
Pada saat di Lautan dengan Jet Ski yang sedang di kendarai oleh Han di Cuaca Hujan Deras, Aku bisa melihat Red Line atau Reverse Mountain dan Jalur jalan yang menanjak tinggi di bagian tengah pada Dinding-dinding Tinggi Bebatuan Merah.
"Hm, Itu adalah tempat menuju ke Lautan Grand Line ya...!".Tanggapku yang melihat Tanjakan Air yang terlihat sangat Tinggi dengan Air yang terus mengalir seperti yang ada di Pulau Water Seven
*Brrmmm*Ngiingg*Whuushh*
Aku mulai menancapkan Gas Jet Ski ku dan Tak peduli dengan Air Lautan yang mengalir dengan sangat Deras sekali menuju ke atas.
"Untung saja aku menaikinya dengan Jet Ski. Jika dengan kapal bajak laut mungkin akan lebih ribet lagi!".Pekikku yang dengan Senang sekali dan Jet Ski milikku menembus langsung ke arah Lautan yang menampilkan Grand Line di Peta Ponselku
Di atas puncak Red Line pada saat ini cuacanya berubah menjadi Cerah, Aku tersenyum lebar dan Melakukan 1 Foto Selfie untuk sementara waktu dengan Hasilnya yang terlihat Keren.
"Ayo kembali menuju ke Grand Line, Setelah itu ke Lautan Dunia Baru!".Pekikku yang dengan penuh Semangat dan Jalur Air Lautan saat ini menurun ke Lautan Grand Line dengan sangat Cepat
Di tengah perjalanan lautan ini, Aku melihat ada sebuah ikan paus besar yang sepertinya sedang Tidur dengan menghalangi jalur turun Jet Ski ku.
"Cih, Aku lupa! Bukankah, itu Laboon".Gumamku yang dengan pelan dan Melihat ada 1 Lambang Gambar bajak laut topi jerami jelek di Kepalanya
Han tak terlalu peduli dengan kondisi Air Lautan yang semakin menurun sesuai dengan Jalurnya dan Saat ini memutuskan untuk terus menerobos dengan melewati Tubuh ikan paus Raksasa yang memiliki banyak Luka Cakar di bagian kepalanya.
"Maaf, Aku harus melewati mu ya. Laboon".Ujarku yang dengan Sedih dan Paus besar itu tetap saja Tertidur Pulas dengan tak menyadari posisiku
Aku pun berhasil melewati si ikan paus Laboon begitu saja dan Saat ini tak lupa dengan Tujuan Asliku menuju ke Pulau Little Garden. Tanpa ku sadari ada seorang kakek tua yang melihatku di kejauhan dari Twin Cape Atau Mercusuar sambil membaca sebuah berita koran di siang hari.
/Beberapa Hari Kemudian/
Han pun telah melewati berbagai macam musim di Lautan Grand Line yang terkenal Ganas. Cuaca di Lautan ini benar-benar tak menentu mulai dari Hujan Deras, Musim Salju, Badai Besar di Lautan, dan Saat ini Musim Kemarau. Aku juga sempat melewati Pulau Whiskey Peak dan Tak mau untuk pergi kesana karena di bagian kotanya hanya ada mantan pemburu hadiah yang dulunya anggota dari Baroque Works yaitu Organisasi yang dimiliki oleh Crocodile. Bahkan, Di tempat itu hanya ada beberapa bangunan rumah serta pohon kaktus dengan banyak kuburan bajak laut di ujung bukit bagian Pulau Whiskey Peak yang terkenal Seram.
'Aku tak mau membuang-buang energi ku hanya untuk menghadapi Kroco !'.Pikirku yang dengan Santai dan Melanjutkan petualangan ku kembali ke Pulau Little Garden yang jaraknya cukup Jauh
Dibutuhkan waktu selama 12 Jam untuk sampai di Pulau Little Garden dengan cuaca yang sudah mau Gelap atau Malam Hari. Aku bisa merasakan bahwa ada berbagai macam Hewan Buas yang sangat Besar di sekitaran Pulau Little Garden.
"Hm, Tempat ini cukup suram dan menyeramkan juga ya!".Tanggapku yang dengan Santai
Han menyimpan Jet Ski nya itu di dalam Dimensi Penyimpanan Khusus Smartphonenya dan Saat ini mulai menjelajahi Pulau Little Garden di Jam 8 Malam. Aku yang baru saja memasuki Hutan dan Langsung di sambut oleh Seekor Harimau yang melihat ku dengan wajahnya terlihat kelaparan.
*Roaarr* Bunyi Suara Raungan Harimau
Aku memegang 1 Katana Putih milikku dan Saat itu langsung melesat dengan cepat sekali menuju ke arah Harimau yang mencoba menerkam ku.
*Slashh*Jrashh*
Han saat itu hanya butuh 1 Tebasan Pedang saja untuk membunuh Seekor Harimau yang sedang mencoba untuk memburunya dengan Santai.
"Sejak kapan seekor kucing kecil berani dengan si iblis kegelapan...".Ujarku yang dengan Santai dan Membersihkan bercak-bercak darah yang ada di bilah Katana ku sambil menghampiri Harimau itu yang sudah mati terkapar bersimbah darah
Aku berhasil memenggal kepalanya dengan Haki Penguatan yang ku alirkan sedikit untuk berhasil membunuh Seekor Harimau tersebut. Lalu, Aku memotong-motong bagian penting yang bisa ku jadikan Daging untuk di makan Nantinya.
'Sial, Baru saja tiba sudah ada hewan buas yang bisa ku jadikan makanan! '.Pikirku yang selesai memotong Daging Harimau Tersebut
Han saat ini mulai mencari tempat yang aman di dalam hutan ini untuk berkemah dan Aku berhasil menemukan markas kecil yang terbuat dari lilin di dalam hutan dengan kondisi yang masih Bagus.
"Apakah 2 Manusia Raksasa itu masih bertarung ya?!".Tanggapku yang berpikir bahwa di Arc ini ada Dua Manusia Raksasa yang masih bertarung bernama Dorry dan Brogy, ketika Mr.3 menguasai tempat ini sebagai tempat perlindungannya dulu
Aku mungkin besok pagi akan menemui Kedua Manusia Raksasa itu dengan berbagai Hewan Purba seperti Dinosaurus yang masih hidup di Pulau Little Garden ini dan Berlatih selama 3 hari juga cukup bagus untuk menguasai Teknik Gaya Satu Pedang Baru yang merupakan ciri khas ku sendiri. Han saat ini mencoba menyalakan api unggun dengan membakar Daging Harimau yang tadi sempat ku bunuh dan Aku memakan daging harimau yang rasanya lumayan lezat di lidahku dengan beberapa tambahan bumbu Penyedap.
"Yosh, Perutku saat ini sudah kenyang. Saatnya untuk tidur".Ujarku yang tersenyum tipis dan Saat ini berbaring di atas Futon Kasur Tipis Putih
Di tempatku yang berada di dalam Markas Kecil terbuat dari Lilin ini hanya ada sinar bulan yang menerangi malam ku melalui celah-celah jendela.
...****************...
__ADS_1
Keesokan pagi harinya, Aku terbangun di Jam 8 Pagi dan Memulai untuk sarapan pagi dengan 3 Onigiri serta Sebotol Air Putih biasa.
"Hmm, Sepertinya aku harus menunggu gunung meletus untuk bertemu Dua Manusia Raksasa itu dan Mencoba berteman dengan mereka".Ujarku yang dengan Santai dan Menghabiskan sarapan pagiku dengan tenang di suasana yang Cerah
Han bisa merasakan bahwa banyak sekali Hewan Purba yang sudah mulai melakukan Gerakan di sekitar Pulau ini dengan Haki Pengamatannya.
'Apakah Daging dari Dinosaurus itu enak untuk di makan ya? '.Pikirku yang merasa ingin mencoba beberapa Daging Hewan Purba Dinosaurus
Aku telah menyelesaikan sarapan pagiku dan Ini saatnya untuk mandi di sungai yang cukup dekat dari Lokasi tempatku tinggal. Han itu juga suka sekali membersihkan seluruh Tubuh-nya (Mandi) selama pagi dan siang hari. Meskipun, aku lebih suka berendam di pemandian air panas. iklim di tempat ini tidak berubah selama jutaan tahun dan Hal itu menyebabkan banyak sekali hewan serta tumbuhan prasejarah masih hidup di pulau ini.
*DUAARR!* Bunyi Letusan Gunung Berapi
Han tersenyum tipis mendengar hal tersebut dan Mulai kembali memakai semua pakaian biasanya dengan bersiap-siap untuk menemui 2 Manusia Raksasa yang ada di pulau ini. Aku juga selesai mandi meskipun hanya 5 Menit, Karena banyak sekali binatang buas yang menggangguku.
*Swishh*Tapp*Tapp*Stapp*
Aku melompati berbagai macam Pohon seperti Seorang Ninja dan Melihat bahwa ada banyak Hewan Buas serta Purba yang menjauhkan diri dari Lokasi Gunung Berapi Tempat Dua Manusia Raksasa yang sedang bertarung tinju saling Baku Hantam dengan Sengit satu sama lain.
*BUAGH*BAGH*BUGH*BOOM!*
Kedua Manusia Raksasa yang Kurus dan Gendut itu saling bertukar pukulan di wajah serta perut mereka dengan Daya Serangan yang Kuat sekali.
"Wow, Keren! Ini pertama kalinya aku melihat dua Manusia Titan saling bertarung dari dekat".Ujarku yang dengan Kagum dan Menyaksikan di atas Pohon yang tak jauh dari posisi mereka berdua
Kedua Manusia Raksasa itu sepertinya tak punya senjata dan Saat ini bertarung hanya dengan satu pukulan masing-masing yang mengenai Tubuh mereka dengan hasil yang masih Seimbang.
"Gegyagyagyagya...! Kau semakin kuat ya, Brogy. Namun, Aku tidak akan kalah!".Pekik Dorry yang sambil Tertawa Terbahak-bahak dengan Keras dan Wajahnya penuh Luka Memar
"Gebababababa...! Kau juga Dorry, Aku pasti yang akan memenangkan pertandingan duel ini".Ucap Brogy yang sambil Tertawa Terbahak-bahak dan Memiliki Luka Memar di Wajahnya juga
*BUAGHH*BUAGHH*GUSRAKK!*GUBRAKK!*
"Yo, Dorry-san dan Brogy-san! Itu Merupakan Duel yang sangat Menarik!".Tanggapku yang berada di tengah-tengah Tubuh Dua Manusia Raksasa yang masih Terbaring di Tanah dengan Kelelahan
"Hmm, Seorang Manusia Kecil".Ucap Dorry
"Siapa kau? Dan bagaimana kau bisa tahu nama kami, Bocah?".Tanya Brogy yang menatapku
"Aku itu adalah Seorang Ninja di Daratan, Seorang Bajak Laut di Lautan, dan Seorang Dewa jika ada di Langit. Namaku Uchiha D. Han! Ya Salam kenal, Dorry-san... dan Brogy-san...".Ujarku yang sambil Tersenyum Tipis dan Mengeluarkan Haki Sang Raja di hadapan Kedua Manusia Raksasa itu
*Tsiingg!*. Bunyi Suara Aura Hijau Haki Rajaku
Dorry dan Brogy merasa sangat terancam dengan intimidasi yang ku keluarkan. Lalu keduanya saat ini mencoba untuk duduk dengan menatapku.
"Oe, Bocah! Apa yang coba kau lakukan?".Tanya Dorry yang dengan Serius dan Menatapku Tajam
"Kau mencoba untuk menantang kami ya".Ucap Brogy yang sepertinya terlihat Kesal
'Hmm, Ini mendadak sekali. Seolah-olah Haki ku keluar dengan sendirinya...'.Pikirku yang Terkejut dan Mencoba menghentikan Haki Rajaku
Tanpa ku sadari, Dorry dan Brogy sudah langsung melancarkan sebuah Pukulan Kuat ke arahku.
*BUAGH*BUAGH*BOOMSHH!*
2 Pukulan Kuat itu berhasil menciptakan sebuah kawah yang cukup besar di Tanah. Aku berhasil menghindari dua Serangan Pukulan mendadak itu dengan cara melompat di Udara.
"Oe, Tunggu Sebentar...! Aku tak sengaja untuk mengaktifkan Haki Raja tersebut!".Pekikku yang berada di atas Langit dengan Tubuh yang dilapisi oleh beberapa percikan petir biru
"Kau pikir kami akan percaya!".Pekik Dorry yang mencoba untuk meninju Tubuhku dan Saat ini aku berada di posisi yang tidak menguntungkan
*Buaghh!*
__ADS_1
Pukulan Kuat itu berhasil ku tahan dengan kedua tanganku yang dilapisi Haki Penguatan dan Aku pun merasa terlempar oleh Daya Serangannya.
"Ughh, Sialan... Ini benar-benar merepotkan sekali ya!".Pekikku yang dengan Kesakitan dan Keluar darah dari mulutku meskipun Tulang yang ada di Kedua Tanganku masih Kuat
Han terlempar sampai menabrak sebuah Pohon Besar dan Tiba-tiba saja Brogy bersiap melompat untuk menindih Tubuhku menggunakan Tubuh Gendut miliknya yang merupakan Manusia Titan.
"Cih, Mereka tak mau mendengarkan ucapanku ya. Dasar Manusia Raksasa Sialan!".Pekikku yang dengan Kesal dan Ber-teleportasi untuk menjaga jarak dari Kedua Manusia Raksasa Tersebut
*KABOOM!!!*
Terjadi ledakan besar di Pulau Little Garden yang muncul dari Tubuh Brogy yang menghempaskan berbagai macam Pohon serta Hewan Buas. Aku berhasil selamat dari hantaman tubuh Brogy saat itu yang ingin menindih tubuhku.
"Gegyagyagyagya! Apakah manusia kecil itu udah mati?".Tanya Dorry yang tak bisa merasakan Aura Kehidupan dariku dengan Tertawa
"Gebababababa! Sepertinya begitu, Tapi aku tak bisa merasakan Tubuhnya yang tertindih olehku saat ini?!".Tanggap Brogy yang sambil Tertawa dengan mencoba untuk berdiri kembali
Han saat itu tersenyum licik dan Siap-siap untuk memulai Serangan Balasan. Aku mulai melesat dengan cepat sekali ke arah Tubuhnya Dorry si Manusia Raksasa yang Kurus tersebut.
"Bushoku Koka : One strike of divine lightning!!!". Pekikku yang dengan Haki Penguatan di Tangan Kiri ku mulai langsung memukul wajah Dorry
*BUGHH*Swuush*GUBRAKK!*
"UGGHH, ARGGHH...!".Pekik Dorry yang Kesakitan dan Terjatuh ke tanah dengan tak berdaya
"DORRY!!".Pekik Brogy yang Terkejut melihat saat ini Rekan/Musuh Bebuyutannya terhempas jatuh dengan Satu Pukulan Kuat olehku
Lalu si Manusia Raksasa yang Gendut itu mulai mencoba untuk memukul Tubuhku yang masih melayang di Udara dengan Gerakan yang lambat.
'Satu lagi ya...!'.Pikirku yang melakukan Gerakan Salto menghindari Pukulan Tersebut dan Saat ini berdiri di Tangan Kanan milik Brogy
"Sial, Kau Berhasil Menghindarinya Ya... Makhluk Kecil!".Pekik Brogy yang dengan Kesal sekali
"Cho Oodama Rasengan!".Pekikku yang dengan Tangan Kanan Terangkat dan Menciptakan Bola Spiral Biru Raksasa di Tangan Kananku
*BWOOSH*BUMSHH*GUSRAKK!*
Han langsung menghantamkan Serangan Jutsu Rasengan tersebut ke Wajah Brogy dengan telak.
"UGGYYAAKKHH...!!!".Teriak Brogy yang dengan Kesakitan dan Menerima Serangan Rasengan itu dengan Tubuhnya yang Tersayat-sayat oleh Bola Raksasa Biru yang ada di Tangan Kananku
Aku sudah berhasil mendarat dengan mulus di tanah dan Melihat bahwa Dorry serta Brogy saat ini dalam kondisi penuh Luka, Mata Memutih, dan Tak Sadarkan Diri (Pingsan) setelah menerima 1 Serangan Kuat dariku. Mungkin, Karena kedua Manusia Raksasa itu sempat berduel lama dan Tak ada tenaga lagi untuk bertarung melawanku.
"Jadi, Apa yang harus ku lakukan?".Tanyaku saat ini dengan Bingung dan Memutuskan untuk pergi berburu beberapa hewan purba yang ada disini untuk membuatkan mereka Makanan sebagai Permintaan Maaf dengan mendapatkan Hewan seperti T-Rex ukuran besar dan Juga Spinosaurus yang berada di kedalaman Hutan
Han menyeret 2 Tubuh Hewan Purba itu dengan Santai dan Mulai memasak Daging kedua hewan itu di dekat Tubuh Dorry serta Brogy yang masih Pingsan tak sadarkan diri. Berat T-Rex yang saat ini seukuran 7,5 ton dan Berat Spinosaurus yang seukuran 4 Ton berhasil ku bawa, Aku memotong Tubuh 2 Hewan Purba itu dengan Pedang Putih Tipis milikku yang sangat Tajam. Lalu aku mulai membuat Api yang besar untuk membakar lemak Daging 2 Hewan Dinosaurus ini yang di rancang dengan beberapa bumbu penyedap rasa.
"Hiks... Huwahh...!!! Aku kalah melawan seorang Manusia Kecil!!".Pekik Dorry yang menangis dan Terbaring dengan Wajahnya Terluka cukup Parah
"Berisik, Aku sedang memasak makanan untuk kalian berdua. Dasar Manusia Raksasa Brengsek! Jangan Menggangguku...!!".Pekikku yang dengan Kesal dan Berkosentrasi dengan Masakan ku
"Eh, Kau tak berniat membunuh kami berdua saat ini ya?".Tanya Dorry yang dengan Bingung
"Tentu saja tidak, Niatku adalah mengajak kalian Latihan bersama selama 3 hari. Tetapi, Kau dan Juga Rekanmu itu malah Menyerangku".Ujarku yang dengan Kesal dan Menyelesaikan Daging Dinosaurus yang cukup besar Ukurannya
"Jadi, Kami berdua itu hanya salah paham".Ucap Dorry yang dengan Tenang dan Mencoba untuk berposisi duduk di dekatku yang sedang sibuk untuk menyusun beberapa Daging Bakar Besar
"Ya, begitulah...!".Tanggapku yang dengan wajah datar dan Menghampiri Tubuh si Gendut Brogy untuk Menyembuhkan Lukanya dengan Ninjutsu Medis yang ku miliki di kedua tanganku saat ini mengeluarkan Aura Hijau yang menyejukkan
Sampai akhirnya, Kami bertiga saling mengobrol dan Bercanda dengan akrab satu sama lain. Saat ini topik pembicaraannya adalah Seputar Bajak Laut Topi Jerami yang pernah datang kesini. Aku saat ini mendapatkan panggilan 'Tuan Muda' dari Dorry dan Brogy yang mulai Menghormati ku.
To Be Continued ...
__ADS_1