
Di Pulau Little Garden, Han sudah menyelesaikan Latihan selama 3 hari bersama Dorry dan Brogy yang juga ikut membantu Latihan Fisik untukku.
"Hm, Melelahkan juga ya!".Tanggapku yang saat ini dengan terbaring di Tanah dan Habis selesai Latihan di Pagi Hari yang Cerah
Saat ini sudah Jam 9 Pagi dan Tubuhku saat ini sudah sangat kelelahan dengan banyak keringat. Aku berlatih dengan lari keliling Pulau dan Juga mencoba untuk melatih Teknik 1 Pedangku lagi.
"Tuan Muda Han, Apakah kau sudah yakin akan pergi dari pulau ini sekarang?".Tanya Dorry yang sambil Memakan Daging Bakar Dinosaurus yang terasa Lezat hasil buatanku dengan Santai
"Ya, Aku butuh pengalaman bertarung dan Juga ingin menjadi lebih kuat lagi?!".Tanggapku yang dengan Tenang dan mulai berposisi Duduk
"Sayang sekali, Padahal kita berdua sudah sangat senang dengan keberadaan mu".Ujar Brogy yang dengan Wajah Sedih dan Memakan Daging Bakar juga yang berukuran besar dengan Lahap
"Maaf ya, Aku benar-benar harus pergi siang hari ini...".Ujarku yang sambil Tersenyum Tipis
Han juga ikut Sarapan Pagi bersama 2 Manusia Raksasa itu dengan memakan Daging yang kami buru bertiga yaitu Dinosaurus seperti Triceratops, Brachiosaurus, dan T-Rex. Aku benar-benar Koki yang cukup Handal dan Merasa senang dengan hasil dari pembelajaran ku di Kapal Baratie.
"Yah... Tak bisa makan enak lagi!".Tanggap Dorry dan Brogy yang secara bersamaan
"Jadi Itu Niat Kalian Berdua!!".Pekikku yang saat ini dengan kesal menatap keduanya
"Gegyagyagyagya!".Tawa Dorry
"Gebababababa!".Tawa Brogy
Aku hanya bisa menghela nafas dan Tau bahwa Kedua Manusia Raksasa ini sangat bersemangat sekali dalam memburu Sea King itu karena ingin mencoba setiap Daging dari Masakan ku. Kami bertiga juga saling bertukar Cawan Sake yang ku keluarkan dari Dimensi Penyimpanan Khusus itu untuk membangun sebuah hubungan semacam ikatan persaudaraan menjadi keluarga besar satu sama lain yang saling menjaga serta melindungi ketika bertemu di Lautan nantinya. Untung saja, Sake yang ku keluarkan memiliki kadar Alkohol yang Rendah dan Sempat Ku Beli 1 Tong Besar di Kepulauan Sabaody. Aku juga udah memberikan Nomor Teleponku (Den-den Mushi) untuk bisa saling berkomunikasi dan Memberikan informasi satu sama lain diantara kami bertiga.
"Dorry-san! Brogy-san! Terimakasih atas semua yang kalian ajarkan".Ujarku yang menundukkan kepala dengan sopan di depan Keduanya
"Gegyagyagyagya! Kau itu sudah sangat Kuat dan Kamilah yang seharusnya berterimakasih...".Ucap Dorry yang sambil Tertawa dan Juga meminum semangkuk besar Air Putih Biasa dariku
"Gebababababa! Itu benar sekali, Kami berdua ini yang merasa senang ada kau disini...".Ujar Brogy yang lahap menyantap Daging Dinosaurus Bakar sambil menghabiskan semangkuk besar Air juga
"Ya, Begitulah! Meskipun, Ada kejadian sial sekali di Latihan kemarin".Ujarku yang saat itu pernah masuk ke dalam mulut Dinosaurus yang berleher Panjang dan Untungnya, aku bisa berhasil keluar berkat bantuan dari Kedua Manusia Raksasa ini
"Oh, Kejadian yang lucu itu ya...!".Tanggap Dorry dan Brogy yang sambil menahan Tawa
Aku benar-benar ceroboh waktu itu dan Hampir saja menjadi Makanan Dinosaurus. Untung saja, Dorry dan Brogy bekerja sama dalam membunuh Dinosaurus yaitu Brachiosaurus yang ingin sekali menelan tubuhku secara Hidup-hidup. Bagian di Lehernya itu benar-benar sempit dan Membuatku sampai kesulitan untuk membebaskan diri.
"Aku akan pergi mandi dulu dan Setelah itu akan berangkat. Jadi, Sampai jumpa lagi Dorry-san dan Brogy-san!".Tanggapku yang dengan Santai dan Melambaikan satu tanganku ke arah Mereka
"Ya... Berhati-hatilah Tuan Muda, Han-kun?!".Ucap Dorry yang dengan ekspresi wajah sedih
"Jangan lupa untuk mampir ke Pulau Elbaf nanti ya, Han-kun!".Pekik Brogy yang dengan Sedih
"Ya, Jaga Diri Kalian Berdua Juga!".Pekikku yang dengan Tenang dan Melanjutkan langkah kaki ku menuju ke arah Markas Kecil di dalam Hutan
'Kau juga, Saudaraku '.Pikir Dorry dan Brogy yang meneteskan Air Mata dengan Wajah Sedih
Dorry dan Brogy pun menangis setelah melihatku sudah tak terlihat di hutan Pulau Little Garden ini. Han telah tiba di Markas Kecil yang terbuat dari Lilin dan Melihat Tas Ransel Hitam serta 1 Katana Putih miliknya yang bersandar di Tembok Lilin.
'Ya, Meskipun hanya 3 hari di Pulau ini. Aku bisa memotong kulit tebal Dinosaurus, Memperkuat Fisik serta Staminaku, dan Juga Mendapatkan Saudara Baru yang merupakan Dua Ras Manusia Raksasa '.Pikirku yang dengan Sedih dan Saat ini mulai bersiap-siap untuk pergi sambil membawa Pakaian Ganti ku ke Tepi Sungai untuk Mandi
Hari pertama di Pulau ini ; Aku mencoba berlatih Teknik Pedang menggunakan Haki Penguatan ku + Haki Pengamatan. Hari Kedua ; Aku mencoba melatih Fisik, Mental, dan Juga Staminaku. Hari Ketiga (Terakhir) ; Aku pun melatih Teknik Beladiri Tangan Kosong dan Tanpa bantuan apapun yang membuatku cukup Ceroboh sampai bisa masuk ke dalam mulut Brachiosaurus yang untungnya saat itu keberadaanku diawasi oleh Dorry dan Brogy yang langsung saja Menyelamatkan ku.
"Hehehe, Benar-benar satu kenangan yang bagus ya".Gumamku yang sambil terkekeh kecil dan Ada satu foto dari Dorry bersama Brogy yang ku ambil secara diam-diam di Smartphoneku
Tanpa sengaja, Ada dua foto yang membuatku cukup kaget melihatnya di Galeriku yaitu Fotoku yang sedang Tertidur bersama Betty yang secara diam-diam Mencium Pipi Kananku dan Satu lagi itu Foto Betty yang memamerkan lekuk tubuhnya di sampingku dengan Tersenyum Manis. Kedua foto selfie itu cukup mengejutkanku yang diambil secara diam-diam pada malam hari yang lalu.
"Ya, Biarkan saja!".Tanggapku yang hanya pasrah dan Membiarkan foto itu tetap ada di Galeriku
Han memutuskan untuk menceburkan dirinya ke sungai dan Mandi di jam setengah 10 pagi yang masih Cerah sekali. Meskipun, Ada saja beberapa Hewan Buas yang mencoba Menggangguku.
__ADS_1
/Beberapa Jam Kemudian/
Pada saat ini aku berada di tengah Lautan Grand Line sambil mengendarai Jet Ski ku yang sudah ku isi bahan bakar Cola sebanyak 3 Tong Kayu.
"Hahh, Untung saja aku sempat beli 3 Tong Kayu Minuman Cola di Restoran Baratie".Ucapku yang sambil menghela nafas dan Mengendarai Jet Ski dengan kecepatan tinggi yang luar biasa
Saat ini sudah mau jam 4 sore hari dan Aku bisa melihat bahwa Langit menurunkan butiran salju yang mengubah cuaca menjadi lebih Dingin. Aku melihat bahwa ada Satu Kapal Perang Angkatan Laut yang sedang berlayar di depanku.
'Sial, Baru saja memulai petualanganku kembali. Di depan malah sudah ada Musuh...'.Pikirku yang melihat bahwa keberadaan ku sepertinya sudah diketahui oleh Kapal Angkatan Laut tersebut
*Boom*Boom*Boom*
Ada beberapa peluru tembakan bola meriam dari Kapal Perang Angkatan Laut itu yang menuju ke arahku secara langsung + Tepat sasaran sekali.
*Srangg*Sringg*Slashh*
Han tanpa basa-basi menebas 3 bola meriam itu menggunakan Katana Putih miliknya dan Saat ini melompat langsung dari atas Jet Ski ke Laut dan Berlari dengan sangat cepat sekali di atas Air.
"Sial, Uchiha D. Han! Orang itu berlari di atas Air".
"Dia benar-benar Seorang Ninja ya".
"Berhati-hatilah, Pria itu sangat Kuat".
Ucap Para Pasukan Angkatan Laut yang dengan Panik melihat ku yang berlari mendekat ke kapal mereka dengan sangat Cepat di atas Air
"Tenanglah, Aku yang pastinya akan menangani si Ninja Brengsek itu...!!".Pekik Doberman yang dengan raut wajah serius melihatku mulai dekat
"Baik, Wakil Laksamana Doberman-san!".Tanggap Para Pasukan Angkatan Laut Bawahannya
Penampilan dari Doberman yaitu memiliki empat bekas luka X di Wajahnya dua di Lehernya, Kumis melengkung ikal, dan Juga Rambut Cokelat yang mengalir menjangkau hingga ke bahunya.
Han melompat tinggi ke Kapal Perang Angkatan Laut dan Beradu pedang dengan seorang wakil laksamana yang memiliki ada banyak bekas luka X tebasan di wajahnya itu dengan sangat Sengit.
"Paman Tua, Apakah hobimu itu di cakar kucing garong ya?!".Tanggapku yang Mengejek dengan Santai di depannya secara langsung
"Brengsek, Kau Bajak Laut Rendahan. Beraninya Menolak Menjadi Anggota Shichibukai...!!".Pekik Doberman yang dengan Kesal
Han bisa melihat jelas bahwa si Paman Angkatan Laut ini menggunakan tangan kiri untuk mencoba menyerangku dengan Pedangnya. Aku langsung menghindari beberapa rentetan Peluru yang saat itu mengarah langsung ke arahku dari Tembakan Para Pasukan Angkatan Laut / Anak Buahnya.
"Ya, Aku tak peduli dengan siapapun yang dikirim oleh Pemerintah Dunia untuk menghadapi ku. Ini sudah merupakan hal yang buruk bagimu jika itu bukan Garp, Sengoku, atau 3 Admiral Konyol yang mencoba untuk menangkap serta membunuhku saat ini...".Ujarku yang dengan wajah datar di atas Tiang Layar Kapal Angkatan Laut dengan Kedua Mataku berubah menjadi Sharingan biasa
"Demi keadilan mutlak di dunia ini, Aku yang akan membawamu ke penjara impel down atau paling tidak akan Membunuhmu".Ucap Doberman yang sambil melompat langsung ke arahku
*Trangg*Srangg*Sringg*Slashh*
Kami berdua pun saling beradu bentrokan katana dan Pertarungan yang sangat sengit satu sama lain dengan beberapa kerusakan terjadi di Kapal Angkatan Laut ini yang terlihat lumayan Parah.
'Cih, Jadi si wakil admiral ini menggunakan Haki juga ya...'.Pikirku yang dengan sedikit Kesal
Pertarungan ini menjadi lumayan sengit dan Han selalu berhasil menghindari tebasan pedangnya Doberman dengan Haki Kenbunshoku miliknya.
"Bocah, Jangan terus-terusan menghindar. Ayo serang aku juga!".Pekik Doberman yang dengan Kesal dan Terus mencoba untuk Menebas ku
"Baiklah, Jika itu yang kau minta Paman".Ujarku yang mengambil jarak darinya dan Bersiap-siap saat ini dengan menggunakan 1 Katana Putih ku
"Hmm, Sepertinya kau sudah mulai serius ya".Ujar Doberman yang sambil Tersenyum Mengerikan
"Bushoku Koka, Ittouryuu : Shishi Sonson".Ujarku yang melesat dengan cepat dan Menebas Tubuh Doberman yang Terkejut dengan Serangan ku
*Slashh*Jrassh*Brukk*
__ADS_1
"Ugh, Arghh... Bocah Brengsek".Ucap Doberman yang kesakitan dengan bertekuk lutut
"DOBERMAN-SAN!".Teriak Para Prajurit Angkatan Laut yang dengan Wajah Terkejut melihatnya
'Cih, Dia masih bisa bertahan ya...!'.Pikirku yang dengan kesal melihatnya menggunakan Teknik Beladiri Rokushiki yaitu Tekkai untuk melindungi Tubuhnya yang hanya mengalami sedikit Luka
Han saat ini belum terluka sama sekali meskipun sempat beradu pedang sedangkan Doberman itu sudah lumayan Terluka Parah dengan Mulutnya yang mengeluarkan sedikit Darah. Aku saat ini memandangnya dengan wajah datar dan Terlihat tak merasa kesulitan dalam menghadapinya.
"Soru".Ujar Doberman yang melesat cepat sekali dan Mencoba untuk menebas Tubuhku saat ini
Aku menghindari tebasan pedang yang cepat itu dan Melakukan serangan balik dengan Santai.
"Ittouryuu : Raikiri!!".Pekikku yang melesat cepat dengan pedangku dilapisi Petir Biru yang Kuat
*Bzztt*Slashh*Crashh*
Tebasan Satu Pedangku itu membuat Doberman terkena Serangan balik yang lebih cepat di bagian Perutnya dengan mengeluarkan banyak Darah.
"Gahkk...!!".Pekik Doberman yang Kesakitan dan Terluka lumayan parah sekali
*Gubrakk!*
Tubuh si Wakil Admiral Doberman sudah ambruk dengan Luka Tebasan di Perutnya itu yang cukup dalam di Lantai Kapal saat ini bersimbah darah.
"Cih, Membosankan!".Tanggapku yang kembali menyarungkan katana putihku dengan Tenang dan Mencoba untuk merampas barang penting yang ada di atas Kapal Perang Angkatan Laut
"Bunuh Pria Itu!".
"Jangan Biarkan Bajak Laut Bodoh Itu Bertingkah Di Atas Kapal Angkatan Laut Ini!".
"Matilah Kau...!!".
Pekik Para Pasukan Angkatan Laut yang sedang mencoba untuk membunuh ku
"Siapapun yang mau istrinya menjadi Janda dan anaknya menjadi Yatim. Maka, Cobalah sebisa mungkin untuk Membunuhku!".Pekikku dengan Tatapan Mata Tajam dan Mengaktifkan Genjutsu
"Argghhh... Kepala ku! Tolong Hentikan...!".
"Tidak, Jangan Perkosa Istriku. Aku mohon...!".
"Sakit Sekali, Tidak. Jangan Bunuh Keluargaku!!".
Pekik Para Pasukan Angkatan Laut yang saat ini merasakan kekuatan ilusi dari Genjutsu ku
*Brakk*Brukk*Gubrakk*Gusrakk!*
Satu Persatu Pasukan Angkatan Laut Itu Mulai Pingsan Tak Sadarkan Diri Dengan Raut Wajah Yang Pucat Dan Kelihatan Sangat Trauma Sekali.
'Cih, Dasar bodoh. Mataku ini bisa memanipulasi pikiran orang lain sesuai kehendak ku...'.Pikirku yang dengan Santai dan Saat ini menonaktifkan Sharingan yang ada di Kedua Mataku
Han satu-satunya orang yang masih bergerak di atas Kapal Perang Angkatan Laut ini dan Banyak sekali yang terkapar di lantai kayu dengan kondisi Pingsan tak sadarkan diri. Aku berjalan ke dalam Kapal Angkatan Laut dan Membajak semua harta serta bahan makanan yang ada di Dalamnya.
"Yosh, Tujuanku selanjutnya... Ke Pulau Alabasta dan Menikmati hasil curianku".Ujarku yang sambil Tersenyum Lebar dan Melihat bahwa Doberman sudah kembali sadar dengan tubuh masih terluka yang sedang menatapku Tajam
"Aku tak akan pernah memaafkan mu, Bajak Laut Sialan!!".Pekik Doberman yang tak bisa bergerak sama sekali di Lantai Kayu Kapal Angkatan Laut
"Ya, Aku juga sama sekali tak peduli denganmu. Aku harus pergi sekarang, selamat tinggal".Ujarku yang langsung melompat dari atas Kapalnya dan Kembali menaiki Jet Ski ku dengan Santai
Han sama sekali tak membunuh siapapun di atas Kapal Angkatan Laut itu, Akan tetapi dia berhasil membuat Para pasukan angkatan laut itu sampai mengalami Trauma yang cukup Mengerikan.
To Be Continued ...
__ADS_1