian lembut dari Punggung Boa Hancock yang membuat-nya Gemetaran
"Hiks...! Sial, Menyingkir dari atas Tubuh-ku".Ucap Hancock yang mulai meneteskan Air Mata-nya
"Tidak, Ini seperti Luka Bakar yang sudah Lama sekali...".Ujarku yang dengan Serius dan Saat ini membuat Hancock terkejut mendengar-nya serta Tidak mau masa lalunya saat ini diketahui oleh-ku sebagai Seorang Budak Tenryuubito
"Onee-sama, Kenapa lama sekali?".
"Ya, Kita harus berlayar sekarang juga!".
Han secara perlahan-lahan mulai mencoba untuk Mengobati Luka Bakar yang ada di Balik Tubuh Hancock dengan Jutsu Penyembuhan (Shousen Jutsu), Akan tetapi ada 2 Orang Wanita dengan Rambut Hijau serta Oren dengan Tubuh yang besar melihat ke arah kami berdua yang seperti salah paham karena Posisi-ku dan Hancock saat ini yang terlihat tak senonoh. Lalu ular putih yang cukup besar dan juga panjang mulai mendekat ke arah-ku dengan sangat cepat sekali.
"Sial, Aku terjebak!".Pekikku yang langsung saja menghindari Gigitan dari Ular milik Hancock
"Mengapa Ada Seorang Pria Disini?!".Pekik Boa Marigold yang dengan wajah Terkejut
"Beraninya, Kau melecehkan Onee-sama!".Pekik Boa Sandersonia dengan penuh Emosi
"Oe, Tahan dulu. Aku tak berbuat sesuatu yang Mesum kok!".Tanggapku yang dengan Panik
Lalu kedua wanita itu yang sepertinya Adik dari Boa Hancock mulai memberikan Pakaian-nya dan Menatap-ku dengan bermusuhan serta Aura yang kelihatan sangat Mengerikan sekali.
"Di-Dia Melihat Punggung-ku".Ujar Hancock yang mengeluarkan suara dengan Gemetaran
Kedua Adik Kembar Boa Hancock merasa panik dan tak percaya dengan apa yang mereka dengar. Lalu mereka berdua saat ini menggunakan wujud dari Kekuatan Buah Iblis Zoan, Ular.
"Dia harus dibunuh sekarang juga!".Tanggap Boa Sandersonia dengan tatapan mata Serius
"Kami tidak akan membiarkan-mu untuk Hidup lebih lama lagi...".Ujar Boa Marigold dengan Kesal
"Cih, Merepotkan saja ya...".Ujarku yang dengan Tatapan Mata Serius dan Saat ini Boa Hancock sudah memakai Pakaian-nya kembali yang masih terlihat sangat Seksi serta Wajah yang Cantik
"Oe!! Han-kun, Aku kenyang sekali habis makan banyak Hewan Buas disini...!".Pekik Yoda yang muncul dihadapan kami berempat
"Ular Raksasa darimana ini?".Tanya Marigold yang dengan Terkejut melihat keberadaan Yoda
"Ular itu bisa berbicara ya".Ujar Sandersonia yang dengan Raut Wajah Kaget melihat Yoda
Boa Hancock hanya menatap datar ke arah Yoda yang memunculkan diri ke sisi tempat Pulau ini.
"Yo, Yoda-san! Bantu Aku Dong...!!".Pekikku yang dengan Tersenyum Lebar
Yoda melihat ke sekeliling tempat dengan adanya Han bersama 3 Orang Wanita dengan 2-nya yang berbentuk seperti Siluman Ular saat ini. Di Kolam Pemandian Air Panas yang membuatnya iri hati.
"Huff, Aku sibuk bocah!".Tanggap Yoda dengan menghela nafas dan Ingin menghilang
"Oe, Jangan Bercanda Kau Ular Laknat! Tolong Bantu Aku Melarikan Diri!".Pekikku yang dengan Kesal dan Melihat-nya seperti malas-malasan
"No Komen, Itu sih derita lo. Masa Bodoh, Nggak mau tau".Ejek Yoda dan Langsung menghilang begitu saja dengan membuat-ku Terkejut
__ADS_1
'Ular Sialan Itu...'.Pikirku yang penuh Emosi
Ketiga Wanita Bersaudara itu cukup terkejut saat melihat Ular Hijau Raksasa-ku menghilang begitu saja dihadapan mereka. Han tanpa basa-basi lagi memutuskan untuk melarikan diri dari Pulau ini.
*Step*Tap*Tapp*Tapp*
Han mulai melompat diantara Pepohonan Tinggi yang di dalam hutan Pulau Rusukaina. Hancock beserta Kedua Saudari-nya itu mencoba saat ini untuk Mengejar-ku dengan Berlari Cepat.
"Hoi, Jangan Lari Kau... Pria Mesum!".Pekik Boa Marigold yang dengan Kesal
"Sial, Aku Lupa Bawa Senjata-ku Tadi!".Pekik Boa Sandersonia dengan penuh Emosi
"Ya, Tak usah peduli soal Senjata. Pokoknya, Kita harus bisa Menangkap atau Membunuh-nya".Ujar Hancock dengan suara yang Dingin
'Sial... Mereka bertiga masih mengejar. Sekarang aku menyesal menjadi Tampan...! '.Pikirku yang mencoba untuk Kabur dari Kejaran Ketiga Wanita itu dengan bergerak sangat Cepat sekali
Aku yang sedang mencoba melarikan diri saat ini malah ketiban sial bertemu dengan Para Pasukan Kru Bajak Laut Kuja atau Wanita yang sekarang sedang melakukan aktivitas seperti Memancing, Memanah, Makan, dan Mandi di Laut. Di Pulau Rusukaina bagian luar Han sudah terkepung dan Saat ini Para Wanita mencoba untuk Menangkap atau Membunuh-ku dengan Panah yang sedang mengarah langsung ke Arah-ku.
"MENGAPA ADA SEORANG PRIA DI PULAU YANG PALING BERBAHAYA INI!".
"Wow, Dia Tampan Juga Ya?!".
"Apakah Kita Harus Membunuh-nya Sekarang?".
Pekik Para Kru Bajak Laut Kuja yang Semua-nya adalah Seorang Wanita dengan Pakaian Terbuka dan Ular yang melilit Tubuh mereka berubah saat ini menjadi sebuah Senjata Panah
"Tolong, Tahan Pria Brengsek Itu!".Pekik Marigold yang dengan Kesal dan Berlari ke arah-ku
"Jangan Biarkan Dia Lolos!!".Pekik Sandersonia
"Kau Tak Akan Bisa Lari, Pria Brengsek!".Pekik Hancock yang Wajah-nya dipenuhi Emosi
'Sial, Sekarang aku sudah tak bisa kemana-mana lagi '.Pikirku yang kesulitan untuk melarikan diri
Semua Bajak Laut kuja sudah mengelilingi-ku dan Mengarahkan Busur Panah-nya ke arah-ku. Han saat ini mencoba untuk mengaktifkan Sharingan dengan Ekspresi Wajah yang Serius sekali.
"Dia seorang pria yang memiliki Buronan 75 Juta Berry dengan Julukan Si Ninja Misterius!".
"Ya, Pria itu bernama Uchiha D. Han".
"Pria ini cukup berbahaya".
Ucap Para Kru Wanita Bajak Laut Kuja yang saat ini dengan Serius mengawasi Gerak-gerik dariku ketika Kedua Mata-ku berubah menjadi Merah
"Mata-nya itu... Dipenuhi dengan Aura Kebencian yang sangat Dalam".Gumam Hancock pelan dan Terkejut melihat Kekuatan yang Berbahaya dalam diriku yang memiliki Energi sangat Unik sekali
"Maaf, Bisakah kalian semua membiarkan-ku saat ini pergi".Ujarku yang sambil Tersenyum Manis
Para Wanita Bajak Laut Kuja langsung terpesona melihat Senyuman Manis-ku dan Sebagian dari mereka merasa jatuh cinta ketika melihat-ku.
"KYAA, Dia Tampan Sekali...".
"Senyuman Manis-nya Sangat Berbahaya!!".
"Aku Menginginkan Anak-nya!".
Pekik Para Wanita Kuja dengan Mata Lope-lope dan Terpesona melihat Ketampanan-ku
"Slave Arrow!!".Pekik Hancock dengan mencoba Menyerang-ku menggunakan banyak anak panah yang langsung mengarah ke posisi-ku berdiri
Han bergerak cepat menghindari Anak Panah itu dengan berlari melesat menuju ke arah Lautan.
*Boom*Boom*Boom*Boom*
Anak Panah berbentuk Pink Love itu hanya bisa tertancap di tanah tanpa mengenai siapapun dan Mereka semua pun terkejut saat melihat-ku bisa berlari dengan cepat di atas Air Laut.
"Sial, Jangan biarkan dia lolos...".Ujar Marigold yang dengan Wajah Panik melihat-ku Kabur
"Pria itu sangat berbahaya...".Ucap Sandersonia yang dengan Terkejut sekali melihat Teknik-ku
Boa Hancock mulai berdiri diam dengan posisi yang tak bisa berbuat apa-apa lagi melihat-ku yang lolos dari Ratusan Anak Panah Bajak Laut Kuja dengan Menjauh dari Pulau Rusukaina ini. Kedua Adik-nya mencoba untuk berlari ke atas Kapal Bajak Laut Kuja bersama Para Kru-nya yang lain untuk Mengejar-ku yang mencoba Menjauh.
'Sial, Aku dalam bahaya...'.Pikir Hancock dengan Raut Wajah yang Pucat melihat-ku berhasil lolos
Pada saat ini secara tidak terduga ada Pelukan di belakang Tubuh Hancock yang melilit Perut-nya dengan Lembut sambil berbisik sesuatu.
"Bawa pergi semua pasukan-mu itu dari pulau ini dan Aku berjanji akan merahasiakan tentang tato yang ada di Punggung-mu...".Bisik-ku pelan dan Suara yang lembut dibelakang Tubuh Hancock
"Kau... Bagaimana bisa?".Tanya Hancock yang merasakan Kehangatan dalam Pelukan-ku
"Inti-nya jangan datang kesini lagi, Aku akan pergi besok dan Kita sama-sama jaga Rahasia. Ratu Bajak Laut, Boa Hancock".Ujarku yang dengan Lembut sambil melepaskan Pelukan-ku dan Saat ini menghilang begitu saja dengan Cepat
'Pria itu, Apakah dapat dipercaya? '.Pikir Hancock yang termenung sejenak dan Melihat-ku yang ada di atas Pohon sambil melambaikan tangan
Tubuh milik Hancock terasa aneh karena merasa Panas dengan Hawa Nafsu yang muncul tanpa di duga serta Pipi-nya memerah malu saat melihat Senyuman Manis-ku dari Jauh. Semua Bajak Laut kuja sudah bersiap untuk pergi berlayar mengejar Han yang tiba-tiba saja menghilang di Lautan.
"Onee-sama! Dia sepertinya sudah Menghilang. Bagaimana ini?".Tanya Boa Marigold yang saat ini Terkejut melihat-ku sudah tak ada lagi
"Apakah kita harus mencari-nya di sekitar Lautan calm belt ini, One-sama?".Tanya Boa Sandersonia yang menatap Hancock sedang Termenung di bagian pesisir Pulau ini dan Ular Salome Hancock pun mulai membuat-nya tersadar kembali ketika Tubuh Hancock sedang di lilit oleh Ular tersebut
"Tak Perlu Mengejar-nya Lagi, Kita Kembali Saja Ke Pulau Amazon Lily!!".Pekik Hancock dengan tegas dan Memutuskan untuk menaiki Kapal-nya
"Ha'ik, Hebihime-sama!".Pekik para kru bajak laut kuja yang dengan Tegas dan Mulai bersiap-siap untuk berlayar kembali ke Pulau Amazon Lily
Boa Hancock sempat memandang ke arah Pulau Rusukaina dan Tanpa diduga ada Burung Gagak Hitam dengan Mata Sharingan yang sama seperti Han saat ini hinggap di bahu kiri milik Hancock. Awal-nya, Ular Salome ingin menyerang-nya tapi dihentikan langsung oleh Boa Hancock.
"Maaf ya atas keributan tadi dan Masuk ke dalam Wilayah-mu ini. Aku berjanji akan merahasiakan tentang tato di Punggung-mu, Jangan khawatir karena aku juga membenci Pemerintah Dunia. Jika kita bertemu di Masa Depan, Anggap saja bahwa kita tak saling kenal. Kwakk".Ujar Si Gagak Hitam milik Han dan Mulai terbang jauh menuju ke arah-ku yang berada di bagian tengah Pulau
Tidak sia-sia, Han tadi sempat memanggil 1 Klon Bayangan untuk membuat mereka mengejar-nya di Lautan meskipun yang Asli sedang sembunyi di Atas Pohon yang agak Jauh dari Mereka.
'Pria itu benar-benar Jenius ya, Ada apa dengan Gejolak Aneh yang ada di Tubuh-ku ini ya...'.Pikir Hancock yang sambil tersenyum tipis dan ingat kejadian memalukan di Kolam Pemandian Air Panas yang membuat-nya berpikiran negatif
Sementara itu, Han sedang duduk di atas Pohon sambil mengeluarkan Makanan serta Minuman untuk Makan Siang dengan Tenang. Alasan Han tak mempan dengan Kekuatan Buah Iblis milik Hancock itu karena tak berpikiran Kotor serta juga Energi Chakra dalam Tubuh-nya melindungi Serangan milik Hancock yang mengenai bagian Tubuh-nya sehingga tidak berubah menjadi batu. Yah, Meskipun kami berdua sama-sama tak rugi karena sudah melihat masing-masing Rahasia Tubuh yang tersembunyi akibat Mandi bersama.
To Be Continued ...
__ADS_1