
Di sebuah kamar penginapan, Han sekarang ini sedang mandi pada waktu sore hari dan Merasa bahwa ada orang yang mengetuk-ngetuk Pintu Depan Ruang Kamar Penginapannya.
*Tok*Tok*Tokk!* Bunyi Suara Ketukan Pintu
"Cih, Siapa sih orang bodoh yang menggangguku mandi?!".Tanggapku yang dengan Kesal dan Saat ini terpaksa melilitkan handuk di Pinggangku
Aku yang baru saja selesai memakai Sabun serta Keramas Rambutku menjadi Kesal dan Terpaksa untuk membukakan pintu karena orang itu selalu saja mengetuk pintu kamarku dengan Keras.
*Kriiet!*. Bunyi Suara Pintu Terbuka
Han langsung terkejut melihat bahwa itu adalah Belo Betty yang sedang Tersenyum Manis sambil membawa Bendera Pasukan Revolusioner.
"Hahh, Kau lagi?!".Tanggapku yang dengan kesal dan Menghela nafas panjang
"Oe, Sampah! Biarkan aku tidur di kamarmu untuk satu malam saja, Karena semua kamar yang ada di Penginapan ini sudah Penuh".Ucap Betty yang sambil Merokok dengan Santai menatapku
"Maaf... Aku tidak menyewa Tante-tante Girang di Kamarku ini".Ujarku yang ingin kembali menutup pintu dengan Cepat, Akan tetapi langsung saja di tahan oleh Bendera milik Betty
"Brengsek! Jangan Anggap Aku Wanita Murahan, Punyamu Juga Pasti Masih Kecil...!!!".Pekik Betty yang dengan kesal sambil Mengejekku
"Apa Katamu, Wanita Aneh Sialan!".Pekikku yang dengan Kesal dan Merasa Tidak Terima
Kami berdua saling beradu kekuatan untuk tarik atau mendorong pintu agar Terbuka / Tertutup. Han yang waktu itu hanya memakai handuk putih yang terlilit di pinggangnya merasa terkejut saat tiba-tiba handuknya mulai Terjatuh dan Saat ini memperlihatkan Alat Kelaminnya itu yang berdiri Tegak dengan muncul Sensor Cahaya Putih.
"UWAHH..., Sialan! Handuk ku melorot!".Pekikku yang dengan Panik dan Langsung lari buru-buru ke dalam Kamar Mandi sambil menutupinya lagi dengan Handuk Putih yang sempat Terjatuh
'Besar Juga...'.Pikir Betty dengan wajah memerah malu melihatnya di depan matanya sendiri
Aku saat ini berada di dalam Kamar Mandi ku dan Mencoba memakai pakaian yaitu Baju Kaos Putih Polos + Celana Pendek Hitam. Lalu, Aku berjalan keluar sambil mengeringkan rambutku ini dengan handuk putih yang masih ku Pakai. Pada saat itu aku melihat bahwa Betty sedang terbaring santai di atas Kasurku dengan Pose yang Menggoda.
"Oe, Apa yang kau lakukan di kamarku?".Tanyaku yang dengan Kesal dan Menatapnya Tajam
"Hmm, Aku hanya ingin tidur saja. Ini sudah mau malam hari, Jadi tidak baik Seorang Wanita yang Cantik sepertiku berada di luar sana...".Ujar Betty yang dengan Tenang dan Mematikan Rokoknya
"Cih, Cari saja orang yang seumuran denganmu sana. Aku sudah mau tidur".Ucapku yang dengan Kesal dan membuat Betty mengerutkan dahinya
Lalu tanpa rasa malu, Betty mulai melepas Jaket Merahnya dan Memperlihatkan Oppai Besarnya itu dihadapan ku yang membuatku Terkejut.
"Oe, Apa yang kau lakukan itu Dasar Wanita Aneh Sialan?".Tanyaku yang dengan Kesal dan Sama sekali tak peduli dengan Tubuh Seksinya itu
"Berisik, Bajingan...! Aku Gerah dan Sekarang Kita Berdua Sudah Impas Ya".Ucap Betty yang dengan Kesal + Suaranya sangat kasar sekali
Aku hanya bisa menggelengkan kepala dan Saat ini memutuskan untuk pergi ke dapur saja. Han sedang menyiapkan makan malam selama 45 menit yaitu 2 Piring Nasi Goreng + Telur Dadar dengan Minumannya 2 Gelas Air Putih Biasa.
"Oe, Pria Brengsek! Aku pinjam kamar mandinya ya?!".Pekik Betty yang dengan Santai dan Masuk ke dalam Ruangan Kecil Kamar Mandi
Aku sama sekali tak peduli dan Mempersiapkan makan malam di Lantai Karpet Merah dengan 1 Meja Makan Kecil yang cukup Luas. Setelah itu, Betty keluar dari Kamar Mandi dengan Tubuhnya yang tanpa sehelai benangpun (Telanjang).
"Oe, Pria Sampah! Apakah kau juga membuatkan makan malam untukku...?".Tanya Betty yang saat ini sedang memakai Handuk Putih milikku untuk mengelap Tubuhnya yang masih Basah
Han sudah tidak peduli lagi dengan Wanita yang tak punya Malu itu dan Aku langsung saja Makan Nasi Goreng dengan Telur Dadar yang ku buat.
"Cepatlah, Makan! Keburu dingin nantinya".Ujarku yang dengan Tenang dan Menghabiskan Makan Malam ku yang Rasanya Lumayan Lezat
'Cih, Gagal lagi ya! Aku kira pria itu akan langsung bernafsu melihatku dan Mendorong tubuhku ke atas kasur...'.Pikir Betty yang merasa Jengkel dan Saat ini memutuskan untuk berpakaian kembali
Han benar-benar pandai dalam mengontrol Hawa Nafsunya dan Tidak gampang untuk tergoda. Aku pun melihat wajah Betty yang tampak kecewa di depanku, Mungkin karena wanita itu Gagal dalam Menggoda Nafsuku dan Terpaksa untuk makan malam saja bersamaku dengan Ekspresi Wajah miliknya Terkejut ketika merasakan 1 Suapan dari Rasa Masakan Nasi Goreng ku yang terasa Enak.
'Dasar Wanita ini...'.Pikirku yang melihat bahwa si Betty Makan Nasi Goreng dengan Lahap sekali
Han telah menghabiskan makan malamnya dan Melihat bahwa Betty ingin menambah lagi porsi Nasi Gorengnya yang Kurang menurutnya. Aku hanya bisa menggelengkan kepala dan Saat ini memberikan beberapa Cemilan Kecil yang tadi ku beli agar bisa dinikmati oleh Wanita Aneh itu.
"Oe, Terimakasih ya!".Tanggap Betty yang saat ini terduduk dengan santai di atas kasur ku sambil menikmati Cemilan Kecil yang sudah ku berikan
"Ya, Sama-sama".Ujarku yang dengan wajah datar dan Saat ini merapihkan semua alat makan yang telah kotor dengan mulai mencuci piring
Aku saat ini tanpa sadar telah menjadi Seorang Pelayan sedangkan Betty seperti Nyonya yang membuatnya bisa bersantai di Ruang Kamarku. Han memutuskan untuk tidak peduli soal itu dan Memutuskan menyelesaikan tugasnya mencuci piring yang hanya beberapa saja. Aku mengecek jam di Layar Ponselku yang menunjukkan waktu pukul 19.00 atau Jam 7 Malam. Aku masih bisa melirik kearahnya Betty yang sepertinya sedang melakukan Panggilan Telepon dengan Prajuritnya melalui sebuah Den-den Mushi. Wanita itu akan pergi berlayar ke Markas Pasukan Revolusioner yang ada di Lautan Grand Line, Pulau Baltigo.
'Hm, Besok juga aku akan pergi berlayar menuju ke Lautan Grand Line. Ku harap kita berdua tak akan bertemu lagi '.Pikirku yang berharap tidak akan bertemu dengan si Betty lagi
Han telah selesai mencuci piring dan Aku melihat bahwa Betty sedang menunggingkan bokongnya di atas kasurku dengan Raut Wajah Menggoda.
__ADS_1
"Oe, Pria Sampah! Tolong Pijatkan Tubuhku".Ujar Betty yang mencoba untuk memerintahkan ku
"Tidak mau, Benturkan saja Tubuhmu ke Tembok. Entar juga sembuh".Ujarku yang dengan Santai
Ranjang Kasurku ini agak cukup luas dan Muat 3 Orang Dewasa untuk Tidur di atasnya. Aku saat ini berbaring tiduran di sisi kanan kasur dan sisi kirinya ada Tubuh Betty dengan Satu Guling yang menghalangi tubuh kami di bagian tengah.
"Cih, Jadi kau tak mau memijatkan tubuhku yang seksi ini? Kau boleh juga loh meremas dadaku ini sampai puas?".Tanya Betty dengan Menggodaku
Han saat itu hanya meliriknya sekilas saja dengan wajah datar dan Mengabaikan tatapan mata dari Betty yang menatapku dengan penuh Harap.
"Aku... Tak tertarik".Ujarku yang sambil mencoba mengeluarkan Smartphoneku dan Saat ini ingin bermain Game Offline yang ada di Ponselku
Betty hanya tersenyum tipis dan Muncul ide jahil di otaknya yang dapat mengejutkanku saat ini.
"Ahh! Yamete kudasai, Ikeh-ikeh~...!".Pekik Betty yang dengan Keras sekali di dalam Kamarku ini dan Hal itu membuatku langsung dengan cepat menutup mulutnya dengan wajahku yang Panik
"Apa Yang Kau Lakukan, Wanita Sialan?".Tanyaku yang dengan Kesal dan Menutup mulutnya itu
Betty hanya menggelengkan kepalanya dan Saat ini mencoba untuk melepaskan kedua tanganku dari Mulutnya. Aku pun terpaksa untuk melepas kedua tanganku yang dijilat-jilat olehnya.
"Pria Brengsek...! Tanganmu itu masih bau sabun cuci piring!".Pekik Betty yang dengan Kesal
"Berisik, Mengapa kau mengeluarkan suara yang memalukan itu?!".Pekikku yang dengan Kesal
"Hmph, Aku sudah menawarkan mu secara gratis untuk menyentuh tubuhku ini. Tetapi, Kau malah menolaknya! Pokoknya, Aku mau kau memijatkan tubuhku ini".Ujar Betty dengan Nada Mengancam
Aku hanya bisa menggeretakkan gigi dan Saat ini memutuskan untuk memijat tubuhnya Belo Betty.
"Cih, Baiklah! Aku akan melakukannya...".Ujarku yang dengan Pasrah dan Mulai memijat tubuhnya Betty dari Bagian Kepala terlebih dahulu
"Nah, Begitu dong!".Tanggap Betty yang saat ini menikmati sentuhan dari kedua tanganku
Han saat itu memijat bagian kepala, tangan, dan kaki dengan Lembut. Akan tetapi, Setelah bagian Dada Besar miliknya itu ku remas dengan kasar.
"Kyaah~...! Apa yang kau lakukan?".Tanya Betty yang mengeluarkan suara feminimnya untuk kali pertama dengan wajah yang memerah malu
"Kau bilang bahwa aku bebas melakukannya, jadi nikmati saja. Sayang~...".Bisikku dengan Lembut di Telinga Kanan Betty dan Membuatnya semakin terangsang dengan menutup Mulutnya
"Uhh~... Sudah hentikan?!".Tanggap Betty yang langsung menghentikan aksiku dan Berlari cepat ke dalam kamar mandi dengan Malu sekali
Sementara itu, Betty yang ada di ruangan kamar mandi sedang berjongkok dengan wajahnya yang malu dan Tubuhnya yang masih terasa panas.
/Beberapa Menit Kemudian/
Han masih bermain Game Subway Surfers di atas kasurnya dengan sangat menyenangkan sekali.
"Yah, Tertangkap sama si Satpam Gendut itu lagi. Tapi lumayanlah dapat banyak poin dan juga koin untuk saat ini".Ujarku sambil Tersenyum Tipis
Betty keluar dari kamar mandi setelah 10 Menit dan Saat itu memutuskan untuk Berbaring Tidur di sisi kiri atas kasur dengan menutupi seluruh tubuhnya menggunakan selimut putih tebalnya.
'Ada apa dengan wanita aneh itu ?!'.Pikirku yang dengan raut wajah bingung menatapnya
Han melihat jam menunjukkan pukul setengah 8 malam dan Saat ini melanjutkan untuk bermain Game Offline dengan Betty yang diam-diam saat ini melirik kearah ku dari balik selimutnya.
"Hmm, Benda kotak kecil apa yang kau mainkan itu?".Tanya Betty yang merasa Penasaran
"Ini smartphoneku, Alat yang lebih canggih dari Den-den Mushi di Dunia ini...".Ujarku yang dengan Santai dan Tetap melanjutkan permainan di Hp
Betty yang tadinya ingin tidur menjadi penasaran dan Diam-diam memperhatikan langsung dengan Duduk di sebelahku yang sedang Bermain Game. Tanpa sadar, Tubuh kami berdua ini sudah sangat dekat dengan Betty yang memohon untuk pinjam Smartphoneku yang merasa tertarik dengan satu game yang ku mainkan dan Nampaknya itu bisa membuat Betty menjadi ketagihan bermain Game Subway Surfers yang ada di Smartphoneku. Han saat itu mengajarkan beberapa cara bermain di Smartphonenya ini yang memiliki beberapa fitur aplikasi seperti melihat Peta Dunia, Berfoto dan Merekam Video, serta Menyetel sebuah Lagu.
"Woah, Benda Kotak Kecil Bercahaya Ini Untukku Saja Ya!".Tanggap Betty dengan wajah memohon
"Tidak, Aku tak akan menyerahkan benda penting ini ke siapapun".Ujarku yang mengambil kembali Smartphoneku dengan menyimpannya langsung
"Boo, Dasar Pelit".Ujar Betty yang Ngambek dan Langsung menjauh dengan terbaring Tidur di sisi yang berlawanan dari Posisiku
Aku hanya menghela nafas melihat tingkah laku dari Wanita Aneh itu dan Melihat Jam 9 Malam di Layar Ponselku. Setelah itu, Han menyetel salah satu Lagu Jepang yang Sedih memutuskan untuk memejamkan mata dengan Tertidur Pulas. Lagu Gumi berjudul Ama No Jaku yang saat ini diputar.
'Hiks... Lagu indah macam apa itu? Kenapa aku baru pertama kalinya mendengarkan lagu cinta seperti itu '.Pikir Betty yang meneteskan air mata dan Merasakan bahwa penyanyi itu memiliki satu perasaan cinta satu pihak yang mendalam sekali
Aku tetap tertidur lelap dan Mengabaikan sebuah pelukan hangat dari si Betty yang saat ini merasa sangat Kedinginan meskipun Tubuhnya sekarang sudah ditutupi oleh Selimut Putih Tebal.
__ADS_1
...****************...
Di keesokan pagi harinya, Han saat ini terbangun dengan hidungnya yang terasa sesak sekali. Aku membuka mata dengan merasakan 2 benda yang sangat Besar dan Kenyal menghimpit Wajahku.
'Oy, Aku tak bisa bernafas...!'.Pikirku yang terkejut merasakan Betty memeluk tubuhku dengan erat dan Wajahku ada diantara Belahan Dadanya
Aku berusaha sekuat tenaga melepaskan kedua cengkraman pelukan erat dari Betty dan Akhirnya wanita itupun bangun dengan kondisi wajah yang masih Bingung. Aku berhasil bernafas lega saat ini dengan Betty yang melepaskan pelukannya.
"Dasar Pria Sampah! Kau benar-benar mengincar tubuhku ya".Ujar Betty dengan jijik menatapku
"Huff, Kau yang mesum! Bisa-bisanya memelukku sampai tak bisa bernafas!".Pekikku yang dengan Kesal dan Betty tak peduli dengan Ocehanku
"Oe, Tolong buatkan sarapan pagi ya!".Pekik Betty yang turun dari atas Kasur dan langsung melepas seluruh pakaian merahnya itu di depan mataku
"Baka, Apa Yang Kau Lakukan? Dasar Kau Wanita Mesum!".Pekikku yang dengan Kesal dan Melihat Betty langsung berlari ke kamar mandi
"Anggap Saja Sebagai Hidangan Pencuci Mata Di Pagi Hari!".Pekik Betty yang sambil mengedipkan sebelah matanya dengan Tersenyum Manis dan Langsung menutup pintu ruang kamar mandi
'Wanita itu kesurupan apa ya...?! '.Pikirku dengan merasa Aneh dan Memutuskan untuk membuat Sarapan Pagi dengan Memasak Roti Bakar
Han membuat 6 Potong Roti Bakar dengan Rasa masing-masing 2 dari Cokelat, 2 Strawberry, dan 2 Keju dengan masing-masing akan mengambil 3 Potong Roti antara aku dan juga Betty. Aku saat ini menyeduh 2 Gelas Susu Putih Hangat sebagai Tambahan untuk Sarapan Pagi. Aku hanya butuh waktu 20 Menit untuk membuatkan sarapan pagi yang cukup sederhana tetapi terasa Lezat. Tanpa ku sadari, Betty memeluk tubuhku dari belakang dengan kondisi tubuh yang basah kuyup dan Tak memakai pakaian sehelai benangpun saat ini.
"Ehh, Apa yang kau lakukan?".Tanyaku yang saat ini Terkejut dan Merasakan sebuah Getaran dari pelukan Betty yang membuatku menjadi terdiam
"Biarkan aku seperti ini untuk sementara waktu... Han-kun~...".Ujar Betty dengan suara yang pelan dan Aku hanya terdiam saja dengan Tenang
Betty memeluk tubuhku selama 30 Detik dan Aku terkejut melihatnya membalikkan Tubuh ku agar bisa melihatnya yang memasang ekspresi sedih.
*Chupp~!*
Ciuman yang lembut langsung mendarat di bibir Han yang melotot tak percaya dengan Tindakan langsung dari Betty, Aku hanya bisa terdiam dan Membiarkan wanita itu menciumi ku dengan cara yang lebih Nakal sambil mendekatkan tubuhnya.
"Fuahh~... Apa yang kau lakukan?".Tanyaku yang mulai bernafas lega sambil menatap Betty
Betty mengabaikan pertanyaanku dan Langsung saja mendorong tubuhku ke Kamar Mandi.
"Mandilah terlebih dahulu, Aku akan ceritakan hal yang penting setelah kau selesai mandi ya".Ucap Betty yang dengan suara lembut sekali
Han merasa aneh dan Terpaksa menuruti Betty untuk mandi di pagi hari. Meskipun, Ini masih jam Setengah 8 Pagi. Aku tak percaya melihat tingkah laku Wanita Aneh itu yang mulai berubah dengan cara yang sangat Mengerikan sekali. Setelah 15 menit selesai mandi pagi, Aku tak melihat Betty di dalam kamarku dan Bahkan bendera revolusioner serta Sarapan Paginya yaitu 3 Roti + 1 Susu Putih sudah Habis atau Kosong di atas Meja Makan.
"Eh, Kemana perginya wanita aneh itu?".Tanyaku yang dengan Bingung dan Melihat ada 1 Lembar Surat yang tertulis di atas Kasurku
Dari : Belo Betty
Untuk : Uchiha D. Han
"Maaf, Aku telah membohongi mu dan Tak pamit pergi darimu. Aku berharap di masa depan nanti kita tak akan bertemu lagi, Karena hanya dalam waktu semalam saja yang singkat itu... Tumbuh sebuah perasaan aneh dari dalam Hatiku dan Aku merasa bahwa jika berada di dekatmu akan selalu mengikuti langkah kakimu kemanapun kau pergi. Ini adalah surat terakhirku untukmu, Han-kun~...
Sampai Jumpa Lagi, Dasar Kau Pria Sampah! Aku Sepertinya Mencintaimu. Anggap Saja Ciuman Pagi Itu Sebagai Tanda Perpisahan Dariku".
Itulah isi surat dari Betty yang telah ku baca dan Aku tak peduli sama sekali. Han menyimpan isi surat itu di dalam Dimensi Penyimpanan Khusus dan Memutuskan untuk menghabiskan Sarapan Paginya dengan ekspresi wajah datar. Ini adalah hari ketiga ketika aku berada di pulau loguetown.
"Brengsek, Wanita aneh itu cuman numpang saja semalam di tempatku. Tetapi, Perasaan aneh apa yang mengubah tingkah lakunya".Ujarku dengan Bingung dan Memutuskan untuk menghabiskan Susu Vanilla Hangat yang tadi sempat ku Seduh
/Beberapa Jam Kemudian/
Han pun telah selesai membersihkan kamar tidur ini dan Bersiap-siap untuk pergi berlayar kembali. Aku baru saja keluar dari kamar penginapan dan Mengembalikan kunci kamar Lantai 3 ke Pemilik Penginapan Kamar dengan membawa Ranselku serta berpakaian seperti biasanya yaitu kaos baju hitam polos, celana hitam panjang, dan sendal biasa. Aku juga tidak lupa memakai ikat kepala Ninja Konoha dan Berjalan santai di sekitar Pulau Loguetown dengan 1 Pria Prajurit Angkatan Laut yang masih Muda waktu kemarin menghampiriku dengan membawakan 1 Surat yang terlihat aneh.
"Tunggu sebentar, Han-san!!".Panggil Pria Prajurit Angkatan Laut yang masih Muda itu
"Hmm, Mau apa kau?".Tanyaku yang dengan raut Wajah Serius dan Menggenggam 1 Katana Putih yang ada di bagian Pinggang Kiri ku
"Maafkan aku, Ini ada satu surat yang telah tiba di malam hari dari Pemerintah Dunia. Han-san".Ujar si Pria Prajurit Angkatan Laut Muda itu yang saat ini memberikan ku sebuah Surat Penting
Aku pun memutuskan untuk membaca isi surat tersebut. Sampai akhirnya, Aku langsung robek kertas itu di depan Pria Pasukan Angkatan Laut yang terkejut dengan Tindakan ku. isi surat itu.... Sebuah Undangan untuk menjadi salah satu dari Anggota Shichibukai, Han terpilih menjadi salah satu kandidat yang cocok. Akan tetapi, Aku tak tertarik untuk menjadi Anjing Pemerintah Dunia.
"Oe, Katakan kepada si pengirim surat bodoh itu. Aku lebih memilih mati ketimbang harus terlibat urusan dengan orang bodoh!".Tanggapku yang dengan Dingin dan Menatapnya dengan Tajam
"Ehh, Baiklah! Aku akan menyampaikan pesan itu. Han-san!".Pekik si Pria Prajurit Angkatan Laut itu dengan Ketakutan dan Langsung melarikan diri
'Hm, Kenapa pria itu memanggilku Han-san. Aku saja tak akrab dengannya !'.Pikirku yang dengan Bingung dan Memutuskan untuk pergi menuju ke Pelabuhan agar bisa berlayar kembali di Lautan
__ADS_1
Han tak menyadari bahwa si Pria Muda Angkatan Laut itu selalu di bully oleh Para Seniornya dan Di perlakukan secara Kasar atau Tidak Adil. Tetapi, Berkat aksiku yang kemarin itu melakukan Jutsu Teknik ilusi(Genjutsu) Membuat Para Seniornya itu menjadi Trauma serta Mengundurkan Diri dari menjadi Pasukan Angkatan Laut yang berjumlah 7 Orang. Jadi, Pria Prajurit Angkatan Laut Muda itu sangat menghormati ku dan Berterimakasih.
To Be Continued ...