Si Ninja Misterius Di Dunia One Piece

Si Ninja Misterius Di Dunia One Piece
Memasak Bersama Lucky Roo Dan Bertemu Gadis Penjual Buah Jeruk


__ADS_3

Han saat ini sedang sibuk membersihkan kapal di pagi hari yang cerah dengan melihat kru anggota bajak laut Shanks melakukan aktivitasnya sendiri.


"Tolong yang bersih ya, Murid Magang~...!".Pekik Shanks yang mengejekku dengan seenaknya


"Bacot kau buntung sialan, Jika ini bukan jadwal ku. aku mungkin akan latihan dulu".Ujarku yang dengan kesal dan Mengepel seluruh Lantai Kayu di Deck Kapal yang masih Kotor + Lengket


"Han-kun, Nanti kita berdua masak lagi ya".Ucap Roo yang masih kagum dengan kemampuan ku dalam memasak sesuatu hal yang Unik + Lezat


"Oke, Roo-san!".Tanggapku sambil Tersenyum


"Ya, Masakan mu yang semalam sangat lezat dan bergizi sekali. Han".Ujar Beckman


"Kau sepertinya seorang yang multitalenta sama sepertiku ya, Hahaha...".Ujar Yasopp yang sambil tertawa dan Saat ini sedang membaca Koran


"Terimakasih atas pujiannya, Beckman-san dan Yasopp-san".Ujarku yang dengan Santai


"Oe, Kenapa mereka kau hormati sedangkan aku malah selalu di hina!".Pekik Shanks dengan kesal


"Eh, Itu menurutmu saja Bos Besar. Aku sangat menghormati mu loh".Ujarku yang dengan malas


"Itukan Wajahmu Sangat Menyebalkan, Kau Pasti Membenci ku Ya!".Pekik Shanks dengan Kesal


Han saat itu mengabaikan Shanks yang sedang kesal dengan pergi membawa semua peralatan kebersihan ke dalam gudang Kapal.


"Hah, Sepertinya dia masih kesal dengan-mu bos besar. Karena kau selalu mengerjainya akhir-akhir ini".Ujar Bonk Punch dengan Santai dan Saat itu diangguki kepala oleh Monster juga


"Ehh, Aku kan hanya bercanda".Ujar Shanks yang merasa cemberut dan memutuskan untuk minum Sake di Pagi Hari dengan tenang sendirian saja


"Kau berkata begitu seolah-olah itu hal biasa dan Dia selalu saja sabar menghadapi pria tua seperti kita semua".Ujar Beckman yang dengan Santai


"Aku tidak marah kok...!".Tanggapku yang dengan Santai dan Saat ini sedang memakan 1 buah Apel


Shanks terkejut melihatku yang tiba-tiba muncul di dekatnya sedangkan yang lain terdiam melihat ku memakan buah apel sambil melihat ke arah Lautan East Blue yang Cerah serta Sepi sekali.


"Sialan, Kenapa tak ada satupun kapal yang bisa kita lawan?!".Gumamku yang dengan Kesal


"Ya, Itu karena kita kuat dan mereka pastinya tak berani berurusan dengan Yonkou".Ujar Hongo


"Lebih baik berpetualang tanpa terlibat konflik dibandingkan mencari masalah yang tidak ada artinya".Ujar Lime Juice yang dengan Tenang


"Ehh, Tapi itu akan membosankan. Kenapa kita tidak membuat kerusuhan saja!".Tanggapku yang dengan santainya dan melihat ke atas langit yang sepertinya mendung sekali kelihatan ingin Hujan


"Sial, Sepertinya pulau yang kemarin benar-benar tak berpenghuni dan Butuh waktu satu hari untuk sampai ke pulau selanjutnya".Ujar Building Snake yang melihat ke arah Log Pose di Tangannya


"Ya, Itu benar sekali. Kita semua akan tiba besok di Pulau Conomi, Desa Cocoyashi".Ucapku yang melihat Peta Dunia One Piece di Smartphoneku


"Baiklah, Aku akan menyuruh Lucky Roo dan Han untuk membeli persediaan bahan makanan serta minuman di pulau itu besok Pagi".Ucap Shanks


"Oke, Bos Besar!".Tanggap Roo dengan Santai


Aku hanya menggangukkan kepala dan Saat ini memutuskan untuk mandi pagi. Ruang Kamar Tidur ku di Kapal milik Shanks cukup kecil tetapi sangat Nyaman dan Kapal Bajak Laut Akagami No Shanks ini terlihat cukup Besar + Luas.


/Beberapa Jam Kemudian/


Aku setelah selesai mandi, Saat ini pergi berjalan ke dapur dengan Membantu Lucky Roo dalam memasak sesuatu untuk sarapan pagi di Jam 8.30 ini dengan ada banyak sekali bahan-bahan Masakannya. Kami berdua pun memasak Daging seperti Tonkatsu, Yakitori, dan Sushi dengan Nasi Putih yang masih Hangat untuk dimakan.


"Wahh, Sepertinya lezat nih".Ujar Rockstar yang melihatku dan Roo sedang memasak Daging


"Tentu saja, Karena kami berdua merupakan Koki yang Profesional".Ujar Roo yang dengan Santai


"Hehehe, Kira-kira menu apalagi nih?!".Tanggap Yasopp yang sudah tidak sabar untuk Sarapan


"Ya, Menu Utamanya Daging sih".Ujarku dengan Tenang sambil fokus memotong-motong Daging Ayam secara teratur yang akan di Goreng


"Aku tak sabar untuk mencicipi masakan kalian berdua, Ayo buat yang lezat".Ujar Shanks dengan Tersenyum Tipis dan Duduk di Kursi Pribadinya


"Bukankah kita terlalu banyak memakan Daging, Apakah tidak ada Sayuran?".Tanya Beckman


"Ya, Sayuran itu memang bagus untuk kesehatan. Akan tetapi, Semua bahan masakan kita saat ini hanya Daging saja".Ujarku yang sambil melihat ke arah Lemari Penyimpanan Makanan dan Kulkas


Semua orang pun langsung saja melihat ke arah Lucky Roo yang sedang Tersenyum Lebar. Karena dia adalah Koki di Kapal ini sekaligus orang yang menentukan semua makanan di atas Kapal.


"Ya, Daging itu juga bagus untuk Tubuh".Ujar Roo yang melihat mereka semua sedang menatapnya


"Hahh, Aku akan membuatkan sayuran nanti saja dan Lebih baik memakan Daging saja untuk kali ini".Ucapku yang sambil menghela nafas


"Baik!".Tanggap Semua Anggota Kru Bajak Laut Shanks dan Menunggu masakan buatanku serta Roo yang sebentar lagi akan Selesai


Sampai akhirnya, Semua masakan sudah tersedia bersama Nasi Putih serta Air Putih, Sake, dan Teh hangat yang berada di Atas Meja Makan. Seluruh Anggota Bajak Laut Shanks mulai makan dengan sangat Lahap sekali dan Kejadian di meja makan mulai rusuh dengan beberapa anggota kru mulai berebutan untuk menambah makanannya.

__ADS_1


"Mengapa mereka selalu saja heboh kalau soal makanan?!".Tanggap Beckman dengan bingung


"Ya, Sepertinya hanya kita berdua saja yang saat ini makan dengan kondisi Tenang".Ujarku yang duduk di bagian pojok bersama Beckman


Sarapan pagi diawali oleh kerusuhan kita semua dan diakhiri dengan satu nyanyian lagu bajak laut yaitu Binks No Sake seperti biasanya di Kapal ini. Lalu siang harinya pada tidur di kamar tidurnya masing-masing dengan sedikit orang saja yang berjaga-jaga di atas kapal untuk mengawasi area sekitaran Lautan East Blue saat ini sesuai jadwal.


...****************...


Pada keesokan pagi harinya, Kami semua bangun dengan melihat salah satu Pulau Conomi di dekat sini yang kelihatan cukup indah rumah dari para penduduk di Pulau Tersebut. Itu sepertinya pulau tempat tinggalnya Nami dulu dan Ada beberapa warga yang melakukan aktivitas di desa tersebut.


"Baiklah, Roo dan Han-kun akan pergi ke desanya sedangkan kami semua akan tunggu di sisi tepi pantai yang sepi. Ingatlah, Untuk membeli semua bahan makanan dan minuman yang bagus".Ujar Shanks yang dengan Tenang dan Melemparkan sekantung besar Uang Berry di dalamnya


"Oke, Bos Besar".Ujar Roo yang dengan Santai


Roo lalu melemparkan sekantung bungkus berisi uang berry itu kepadaku sedangkan dirinya saat ini menikmati 1 Potong Daging sambil membawa 1 Tong Kayu kosong untuk diisi Minuman Sake.



Han saat itupun melompat turun dari atas kapal bersama Lucky Roo di Pinggir Pantai Kepulauan Conomi yang tidak ada orang sama sekali.


"Mari kita berangkat".Ujar Roo


"Hmm, Baiklah!".Tanggapku yang kelihatan masih mengantuk karena Pesta Besar tadi malam


Kami berdua mulai berjalan memasuki Hutan dan Menuju ke arah Desa Cocoyashi dengan tenang. Aku serta Lucky Roo mengobrol tentang bahan masakan yang harus dibeli dan Alat-alat masak yang sepertinya harus dibeli juga sebagai alat cadangan untuk memasak banyak makanan.


"Han-kun, Untuk bahan makanan Daging dan Alat masak serahkan kepadaku saja. Kau cari bahan makanan seperti Sayuran dan Buah-buahan saja di desa nanti".Ujar Roo yang dengan Santai


"Hmm, Baiklah!".Tanggapku dengan Tenang


"Oke, Kita berdua akan bertemu lagi di Sawah ini dalam waktu 1 jam ya".Ucap Roo


Han saat itu hanya menggangukkan kepala dan Kami berdua berpisah setelah sampai di sebuah Desa Cocoyashi yang terlihat beberapa penduduk sedang melakukan aktivitasnya masing-masing.


"Yosh, Saatnya cari sayuran dan buah-buahan di bagian pasar ini".Ujarku yang dengan Santai


Aku memasuki wilayah pasar yang baru berjualan di desa ini yang terlihat masih segar di pagi hari. Ada banyak berbagai macam toko-toko yang baru saja buka di Desa Cocoyashi dengan ramai orang berlalu-lalang sambil menikmati suasana pagi.


"Hmm, Kemana dulu ya?!".Tanggapku yang saat ini bingung melihat Toko Penjual Sayuran serta Buah-buahan saling berdekatan satu sama lain


"Ya, Tuan Tampan! Ada yang bisa ku bantu untuk membeli Sayurannya?".Tanya Si Paman Penjual Sayuran dengan Tersenyum Tipis


"Oke, Tuan Tampan!".Tanggap Si Paman Pemilik Toko Sayuran tersebut sambil Tersenyum Lebar


Setelah itu aku pun membayar Sayuran tersebut dengan harga 3000 Ribu Berry dan Pergi ke Toko Buah yang ada di sebelahnya dengan Santai.


"Hey, Tampan! Apakah kau mau beli buah-buahan di toko ini?".Tanya Si Wanita Pemilik Toko Buah dengan Tersenyum Genit melihat Wajahku


"Ya, Aku ingin membeli Buah Apel, Mangga, dan Jeruk sebanyak 2 Kg".Ujarku yang dengan tenang


"Oke, Pria Tampan! Buatmu ku kasih promo yang bagus".Ujar Si Wanita Pemilik Toko Buah dengan Tersenyum Manis dan Menyiapkan semua buah yang tadi ku pesan dengan perlahan-lahan


Han melihat bahwa Wanita Cantik yang kelihatan berumur 30-an itu sedang terlihat kebingungan.


"Ada apa?".Tanyaku yang penasaran


"Ehh, I-Itu... Maaf, Sepertinya Buah Jeruk sudah habis dan Disini hanya tersisa 1 Buah saja".Ujar Si Wanita Pemilik Toko Buah tersebut yang merasa bersalah dan Aku hanya bisa memaklumi saja


"Baiklah, Hitung saja buah apel dan mangga yang masih ada".Ucapku yang dengan Santai


"Tentu, Ini semuanya sudah 2 kilogram. Harganya hanya 1000 Berry saja, Tuan Tampan~...".Ujar Si Wanita Pemilik Toko Buah itu sambil Tersenyum Tipis dan Mengedipkan sebelah matanya


Aku langsung membayar buah-buahan tersebut dan Memutuskan untuk berjalan meninggalkan Toko Buah yang ada di Desa Cocoyashi ini.


"Tunggu, Tuan Tampan! Jika kau sangat ingin beli Buah Jeruk. Itu ada di rumah dekat bukit tempat pertanian jeruk yang ada di Ujung Pulau ini".Ujar Si Wanita Pemilik Toko Buah tersebut dan Saat ini menunjuk ke sebuah Rumah yang sepertinya ada di ujung bukit Pulau Conomi, Desa Cocoyashi


"Terimakasih atas informasinya, Nyonya Cantik! Aku pergi kesana dulu".Ujarku sambil Tersenyum Tipis dan Berjalan menuju ke arah Bukit tersebut


Aku berjalan dengan tenang sambil melihat para warga penduduk desa cocoyashi ini yang ramah dalam menyapa seseorang yang baru sepertiku.


/Beberapa Menit Kemudian/


Han telah tiba di sebuah pertanian pohon jeruk keprok yang ada di bukit ujung pulau yang banyak sekali Buah Jeruk yang masih Segar. Aku melihat sebuah Rumah yang Sederhana di Tempat ini dan Kelihatannya tempat ini sangat Sepi sekali.


'Hmm, Dimana orang yang menjual buah jeruk ini ya?!'.Pikirku yang dengan bingung dan Melihat ke sekeliling Pohon Jeruk yang banyak sekali Buah


Aku mengambil satu buah jeruk keprok itu yang masih segar dari pohonnya dan Mencoba untuk memakannya dengan Santai. Kedua mataku saat ini langsung terbelalak terkejut merasakan rasa manis dari buah jeruk ini yang masih segar sekali.


'Sial, Apa-apaan rasa dari buah jeruk ini?!'.Pikirku yang dengan Kagum dan Mencoba untuk makan 1 buah jeruk keprok itu sampai habis tak tersisa

__ADS_1


Han tersenyum lebar merasakan manisnya rasa buah jeruk keprok itu dan Tak menyadari bahwa ada Seorang Gadis yang melihatnya seperti orang yang sedang Mencuri Satu Buah Jeruk Keprok.


"Hoy, Apa Yang Sedang Kau Lakukan?!".Pekik Si Gadis yang terlihat Kesal + Marah sekali


Han yang masih tersenyum lebar langsung saja menoleh ke arah Gadis tersebut dengan Santai.



Aku melihat Gadis itu berjalan menghampiriku dan Wajahnya terlihat emosi dengan tindakanku.


"Hey, Kenapa kau memakan buah jeruk keprok ku seenaknya!".Pekik Si Gadis itu dengan Kesal


"Maaf, Aku tadinya mau beli tetapi tak ada orang dan Aku cuman mencoba satu buah saja".Ujarku yang dengan Tenang dan Menunjukkan uang yang ku punya di dalam Kantong Bungkusan


"Hmph, Baiklah! Aku akan memaafkanmu kali ini. Tolong jangan diulangi lagi ya".Ujar Si Gadis itu dengan Tenang dan Meletakkan beberapa Jeruk Keprok yang tadi sempat dia bawa ke Desa


"Siapa Namamu?".Tanyaku yang meskipun sudah tau Nama dari Kakak Angkatnya Nami


"Nojiko. Jadi, Berapa banyak buah jeruk keprok yang ingin kau beli?".Tanya Nojiko sambil melihat ke arahku dan Merasa sedikit terpesona dengan wajahku yang terlihat sangat Tampan


"Aku beli 1 kilogram saja. Tolong ya, Nojiko-chan! Jeruk ini sangat enak sekali".Ujarku yang sambil Tersenyum Tipis dengan melihat ke sekeliling


Nojiko adalah wanita muda berukuran sedang dengan rambut biru muda dan kulit kecokelatan.


"Tentu!".Tanggap Nojiko dengan berdebar-debar hatinya saat melihat senyuman ku


Aku pun menerima pesanan jeruk keprok manis itu dengan membayarnya lebih sebagai ucapan maaf karena telah bersikap kurang ajar. Nojiko sudah memaafkan tindakanku dan Kami berdua saling mengobrol sebentar satu sama lain.


"Baiklah, Aku pergi dulu ya. Nojiko-chan".Ucapku yang sambil melambaikan tangan berjalan pergi


'Uchiha D. Han ya, Aku tak menyangka melihat dia datang ke desa ini dan Wajahnya itu sangat tampan dibandingkan dengan yang ada di Poster Buronannya...'.Pikir Nojiko yang masih terpesona dengan ketampanan wajah Han


Han saat ini berjalan santai menuju ke tempat sawah yang sudah ditentukan oleh Lucky Roo dan Aku pun menunggu si Paman Gendut itu dengan santai di bawah Pohon. Beberapa bahan masakan dari Sayuran serta Buah-buahan sudah ku simpan di Smartphoneku, Aku menunggu saat ini sambil bermain Game di Ponsel ku.


'Sial, Ini membosankan sekali !'.Pikirku yang saat ini menunggu lama sekali di bawah Pohon


Belum ada tanda-tanda Lucky Roo muncul dan ini sudah 1 Jam berlalu. Aku melihat Nojiko sedang mengangkat banyak sekali buah jeruk keprok di jalan yang akan melewati pohon yang sedang ku tempati saat ini untuk menunggu seseorang.


"Gadis itu kelihatan seperti kesusahan sekali ya. Biar ku bantu saja".Gumamku pelan dan Saat ini langsung berjalan menghampiri Nojiko


Han langsung saja membantu Nojiko membawa keranjang besar yang berisi banyak buah jeruk itu dengan Santainya dan Membuat gadis itu Kaget.


"Biar ku bantu".Ujarku yang dengan Tenang


"Uhm, Baiklah!".Tanggap Nojiko


Kami berdua pun jalan bersamaan menuju kearah desa tempat yang tadi pagi ku kunjungi dan Saat itu pesanan dari buah Jeruk Keprok ini untuk toko buah-buahan yang tadi ku beli. Aku melihat ada banyak sekali warga yang Wanita + Perempuan bergosip tentang hubungan ku dengan Nojiko.


"Terimakasih telah membantuku ya".Ucap Nojiko yang sambil Tersenyum Manis


"Ya, Sama-sama. Kalau begitu aku pergi dulu ya, Aku sedang mencari seseorang".Ujarku yang saat ini berjalan pergi mencari Lucky Roo


"Tunggu dulu, Ini nomor Den-den Mushi ku. Ji-jika kau tertarik dengan buah jeruk milikku, Kau bisa menghubungi ku".Ujar Nojiko yang dengan gugup dan Memutuskan untuk melarikan diri


"Ada apa dengannya?!".Tanggapku yang dengan bingung dan Menerima kertas kecil yang berisi Nomor Den-den Mushi milik Nojiko


Han lalu berjalan dengan santai dan bertemu lagi untuk kedua kalinya dengan Johnny serta Yosaku di tengah Desa Cocoyashi ini, Aku sempat diajak ngobrol sebentar dengan mereka berdua yang memberitahu ku tentang orang yang ku cari.


"Ya, Si Paman Gendut Berkacamata itu sedang kesulitan membawa barang belanjaannya di tepi pantai".Ucap Yosaku yang dengan Tenang


"Kau sepertinya harus membantunya, Dia terlihat sangat kesulitan sekali".Ujar Johnny yang saat itu memberitahukan arah jalan yang harus ku lalui


Aku berterimakasih kepada mereka berdua dan Melemparkan 2 koin uang berry sebagai tanda terimakasih atas informasinya Tersebut.


...****************...


Han bisa melihat bahwa Lucky Roo kesulitan saat ini membawa barang belanjaannya yang hampir berisi sekantung penuh karung goni tersebut.


"Hey, Roo-san! Kenapa kau tidak membutuhkan bantuan dariku?".Tanyaku yang melihatnya saat ini sedang kesulitan mengangkat 1 Karung Goni serta 1 Tong Kayu yang sudah penuh berisi Sake


"Hehehe, Aku kuat kok. Tenang saja, kau tak perlu khawatir tentangku".Ujar Roo sambil Tersenyum Lebar dan Mencoba untuk menyeret Karung Goni yang berisi banyak sekali bahan Masakan + Alat masak yang digunakan sebagai Cadangan


"Tak perlu, Aku akan menyimpan semua barang dan bahan makanan itu di Smartphoneku. Kita sudah satu jam berada di kepulauan Conomi ini loh...".Ujarku yang membuat Roo sampai Terkejut


"Hmm, Baiklah! Tapi, Bagaimana caranya?".Tanya Roo yang merasa sangat Penasaran


Han lalu menyimpan seluruh belanjaan milik Roo di dalam Dimensi Penyimpanan Khusus Hp ku yang membuatnya Kaget sekaligus Kagum. Kami berdua berjalan bersama-sama menuju ke kapal Shanks yang jaraknya cukup dekat dari sini.


To Be Continued ...

__ADS_1


__ADS_2