
Pada saat ini di siang hari yang cerah, Setelah 4 hari meninggalkan Pulau Drum yang cuacanya sangat dingin itu. Kami semua sudah dekat sekali dengan wilayah Kerajaan Alabasta lebih tepatnya di Kota Nanohana yang pernah ku kunjungi.
"Aku tak akan mau pergi ke kota yang Panas dan Sesak itu. Tolong siapapun beli bahan masakan untuk kita semua makan nantinya!".Tanggap Roo yang mengibarkan lembaran kertas berisi bahan masakan yang harus dibeli di Pulau Pasir Itu
'Uwahh, Aku punya kenangan buruk di Pulau itu. Lebih baik pergi tidur saja!'.Pikirku yang saat ini mengingat tentang di kejar-kejar para perempuan dan Pertama kalinya bertemu dengan Belo Betty
"Cih, Bukankah di Kota itu memiliki aroma parfum yang bagus. Ayolah kalian semua, Kita harus bisa beli bahan kebutuhan untuk pergi ke dunia baru nantinya".Ujar Beckman yang sedang santai di kursi sambil merokok dan Melihat suasana kota nanohana yang terlihat ramai sekali Orang
"Hey, Ingatlah untuk menjauh dari pelabuhan kota ini dan Aku tak mau membuat kebisingan".Ucap Shanks yang memegang selembaran Koran
"Tentu saja, Bos Besar! Kami tak mau membuat para warga itu panik akibat kedatangan seorang Yonkou seperti kita".Ujar Building Snake dengan Santai dan Menyuruh pengemudi kapal menjauh dari pelabuhan kota nanohana ke tempat yang lebih Sepi serta Nyaman untuk disembunyikan
"Jadi, Shanks. Siapa yang kau suruh untuk pergi ke Kota Nanohana itu?".Tanya Yasopp yang saat ini penasaran melihat Kaptennya
"Hmm, Baiklah. Aku sudah menentukannya".Ujar Shanks yang duduk di depan Beckman dengan membuka korannya sambil Tersenyum Licik
/Beberapa Menit Kemudian/
Ada 3 Orang yang sedang menutupi dirinya saat ini dengan Jubah serta 2 Ekor Hewan yang juga ikut pergi ke Kota Nanohana ini untuk membeli bahan masakan serta kebutuhan lainnya.
"Jeki Brengsek, Padahal Aku Baru Saja Mau Tidur Dan Malas-malasan Di Kamar!".Pekikku yang saat ini sedang Kesal dan Berjalan di Kota Nanohana yang cuacanya sedang panas sekali
"Itu salahmu sendiri karena menunjukkan bahwa Smartphone mu itu serba bisa dan Akhirnya kau jadi pesuruhnya Bos Besar...!".Tanggap Rockstar yang dengan Santai dan Melihat sekitaran kota
"Diam Kau Rambut Landak Merah Sialan, Aku Ini Sedang Tidak Mood Tau!".Pekikku yang dengan Kesal dan Menatap Rockstar dengan Tajam
"Apa Katamu, Dasar Ninja Sialan!".Pekik Rockstar yang juga Terpancing Emosinya
Kami berdua saat ini malah bertengkar di tengah kota dengan saling memukul satu sama lain.
*Bakk*Bukk*Buaghh*Bughh*
Bonk Punch, Monster, dan Kuro saat ini hanya bisa terdiam di tempat melihat keduanya sedang asik berkelahi dengan konyolnya. Sampai Bonk Punch memisahkan pertengkaran antara Han dengan Rockstar yang menarik perhatian dari Para Warga Kota Nanohana untuk saat ini.
"Hentikan Kalian Berdua, Kita Itu Datang Kesini Buat Mencari Bahan Kebutuhan Selama 3 Bulan dan Mengapa Kalian Harus Bertengkar Dengan Konyolnya!".Pekik Bonk Punch dengan Garang
Han dan Rockstar hanya bisa saling bertatapan mata tajam satu sama lain serta langsung saja buang muka. Bonk Punch saat ini menghela nafas dan Menyuruh kami berdua agar berpisah di tengah kota nanohana ini dengan membagi 2 Grup untuk membeli semua kebutuhan lainnya.
"Baiklah, Aku dan Rockstar akan pergi mencari toko alat Senjata serta Pembersih Kapal. Sisanya Han akan pergi bersama Kuro dan Monster untuk mencari bahan masakan serta minuman ya".Ucap Bonk Punch dengan Tenang dan Kami berempat saat ini mengganguk dengan Setuju
Lalu tujuan pertemuan dan waktunya juga sudah ditentukan untuk kami berlima kembali ke Kapal.
"Hmph, Ku harap kau tidak salah beli bahan ya... Dasar Ninja Bodoh".Ujar Rockstar dengan Kesal
"Ya, Setidaknya aku tak sebodoh dirimu. Dasar Si Rambut Landak Merah Sialan...".Ujarku yang juga Kesal dan Berjalan menjauh dari Keduanya
'Huff, Sampai kapan kedua orang baru ini saling bertengkar...'.Pikir Bonk Punch yang dengan malu
Han saat ini di bahu kanannya ada si Kera yaitu 'Monster' serta di bahu kirinya juga ada si Burung Gagak yaitu 'Kuro' yang sedang menemaninya untuk berkeliling di Kota Nanohana ini.
"Sial, Mengapa aku harus bersama 2 Ekor Hewan yang tak berguna ini?!".Tanggapku yang dengan malas dan Mencari bahan-bahan masakan saat ini dengan melihat di Lembaran Kertas Kecil
"Siapa Yang Kau Bilang Tak Berguna, Kwakk! Aku ini hewan yang multifungsi tau dibandingkan Si Monyet yang ada di Kananmu, Kwakk!".Pekik Si Kuro yang sambil mematuk-matuk kepala ku
*Tukk*Tukk*Tughh!!*
Han yang sedang tidak mood dan di serang oleh Kuro menjadi Kesal kembali. Lalu si Monster juga ikut menjambak rambut hitam ku dengan kesal.
"Huwahh, Hentikan dasar 2 hewan bodoh sialan! Aduh, Kepala dan Rambutku...".Ujarku yang saat ini sedang menghentikan tindakan 2 Ekor Hewan yang sedang menyerang di bagian area kepala ku
Sampai akhirnya, Penyamaran ku saat ini masih tertutup meskipun di bagian rambut hitam ku ini agak berantakan dan Jubah hitam di area bagian kepala juga agak berlubang akibat tindakan dari seekor burung gagak hitam serta seekor monyet.
'Sial, Inilah kenapa aku malas berkunjung ke satu pulau hanya untuk berbelanja...'.Pikirku yang saat ini pergi menuju ke salah satu Toko Daging yang sesuai dengan bahan masakan yang diinginkan
Han sangat tau bahwa Menu Utama yang sangat diinginkan oleh Roo adalah Daging. Sisanya yang sedikit hanyalah Buah-buahan dan Sayuran.
"Tuan Han! Si Monyet Bodoh itu ingin memakan buah pisang yang dijual di sana, Kwakk".Ujar Kuro yang melihat Monster sedang menatap ke satu arah Toko Buah-buahan dengan Mata Berbinar
"Baiklah, Kita akan pergi membeli beberapa buah pisang itu dan Kau mau apa Kuro...?".Tanggapku yang sambil bertanya ke arah Kuro dengan Santai
"Hmm, Kalau aku buah pepaya saja. Kwakk".Ujar Kuro yang dengan Tenang di bahu kiri ku
"Oke, Ayo kita belanja buah-buahan".Ujarku yang dengan Tenang dan Berjalan ke toko buah
Han telah selesai membeli banyak Daging yang di dalamnya sangat segar dan Menyimpannya di dalam ruang dimensi penyimpanan Hpnya. Aku juga membeli beberapa buah-buahan serta sayur yang lumayan banyak di Kota Nanohana ini dan Tak lupa membeli beberapa ikan serta telur yang bagus sebagai tambahan masakan untuk 3 bulan di Kapal Red Force nantinya. Kami bertiga saat ini mencari restoran untuk makan karena sekarang masih beberapa menit lagi sebelum berkumpul.
"Hmm, Ayo kita pergi ke restoran untuk mengisi perut di sana".Ujarku yang dengan Tenang
"Oke, Kwakk!".Tanggap Kuro dan Monster yang dengan Semangat untuk mencari Restoran
Sampai akhirnya, Han yang saat itu sedang tidak fokus bertubrukan dengan seorang perempuan yang sedang berlari dengan cepat dari kejaran para pengawal pasukan Kerajaan Alabasta.
Pada saat itu, Jubah milikku terbuka dan Saat itu menampilkan bagian wajahku yang tersenggol akibat seorang perempuan yang sedang Berlari.
"Maaf ya, Aku sedang buru-buru".Ujar Vivi sambil Tersenyum Manis dan Berlari dengan Cepat
"Vivi-sama, Tolong jangan lari seperti itu".Ujar si Pengawal Berambut Aneh dengan Kewalahan
Ada beberapa orang Prajurit Kerajaan Alabasta yang sedang mengejar Putri Vivi di siang hari ini dan Han tak terlalu peduli dengan cepat menutup jubah hitamnya. Lalu aku mulai berjalan mencari Restoran yang terdekat dan Untung saja semua orang warga di kota ini lebih fokus ke arah Vivi.
"Tuan Han, Sepertinya dompet perempuan yang berlari cepat itu Terjatuh. Kwakk~".Ujar Kuro yang melihat sebuah Dompet Kecil tergeletak di tanah
"Fyuhh, Merepotkan saja!".Tanggapku yang saat ini mengambil Dompetnya Vivi dan Mengejar si Putri Kerajaan Alabasta itu dengan melesat cepat
*Swooshh*.Suara Angin Berhembus kencang
Han berlari seperti Ninja di atas atap kota ini dan Melihat bahwa Putri Vivi sedang bersembunyi di salah satu gang kecil yang dekat dengan tempat Sampah. Aku pun dengan cepat langsung berada di sebelah Vivi dan Menutup mulutnya itu dengan melompat tinggi ke salah satu atap rumah warga.
__ADS_1
"Sial, Dimana Putri Vivi?!".
"Aku yakin dia tadi ada disini, Igaram-san!".
"Gawat, Kita harus mencarinya sampai ketemu!".
Pekik Para Prajurit Kerajaan Alabasta yang saat ini sedang panik mencari keberadaan Putri Vivi
"Baiklah, Kalian semua berpencar di sekitar sini dan carilah sampai ketemu".Ucap Igaram yang sedang dalam kondisi Panik
Sementara itu, Han saat ini sedang berduaan di atas atap rumah warga bersama Putri Vivi.
"Siapa kau?".Tanya Vivi yang langsung mencoba melepaskan diri dan Menjauh dariku
"Tenanglah, Aku bukan orang jahat. Ini aku hanya berniat mengembalikan Dompet mu yang Jatuh di Jalan".Ujarku yang dengan Tenang dan Sempat memakai Topeng untuk menyembunyikan diriku
"Oh, Terimakasih ya. Aku saat ini ingin berbelanja pakaian di kota nanohana ini dan Mereka malah menyuruh ku untuk kembali ke kastil?!".Tanggap Vivi yang sambil Tersenyum Tipis dan Membelai bulunya si Kuro serta si Monster dengan Lembut
"Begitu ya, Kalau begitu mari kita berpisah disini ya".Ujarku yang bersiap-siap untuk pergi
"Tunggu dulu, Tempat ini sangat tinggi dan Aku sulit untuk kembali ke bawah sana...".Ucap Vivi yang memegang tangan kanan ku
Han lalu mengingat bahwa Vivi pernah beberapa kali terjatuh dari ketinggian di episode anime one piece sebelumnya. Aku pun menghela nafas dan Mengendong tubuhnya ala bridal style yang saat itu membuat pipi Vivi langsung memerah malu.
"Kyaa... Tunggu dulu, Aku belum siap".Ujar Vivi
Han tak peduli dan Langsung saja melompat ke bawah dengan Santai. Aku pun mendarat dengan sempurna dan Vivi langsung saja turun dengan raut wajah yang kesal sambil menatapku.
"Hey, Kalau mau menggendong serta lompat dari atap itu hati-hati dong!".Pekik Vivi yang dengan kesal dan Han saat itu hanya mengangkat kedua bahunya dengan berjalan ke arah Sebaliknya
Vivi yang merasa dicuekin menjadi kesal dan Saat itu diam-diam mengikuti langkah kaki ku ke arah Restoran yang ada di Kota Nanohana ini dengan bergegas duduk di kursi dekat denganku.
"Huhh, Kenapa kau masih mengikuti ku masuk ke dalam Restoran ini?".Tanyaku yang bingung
"Aku datang kesini karena lapar dan haus".Ucap Vivi yang dengan Judes dan Menunggu seorang pelayan datang ke meja kami berdua
'Putri yang merepotkan ini...'.Pikirku yang dengan kesal dan Diam-diam memberikan makanan buah ke Monster serta Kuro yang masing-masing 3
Lalu si Monyet dan Burung Gagak itu makan buah pisang serta buah pepaya dengan Lahapnya. Aku pun memesan makanan Spaghetti dan Takoyaki serta minumannya Jus Apel yang Dingin ke salah satu pelayan sedangkan Vivi juga ikut memesan sesuai dengan pilihannya sendiri yang dia sukai.
"Kenapa kau tidak pergi mencari kursi yang lain saja di Restoran ini?".Tanyaku yang dengan Kesal
"Tidak mau, Aku sangat penasaran dengan Wajah dan Identitas Aslimu".Ujar Vivi yang penasaran
"Baiklah, Aku akan membuka topeng dan Tolong jangan sampai terkejut ya".Ujarku yang dengan Tenang dan Membuat Vivi mengganguk setuju
Han saat itu melepas topengnya tersebut yang membuat Vivi terdiam dengan kedua pipinya itu langsung memerah merona. Lalu dirinya teringat bahwa Han merupakan Seorang Bajak Laut serta Seorang Ninja yang Terkenal baru-baru ini.
"Kau... Uchiha D. Han. Aku tak menyangka bisa bertemu dengan mu disini".Gumam Vivi Pelan
"Ya, Salam kenal... Putri Vivi".Ujarku yang sambil Tersenyum Manis yang membuat Putri Vivi salah tingkah ketika melihat Wajahku pertama kalinya
Lalu ada dua orang pelayan pria yang datang ke meja kami dengan membawa pesanan makanan serta minuman yang diinginkan olehku dan Vivi.
"Te-Tentu!".Tanggap Vivi yang Gugup dan Mulai makan siang bersama Han dengan Santai
Kami berdua juga mengobrol satu sama lain dan Vivi terus-menerus bercerita tentang Luffy serta Krunya yang membuatku merasa bosan karena sudah tau jalan cerita tentang Arc Alabasta.
"Maaf ya, Aku asik mengobrol sendirian dan Kau hanya mendengar ceritaku".Ujar Vivi yang saat ini merasa bersalah ketika melihat Wajah Datar ku
"Ya, Tak apa kok!".Tanggapku dengan Santai
Han bersiap-siap untuk kembali ke pertemuannya dengan Bonk Punch dan Rockstar karena sudah waktunya sedangkan Vivi ingin pergi juga menuju ke Toko Pakaian untuk berbelanja baju.
"Baiklah, Kita berpisah disini ya".Ujarku yang saat ini bersiap-siap pergi setelah selesai membayar semua makanan serta minuman yang ku pesan
"Ya, Aku berharap kita bisa bertemu lagi di masa depan dan Jaga dirimu baik-baik".Ujar Vivi yang dengan Tenang dan Berjalan ke arah sebaliknya
Tetapi, Aku merasakan perasaan yang tidak enak dan Benar saja bahwa ada seseorang yang saat ini sedang mengincar Vivi dengan Senjata Sniper di salah satu atap bagian Rumah Warga.
'Cih, Bajingan sialan...'.Pikirku yang melesat tepat ke arah Vivi dan Menghentikan sebuah peluru
*Dorr*Crashh*.Bunyi suara peluru yang lenyap
Han berhasil menghentikan peluru itu dengan 1 tangan yang dilapisi Haki Penguatan dan Saat itu dengan cepat melempar kunai dengan tangan kiri ke arah seorang pembunuh bayaran tersebut.
"Ugh, Lumayan sakit juga ya".Ujarku yang saat ini melihat tangan kanan ku hanya sedikit berdarah
"Han-san, Apakah tangan kanan mu itu baik-baik saja?".Tanya Vivi yang dengan Khawatir dan Saat ini melihat kondisi tangan ku yang terluka kecil
"Tak apa, Ini hanya luka goresan saja".Ujarku yang untungnya sempat melapisi tangan ku dengan Haki Penguatan dan Sedikit mengeluarkan darah
Lalu ada banyak segerombolan orang penjahat yang mengelilingi kami berdua dengan Senjata. Aku hanya menatap datar saja sedangkan Vivi saat ini bersiap-siap untuk bertarung.
"Sialan, Mereka sisa anggota baroque works yang saat ini masih bersembunyi ya".Ucap Vivi dengan Kesal dan Bersiap-siap menggunakan senjatanya
"Hahaha, Kami akan menangkap mu dan menjual kau ke Toko Perbudakan Putri Vivi!".
"Ya, Kami mungkin akan menikmati tubuh mu itu dan Meminta tebusan ke Raja Cobra?!".
"Niat kami sudah jelas untuk balas dendam!".
Pekik Para Anggota Baroque Works yang saat ini berjumlah sekitar 20 orang menghadang kami
"Hey, Sekumpulan orang lemah... Apakah kau tak tau siapa aku?".Tanyaku yang mengubah kedua mata ku menjadi Sharingan dan Menatap tajam sekumpulan anggota baroque works tersebut
"Di-Dia... Uchiha D. Han!".
"Mengapa buronan seharga 450 juta berry ada di tempat ini? Seorang Ninja Misterius".
__ADS_1
"A-Aku Lebih Baik Melarikan Diri Saja!".
Ucap Para Anggota Baroque Works yang saat ini merinding ketakutan dan Mencoba melarikan diri
"Hehehe... Kalian sudah terlambat".Ujarku yang saat ini terkekeh jahat dan melesat dengan cepat
*Slashh*Slashh*Crash*Crash*Jrash*.Bunyi Suara Tebasan Pedang Cepat Sekali
Han dengan membabi buta langsung menebas para anggota baroque works yang berjumlah 20 orang dalam waktu 1 menit saja. Gerakannya itu bagaikan pasir yang sedang berhembus di kota ini dengan sangat Cepat + Tak terlihat.
"Fyuh, Dasar para kroco sialan... Aku bahkan tak bisa menggangap ini sebagai latihan".Ujarku yang berdiri dengan santai diantara 20 orang Anggota Baroque Works yang terbaring pingsan semua
"Cepat sekali, Aku tidak bisa melihat gerak-gerik dari Tebasan itu...".Ujar Vivi yang dengan Kagum dan Terkejut melihat kemampuan Han
Lalu banyak warga kota nanohana yang bertepuk tangan dengan meriah ke arahku sehingga dapat menarik perhatian para prajurit kerajaan alabasta yang sedang mencari Putri Vivi. Han tanpa peduli dengan pujian warga langsung saja mendekat ke arah Vivi dan Aku menyalakan Smartphone ku.
*Cekrekk!!*
Aku dan Vivi langsung berselfie dengan Wajahku yang tersenyum tipis sedangkan Wajah Vivi yang terlihat Terkejut ketika melihat ku ada di samping dirinya dengan begitu tiba-tiba tanpa disadarinya.
"Terimakasih ya, Ini adalah bayaran atas nyawa mu yang terancam".Ujarku yang langsung hilang dengan berteleportasi ke tempat pertemuan
Han lalu melihat bahwa Wajah Bonk Punch dan Rockstar terlihat sangat kesal sekali karena telah menunggu lama. Aku pun tak terlalu peduli dan Menyimpan barang belanjaan mereka di dalam Ruang Dimensi Penyimpanan Smartphone ku. Tanpa disadari oleh Han, Bahwa di Kerajaan Pasir yaitu Alabasta ini dirinya mendapatkan julukan baru yang dikenal sebagai 'Sang Ninja Padang Pasir' setelah berhasil menyelamatkan Vivi.
...****************...
Kami berlima sudah kembali ke Kapal Red Force dengan banyak keringat karena cuaca panas di Kerajaan Alabasta ini dan Kapal ini mulai berlayar kembali dengan tenang untuk menuju ke Dunia Baru yang jaraknya masih lumayan Jauh.
"Baiklah, Kuro. Kau bisa kembali ke Dimensi mu itu ya".Ujarku yang sambil mengelus bulu burung gagak hitam peliharaan ku dengan lembut
"Tentu saja, Kwakk! Aku sudah kenyang dan Mau pergi mandi dulu, Kwakk".Ujar Kuro yang saat ini menghilang begitu saja dari bahu kiri ku dan Si Monster sudah kembali ke Bonk Punch
"Hehe... Jadi, Apakah ada kejadian yang menarik di Pulau itu?".Tanya Shanks dengan penasaran
Han saat itu sedang mengeluarkan barang yang tadi sempat dibeli dari Smartphonenya. Lalu si Bonk Punch menceritakan kejadian tentang Han dan Rockstar yang sempat berkelahi di jalan tadi sesama anggota baru, Lalu bercerita bahwa grup mereka berdua hanya belanja seperti biasanya.
"Lalu, Bagaimana dengan mu Han-kun?".Tanya Beckman yang merasa penasaran
"Ya, Aku hanya belanja seperti biasa dan Kencan bersama Putri Vivi!".Tanggapku dengan Santai
"APAA!!!".Teriak semua anggota kru Shanks yang dengan raut wajah terkejut mendengarnya
"Kau Pasti Berbohong, Dasar Ninja Bodoh!".Pekik Rockstar yang merasa tak Percaya
"Aku Tak Percaya Itu, Tetapi si Monster bilang iya bahwa Han-kun sempat makan siang bersama Putri Vivi".Ucap Bonk Punch dengan Tenang
"Mustahil, Aku masih tak percaya itu".Ujar Shanks
Han lalu menunjukkan bukti satu foto selfienya bersama Vivi yang membuat Para Anggota Kru Bajak Laut Shanks sampai Terdiam dan Kaget.
"Tenang saja, Diantara kalian semua di Kapal ini bahwa Akulah yang paling Tampan. Terima saja kenyataan di Dunia ini...".Ujarku yang memasang ekspresi wajah mengejek ke arah mereka semua
"Apa Katamu, Bajingan Ninja Bodoh!".
"Kaulah yang paling lemah di kapal ini?!".
"Jangan Sombong hanya karena 1 perempuan di dekatmu, Dasar Ninja Amatiran!".
Pekik Beberapa Orang Anggota Kru Shanks yang menghinaku atas dasar iri dan frustasi
"Yah, Beginilah kata-kata pecundang yang tidak berarti bagiku".Ujarku yang sambil menunjukkan beberapa foto wanita di Smartphone ku mulai dari Vivi, Lucy dan Lily, Nico Robin, Boa Hancock, Hina, serta yang terakhir adalah Mozu dan Kiwi
Semua Anggota Bajak Laut Kru Shanks langsung kena mental melihat Foto Lucy dan Boa Hancock yang memiliki Wajah Cantik serta Tubuh Seksi. Apalagi, Han menceritakan waktu kemarin bahwa dirinya pernah menyentuh tubuh seorang janda pirang anak satu dengan sesuka hatinya yang membuat Para Anggota Shanks menjadi iri.
"Yah, Aku tak peduli soal wanita. Lebih baik kita berpesta saja".Ujar Roo yang memulai memasak untuk kita semua berpesta setiap harinya
'Sial, Pantas saja banyak makanan dan minuman cepat habis. Orang dipakai pesta terus...'.Pikirku yang dengan Kesal dan Bersiap untuk Mandi
/Beberapa Jam Kemudian/
Han sudah menduga bahwa kita semua pesta di atas kapal ini sampai Malam Hari dan Banyak orang yang tergeletak di kapal dengan kondisi mabuk serta bertelanjang bulat. Lalu yang waras hanya Beckman saja yang sedang bersantai di sisi tepi Kapal Red Force sambil Merokok.
"Fiuhh, Seperti biasanya ya".Ujar Beckman
"Dasar Para Sekumpulan Om-om Bodoh Ini... Aku pasti yang di suruh membersihkan ini semuanya nanti".Ujarku yang sambil duduk di kursi dekat dengan Beckman yang sedang asik Merokok
"Hahaha... Kau pastinya akan menyuruh tiga klon bayangan mu untuk membersihkan kapal ini. Ya kan, Han!".Tanggap Beckman sambil Tertawa
"Ya, Setidaknya mereka harus berguna bagi kapal ini dan Yang asli harus bersantai".Ujarku dengan Tenang yang membuat Shanks terbangun
*Bughh!!*.Bunyi Suara Pukulan di Kepala Han
"Pantas saja kau terlihat baik-baik saja, jika sudah ku suruh membersihkan Kapal".Ujar Shanks yang dengan Kesal dan Bergabung bersamaku serta Beckman di bagian Deck Kapal Red Force
"Ini kan kekuatan ku sendiri dan Aku juga capek mengeluarkan energi chakra ku bodoh, Dasar kau Jeki Sialan".Ujarku yang dengan Kesal
"Ya, Ya! Terserah kau saja. Ayo kita minum sake bersama!".Tanggap Shanks yang dengan Santai
"KAU SUDAH TERLALU BANYAK MINUM SAKE, DASAR JEKI BODOH!!!".Teriakku dan Beckman yang secara bersamaan menegur Shanks
Ada banyak anggota kru Shanks yang masih tidur dengan pulas meskipun Han dan Beckman saat itu bersuara agak keras. Lalu Shanks yang masih dalam kondisi mabuk menanyakan sesuatu yang serius kepadaku dengan Beckman juga berwajah serius sambil menatapku untuk menjawabnya.
"Tujuanku menjadi Seorang Bajak Laut ya... Saat ini hanya untuk berpetualangan dan Menjadi kuat di Laut saja".Ujarku yang dengan Tenang
"Lalu, Apa impianmu yang sebenarnya? Apakah mencari one piece dan Menjadi Raja Bajak Laut di Dunia ini? *Hicc...*".Ucap Shanks yang bertanya dengan raut wajah serius meskipun Mabuk berat
Beckman juga merasa penasaran dan Han saat ini wajahnya tersenyum dengan penuh artian.
"Aku tak tertarik dengan One Piece tetapi jika di suruh melawan musuh yang terkuat itu menjadi hal yang berbeda. Impian asliku adalah...".Ucapku yang dengan penuh kebanggaan dan Tersenyum Tipis yang membuat Shanks serta Beckman saat ini Terkejut mendengarkan Impian Baru Han
__ADS_1
Kedua orang itu merasa bahwa impian baru Han sangatlah istimewa dan Shanks serta Beckman akan mendukung penuh impian ku agar tercapai di Masa Depan. Karena itu mereka berdua akan melatih ku menjadi lebih kuat lagi dalam 3 Haki yang ada di Dunia One Piece ini.
To Be Continued ...